Tiga Warga Inhil Kembali Dinyatakan Positif Covid 19
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menambah daftar panjang pasien positif Covid-19. Terdapat penambahan 3 (tiga) orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19.
Ketiga orang tersebut merupakan warga Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil.
Menurut penuturan Ketua Tim Medis Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, dr Alexis menyampaiakan bahwa ketiga pasient tersebut diidentifikasi sebagai kontak erat dengan pasien M yang terlebih dahulu dinyatakan Covid-19 dan memiliki riwayat perjalan ke Banjar Masin.
“Ketiga pasien merupakan hasil tracing,” katanya.
Lanjutnya, ketiga pasien tersebut dikonfirmasi positif Covid-19 setelah melalui prosedur pemeriksaan PCR swab.
“Ketiga pasien sekarang tengah menjalani isolasi di RSUD Puri Husada Tembilahan dengan kondisi klinik baik,” tutur dr Alexis melalui press release, Kamis (17/7/2020) sore.
Dengan adanya penambahan pasien positif Covid-19 ini, dikatakan dr Alexis, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil dan sejumlah pihak lainnya pun bergegas melakukan tracing terhadap kontak dari 3 orang pasien positif Covid-19 tersebut.
Dr Alexis berpesan, agar para pasien dapat optimis dan selalu bersemangat demi kesembuhan. Kepada masyarakat secara luas, dr Alexis meminta agar dapat selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana imbauan pemerintah.
Sejauh ini, diketahui pasien positif Covid-19 yang diisolasi di RSUD Puri Husada Tembilahan berjumlah 4 orang pasien. Sementara, jumlah Pasien Dalam Pengawasan atau PDP yang dirawat adalah sebanyak 5 orang. Total, tercatat 49 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Inhil.
Sebagai informasi, berikut inisial dan data penunjang 3 orang pasien positif Covid-19 tersebut:
Pasien ke 47 positif Covid 19 adalah Ny M (27thn) warga Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka merupakan kontak erat dengan Tn M (Covid positif).
Pasien ke 48 positif Covid 19 adalah Ny F (28 thn) warga Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka merupakan kontak erat dengan Tn M (Covid positif).
Pasien ke 49 positif Covid 19 adalah Ny F (49 thn) warga Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka merupakan kontak erat dengan Tn M (Covid positif). ( Diskominfops Inhil)
Bekerjasama dengan ACHIKO, Pemko Pekanbaru Luncurkan Aplikasi Teman Sehat, ini Manfaatnya
ARBindonesia.com, PEKANBARU – Dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 yang masih ada sampai hari ini, Pemerintah kota Pekanbaru melakukan kerja sama dengan ACHIKO untuk
meluncurkan aplikasi Teman Sehat pada Jum’at (10/7/2020).
Kerja sama ini dilakukan sebagai bagian rencana pemerintah untuk melindungi masyarakat kota Pekanbaru dan memberikan rasa aman dalam penerapan masa perilaku hidup baru.
Pelaksanaan kerja sama ini berjalan dengan dukungan dari berbagai lembaga pemerintah lainnya, diantaranya adalah Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian, Dinas Kesehatan dan Kemasyarakatan serta Dinas Pariwisata.
Persetujuan kerja sama ini dilaksanakan di kantor Walikota Kota Pekanbaru, dan ditandatangai langsung oleh Dr. H. Firdaus, S.T.M.T selaku Walikota kota Pekanbaru bersama dengan Windiaprana Ramelan selaku Head of Operations ACHIKO Asia.
Walikota Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T.M.T megatakan Teman Sehat merupakan aplikasi yang dapat memberikan pemakainya keamanan dan kenyamanan dalam bepergian.
Aplikasi ini memiliki dua fitur kunci, yaitu Sertifikat Digital sebagai pencegahan, dan Contact Tracing sebagai penanganan.
“Hasil tes Covid-19 pengguna akan langsung diunggah ke dalam aplikasi Teman Sehat dalam bentuk Sertifikat Digital yang memiliki kode warna hijau untuk menunjukkan hasil negatif,” tutur Dr. H.Firdaus melalui Pers Rilis, Jum’at (10/7/2020).
Dengan sertifikat ini, pengguna memiliki akses untuk masuk ke tempat-tempat umum yang juga sudah bekerja sama dengan Teman Sehat.
“Masa berlaku Sertifikat Digital ini akan berakhir setelah 14 hari, dan pengguna harus melakukan tes kembali untuk mendapatkan Sertifikat Digital baru,” tambahnya.
Hal ini dilakukan untuk mengingatkan
masyarakat tentang pentingnya tes Covid-19 sejak dini, agar tidak menunggu timbul gejala yang dapat membahayakan orang di sekitarnya.
Jika ternyata ada pengguna Teman Sehat teruji positif Covid-19, fitur Contact Tracing yang ada dalam aplikasi bisa dapat membantu melacak lokasi yang pernah dikunjungi pengguna yang terdampak, sehingga penanganan menjadi lebih mudah dan cepat.
Bahaya pandemi COVID-19 masih sangat nyata, dan segala tindakan preventif yang bisa dilakukan dapat menekan penyebaran virus mematikan ini.
“Saya Walikota Kota Pekanbaru akan sangat terbuka kepada seluruh pihak yang ingin membantu dalam penanganan Covid-19 ini, baik swasta maupun individu,” imbuh Dr. H. Firdaus, S.T.M.T
Sementara itu, Windiaprana Ramelan selaku Head of Operations ACHIKO Asia menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan momen penting bagi Kota Pekanbaru dan juga ACHIKO untuk menunjukkan pada dunia bahwa Kota Pekanbaru selalu terdepan dalam penerapan perilaku hidup baru dan memberikan rasa aman bagi masyarakatnya untuk kembali .
“Terhitung bulan Juli ini, aplikasi Teman Sehat sudah siap untuk diluncurkan di mana saja, dan ACHIKO mengajak kota lain untuk ikut bekerja sama dalam perlawanan terhadap virus Covid-19,” ungkap Windiaprana
Kerja sama ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman dan nyaman warga di seluruh Indonesia ke depannya.
“Dengan aplikasi Teman Sehat, warga yang memiliki kesibukan tinggi sehingga masih perlu sering keluar rumah dalam masa perilaku hidup baru ini bisa bepergian dengan aman dan nyaman,” paparnya.
“Masyarakat di sekitarnyapun juga akan terlindungi dari resiko Covid-19,” tambah Windiaprana Ramelan selaku Head of Operations ACHIKO Asia.
Tentang ACHIKO
ACHIKO AG (ISIN CH0522213468) adalah perusahaan platform yang didirikan pada tahun 2018, dan terdaftar di SIX Swiss Stock Exchange (ACHI: SWX) yang memiliki dan mengoperasikan teknologi yang membuat pelanggan dapat melakukan pembayaran, serta menawarkan banyak hal lain yang dapat dilakukan lewat beragam fitur sosial yang menarik.
Fitur sosial dan game akan ditambahkan dalam platform mulai pada Q3 dan Q4 di tahun 2020.
Dengan menyempurnakan teknologi dan operasionalnya di Indonesia ACHIKO langkah pertama dengan ekspansi berikutnya ke negara lain pada langkah berikutnya, ACHIKO kemudian bertujuan untuk memberikan layanan diberbagai vertikal industri seperti Pembayaran Game, Beli Sekarang / Bayar Kemudian, Layanan ECommerce dan lainnya secara langsung maupun tidak langsung.
ACHIKO memiliki pemegang saham yang signifikan seperti MNC Group, perusahaan media terbesar di Asia Tenggara. Basis pemegang sahamnya juga mencakup MOX, sebuah perusahaan modal ventura terbesar di Cina yang berfokus pada sektor seluler secara eksklusif dan salah satu dari tiga perusahaan modal ventura global terbesar dalam bidang ini.
Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di https://investor.achiko.com (PR/Arb)
500 TKA China di Konawe, Menaker: Keahliannya Dibutuhkan
Menaker Tanggapi soal Masuknya TKA China di Konawe. (Foto: Okezone.com)
ARBindonesia.com, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan soal kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang masuk ke Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Di lokasi tersebut, aka nada sekira 500 TKA dan sebanyak 5.000 tenaga kerja lokal yang akan terserap oleh perusahaan di sana.
“Jadi tenaga kerja (TKA) yang akan datang direncanakan masuk 500 orang. Dengan mereka (TKA) bisa mengoperasikan perusahaan yang dibangun, maka akan bisa menyerap 5.000 tenaga kerja lokal, bukan 5.000 TKA,” ujar Ida, disela-sela rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2020).
Menurut Ida, sudah ada nota kesepahaman antara perusahaan dengan Pemkab Konawe perihal merekrut tenaga kerja lokal secara bertahap. Termasuk 500 TKA telah dikoordinasikan dengan Forkopimda, Pemerintah Daerah di Sulawesi Tenggara dan kabupaten/kota.
“Kita tentunya harus memastikan juga kesiapan dan kondisi daerahnya. Setelah semuanya siap Rencana Penggunaan TKA (RPTKA)-nya kita akan berikan. Sekali lagi kenapa diizinkan, karena ada komitmen untuk menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 5.000 pekerja,” lanjutnya.
Ida berpendapat, di masa pandemi Covid-19 ini, diharapkan banyak tenaga kerja lokal terserap di berbagai daerah. Pasalnya, jutaan pekerja telah menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan akibat Covid-19.
“Yang paling penting, mereka (TKA) adalah skilled dengan pekerjaan tertentu dalam waktu tertentu,” katanya.
Ida menambahkan, kedatangan para TKA ke Konawe karena keahlian para TKA tersebut dibutuhkan oleh sejumlah perusahaan di Konawe.
Terkait hadirnya TKA bersamaan saat pengangguran di Indonesia bertambah selama pandemi, dia menyatakan pihaknya telah meminta perusahaan untuk turut menyerap tenaga kerja lokal.
“Alasan pemerintah menyetujui masuknya TKA China tersebut karena keahliannya dibutuhkan oleh dua perusahaan yang ada di Konawe. Kita minta juga ada tenaga kerja lokal yang akan mendampingi mereka, agar terjadi transfer of knowledge. Pada akhirnya tenaga kerja lokal kita sudah bisa memahami teknologinya, maka operasional selanjutnya akan diserahkan kepada tenaga kerja lokal kita,” jelasnya. (*)
Sumber Okezone.com
Kades Sungai Berapit Terima Bantuan Masker dan Bahan Campuran Disinfektan dari Camat Concong
Foto: Camat Concong membagian masker dan bahan campuran pembuat cairan disinfektan. Dok Desa Sungai Berapit
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemrintah Desa Sungai Berapit mendapat bantuan masker dan bahan campuran pembuatan cairan disinfektan dari Pemerintah Kecamatan Concong, Kabupatan Indragiri Hilir (Inhil), Senin (6/7/2020).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Camat Concong, Antoni, S.Pd, M.Si kepada Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah, usai melaksanakan penyerahan bantuan BLT DD tahap III.
Atas bantuan tersebut, Kades Sungai Berapit M Ihsah menyampaikan ucapan terimaksih atas keperdulian Pemerintah Kecamatan dalam membantu desa untuk memutus penularan Covid-19.
“Bantuan bahan campuran disinfektan ini nantinya akan diolah menjadi cairan disinfektan, sebagian kita berikan kepada masyarakat dan sebagian lagi akan kita lakukan penyemprotan langsung,” imbuhnya.
“Antisipasi penularan virus corona, kita akan kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan dalam waktu dekat ini,” ujar M Ihsah. (Arb)
Pasang Benner Waspada Gejala Corona, Kades Sungai Berapit Apresiasi Kader Posyandu dan Tenaga Kesehatan Desa
Arbindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Giat kader Posyandu dan tenaga kesehatan di Desa Sungai Berapit, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan sosialisasi dengan memasang benner himbauan ‘waspada ciri batuk kering yang menjadi gejala corona’, Senin (6/7/2020).
Atas kegiatan yang dilakasanakan tersebut, Kepada Desa Sungai Berapit, M Ihsah memberikan apresisasi kepada kader Posyandu dan tenaga kesehatan desa dalam melakukan sosialisasi dengan pemasangan benner di tempat-tempat umum.
“Saya memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kader Posyandu dan tenaga kesehatan desa dalam melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19,” tuturnya, Selasa (7/7/2020).
Selain itu, M Ihsah juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kader Posyandu dan Tenaga Kesehatan serta seluruh unsur Forkopimdes atas kerja samanya sejauh ini dalam melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19 di Desa Sungai Berapit.
“Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa tanpa harus khawatir,” harapnya. (Arb)
Datangi Rumah Warga Secara Langsung, Kades Sungai Berapit Salurkan BLT DD Tahap III
Camat concong saat menghaadiri penyerahan BLT DD di Desa Sungai Berapit. Foto Dok Desa
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap III kepada 58 Kepala Keluarga (KK) penerima, Senin (6/7/2020).
Dihadir langsung oleh Camat Concong Antoni, S.Pd, M.Si, bersama unsur Forkopimdes serta didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas, penyerahan BLT DD tahap III kali ini diserahkan langsung oleh Kepala Desa Sungai Berapit dengan mendatangi rumah-rumah warga penerima manfaat BLT
Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah menyampaikan pihaknya telah menyalurkan BLT DD tahap III kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19.
“Kami sudah melakukan penyaluran, dimana pada tahap pertama pada 23 Mei, tahap II pada 1 Juni, dan kemarin (Senin 6/7) kita telah menyalurkan BLT tahap III,” jelas M Ihsah, Selasa (7/7/2020).
Dalam penyaluran BLT DD tersebut, M Ihsah berharap bantuan yang diberikan melalui Dana Desa ini agar dapat dipergunakaan sebaik mingkin oleh penerima sehingga masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Diharapkan bantuan BLT DD pada tahap III ini bisa membantu meringankan beban warga desa yang menerima,” pungkasnya.
“Semoga saja pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa harus khawatir,” harapnya. (Arb)