Tim Verifikasi KKS 2020 Provinsi Riau Lakukan Penilaian Kabupaten Sehat di Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Ketua Kabupaten Sehat Kabupaten Indragiri Hilir Hj Zulaikhah Wardan SSos ME bersama kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Muhtar T didampingi beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah menyambut kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Program Kabupaten Sehat, Selasa (17/11/2020). Selanjutnya tim verifikasi langsung menggelar pertemuan di Ruang Rapat Bappeda Inhil Jalan Akasia No 1 Tembilahan.


Dalam pertemuan tersebut, Hj Zulaikhah Wardan menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim verifikasi di Kabupaten Indragiti Hilir yang bertujuan untuk meninjau langsung kondisi riil daerah sasaran program Kabupaten Sehat di Kabupaten Indragiri Hilir.


Zulaikah Wardan menjelaskan meski program Kabupaten Sehat Kabupaten Inhil baru tahun ini di ikut sertakan namun sedikit banyak telah menunjukkan hasil, dimana terdapat perubahan pola hidup masyarakat menuju penerapan PHBS di beberapa kecamatan dan desa sasaran program.


Dalam penerapannya, Program Kabupaten Sehat tidak terlepas dari perhatian semua pihak dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan baik dilingkungan rumah tinggal maupun lingkungan masyarakat, dalam menciptakan kebersihan, kondisi asri dan nyaman.


“Semoga dengan kedatangan tim Verifikasi ini, masyarakat dapat terus ditingkatkan kesadarannya dalam mendukung terciptanya Kabupaten Sehat yang akan melibatkan semua pihak, baik pemerintah, maupun masyarakat,” harap Zulaikhah Wardan


Pada kesempatan yang sama Kepala Bappeda Inhil, Muhtar T menjelaskan bahwa untuk tahun ini, penerapan program kerja dan bidang penilaian yang difokuskan berdasarkan kesepakatan, terdapat dua kategori penilaian yang diikuti Kabupaten Inhil, yaitu Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum yang sehat dan kategori Kehidupan Masyarakat yang sehat dan mandiri.


“Seperti dikatakan ketua Tim KKS Kabupaten Inhil tadi, karena kami baru tentu masih banyak jekurangan disana sini, namun demikian jika dilihat dari hasilnya memang sudah nampak ada perkembangan untuk menuju tatanan hidup yang lebih baik dan lebiih sehat,” ujarnya.


Usai melakukan pertemuan di Bappeda Inhil, Tim Verifikasi Provinsi langsung turun ke lapangan, ada beberapa tempat yang mereka kunjungi. Diantaranya taman kota, Sekretariat KKS kabupaten, Puskesmas Tembilahan Hulu, Sekretariat KKS Kecamatan Tembilahan Hulu, Desa Pekan Kamis yang menjadi salah satu lokus program KKS, dan beberapa lokasi lainnya yang menjadi penilaian tim.***




Jokowi: Sebanyak 738.000 Ton Garam Rakyat Tak Terserap

ARBindonesia.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sebanyak 738.000 ton garam rakyat tak terserap hingga 22 September 2020.


Jokowi minta agar masalah tersebut dapat dicari jalan keluarnya mengingat telah memahami permasalahan yang ada. Sehingga garam rakyat bisa segera terserap ke industri.


“Ini agar dipikirkan solusinya hingga rakyat, garamnya bisa terbeli,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas secara virtual di Istana Merdeka, Senin (5/10/2020).


Dua permasalahan dinilai menjadi hambatan utama tidak terserapnya garam rakyat. Pertama berkaitan dengan rendahnya kualitas garam rakyat yang tak sesuai dengan kebutuhan industri.


Rata-rata industri membutuhkan garam dengan kandungan NaCl sebesar 97%. Hal tersebut dinilai masih belum dipenuhi oleh garam hasil petambak Indonesia.


Selain masalah kuakitas, kuantitas hasil garam rakyat juga dinilai masih belum mencukupi kebutuhan. Jokowi bilang masalah tersebut selalu diselesaikan dengan cara impor.


“Masih rendahnya produksi garam nasional kita sehingga kemudian cari yang paling gampang yaitu impor garam. Dari dulu gitu terus dan enggak pernah ada penyelesaian,” terang Jokowi.


Jokowi menJelaskan pada tahun ini alokasi impor untuk garam industri masih sebesar 2,9 juta ton. Hal itu melihat angka kebutuhan tahun 2020 4 juta ton sedangkan produksi sebesar 2 juta ton.


Oleh karena itu perlu ada pembenahan secara besar dari hulu hingga hilir. Pada sektor hulu, integrasi dan ekstensifikasi lahan tambak garam harus dilakukan.


“Percepat integrasi antara ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di 10 provinsi produsen garam,” jelas Jokowi.


Selain itu kebutuhan pasca panen pun harus disiapkan untuk meningkatkan kualitas garam. Pengguna inovasi dan teknologi penting untuk mencapai kualitas yang sesuai dengan standar kebutuhan industri.
(*)


Sumber Kontan.co.id




Ikuti Lomba IGA 2020 Kemendagri, 7 OPD Akan Diberikan Penghargaan oleh Bupati Inhil

Bupati Inhil HM Wardan, Foto FB HM Wardan


ARBindonesia.com, TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti Lomba Inovative Goverment Award (IGA) 2020 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI yang dikirim oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Bidang Litbang.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Bappeda Kab. Inhil Drs. H. Mukhtar T, kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).


Inovative Goverment Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri merupakan ajang Kompetisi Inovasi tahunan yang diselenggarakan di Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Inovasi lainnya yang diikuti oleh Kabupaten, Kota dan Provinsi se-Indonesia.


“Alhamdulillah Pemkab Inhil ikut serta Lomba IGA Tahun 2020 yang di adakan oleh Kemendagri dan telah menginput dan mengirimkan 8 Inovasi dari 7 OPD yang dinilai lengkap dan sesuai dengan kriteria yg dimintakan oleh Kemendagri melalui situs resminya (http://indeks.inovasi.litbang.kemendagri.go.id) pada tanggal 20 September 2020,” ungkap Mantan Kadis Perikanan Kabupaten Inhil ini.


Ditambahkan oleh Mukhtar sapaan akrabnya, bahwa batas akhir yang ditetapkan Kemendagri dalam pengiriman Data Inovasi Daerah tersebut yakni tanggal 20 September 2020, dan jika Provinsi/Kabupaten/Kota tidak ikut serta Lomba tersebut maka akan mendapatkan teguran dan sanksi administratif dari Kemendagri.


Selanjutnya bagi Provinsi/Kabupaten/Kota yang masuk nominasi, maka Kepala Daerah yang langsung memaparkan Capaian Inovasi dihadapan Tim Penilai Inovative Goverment Award (IGA) 2020 Kemendagri RI, dan untuk daerah yang menang lomba tersebut akan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) yg langsung ditransferkan ke rekening daerah.


Adapun 7 (tujuh) OPD yang ikut serta menyampaikan Inovasi nya yaitu : Dinas Kominfo PS, Dinas PMD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD Puri Husada, BPBD, DP2KBP3A, dan DPMPTSP. Untuk video inovasi yg ikut lomba tersebut sudah di upload di Akun Youtubr Resmi Inovasi Daerah Kab. Inhil melalui URL : https://www.youtube.com/channel/UC2Vdb3ZRVtSHbI8Ptyi8ujQ


Bupati Inhil Apresiasi 7 OPD Peserta IGA 2020 Kemendagri


Senada dengan hal di atas, dalam wawancara dengan Bupati Inhil HM. Wardan, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan akan memberikan penghargaan kepada OPD yang telah ikut serta IGA 2020 Kementerian Dalam Negeri RI.


“Alhamdulillah dan terimakasih kepada OPD yang telah ikut berpartisipasi dalam Inovative Goverment Award (IGA) 2020 yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI, dan ini merupakan salah satu langkah maju dalam memperkenalkan Indragiri Hilir di level Nasional dan membawa nama baik bagi Kabupaten Inhil, dan nantinya akan diberikan Penghargaan berupa Sertifikat dari Bupati Inhil kepada 7 OPD tersebut,” ungkap Ketua DPD Golkar Kabupaten Inhil ini dengan bersemangat.


Selain itu, HM Wardan juga menyampaikan pesan khusus kepada OPD yang tidak ikut serta agar pada IGA tahun depan wajib mengikuti lomba inovasi daerah tersebut.


“Untuk itu, kepada Kepala OPD agar menumbuhkan kreativitas dalam mewujudkan Inovasi yang bermanfaat bagi Daerah dan masyarakat dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, hal ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Bahwa Daerah harus menumbuhkan Inovasi dalam pelaksanaan Pemerintahan di Daerah,” imbuhnya.


Diakhir wawancara, Bupati Inhil HM. Wardan menyampaikan harapan agar Kabupaten Indragiri Hilir terpilih sebagai pemenang dalam Inovative Goverment Award Tahun 2020 ini.


“Sehingga mampu membawa nama baik bagi Kabupaten Indragiri Hilir yang kita cintai ini,” tutupnya. (Sjy/*)




Tidak ada Pengurangan Kouta Gas Elpiji 3 Kg ke Agen di Inhil, Lantas Langka dan Harga Melonjak Disebabkan oleh apa ?

Gas Elpiji 3kg, foto liputan6


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Mengenai kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram yang terjadi beberapa hari belakangan ini, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtrin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan bahwa tidak ada pengurangan Kuota oleh Pertamina yang disuplai ke Agen-agen elpiji.


Dengan demikian, lantas kelangkaan dan melonjaknya harga Gas Elpiji 3 Kg di sebagian wilayah di Kabupaten Inhil di sebabkan oleh apa ?.


Kabid Perdagangan, Arispudin


“Komunikasi saya dengan pihak Pertamina tidak ada pengurangan, malah sudah diberi kuota tambahan oleh Pertamina ke para Agen yang ada,” ungkap Plt Disdagtrin Inhil, Dhoan Dwi Anggara melalui Kabid Perdagangan, Arispudin, Kamis (24/92020).


Lanjutnya, untuk mengatasi kelangkaan tersebut, saat ini pihak Pertamina melalui para agen sudah mulai melakukan operasi pasar di beberapa titik dengan harapan kebutuhan masyarakat akan Gas Elpiji dapat terpenuhi.


“Kita himbau kepada para agen elpiji yang beroperasi agar bisa menertibkan pangkalan-pangkalannya sehingga pendistribusian kepada masyarakat bisa lancar dan tidak terjadi kelangkaan,” harap Arispudin.


Tambahnya, agar tidak terjadi kelangkaan, kuncinya para agen harus bisa memberi sanksi kepada pangkalan jika ada yang tidak mengikuti aturan, apakah dikurangi atau di stop jatahnya serta pemberian peringatan.


“Tugas kita sebagai perpanjangan tangan pemerintah, bagaimana kondisi ini bisa stabil, distribusi bisa lancar,” tambahnya.


Selain itu, Arispudin juga meminta kepada masyarakat untuk membeli gas LPG ke pangkalan-pangkalan terdekat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.


“Jika ada yang menjual diatas HET, dapat dilaporkan kepada agennya,” pungkas Arispudin.


Terakhir disampaikannya, berdasarkan data milik Disdagtrin Inhil pada Desember 2019 lalu, terdapat sekitar 313 pangkalan Gas Elpiji di Kabupaten Inhil.


“Dimana kouta yang diberikan Pertamina sekitar 4.3 juta tabung untuk 7 agen, namun realisasi dilapangan hanya dapat menyerap sekitar 3.8 juta tabung saja,” tutup Arispudin. (*/R1)


Editor Arb




Diwakili PLT Sekda, Bupati Inhil Pimpin Apel Patroli Pembatasan Berskala Mikro

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan diwakili PLT Sekda Kabupaten Inhil H Fauzar memimpin Apel Patroli Berskala Besar dalam rangka Penerapan Penegakan Disiplin Covid-19 di Posko Terpadu Penegakan Disiplin Covid-19 Tembilahan, Kamis (17/09/2020) pagi.


Dalam Apel yang digelar oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Inhil tersebut turut dihadiri Dandim 0314/Inhil, Kapolres, Kajari, Pengadilan Negeri, dan Pihak-pihak terkait lainnya.


Saat memimpin Apel Patroli Berskala Besa tersebut, melalui sambutan Bupati Inhil, H Fauz mengatakan sebagai upaya atau langkah untuk mengantisipasi, menangani dan mencegah penyebaran Virus Corona di Negeri Seribu Parit ini, pada hari ini dilaksanakan Apel Patroli Berskala Besar sebagai Implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 .


” Tujuannya untuk mendisiplinkan Masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil,” tuturnya.


Selain itu, ia berharap kepada seluruh personel yang terlibat kiranya betul-betul aktif dan melaksanakan tugas ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.


“Kepada personel diharapkan tetap menjaga faktor keamanan selama kegiatan berlangsung, tetap gunakan masker dan patuhi protokol kesehatan agar kita semua tidak terpapar Covid-19,” tegasnya.


Selain itu, H Fauzar juga meminta kepada seluruh personel agar tidak ragu-ragu untuk menegur dan mengingatkan masyarakat yang tidak menggunakan masker atau tidak sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.


“Namun dilakukan dengan cara-cara yang humanis dan sopan santun sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat kita,” tutupnya.


Untuk diketahui berdasarkan data kasus Covid-19 di Kabupaten Inhil terkonfirmasi sebanyak 101 kasus, di isolasi 2 Orang, di rawat 30 Orang, sembuh 64 Orang dan meninggal dunia sebanyak 5 Orang. (arb)




Bupati Inhil Harapkan Seleksi JTP Hasil Pejabat Berkompeten dan Berintegritas

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan mengharapkan pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kesungguhan dalam mengemban jabatannya nanti.


Penegasan ini disampaikan Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan saat membuka pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di jajaran Pemkab Inhil, Selasa (8/9/2020) di salah satu hotel Pekanbaru ini.


Kegiatan ini dihadiri Kepala Biro SDM Polda Riau Kombespol Nurworo danang SIK, Tim Assesesmen center Mabes Polri Kombespol Boro Windu Danandito SIK. MAP, Penjabat Sekda Inhil serta para Assesor Mabes Polri dan dari Polda Riau


“Keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah tergantung pada kualitas Aparatur Sipil Negera (ASN), maka pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama sangat penting utk menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kesungguhan dalam bekerja nantinya,” ungkap Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan.


Ditambahkan, pejabat yang memiliki kualitas, kompeten dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar sangat diperlukan dalam keberhasilan
pelaksanaan pembangunan di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.


Kepala Biro SDM Polda Riau Kombespol Nurwori danang SIK
menyebutkan, seleksi ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang amanah dan efektif.


“Karena Assesment yang baik akan menghasilkan ASN yang baik pula, nantinya seleksi ini akan menghasilkan penjabat yang akan mengemban tugas sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.


Untuk diketahui, seleksi manajerial ini ditujukan untuk mengisi kekosongan jabatan di Pemerintahan Kabupaten Inhil, karena beberapa pejabat telah purna tugas


Terdapat 62 orang peserta yang mengikuti seleksi Kompetensi manajerial yang bekerjasama dengan Tim Asesor dari Mabes Polri dan Polda Riau untuk menduduki jabaran 13 jabatan pimpinan tinggi pratama yg lowong dan 1 jabatan pimpinan tinggi pratama yg akan lowong karenan pejabat definitif akan memasuki usia pensiun beberapa bulan lagi


Kegiatan pembukaan seleksi ini, diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Bupati Inhil HM Wardan kepada Tim Assesment Center Mabes Polri dan tim Assesor Polda Riau. (Diskominfops)