Jabatan Sekda Riau, Apakah Akan Dilakukan Asessment Kembali ?

Foto: ilustrasi Sekda Riau


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Masih memunculkan tanda tanya, apakah pengisian pada jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau akan dilakukan Asessment kembali?.


Sebelumnya, saat seleksi terbuka Sekda Riau pada tahun 2019 lalu, Pemprov Riau mengusulkan tiga nama ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).


Ketiga nama itu diantaranya Yan Prana Jaya (Kepala Bappeda Siak), Said Syarifuddin (Sekda Inhil), dan Asrizal (Kepala Disperindagkop UKM Riau).


Namun dari tiga nama itu, Yan Prana Jaya direkomendasikan KASN sebagai Sekdaprov Riau. Namun baru menjabat 1 tahun 1 bulan, Yan Prana tersandung dugaan kasus korupsi di Bappeda Siak.


Atas hal tersebut, Pemprov Riau kemudian menunjuk Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah, Masrul Kasmy sebagai Plh Sekdaprov Riau.


Sesuai regulasi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) membolehkan kepala daerah, yakni Gubernur Riau Syamsuar, mengusulkan nama calon Sekda Riau yang masuk tiga besar asessment Sekda Riau beberapa waktu lalu. Mengingat proses asessment belum sampai dua tahun.


Dilansir dari cakaplah.com, mengenai hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan melalui Kepala UPT Penilaian Kompetensi, Budi Fakhri saat dikonfirmasi mengatakan bahwa secara aturan tidak disebutkan calon Sekda yang masuk tiga besar saat asessment bisa diusulkan menjadi Sekda Riau definitif.


“Itu kebijakan dari KASN jatuhnya. Karena dalam aturannya dari tiga calon Sekda Riau yang diusulkan ke KASN, ketika dipilih satu maka selesai, habis,” terang Budi, Selasa (12/1/2021).


Namun melihat kejadian yang sudah-sudah, lanjut Budi, jika waktunya tidak terlalu jauh, biasanya KASN berani mengambil keputusan calon Sekda yang tak terpilih menjadi Sekda definitif.


“Misalnya Sekda definitif masih menjabat dua atau tiga bulan, namun berhalangan. Biasanya kalau hitungan bulan KASN berani memberi diskresi. Tapi kalau sudah di atas 1 tahun, mereka tidak berani lagi dan harus buka asessment baru,” jelasnya.


Budi mencontohnya, misalnya Sekdako Dumai M Nasir ditangkap KPK setelah 1 tahun 1 bulan. Dan calon Sekda Dumai yang masuk dua besar Hamdan Kamal masih memungkinkan dilantik, namun KASN keberatan.


“Kalau Sekda kita (Yan Prana) kan sudah menjabat 1 tahun lebih, dilantik November 2019. Kemungkinan besar akan berlaku hal sama. Jadi kejadian yang sudah-sudah seperti itu, tetap dibuka seleksi terbuka lagi. Apalagi saat ini kasus Pak Yan Prana belum inkrah,” cakapnya.


Editor Arbain
Sumber cakaplah.com




Warga Keluhkan Kondisi Jalan di Dalam Kota, ini Respon Bupati Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR –
Warga mengeluhkan kondisi jalan di dalam Kota Tembilahan, terutama di Jalan Kayu Jati Kecamatan Tembilahan Hulu dan Jalan Sungai Beringin Tembilahan yang kondisinya saat ini semakin memprihatinkan.


Merespon keluhan masyarakat, Bupati
Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan langsung memperintahkan Dinas PUPR untuk langsung melakukan pemeliharaan ruas jalan Kayu Jati di Kecamatan Tembilahan Hulu.


“Saya langsung perintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengambil tindakan sesuai ketentuan,” kata Bupati, Ahad (10/12/021).


Senada dengan warga yang meminta agar ada perbaikan terhadap kondisi jalan tersebut. Pada prinsipnya, Bupati juga demikian. Hanya saja meski dilakukan sesuai mekansime dan ketentuan yang ada.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhil, Umar, ST MT mengaku langsung diperintahkan orang nomor satu di Inhil untuk mengambil tindakan sebagai mana yang dia perintahkan oleh Bupati Inhil.


Dia mengakui untuk perbaikan Jalan Kayu Jati, seyogyanya sudah dapat langsung dikerjakan beberapa hari lalu. Hanya saja terkendala kondisi alam. Dimana saat ini sebagain besar ruas jalan masih digenangi air pasang rob.


“Jadi kita sedikit terkendala. Makanya agak telat. Tapi hari ini (Ahad, red) langung kita kerjakan sebagai mana perintah pak Bupati, tersebut,” jawabnya.


Sedangkan Jalan Sungai Beringin, lanjut Umar, menjadi tanggung jawab dan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


Walau demikian, pihaknya sudah berkoordinasi mengenai program perbaikan jalan itu.


“Jawaban teman-teman di Provinsi, akan segera ada pemeliharaan pada 2021 ini,”simpulnya. (*)


Editor arbain




HM Wardan Berharap APSAI Inhil Segera Susun Program Kerja

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersilaturahmi dengan Bupati Inhil HM. Wardan, Jum’at (08/01/2021) siang.


Silaturahmi yang disambut langsung oleh Bupati Inhil tersebut dihadiri Kepala Bappeda, Kepala Dinas DP2KBP3A, Ketua APSAI beserta beberapa orang pengurus yang baru terbentuk.


“Saya bersama perwakilan pengurus yang hadir mengucapakan terima kasih atas sambutan bapak Bupati. Sekaligus menyampailan bahwa APSAI Inhil sudah terbentuk dan menunggu SK dari pusat, setelah itu baru dilaksanakan Pelantikan,” ujar Ketua APSAI Inhil dr. Halomoan.


Selain itu, Wakil Ketua APSAI Inhil, Yusuf Said mengatakan siap mendukung program Bupati Inhil untuk menciptakan Kabupaten Layak Anak.


“APSAI merupakan lembaga Independen yang bisa menentukan kriteria kelayakan sebuah perusahaan yang layak bagi anak, maka APSAI Inhil nantinya akan siap bersinergi dan mendukung program-program pemerintah,” papar wakil Ketua APSAI, Yusuf Said.


Sementara iti, Bupati Inhil HM.Wardan menyambut baik dengan terbentuknya kepengurusan APSAI Inhil dan berharap segera menyusun program kerjanya.


“Semoga APSAI Inhil segera dilantik dan menyusun program yang bisa saling bersinergi dengan pemerintah khususnya Pemda Inhil yang lagi bergiat untuk menciptakan Kabupaten Layak Anak,” sambut Bupati Inhil. (*/Arb)




Peringati Hari Amal Bakti Ke-75, ini yang Disampaikan Bupati Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memperingati hari Amal Bakti Ke-75, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Upacara, Selasa (5/1/2021) di halaman kantor Kemenag Inhil.


Dalam upacara tersebut, Bupati Inhil, Drs HM Wardan selaku pembina upacara, dalam amanatnya menyampaikan sejarah panjang berdirinya Kementerian Agama secara resmi.


Sejak dibentuknya melalui usulan sejumlah tokoh ulama dalam sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada 3 Januari 1946,
Kemenag RI pertama kali dipimpin oleh Menteri Agama H Mohammad Rasjidi.


“Selayaknya kita berterima kasih dan mendoakan semoga amal bakti para perintis, pendiri, dan pembangun Kementerian Agama mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kita semua diberi kekuatan dalam melanjutkan cita-cita mereka untuk
kepentingan bangsa, negara, dan agama,” kata Bupati.


Lanjut HM Wardan menyampaikan, diusia Kemenag yang ke-75, HM Wardan mengajak agar memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkannya sebagai momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang
lebih baik lagi di masa mendatang.


Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan
umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.


Pengembangan toleransi dan kerukunan
antar umat beragama merupakan karya bersama para Tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian dari masa-kemasa.


Toleransi dan kerukunan antar umat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama.


“Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas. Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling
menghormati hak dan kewajiban masing-masing, di mana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain,” tegas Bupati yang dikenal dengan sosok pemimpin Agamis.


Selain itu, Bupati dua periode ini juga menuturkan bahwa Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama. Sila pertama dan utama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral.


Komitmen religius dan moralitas menjadi barometer apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang besar atau tidak. Sejalan dengan itu, tugas dan tanggung jawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia adalah mengisi negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa ini sejalan dengan asas demokrasi dan kedaulatan rakyat.


“Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi harus bisa menjaga komitmen nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain,” paparnya,” tuturnya.


Usai menggelar upacara, Bupati Inhil meresmikan Musholla Kemenag Inhil yang ditandai dengan pemotongan pita.
Pada akhir acara, Bupati mendapat kejutan dan ucapan selamat ulang tahun dari Kakan Kemenag beserta seluruh staf.


Pada upacara tersebut juga dilakukan pula penyematan anugerah Satya Lencana Karya Satya kepada Guru-guru MI, MTs, dan MA serta staf di Lingkungan Kemenag Inhil oleh Bupati.


Untuk diketahui, upacara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan SSos ME, Kepala Kantor Kemenag Inhil, sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Inhil, Ketua DWP Kemenag beserta anggota, dan para peserta upacara.


Editor Arbain




Gelar Rapat Evaluasi, Bupati Inhil Berang Masih ada ASN yang Terlambat Datang

Foto: Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berang terhadap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih kedapatan terlambat datang saat menghadiri rapat evaluasi kegiatan pembangunan tahun anggaran 2020, Senin (04/01/21).


Atas keterlambatan tersebut, rapat yang dihadiri seluruh OPD dilingkungan Pemkab Inhil ini sempat molor dari jadwal yang telah ditetapkan.


“Yang seharusnya undangan jam 9, pukul 9 kurang 15 hendaknya sudah ada disini. Jangan Bupati, Wakil, dan Sekda sudah duduk disini kita masih berkelut dengan absen-absen,” berang Bupati Inhil, HM Wardan.


Lanjutnya, hal ini sudah menunjukkan bahwa diawal saja sudah tidak komitmen dengan ikrar dalam kedisiplinan. Kalau sudah berikrar untuk disiplin, mari sama-sama memulai dan meningkatkan kedisiplinan.


“Tahun 2021 ini adalah tahun disiplin dan tahun peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas-tugas,” kata HM Wardan menekankan.


Foto: Rapat evaluasi kegiatan pembangunan tahun anggaran 2020, Senin (04/01/21).


Selain itu, dalam rapat evaluasi tersebut, Bupati Inhil juga menenilai kinerja pemerintah daerah selama ini belum maksimal dan belum sesuai dengan yang diharapkan.


“Maka dari hasil evaluasi inilah pedoman dasar kita untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka melaksanaan tugas dan kegiatan di tahun 2021 ini,” imbuh Bupati dua periode.


Terakhir disampaikannya, bahwa selaku pimpinan akan terus berupaya berkomitmen untuk meningkatkan kedisiplinan terutama disiplin waktu.


“Disiplinlah waktu masuk kantor, apel pagi dan apel pulang sama seperti biasanya, ini yang ingin saya tekankan juga. Mungkin selama ini kita kurang disiplin, mengawali tahun 2021 mari kita tingkatkan kedisiplinan dan kinerja kita,” harap HM Wardan.


“Kalau kita sama-sama sepakat dan setuju untuk meningkatkan kedisiplinan kita, pengalaman tadi jangan terulang kembali,” akhirinya.


Arbain




Surat Penunjukan PLH Sekda Provinsi Riau Beredar

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Beredar di jaringan media sosial (WhatsApp) tentang surat penunjukan Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Selasa (29/12/2020).


Dalam keterangan Surat Perintah nomor 571/XII/SPT/2020 yang beredar itu, disebutkan bahwa Drs.Masrul Kasmy, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Riau juga ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (PLH) Sekda Provinsi Riau sampai adanya penunjukan pejabat Sekda Provinsi Riau.


Hingga berita ini diterbitkan, Wakil Gubernur Provinsi Riau, Edy Natar Nasution belum menjawab upaya konfirmasi arbindonesia.com mengenai keabsahan surat yang beredar tersebut.


Surat penunjukan PLH Sekda Riau yang beredar


(Arbain)