Serahkan Bantuan, Bupati Janji bantu Pembangunan Rumau Korban

ARB INDONESIA, TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, menyerahkan bantuan tanggap darurat bagi korban musibah kebakaran di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Jumat (7/1/22).

Dihadapan korban yang selamat, Bupati memimpin doa untuk korban yang meninggal dunia akibat musibah diatas. Sedangkan bagi korban selamat, diharapkan tetap tabah dalam menghadapinya.

“Kita akan bantu pembangunan 2 unit rumah yang terbakar,”kata Bupati Inhil HM Wardan, didamping Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah dan beberapa pimpinan OPD lain.

Apa yang dilakukan tersebut, lanjut Bupati, merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil atas musibah yang menimpa warga Desa Mumpa beberapa hari lalu.

“Saya ikut merasakan kesedihan ini. Mudah-mudahan, atas musibah bertambah keimanan. Karena kita tak tau nikmat apa yang akan diberikan Allah dibalik musibah ini,”katanya.

Tak lupa Bupati, mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan lebih berhati-hati atas kemungkinan terjadinya musibah. Baik unisbah kebakaran maupun yang lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil H Ediwan S, mengatakan untuk 2021 terjadi 121 kasus kebakaran. Diakuinya terjadi peningkatan dibanding 2020 lalu. (ADV)




Tanggap Atas Bencana yang Terjadi di Inhil, Kepala Daerah dan Ketua DPRD Terjun Kelokasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sudah seyogyanya sebagai kepala daerah cepat tanggap akan peristiwa yang menimpa masyarakat yang dipimpinnya.

Hal itu menunjukan besarnya rasa keperdulian, perhatian serta empati terhadap korban yang mengalami musibah.

Tak hanya kali ini, setiap terjadinya peristiwa di negeri yang tersohor sebagai Hamparan Kelapa Dunia ini, respon cepat itu selalu ditunjukan dan terlihat kepada mereka yang ‘bermata hitam’.

Seperti bencana alam yang baru-baru ini terjadi di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra). Tanpa keterwakilan, Bupati Inhil dan Ketua DPRD ‘terjun’ langsung kelokasi terjadinya tanah longsor.

Dalam kunjungannya, Bupati Inhil, HM Wardan dan Ketua DPRD, H Ferryandi memberikan bantuan langsung kepada para korban tanah longsor.

Pada sambutannya, HM Wardan mengucapkan bela sungkawa serta memberikan semangat kepada masyarakat yang terkena musibah.

“Kami segenap Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa yang telah terjadi. Jadikan ini sebagai pembelajaran dan introspeksi diri kita, semoga lekas membaik, dan kami hadir disini guna memberikan sedikit bantuan sebagai bentuk kepedulian kita bersama,” tutur Bupati dua periode.

“Semoga apa yang di berikan ini dapat bermanfaat bagi bapak-ibu sekalian,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Inhil Dr. H. Ferryandi, ST, MT, MM berharap kepada korban yang mengalami musibah agar dapat berlapang dada.

“Semua pasti sedih, tapi kita tidak boleh larut dalam kesedihan. Yakinlah akan Allah ganti dengan yang lebih baik lagi kedepannya,” pesannya.

Untuk diketahui, bantuan yang diberikan oleh Bupati dan Ketua DPRD Inhil berupa sembako, makanan siap saji dan peralatan dapur.
Semua bantuan tersebut diserahkan langsung kepada 11 Kepala Keluarga yang terdampak musibah tersebut.

Editor Arbain




Dari 415 Kabupaten se-Indonesia, Inhil Masuk 10 Besar Indeks Daerah Sangat Inovatif

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil masuk pada 10 besar dalam Indeks daerah yang sangat inovatif.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 002.6-5848 tahun 2021 tentang indexs inovasi daerah provinsi, kabupaten dan kota.

Bahwasannya, dari 415 kabupaten se-Indonesia yang terdata pada indeks inovasi daerah, Kabupaten Indragiri Hilir yang tersohor dengan negeri hamparan kelapa dunia ini tercatat sebagai kabupaten yang sangat inovatif dengan nomor urut 7 dari 17 kabupaten yang masuk dalam kategori kabupaten sangat inovatif.

Screenshot_2021_1229_090438
Screenshot, Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 002.6-5848 tahun 2021 tentang indexs inovasi daerah provinsi, kabupaten dan kota.

Selain itu, Dibawah kepemimpinan HM Wardan dan H Syamsuddin Uti, Kabupaten Inhil juga tercatat sebagai penerima penghargaan Inovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI melalui Badan Litbang, Rabu (29/12/2021).

Dalam penerimaan penghargaan IGA yang digelar secara virtual, Kabupaten Inhil juga meraih peringkat 6 dalam kategori Kabupaten Terinovatif.

Video Kabupaten Inhil raih penghargaan IGA 2021

Diketahui, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap semangat dan keberhasilan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif.

(Arbain)




Cegah dan Penanggulangan Stanting, Dinkes Inhil Gelar Monitoring dan Evaluasi

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR- Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar agenda monitoring dan evaluasi lintas program dan multi sektor dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Stanting, Selasa, (16/11/2021) di Aula Hotel Top 5 Tembilahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Staff Ahli Drs.H Masdar, MM Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Rajuli Kasubbag Perencanaan Dinkes Provinsi Riau, PLT Kadinkes Inhil diwakili Devi Natalia Kabid Kesehatan Masyarakat, Sekretaris Disdukcapil Inhil, Nursal dan unsur pimpinan OPD dilingkungan Kabupaten Inhil serta
Kepala Baznas Inhil, Yunus Hasbi dan juga Pimpinan RSUD PH Tembilahan, dan Kepala Pustu se-Inhil.

Dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Pemerintah Daerah Inhil, Drs,.H.Masdar menyampaikan bahwa sebagai upaya mewujudkan daerah Inhil Zero Stunting.

“Dampak dari Stunting terhadap individual anak sangat berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan perkembangan mental, Menyikapi hal itu Pemkab Inhil telah meluncurkan program percepatan penurunan stunting pada Agustus 2020 lalu yang dinamakan Gerakan Satu Hati (GHS),” papar Masdar.

Selain itu, Masdar juga menyampaikan bahwa Program GHS merupakan program ujung tombak pencegahan dan penanggulangan Stunting. Dibandingkan tahun sebelumnya, 2021 Pemkab Inhil berhasil menangani kasus Stunting diberbagai kecamatan melalui Dinkes Inhil dan 30 Puskesmas tersebar.

“Dengan Gerakan Satu Hati, Pemkab Inhil telah melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting. Berdasarkan data dari Dinkes Inhil Februari 2020 yang lalu, Data Stunting tercatat sebanyak 2274 atau 5,69 persen dari total penduduk. Sedangkan Februari 2021 terjadi penurunan menjadi sebanyak 1266 atau 3,75 persen,” Jelas Masdar.

“Terimakasih kepada Kepala OPD, Camat, Kepala desa dan Instansi terkait banyak berkontribusi bersama Pemkab Inhil dalan menekan angka Stunting,” Ucap Masdar.

Saat acara selesai, Plt Kepala Dinas Budi N Pamungkas melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) DINKES Inhil, Devi Natalia.,SKM.,MH mengucapkan terimakasih kepada seluruh sektoral terkait yang telah membantu upaya pencegahan Stunting.

“Terimakasih atas kerjasamanya, dimasa mendatang kepada seluruh Kapus dan Kapustu diharapkan lebih giat lagi dalam mengkampanyekan terkait pencegahan Stunting dengan cara sederhana di tempat masing-masing,” tukas Devi Natalia. (Adv/Galeri Foto/Arbain)




Kekosongan Kursi Kadinkes Inhil Sudah Terisi

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Setelah beredar informasi pengunduran diri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, dr. Afrizal Darmawan beberapa hari yang lalu, hari ini, Jum’at (5/11/2021) tersiar kabar kursi kosong tersebut sudah diisi oleh Plt Kadis.

Dari kabar yang terlintas bahwa Budi N Pamungkas yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (PLT). Untuk memastikan informasi ini media mencoba menghubungi Budi N Pamungkas yang sekarang masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam penjelasannya Budi N Pamungkas membenarkan informasi ini penunjukan dirinya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Jum’at (5/11/21).

Budi N Pamungkas
saat dihubungi melalui via telepon tidak banyak berkomentar terkait dengan informasi tersebut. Ia hanya mengungkapkan bahwa selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten Indragiri Hilir hanya mengikuti perintah atasan.

“Kita sebagai PNS ya tentunya mengikuti perintah atasan,” ungkapnya singkat.

Untuk mempertajam kabar tersebut media mencoba mengkonfirmasi kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Indragiri Hilir H. Fauzar. Namun hingga kini belum memberikan keterangan apapun mengenai perihal ini. (rls/usf/berita inhil)




H Afrizal Dikabarkan Mengundurkan Diri Dari Jabatan Kadinkes Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, dr H Afrizal Darmawan, MM dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.

Kabar mundurnya Kadinkes Inhil tersebut tersebar di jejaringan media sosial melalui surat pernyataan yang ber-kop surat Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil yang diterbitkan pada 31 Oktober 2021 bertanda tangan.

Surat pernyataan pengunduran diri Kepala Dinas Sehatan Inhil

Mengenai hal tersebut, awak media telah mencoba mengkonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan terkait kabar pengunduran diri tersebut.

Akan tetapi belum mendapatkan jawaban dari yang bersangkutan, dr H Afrizal Darmawan, MM.

Sementara itu awak media mencoba untuk mencari informasi lanjutan terkait kabar tersebut melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Dari Informasi yang didapat, untuk saat ini surat pengunduran diri dr. H Afrizal Darmawan, MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir secara resmi belum masuk ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil.

Selain itu, pihak BKD Inhil juga masih menunggu klarifikasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, H Afrizal terkait kabar pengunduran diri melalui surat yang tersebar.

Hingga berita ini disiarkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi yang bersangkutan dan mencari informasi lanjutan terkait kabar pengunduran diri dr. H Afrizal Darmawan, MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Untuk diketahui, pada tahun 2020 lalu
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil yang dijabat oleh Zainal Arifin saat itu juga mengakhiri jabatannya sebagai Kadinkes Inhil dengan mengundurkan diri.

Arbain