Penyerahan BLT DD, Kades Beringin Mulya: Agar Tepat Sasaran, Validasi Pendataan Dilakukan dari tingkat RT

Penyerahan BLT DD di Desa Beringin Mulya, foto Didik Sugianto


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Beringin Mulya, Kecamatan Teluk Belengkong , Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk 43 KK  sebagai penerima.


Penyerahan BLT DD untuk warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 tersebut dilakasanakan pada Kamis (4/6/2020).


Kepala Desa Beringin Mulya, Kuslani menyampaikan, 43 KK penerima BLT DD tersebut merupakan warga diluar penerima PKH, BPNT, dan BST.


“Agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan, dan agar tepat sasaran, validasi pendataan dilakukan dari tingkat RT, RW dan Relawan Covid-19. Sehingga data ini abenar-benar valid,” terang Kades, Sabtu (6/6/2020).


Tambahnya, Pembagian sembako tersebut juga di hadiri langsung oleh RT/RW, BPD, Prangkat Desa yang dikawal oleh Babinsa Desa Sertu Pujiantoro yang selalu berperan aktif di Desa Neringin Mulya.


“Dengan ada batuan yang bersumber dari Dana Desa melalui program DMIJ Plus Terintegrasi ini, masyarakat sangat terbantu,” imbuh Kuslani. (Arb)




Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melakukan seleksi terhadap 7 (tujuh) buah video yang bakal berlomba dalam ajang Lomba Inovasi New Normal di tingkat Nasional. 7 video tersebut berasal organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.


Untuk diketahui, lomba Inovasi Tatanan New Normal diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Lomba yang akan mengikutsertakan seluruh Pemerintah Daerah, baik Kabupaten, Kota, maupun Provinsi ini mengusung tema ‘Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19’.


Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menuturkan, penyelenggaraan lomba oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut dilatarbelakangi ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir sehingga membutuhkan sebuah skenario guna beradaptasi dengan kondisi yang ada.


“Pemerintah pusat tidak ingin masyarakat kita menjadi tidak produktif sehingga dibuatlah skenario untuk mengatasi situasi ini. Salah satunya ialah new normal. Skenario ini dimaksudkan agar masyarakat dapat beraktifitas dan tetap produktif, namun aman dari paparan Covid-19 dengan menekankan penerapan protokol kesehatan,” jelas Bupati.


Menurut Bupati, dari hasil seleksi, seluruh video inovasi itu sangatlah mengagumkan. Tidak satu pun dari karya tersebut yang mengecewakan. Semua karya video layak untuk ikut serta dalam ajang lomba.


Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, melalui lomba yang digagas pemerintah pusat itu, diharapkan daerah, khususnya Kabupaten Inhil dapat menerapkan protokol dan simulasi guna menyongsong tatanan normal baru.


7 video yang diseleksi Bupati, telah sesuai dengan ketentuan perlombaan oleh pihak penyelenggara. Ketujuh video itu memuat konten yang berbeda untuk 7 sektor yang berbeda pula.


“Ada 7 bidang, seperti pasar tradisional, pasar modern baik mall yang besar atau yang tidak punya mall, ada minimarket, restoran, hotel, kemudian PTSP yang ada pada semua daerah untuk memberikan pelayanan publik terpadu satu pintu, kemudian tempat wisata dan juga transportasi umum,” ungkap Bupati.


Terakhir, Bupati berharap, agar Kabupaten Inhil dapat memenangkan ajang perlombaan di tingkat nasional ini. “Kalau menang, artinya kita sudah masuk dalam kategori daerah yang paham serta mampu menerapkan protokol dan simulasi kesehatan Covid-19 dengan baik,” tukas Bupati.
(Diskominfopers Inhil)




Melalui Vidcon, 3 Dermaga dan 2 BLKK Diresmikan HM Wardan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan 3 (tiga) dermaga di Kecamatan Reteh dan 2 (dua) Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di Kecamatan Pelangiran. Peresmian dilaksanakan melalui video conference, Kamis (4/6/2020) pagi.


Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur berupa dermaga dimaksudkan agar setiap kecamatan di Kabupaten Inhil dapat berdiri sejajar dengan kecamatan lain di Provinsi Riau.


“Disamping itu, pendirian BLKK sebagai sarana pendidikan bertujuan untuk menyerap tenaga kerja yang andal dan ulet sehingga dapat mengurangi angka pengangguran demi mewujudkan visi dan misi Kabupaten Inhil,” tutur Bupati usai peresmian di Kantor Diskominfops Kabupaten Inhil.


Lebih lanjut, diungkapkan Bupati, tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Inhil tidak boleh tertinggal dengan tenaga kerja yang berasal dari daerah lain. Bupati tidak menginginkan para tenaga kerja asal Kabupaten Inhil kalah bersaing dalam duni kerja karena kurangnya keahlian.


“Di era saat ini, tenaga kerja harus mampu bersaing. Salah satu caranya adalah dengan mengasah keahlian atau skill. Jangan sampai kita tertinggal atau kalah dalam dunia kerja akibat kurangnya keahlian atau skill itu tadi,” jelas Bupati.


Ihwal dermaga yang baru saja dibangun dan diresmikan, Bupati mengungkapkan harapannya agar fasilitas-fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik, tidak hanya oleh pemerintah setempat namun juga oleh masyarakat.


Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Inhil, HM Thaher menyampaikan laporan tentang pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas yang baru saja diresmikan tersebut.


Dalam kesempatan itu, Thaher merinci jumlah penggunaan anggaran pembiayaan pembangunan sejumlah fasilitas tersebut yang bersumber dari alokasi dana APBD Kabupaten Inhil tahun anggaran 2019 dengan rincian Dermaga Penyeberangan Roda Dua di Pulau Kijang senilai Rp 1.239.200.000, Dermaga Desa Sanglar, Kecamatan Reteh senilai Rp. 940.310.000 dan Dermaga Dusun Mekar Jaya, Desa Seberang Pulau Kijang, Kecamatan Reteh senilai Rp. 160.000.000.


Sementara, untuk pembangunan 2 (dua) unit BLKK menelan biaya total Rp 1,5 miliar dengan rincian pembangunan BLKK Kejuruan Teknologi Informasi Komunikasi Pondok Pesantren Nurul Watan Rp 1 miliar, terdiri atas bangunan workshop senilai Rp500 juta peralatan komputer senilai Rp 300 juta serta kerajinan pengelolaan senilai Rp 200 juta. Untuk pembangunan BLKK Kejuruan Menjahit Pondok Pesantrean Sabilal Muttaqin membutuhkan biaya sebanyak Rp 500 juta yang diperuntukan bagi gedung workshop senilai Rp 300 juta dan keperluan menjahit senilai Rp 200 juta.


Pada peresmian yang dilaksanakan secara virtual itu, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.
(Diskominfopers Inhil)




Pemdes Sungai Berapit Salurkan BLT DD Tahap II

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama kepada warga kurang mampu dan terdampak Pandemi Covid-19, Senin (1/6/2020).


“133 KK warga yang menerima manfaat bantuan BLT DD pada tahap pertama,” kata Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah, Selasa (2/6/2020).


Pembagian BLT DD tahap II tersebut diserahkan oleh Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah secara simbolis dan dihadiri langsung oleh Camat Concong, Kapolsek, P3MD, serta unsur Forkopimdes.


M Ihsah menambahkan, penetapan penerima BLT-DD telah melalui proses tahapan pendataan, verifikasi, musyawarah desa khusus (musdessus), dan penetapan penerima BLT DD.


“Penyaluran BLT DD tahap II ini kita serahkan secara langsung kepada penerima,” tambahnya.


Selain itu, Kades mengharapkan dengan adanya BLT-DD yang kedua ini, masyarakat Desa Sungai Berapit dapat terbantu dan bisa menggunakannya untuk keperluan kebutuhan sehari-hari.


“Diharapkan bantuan BLT DD pada tahap II ini bisa membantu meringankan beban warga yang terdampak Covid-19,” pungkasnya. (Arb




Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid 19

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan pembentukan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19. Peresmian pembentukan tim terpadu tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil, Senin (1/6/2020) pagi di Tembilahan.


Kegiatan apel kala itu, dihadiri pula oleh Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal dan Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan. Turut serta mengikuti apel, sejumlah personil Kodim 0314/Inhil dan Polres Inhil, Satpol PP, Dishub, Trantib, BPBD, Dinkes dan Pramuka Inhil serta para mahasiswa.


Menurut Bupati, apel gelar pasukan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19 tersebut dilaksanakan sebagai awal mula penerapan pedoman tatanan normal baru bagi ASN, baik di lingkungan Kementerian Dalam Negeri maupun pemerintah daerah.


“Maka pada hari ini di Kabupaten Indragiri Hilir yang juga secara serentak di Indonesia melaksanakan penegakan disiplin masyarakat menuju tatanan normal baru dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Bupati menjelaskan, terdapat tiga tujuan pedoman penerapan masyarakat produktif dan aman Covid-19 oleh pemerintah. Pertama, memberikan arahan untuk pengembangan tahapan pengurangan pembatasan dan transisi penanganan  Covid-19 di daerah yang  sejalan dengan kebijakan pemerintah.


Kedua, meningkatkan koordinasi dan harmonisasi serta sinkronisasi kebijakan dan program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta tahapan pengurangan pembatasan dan transisi penanganan Covid-19 di daerah.


“Yang terakhir atau ketiga, meningkatkan partisipasi semua pemangku kepentingan dalam penerapan protokol baru secara terintegrasi dan efektif,” ungkap Bupati.


Di tengah pandemi Covid-19 yang tanpa kepastian, sebagaimana yang disampaikan Bupati, tatanan kehidupan masyarakat dan perekonomian harus terus berjalan.


“Masyarakat tetap harus menjaga produktifitas di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan tatanan baru yang disebut new normal,” tutur Bupati.


Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengimbau kepada masyarakat agar dapat melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang digariskan oleh Kementerian Kesehatan.


“Untuk itu, kita disini bersama sama meyakinkan bahwa protokol kesehatan itu dapat dilaksanakan dalam aktivitas masyarakat sehari-hari. Meski kita belum bisa memastikan kapan kita akan menjalani New Normal, tergantung kepada kesiapan kita semua,” imbuh Dandim 0314/Inhil.


Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan. Kapolres mengatakan, terhitung mulai tanggal 1 Juni 2020 ini, dilaksanakan gerakan secara nasional mengenai pendisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.


“Kita yang hadir disini, yang ikut disini dalam kegiatan ini merupakan garda terdepan dalam penegakan disiplin ini. Oleh karena itu, kita harus bersinergi bersama-sama dalam pelaksanaannya,” jelas Kapolres.


Usai pelaksanaan apel, Bupati Inhil bersama Wabup, Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil beserta unsur Forkopimda lainnya meninjau posko-posko penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di beberapa titik wilayah di kota Tembilahan.
(Diskominfopers/ Gugus Tugas Covid-19 Inhil)




Rusak Parah, Ruas Jalan Kuala Kritang dalam Waktu Dekat ini Akan Segera Diperbaiki

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pengerjaan pemeliharaan ruas Jalan Kuala Keritang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang mengalami kerusakan yang cukup parah, dalam waktu dekat ini akan segera dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Indragiri Hilir (Inhil) Yusnaldi. Terkait kondisi jalan tersebut, pihaknya langsung diperintahkan Bupati Inhil HM Wardan, untuk berkoordinasi dengan Provinsi.


“Tinggal menunggu eksekusi saja. Tim dari Provinsi juga sudah survey langsung ke lokasi tersebut,”kata Plt Kadis PUTR Inhil Yusnaldi, Ahad (31/5).


Terkait penanganan kerusakan ruas jalan Provinsi Riau, yang ada Inhil menjadi kewenangan dan tanggung jawab UPT Wilayah I Dinas PUTR Propinsi Riau, yang menangani pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan membawahi Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, Inhu dan Inhil sediri.


“Inikan sifatnya pemeliharaan. Jadi tidak perlu menunggu lelang. Artinya jika semua sudah kelar maka bisa langsung dikerjakan,”tambahnya.


Bupati Inhil HM Wardan, meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Mengingat, saat ini pemerintah juga sedang konsentrasi terhadap penanganan pandemi Covid 19 yang cukup menjadi perhatian.


“Kita langsung minta PUTR berkoordinasi dengan Provinsi. Alahamdulillah, laporan yang diterima tinggal menunggu pelaksanaan saja,”ujar Bupati Inhil HM Wardan.


Sejauh ini, Pemkab Inhil terus berkomunikasi dengan Provinsi Riau maupun pemerintah pusat terkait kebijakan pembangunan. Baik itu infrastuktur maupun hal non fisik lainnya. (arb)


(Diskominfopers Inhil)