DPD HKTI Riau Dukung Gerakan Segelas Beras untuk Disabilitas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Riau berkomitmen mendukung kelanjutan gerakan segelas beras untuk kaum disabilitas.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD HKTI Riau HM Wardan usai mengikuti rapat bersama Ketua DPP HKTI Jendral (Purn) Moeldoko, dalam rangka gerakan sosial bertajuk “Gerakan Segelas Beras untuk Kaum Disabilitas” secara virtual oleh seluruh pengurus HKTI Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Senin 7 Maret 2022.

Dikatakannya, sudah menjadi tugas pemerintah untuk melayani seluruh lapisan masyarakat termasuk kaum difabel, yang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami yakin, sama seperti yang lain, mereka punya peran penting dalam pembangunan masa depan bangsa dan negara ini, sehingga setelah melihat semangat perjuangan yang luar biasa, kita sepakat memberikan dukungan untuk melanjutkan kembali gerakan segelas beras untuk disabilitas ini sampai 3 Desember 2022,” ujar HM Wardan yang juga Bupati Indragiri Hilir (Inhil) ini.

Sementara itu, Ketua DPP HKTI Moeldoko dalam arahannya menyatakan bahwa gerakan segelas beras untuk disabilitas tersebut dimulai di Hari Disabilitas pada tanggal 3 Desember 2021 lalu, yang dibagikan door to door kepada keluarga disabilitas oleh Fans Base Moeldoko. (Adv)




Pemkab Inhil Nyatakan Siap Hadapi Gugatan Sengketa Pilkades di Desa Belaras

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan siap untuk menghadapi sidang gugatan sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Belaras, Kecamatan Mandah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan melalui Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Eko Heri Purwanto.

“Mengenai kesiapan menghadapi gugatan tersebut pihak bagian Hukum Pemda Inhil dan juga selaku Kuasa Hukum Bupati telah menyelesaikan segala kelengkapan administrasi yang diminta Majelis Hakim Pemeriksaan Pendahuluan pada 2 minggu yang lalu sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Eko Heri Purwanto yang dikutip dari bualbual.com, Jum’at (18/2/2022).

Baca juga : Sengketa Pilkades di Inhil Memasuki Babak Baru pada Persidangan di PTUN Pekanbaru

“Bagian hukum pemda Inhil menyatakan siap 100 persen untuk fight dalam perkara gugatan sengketa Pilkades di desa Belaras, Kecamatan Mandah,” tambahnya.

Selain itu, terkait dengan tidak ikutnya Kades terpilih Desa Belaras dalam perkara ini sebagai pihak intervensi, Eko Heri Purwanto mengatakan pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya pada Bagian Hukum pemda Inhil.

“Hal ini kami anggap sebagai bentuk amanah tambahan, sebab Bagian Hukum dalam perkara ini adalah merupakan Kuasa Hukum Bupati,” akhirinya.

Untuk diketahui, sidang lanjutan di PTUN Pekanbaru terkait perkara tersebut akan disidangkan secara terbuka untuk umum melalui E-court pada 24 februari 2022 mendatang dengan agenda pembacaan gugatan.

Selain itu, sengketa Pilkades di Desa Belaras ini juga telah terdaftar dan teregister dengan Nomor Perkara : 6 /G/2022/PTUN.PBR, ditandatangani oleh Panitera Pengadilan TUN Pekanbaru Agustin, SH, MH. (Arbain)




Moeldoko Lantik HM Wardan sebagai Ketua HKTI Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI ) Provinsi Riau oleh Ketua Umum HKTI Dr.Moeldoko, S.I.P bersma DPD HKTI Provinsi Babel dan DPD HKTI Kalimantan Utara di Discovery hotel, Ancol, Jumat (04/2/22).

Usai melantik ketiga DPD HKTI Moeldoko mengatakan HKTI harus terus berkembang dengan baik untuk memajukan pertanian di Indonesia.

“Organisasi ini sebagai wadah yang harus dan terus hidup serta memberikan manfaat bagi perkembangan pertanian di Indonesia, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) maupun moderenisasi alat pertaniannya guna mendukung kemajuan dan kesejahteraaan petani serta masyarakat Indonesia,” katanya.

Lanjut moldoko HKTI tidak memiliki anggaran dan tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Karena itu HKTI di daerah harus mampu mengkosolidasikan organisasi untk membangun petani yang tanggung dan sejahtera.

“HKTI harus kritis, jika kebijakan pemerintah tidak memihak terhadap petani HKTI harus teriak. Karena itu harus mampu mengkosolidasikan organisasi sampai tingkat, sampai kelompok tani dan petani,” kata Ketua Umum HKTI, Jend TNI (purn) DR Moeldoko SIP.

Dalam pengarahannya, Moeldoko menugaskan DPD HKTI yabg baru dilantik agar benar serius membantu petani di daerah. Moeldoko mengkritisi realisasi bantuan KUR untuk petani yang realisasinya secara nasional yang masih sangat rendah. Karena itu Mooeldoko minta HKTI untuk segera mengkosolidasikan masalah ini.

“Bangun kerjama, komunikasi dan kekuatan dengan seluruh komponen agar benar-benar mampu membantu petani,” kata Moeldoko.

Moeldoko juga mengingatkan HKTI untuk segera bersinergi dengan pemerintah.

“Petani tidak butuh atribut, petani tidak butuh bendera, tapi petani memerlukan kemudan, seperti pupuk, bibit, pengairan, bahkan ketika sampai saat masa panen. Ini perlu kehadiran HKTI, mereka perlu jalan keluar agar mereka bisa mampu mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Moeldoko.

Untuk Ketua DPD HKTI yang baru saja dilantik, Moeldoko berpesan agar terus mengembangkan pertanian di setiap daerahnya agar pertanian di Indonesia tidak kalah bersaing dengan negara lain.

“Kami berharap dengan pemimpin baru bisa membawa kebaikan dan perubahan bagi HKTI dan keberkahan bagi para petani di wilayah masing2,” ungkapnya.

Sementara Bupati Inhil selaku ketua DPD HKTI Provinsi Riau usai dilantik menyampaikan sambutan  bahwa DPD Riau memiliki visi dan misi dalam mewujudkan kemandirian pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Riau.

“Hal ini untuk menopang ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional,” ujar HM. Wardan

HM. Wardan juga mengungkapkan bahwa dalam mengembangkan pertanian di Riau akan berkolaborasi dengan semua pihak

“kalau bersama mengelola pertanian tentu akan menyukseskan visi dan misi HKTI,” terangnya. (Adv)




Desak Periksa Bupati Kampar, KOMAK Kembali Demo di Depan Kejati Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Massa yang tergabung dalam Konfederasi Organisasi Mahasiswa Kampar (KOMAK) kembali melaksanakan aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau.

Mereka mendesak Kejati Riau memeriksa Bupati Kabupaten Kampar mengenai dugaan kasus korupsi yang bersumber dari APBD Kabupaten Kampar.

Aksi tersebut dimulai dari Pustaka Wilayah menuju Kejati Riau, namun belum sampai ke pintu Kejati Riau, mahasiswa sudah di hadang oleh pihak kepolisian dan sempat bergesekan.

Dalam tuntutan KOMAK mendesak Kejati untuk memeriksa Bupati Kampar yang diduga terindikasi menerima aliran dana kasus korupsi pembangunan RSUD Bangkinang, pembangunan jalan Teluk Jering, pembangunan taman kota Bangkinang, dan BPBD Kampar.

Koordinator Umum KOMAK, M Alif Fadillah, dalam orasinya menyampaikan pihak penegak hukum segera memeriksa Bupati Kampar yang di duga menjadi pelaku utama dalam menggerogoti uang haram yang bersumber dari uang rakyat (APBD) Kabupaten Kampar.

“Ada apa?. Kok Kejati Riau tidak pernah memanggil sang bupati yang mempunyai peran penting dalam konspirasi korupsi yang terorganisir ini. Ini persoalan serius yang harus dituntaskan secepatnya” ucap M Alif Fadilah yang juga Ko’ordinator Daerah Riau BEM Nusantara, Rabu (2/2/2022).

Sempat beradu argumen dengan pihak kepolisian KOMAK tetap fokus kepada tuntutan yang akan di sampaikan kepada Kejati Riau dan tidak terprovokasi oleh pihak keamanan.

Senanda dengan koordinator lapangan KOMAK, Hafiz Almukaram mengaku akan terus mendesak dan mengawal Kejati Riau untuk memeriksa Bupati Kampar sampai tuntas karena menyangkut hajat rakyat Kampar.

“Ini merupakan aksi yang kesekian kalinya, kita lanjutkan sampai tuntas karena ini menyangkut hajat rakyat Kabupaten Kampar,” tegasnya.

Hafiz mengaku dan menyayangkan sikap kepolisian yang sempat menghadang aksi demonstrasi KOMAK tersebut. Jika aksi mereka tidak didengar, KOMAK akan mengadukan langsung ke Kejaksaan Agung dan KPK RI.

“Jika tuntutan kita juga tidak di dengar oleh Kejati Riau, kita akan adukan langsung ke Kejaksaan Agung dan KPK RI untuk mengambil alih persoalan ini,” paparnya.

Untuk diketahui, Organisasi yang tergabung dalam Konfederasi Organisasi Mahasiswa Kampar (KOMAK) adalah BEM STIE Bangkinang, Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK), Keluarga Mahasiswa UP, Ikatan Pelajar Mahasiswa Kampar (IPMK) Pekanbaru, dan Himpunanan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Kampar.*** Dd




Kadisdik Bilang Pemprov Riau Sediakan Bea Siswa Gede Buat Mahasiswa

ARB INdonesia, PEKANBARU – Untuk lebih memperkenalkan Universitas Diponegoro (Undip) kepada masyarakat Riau, khususnya calon mahasiswa, perguruan tinggi favorit di Jawa itu menyelenggarakan Bedah Kampus di Hotel Pangeran Pekanbaru, Ahad (30/1/2022). Acara rutin tahunan ini diikuti 150 orang calon mahasiswa dari SMA yang ada di Riau.

Rencananya Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution hadir pada acara pembukaan. Namun karena masih berada di Bali, diwaliki Kepala Dinas Pendidikan Riau Dr. Kamsol, MM. Hadir juga Kabid PKPLK Disdik Riau Fahmizan, anggota Dewan Pendidikan Riau Fendri Jaswir dan Ketua IKA Undip Riau Dr. Nurhamin, SPt. MH.

Bedah Kampus Undip itu dilaksanakan oleh Undip Visits Riau (UVR) yakni mahasiswa Undip yang berasal dari Provinsi Riau. Tampil sebagai pembicara Ir. Ari Yunianto, M.M.T., Manager Plant Operation Duri PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang juga Anggota IKA Undip dan Ichwan Nugraha Budjang, Ketua BEM Undip 2022.

Ketua UVR 2022 Firza Syahfitrah dalam laporannya mengatakan Bedah Kampus merupakan rangkaian sosialisasi Undip di Riau. Diawali dengan roadshow ke SMA negeri dan swasta, pemeran di mall, tryout online yang diikuti 300 peserta dan ditutup dengan Bedah Kampus.

Tujuannya adalah untuk memperkenalkan Undip kepada adik-adik calon mahasiswa. ”Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta,” kata Firza mengutip pepatah lama itu.

Selain itu, tambahnya, kegiatan ini bagian dari pengabdian mahasiswa untuk masyarakat, dengan moto ‘mengabdi untuk negeri’. ”Kapan lagi kita mengabdi untuk negeri kita, tempat lahir kita, kalau bukan sekarang,” ujarnya.

Bedah Kampus Undip mengambil tema : “Optimizing Self-Potential to Conquer Campus Life”. Artinya, mengoptimalkan potensi diri untuk menaklukkan kehidupan kampus,’ ”Tema ini sengaja diambil untuk menggugah semangat dan motivasi diri para calon Dipo Muda,” ujarnya.

Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Riau (IKMR) Undip, Ayodya Rajayudha, mengatakan calon mahasiswa butuh informasi dan pengalaman. Selama ini mungkin belum dapat informasi. Melalui roadshow, tryout dan Bedah Kampus ini, informasi bermutu akan didapatkan.

Ketua IKA Undip Riau Nurhamin merasakan tiga manfaat kuliah di Undip. Pertama, rasa kebangsaan yang tinggi karena muktikultur mahasiswa di Semarang. Kedua, semangat menuntut ilmu (pendidikan) yang tinggi. Ketiga, aktif di kampus yang menjadi modal untuk berkembang di masa depan.

Kadis Pendidikan Riau, Kamsol menyambut baik kegiatan Bedah Kampus Undip ini. Sebab, akan menambah banyak lulusan SMA melanjutkan ke perguruan tinggi. Kini tingkat APK Perguruan Tinggi Riau baru 38 persen. Artinya, masih banyak (62 persen) tidak menyambung ke perguruan tinggi.

Padahal, katanya, pemerintah Provinsi Riau sudah mengalokasikan beasiswa dan bantuan pendidikan yang cukup besar. Selain KIP Kuliah dan beasiswa Bidik Misi, ada beasiswa prestasi dan bantuan pendidikan. Selain itu, ada juga bantuan pendidikan dari CSR BUMD dan swasta.

Baik Ari Yunianto maupun Ichwan Nugraha sepakat bahwa jurusan apapun yang dipilih calon mahasiswa, tidak menjadi soal. Yang penting, setelah kuliah, harus tekun dan rajin mengembangkan diri. ”Passion itu akan terbentuk sendiri ketika kita kuliah,” kata Ichwan.

Ari Yunianto, misalnya, tamatan Teknik Elektro. Tapi kini bekerja di PT PHR (pengganti Chevron) di Duri. ”Saya sekarang mengepalai teknik eksploitasi minyak, memanej banyak orang berbagai bidang. Elektronya dimana?,” katanya seraya menekankan bahwa jaringan (networking) juga perlu. ***




Bupati Inhil Jamu Dirut Bank Riau Kepri dan Direktur ICC

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Inhil HM Wardan menjamu Direktur utama Bank Riau Kepri beserta rombongan yang akan melaksanakan penanaman bibit mangrove di Kecamatan tanah merah, yang Kamis (27/1/22)

Bupati Inhil sangat mengapresiasi kegiatan penanaman bibit magrove di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan pantai dan ekosistem laut.

“Hutan mangrove merupakan wilayah yang dapat menjaga kelestarian pantai. Hutan mangrove dapat menjadi salah satu sarana penting untuk menyelamatkan garis pantai agar tidak tergerus seperti sering terjadi di wilayah Indragiri Hilir, ungkap HM. Wardan

Dalam rombongan jamuan pagi ini, juga hadir perwakilan Kemendagri, direktur Internasional Coconut Community (ICC) Dr.Jelfina C.Alouw, kepala Bappeda provinsi Riau, ketua TP PPK Inhil serta beberapa kepala OPD Pemkab Inhil.

Pada jamuan pagi tersebut, Bupati Inhil juga menyampaikan tentang kesiapan Kabupaten Indragiri hilir dalam penyambutan kedatangan Menteri koordinator Marvest beserta empat Menteri lainnya pada akhir Januari ini.

“Saat ini Pemkab Inhil sudah persiapkan segala sesuatu untuk kehadiran bapak menko marves yang dijadwalkan pada akhir bulan januari ini, ujar hm.wardan

Diakhir acara jamuan, Bupati Inhil beserta ibu juga memperlihatkan kerajinan masyarakat  berupa pot bunga yang terbuat dari sabut kelapa. Adv