Rampung Diperbaiki, Kepala Dinas PUTR Inhil Himbau Masyarakat Tetap Waspada

INDRAGIRI HILIR, – Jembatan beton permanen sepanjang 40 meter di parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang sempat rusak parah saat ini sudah bisa dilalui secara normal setelah dilakukan perbaikan sementara.

Tampak di lokasi bahwa kondisi jembatan telah diperbaiki dengan susunan papan yang cukup tebal dan besar sehingga diperkirakan kendaraan roda 4 bisa serta roda 2 bisa dilalui seperti biasa.

HM.Wardan selaku Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) di Kabupaten Inhil, Umar ST.MT mengucapkan terimakasih atas atensi dari semua pihak yang peduli terhadap fasilitas umum, Jembatan di Parit 16 Reteh.

“Terimakasih semua pihak yang sudah mendukung Pemkab Inhil dalam melakukan upaya perbaikan, terutama terhadap jembatan di Kecamatan Reteh yang mobilitas perekonomian masyarakatnya banyak bergantung disana,” Ungkap Kadis PUTR Inhil, Umar.,ST.MT kepada media, Kamis (28/10/2021).

Meski sudah diperbaiki menjelang dianggarkannya pada tahun 2022 mendatang, Kepala Dinas PUTR Inhil tetap menghimbau kepada masyarakat setempat khususnya dan juga Inhil pada umumnya, untuk tetap waspada saat melintas.

“Kepada pengguna jembatan dimohon agar lebih hati-hati dan waspada saat akan melintas, perhatikan keselamatan diri dan barang bawaan lainnya, jangan terlalu memaksa jika over kapasitas,” Tutur Umar.

Kadis PUTR Inhil berharap kepada masyarakat agar untuk tetap bersabar dengan kondisi jembatan yang belum bisa dibangun secara beton atau permanen.

“Semoga masyarakat dapat memaklumi kondisi perbaikan jembatan yang hanya bersifat sementara, dan memang anggaran pembangunan untuk permanen tahun ini belum ada, sebab terjadinya ambruk diketahui pada Maret 2021 yang lalu. Insyaallah 2022 akan diprioritaskan mengingat mobilitas perekonomian masyarakat disana sangat tinggi,” Harapnya.

Terakhir, Kadis PUTR menambahkan bahwa Bupati Inhil H.M Wardan berpesan dan telah mengingatkan instansi terkait untuk yang menangani infrastruktur agar mau bersama-sama aparat Pemerintahan Kecamatan, dan Pemerintahan Desa untuk selalu mewaspadai serta memastikan kelancaran arus lalulintas di wilayah Kabupaten Inhil, dengan tujuan agar perekonomian masyarakat dan aktifitas lainnya tetap berjalan baik.




Pemkab Inhil bersama JMSI Gelar Pelatihan Ekspos Pembangunan dan Potensi Desa

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Inhil menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bagi perangkat desa se-Kabupaten Inhil, Rabu (29/09/2021).

Kegiatan ini berlangsung diikuti langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Inhil Budi N Pamungkas, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Inhil Trio Beni Putra, para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Inhil.

Selain itu, diikuti juga oleh Sekjen JMSI Pengurus Pusat Mahmud Marbaha, Ketua JMSI Provinsi Riau Dheni Kurnia, dan Ketua KI Provinsi Riau Zufra Irawan. Ketiga undangan Webinar ini adalah sebagai pembicara.

Demi mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19, Pemkab Inhil bersama JMSI berinisiatif menyelenggarakan secara virtual/webinar. Sehingga, tidak terjadi kerumunan yang berdampak terhadap penularan virus corona.

Sebelum menyampaikan kata sambutan, Bupati Inhil terlebih dahulu menandatangani MoU/PKS dengan JMSI Kabupaten Inhil dan perangkat desa.

“Tentunya dalam hal ini kepada para aparat desa yang sudah mendapat pelatihan nantinya bisa bekerja sama dengan para media khususnya dengan JMSI dalam menciptakan keterbukaan informasi publik dan mengekspose keberhasilan pembangunan Desa sekaligus mengangkat potensi yang ada di Desa,” ucap Bupati Wardan.

Sementara itu, Ketua JMSI Kabupaten Inhil, Aditya Prahara menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Inhil yang telah mendukung penuh dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya kepada Bupati Inhil HM Wardan serta Dinas Kominfo Persantik Kabupaten Inhil dan Dinas PMD Kabupaten Inhil.

Menurut Adit, sapaan akrab Aditya Prahara, terobosan ini akan membantu pemerintah daerah dalam mengimplementasikan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008, terutama informasi pembangunan dan potensi desa di Kabupaten Inhil.

“Saya pikir, melalui program unggulan kepemimpinan Pak Wardan, yakni DMIJ, begitu banyak pembangunan di desa. Akan tetapi belum banyak diketahui publik. Maka dari itu, melalui program JMSI Inhil, Insya Allah, implementasi keterbukaan informasi publik akan dapat terlaksana,” ucapnya.

“Jika ini berhasil, tidak ada yang tidak mungkin, bisa saja Bapak HM Wardan dilirik oleh pemerintah pusat untuk menjadi menteri,” pungkasnya. ***




Tingkatkan Pendapatan Masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sungai Batang Membuat Inovasi ‘Kelapa Kopyor Bisa’

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pengembangan produk Usaha Kecil Masyarakat (UKM), Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membuat suatu Inovasi.

Inovasi tersebut diberi nama ‘Kelapa Kopyor Bisa’ (KEgiatan pengoLAhan PAngan KOmoditas Pertanian Yang berORientasi BISnis Agro).

Mengenai inovasi tersebut, Camat Sungai Batang, Hardiansyah, A.MP mengatakan pengembangan produk UKM melalui inovasi ‘Kelapa Kopyor Bisa’ bertujuan untuk
memanfaatkan bahan dasar lokal yang sangat mudah ditemukan di Kabupaten Inhil khususnya di Kecamatan Sungai Batang.

Seperti tumbung kelapa yang selama ini dianggap limbah akan diolah menjadi barongko tembung, selain itu jenis komoditas perikanan yang melimpah di Kecamatan Sungai Batang seperti Ikan gabus akan diolah menjadi Nuget Ikan Gabus.

“Dengan memanfaatkan bahan dasar lokal tersebut untuk dijadikan suatu produk tentunya akan memiliki nilai jual lebih,” tuturnya, Senin (13/9/2021).

Selain itu Hardiansyah juga berharap dengan adanya inovasi ‘Kelapa Kopyor Bisa’ ini kedepannya akan banyak berdiri industri rumahan (Home Industri) di wilayah Kecamatan Sungai Batang.

“Dengan demikian, pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Oleh karena itu perlu dukungan pemerintah dan masyarakat dalam upaya mewujudkan diversifikasi pangan ini,” harap Camat Sungai Batang, Hardiansyah, A.MP.
(Arbain)




Inovasi ‘Tim Trembesi’ Disnakertrans Inhil Hadir untuk Menurunkan Angka Pengangguran

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Salah satu penyebab utama dari banyaknya angka pengangguran yakni masih minimnya lapangan kerja dan masih rendahnya kompetensi para pencari kerja yang belum memenuhi kelayakan kemampuan yang dibutuhkan oleh industri atau perusahan penampung tenaga kerja.

Selain itu, minimnya kompentensi atau keterampilan yang dimiliki oleh para pencari kerja (pengangguran) menyebabkan belum adanya kemampuan untuk membuka peluang usaha (pekerjaan) yang mampu menjadi sumber pendapatan/penghasilan.

Seperti yang disampaikan Kelapa Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Inhil, HM Taher, MM bahwa fenomena-fenomen tersebut juga terjadi di Kabupaten Inhil, yang mana masih tingginya angka pengangguran dikarenakan masih minimnya lowongan kerja serta masih rendahnya kompetensi dari para pencari kerja yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Oleh karena itu, Disnakertrans memandang perlu melakukan terobosan-terobosan yang inovatif dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Indragiri Hilir melalui Inovasi “TIM TREMBESI” (Tim Percepatan Pelayanan Pelatihan Berbasis Kompetensi) sebagai Inovasi Pelayanan Publik Pada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir,” tutur HM Taher, Kamis (9/9/2021).

Lanjutnya, Melalui Inovasi “TIM TREMBESI” (Tim Percepatan Pelayanan Pelatihan Berbasis Kompetensi) ini diarahkan dalam rangka meningkatkan kompetensi para pencari kerja di Kabupaten Indragiri Hilir melalui kegiatan pelatihan tenaga kerja bersertifikat bekerjasama dengan Satuan Balai Latihan Kerja Padang Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia pada Program Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (PPPV).

Tim Percepatan Pelayanan Pelatihan Berbasis Kompetensi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir menginformasikan kepada seluruh masyarakat (pencari kerja) yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir terkait Informasi Pelatihan Tenaga Kerja Berkompetensi tersebut melalui Website Resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir pada link : http://disnakertrans.inhilkab.go.id/

“Pada Laman Website Resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir tersebut memuat berbagai informasi terkait pelaksanaan pelatihan tenaga kerja serta informasi para tenaga kerja yang bersertifikat (lulus pelatihan) untuk menjadi bahan informasi dan referensi bagi perusahan atau industri dalam merekrut tenaga kerja pada perusahan atau industrinya,” paparnya.

Selain itu juga tambah HM Taher, pada Laman Website tersebut juga tersedia kontak whatsapp operator yang siap sedia 24 jam memberikan informasi terkait kegiatan pelatihan tenaga kerja bersertifikat yang dilaksanakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir.

Masyarakat yang tertarik untuk mengikuti pelatihan tenaga kerja, dapat memperoleh informasi dan penyampaian pemberkasan secara online melalui menu layanan kontak WhatsApp operator yang bisa di akses melalui laman website resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir melalui link kontak WhatsApp yang ada pada website resmi tersebut,” Imbuhnya.

“Kemudahan-kemudahan pelayanan online terkait peningkatan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Indragiri Hilir yang dibuat oleh Disnakertrans Inhil melalui Inovasi TIM TREMBESI pada prinsipnya merupakan langkah positif dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Indragiri Hilir melalui penyediaan tenaga kerja yang bersertifikat dengan berbagai macam keterampilan atau keahlian hasil dari kegiatan pelatihan tersebut,” tutup Kadisnakertrans Inhil, Drs. HM. Taher, MM.

Editor Arbain




BAPPEDA Inhil Hadirkan Inovasi Berupa Jurnal Ilmiah yang Dapat Diakses Secara Online

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghadirkan sebuah inovasi daerah yang diberi nama ‘Si Dayang’ atau Inovasi Jurnal Ilmiah ‘Selodang Mayang’.

Selain memiliki fisik dalam bentuk buku, Jurnal Ilmiah Selodang Mayang juga dapat di akses secara online melalui situs https://ojs.selodangmayang.com.

Dijelaskan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah, bahwa jurnal ilmiah atau yang sering disebut jurnal akademik dapat dideskripsikan sebagai kumpulan artikel ilmiah yang dipublikasikan secara reguler dalam rangka mendiseminasi hasil penelitian.

Hasil penelitian yang diseminasikan sering kali menantang asumsi umum yang beredar di kalangan publik atau menantang (kritik) temuan penelitian sebelumnya. Bisa pula hasil diseminasi menampilkan data baru dalam literatur akademik.

Penelitian dan Pengembangan merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Indragiri Hilir.

“Salah satu kegiatan Kelitbangan adalah menyiapkan wahana publikasi hasil-hasil kelitbangan dalam bentuk majalah berkala ilmiah (Jurnal) sesuai petunjuk dari Kemendagri dalam Pedoman arah Kelitbangan di Lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah Tahun 2015-2019 (Surat nomor 070/7004/SJ tanggal 1 Desember 2014),” tutur Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah, Kamis (2/9/2021).

“Di samping itu Jurnal yang kami terbitkan akan memuat berbagai karya ilmiah terbaru dari berbagai sumber baik dari akademisi, praktisi, pemerintah maupun dari masyarakat umum (kelembagaan, kelompok atau perorangan),” tambahnya.

Selain itu, mantan Kasatpol PP Kabupaten Inhil ini juga menambahkan bahwa Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh BAPPEDA Kabupaten Inhil yang bernama Jurnal “SELODANG MAYANG” tersebut menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain, dan jurnal tersebut dapat di akses secara online melalui link (https://ojs.selodangmayang.com).

Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Inovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan terutama di Kabupaten Indragiri Hilir.

Jurnal ini juga bermanfaat bagi pengembangan iptek yang dapat mengembangkan potensi sumber daya daerah seperti energi baru dan terbarukan, ketahanan pangan, pengembangan ekonomi kreatif, sektor maritime yang mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dengan hadirnya Jurnal Ilmiah Selodang Mayang ini, maka Rencana Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir akan lebih mampu menjawab permasalahan dan tuntutan masyarakat kepada Pemerintah di Kabupaten Indragiri Hilir,” ungkap Kepala Bappeda Inhil, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah kepada Wartawan secara jelas dan lugas.

Diakhir wawancara, Kepala Bappeda Inhil mengharapkan agar sumbangan berupa rekomendasi ilmiah dari para peneliti ilmiah tersebut dapat menjadi bahan dukungan dalam mewujudkan tujuan dan sasaran yang sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Inhik tahun 2018-2023 dengan Misi ‘Menjadikan Kabupaten Indragiri Hilir Semakin Maju, Bermarwah dan Bermartabat’.

Editor Arbain




Camat Teluk Belengkong Memperkenalkan Inovasi ‘WARDAN-MBAK IKHA’

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Berjalannya dengan baiknya program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) kemudian dikembangkan kembali pada periode kedua masa kepemimpinan Bupati Indragiri Hilir HM Wardan menjadi Desa Maju Inhil Jaya Plus Terintegrasi (DMIJ PT).

Dikatakan Camat Teluk Belengkong, Sugiyanto, S.Sos, bahwa DMIJ PT adalah program Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil untuk melakukan pendekatan pemberdayaan dengan mengefektifkan fungsi pemerintahan, kelembagaan dan masyarakat desa dan kelurahan untuk merencanakan, melaksanakan, melestarikan dan pengawasan pembangunan secara partisipatif yang meliputi :

  1. Pemerintahan Desa
  2. Pembangunan
  3. Pembinaan
  4. Pemberdayaan
  5. Peningkatan ekonomi masyarakat

“Maka dengan mengadaptasi kegiatan DMIJ Plus terintegrasi, kami Pemerintah Kecamatan Teluk Belengkong memperkenalkan inovasi WARDAN-MBAK IKHA (Warga Damai Aman Membangun Kampung Indah Kreatif Harmonis Dan Asri),” tutur Camat Teluk Belengkong, Sugiyanto, S.Sos, Kamis (26/8/2021).

Lanjutnya, adapun kegiatan yang mendukung Inovasi daerah tersebut antara lain :

  1. Posko jaga Wardan (Warga Damai Aman)

Dengan adanya Pos Jaga Wardan ini diharapkan berkurangnya angka tingkat kriminalitas warga masyarakat desa bahkan menjadi tidak ada sama sekali.

  1. Penataan Lingkungan

Penataan lingkungan di desa ini merupakan suatu pemikran dari masyarakat2 Desa sekitar yang ingin menciptakan suasana asri dan nyaman sehingga mereka berinisiatif untuk melakukan penataan lingkungan yang teratur dan terpusat seperti contoh pembangunan infrastruktur di desa ini sudah memiliki akses dua jalur dan pembangunan pusat pemerintahan desanya tertata dengan rapi.

  1. Kegiatan Gotong royong yang rutin dan terjadwal

Melestarikan Budaya Lokal dengan cara Pemerintah Desa membuat Jadwal tetap dalam melaksankan kegiatan gotong royong lingkungan guna menciptakan lingkungan bersih yang indah dan asri.

  1. Pemanfaatan Pekarangan Toga dan Tanaman Pangan

Pekarangan rumah masyarakat desa di manfaatkan dengan tanaman obat dan jenis sayur-sayuran guna tersedianya beragam obat herbal dan sayuran untuk dimanfaatkan.

  1. Mengoptimalisasikan kegiatan magrib mengaji

Magrib mengaji merupakan salah satu kegiatan utama pada program DMIJ namun kurangnya pengawasan dalam pelaksanaannya sebagian kegiatan tersebut tidak berjalan dengan baik, untuk itu perlunya dibentuk Tim Pengawas Kegiatan Magrib Mengaji.

“Dari hal-hal tersebut, maka terlihatlah inovasi (pembaharuan) dari program DMIJ Plus Terintegrasi yang sangat berperan penting terhadap Masyarakat Desa,” imbuhnya Sugiyanto, S.Sos.

Selain itu kata Camat, Inovasi tersebut juga bertujuan untuk Meningkatkan rasa damai dan aman di masyarakat, Melestarikan budaya gotong royong, Meningkatkan pembangunan infrastuktur di Desa.

Menciptakan lingkungan yang indah dan asri, Menyediakan Tanaman Obat herbal untuk keperluan rumah tangga, dan Menciptakan home industry produk lokal.

Editor Arbain