Empat Kecamatan di Inhil Dapat Bantuan Mesin Perontok Padi dari Provinsi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kelompok Tani (poktan) yang tersebar di Empat kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapat bantuan alat perontok padi dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Provinsi Riau, Selasa (24/05/2022) di UPT Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan Kota.

Bantuan alat pertanian yang disalurkan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap Program Nasional (Prognas) Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas PTPH Provinsi Riau yang di wakili oleh Kabid Prasarana dan Sarana Pertania, Ir. Yuliatmi, MP mengatakan bahwa bantuan mesin perontok padi ini merupakan kegiatan pengadaan APBD Riau TA 2022.

Dengan telah disalurkannya alat pertanian ini, Yuliatmi berharap agar diberdayakan oleh kelompok tani serta dijaga dan dirawat sehingga mesin tersebut bisa terus digunakan saat panen tiba.

“Dirawat, jangan sampai rusak dan terbengkalai. Meskipun ini dibeli dengan APBD Riau, namun mesin perontok padi ini merupakan aspirasi dari Ibu Septina Primawati Rusli anggota DPRD Riau dari Golkar,” terangnya.

Pada penyerahan tersebut, Anggota DPRD Riau Hj. Septina Primawati Rusli melalui Johari Wandi menyampaikan bahwa bantuan mesin perontok padi yang masuk aspirasinya ini ada 11 unit. Yang mana semua ini akan disebar di empat kecamatan, yakni Tembilahan Hulu, Batang Tuaka, Keritang dan Sungai Batang.

“Mudah-mudahan bantuan ini membawa manfaat. Jangan lupa untuk dijaga, dirawat dan tidak disalahgunakan, karena ini menyangkut kepercayaan Pemerintah Daerah Provinsi Riau kepada poktan yang menerima bantuan,” tutupnya.

Sementara itu, rasa syukur dan ucapan terimakasih terus mengiringi saat penyerahan dilakukan kepada 11 kelompok tani, hal sebagai tanda kebanggaan kelompok tani yang merasa haknya diperjuangkan dan diperhatikan oleh wakil rakyat yang ada di Provinsi Riau.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak/Ibu Dinas PTHP Provinsi Riau, wabil khusus kepada Ibu Septina Anggota DPRD Riau yang telah memperjuangkan aspirasi kelompok tani kami sehingga mendapatkan bantuan mesin perontok padi,” ujar perwakilan kelompok tani

“Sebelumnya kami belum pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah, mudah-mudahan bantuan ini menjadi pembuka bantuan pemerintah lainnya untuk kelompok tani di Inhil,” tutur Roslam dengan penuh semangat. (Arbain)




Sekda Kuansing Resmikan Yayasan Arsyada Cerenti Madani dan Salurkan 100 Paket Sembako

ARB INdonesia, KUANSING – Sekda Kuansing meresmikan Yayasan Arsyada Cerenti Madani serta menyalurkan 100 Paket Sembako untuk Anak Yatim, Dhuafa serta Guru Ngaji di Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (26/4/2022) di kantor Yayasan Desa Kampung Baru Timur Cerenti.

Acara peresmian tersebut ditandai dengan dengan pengguntingan pita oleh Sekda Kuansing sekaligus penyerahan dokumen badan hukum yayasan sekaligus penyerahan paket sembako.

Plt. Bupati Kuansing yang diwakili oleh Sekda H Dedy Sambudi SKM MKes menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Yayasan Arsyada.

“Semoga semangat Keluarga besar yang dituangkan dalam bentuk Lembaga Yayasan ini bisa menjadi salah satu pintu untuk kemajuan SDM baik di Cerenti maupun Kuansing secara umum,” tutur Sekda.

Sementara itu Ketua Yayasan Arsyada, Yean Asnudi, M.Pd menyebutkan pendirian Yayasan tersebut adalah meneruskan Api semangat yang diturunkan oleh Almarhum Datuk dan Nenek terdahulu.

“Sehingga namanya yayasan ini kami rangkai menjadi nama yayasan ARSYADA yang merupakan kepanjangan dari ARSYAD – DARANA,” kisahnya.

Selain itu, Apendi Arsyad selaku Pendiri dan Ketua Dewan Pembina yayasan mengharapkan Anak-cucu dan Kemenakan yang diamanahkan menjadi pengurus hendaknya bekerja profesional dan penuh rasa tanggungjawab demi kemajuan SDM Cerenti.

Untuk diketahui, kegiatan yang di taja secara Hybrid ini juga dihadiri oleh Keluarga besar Arsyad yang ada di luar Kuansing, baik yang ada di Jabodetabek, Kepri dan Siak yang mengikuti secara Zoom. (rl)

Editor arbain




Jalan Lintas Inhu-Inhil Longsor

ARB INdonesia, PEKANBARU  – Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menyempatkan diri meninjau jalan lintas Rengat-Tembilahan yang mengalami longsor, tepatnya di Dusun Suka Maju, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Inhu, Sabtu (9/4/2022).

Tinjauan tersebut dilakukan Wagubri di sela-sela lawatan Safari Ramadan ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu). 

Saat tinjauan, Wagubri didampingi Karo Pembangunan Setdaprov Riau Al Zuhra, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau Ali Subagio, Camat Kuala Cintaku, dan pihak terkait lainya di Inhu.

Edy Nasution mengatakan, longsor yang terjadi di jalan lintas Inhu-Inhil ini sangat mengkhawatirkan dan harus segera diperbaiki. Sebab jika tidak dalam jarak waktu dekat bisa makin melebar ke badan jalan. 

Apalagi, sebut Edy Nasution, jalan lintas tersebut juga banyak dilintasi kendaraan truk bermuatan berat yang bisa menjadi pemicu terjadinya longsor bertambah luas. 

“Ini harus segera diperbaiki, karena ini kewenangannya di Pemerintah Pusat kita akan segera komunikasikan, agar bisa segera ditindaklanjuti. Karena jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan dua daerah, maka bisa terisolir jika jalan ini putus,” katanya. 

Panjang jalan longsor tersebut mencapai sekitar 10-20 meter, sedangkan yang mengalami retak hampir mencapai 100 meter. Longsor tersebut terjadi akibat abrasi aliran sungai Indragiri. 

“Lokasi ini sebelumnya juga sudah pernah ditinjau langsung oleh gubernur Riau. Maka itu kita akan komunikasikan lagi dengan balai Kementrian PU yang ada di Riau. Sehingga perbaikannya bisa segera dilaksanakan,” tukasnya. 

Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau, Ali Subagio mengatakan, Provinsi Riau memang tidak bisa berbuat apa-apa karena terkendala kewenangan ada Pemerintah Pusat. 

“Kewenangannya ada pada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS), kita akan koordinasikan lagi seperti apa. Karena sesuai koordinasi sebelumnya belum ada penganggaran di tahun 2022 ini,” katanya. 

Sumber: Cakaplah.com




Bupati Inhil HM Wardan Himbau Seluruh Stekholder Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

TEMBILAHAN – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Drs HM Wardan MP pimpin apel kesiapansiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan, bertempat di lapangan kantor bupati Inhil Tembilahan, Sabtu (2/4).

Mencegah lebih baik dari pada mengobati, begitu ucapan Bupati Inhil Drs HM Wardan MP saat memberikan amanat nya, selanjutnya beliau juga memaparkan bahwa kabupaten Inhil memiliki kontur tanah gambut yang rawan terjadi kebakaran.

Apel yang dipimpin lansung Bupati HM.Wardan turut dihadiri Kapolres, Dandim 0314/Inhil yang diwakili Kabag OPS, kepala OPD terkait, beberapa camat, perwakilan perusahaan yang ada di kabupaten Indragiri Hilir dan unsur peserta apel dari unsur TNI, POLRI, BPBD, DAMKAR, Pramuka, organisasi sosial, PMI dan TAGANA.

“Maksud diadakannya apel ini guna mempersiapkan kita dalam menanggulangi dan mencegah kebakaran lahan di musim kemarau yang kerap sekali terjadi di daerah kita,” tambah Bupati.

Bupati juga menyebutkan bahwa titik hotspot api di kabupaten Inhil sudah sebanyak 84 semenjak Januari hingga Maret 2022.

“Ini menjadi perhatian bagi kita semua, baik dari satuan tugas serta segala unsur masyarakat kabupaten Inhil agar titik api ini tidak membesar dan bertambah dan jangan membuka lahan dengan cara di bakar,” tegas Bupati.

Selanjutnya Bupati Inhil Drs HM Wardan MP menyerahkan secara simbolis perlengkapan alat pemadam bagi Masyarakat peduli api di kecamatan yang di terima oleh Camat Tempuling, Batang Tuaka, Kempas dan Pelangiran serta di akhiri dengan pemeriksaan secara lansung kesiapan peralatan para satuan tugas. adv




Bupati Inhil HM Wardan Bersama Unsur Forkopimda Gowes Keliling Kota Tembilahan



ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Agar menjaga kondisi tubuh agar tetap fit serta berguna menambah imun ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan bersama unsur Forkopimda, ketua TP PPK, kepala OPD Pemkab Inhil serta Persatuan ISSI Inhil, melakukan Gowes bersama keliling kota Tembilahan, Sabtu (19/03/22).

Disela melaksanakan gowesnya Bupati Inhil HM Wardan mengatakan, dengan melakukan olah raga bersepeda di tengah pandemi covid19 ini, dapat menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari terpaparnya virus covid19. 

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan olah raga bersama dengan mekukan Gowes keliling kota tembilahan, semoga dengan gowes ini dapat menjaga kebugaran tubuh serta dapat menambah data imun tubuh dalam membentengi diri dari virus covid-19,” ungkap HM Wardan.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mentaati dan menerapkan protokol kesehatan jika melakukan aktifitas diluar rumah seperti mengunkan masker, mencuci tangan, sehingga penyebaran virus corona di Kabupaten Inhil dapat terus menurun.

“Saya (Bupati Inhil,red) menghimbau kepada masyarkat Inhil agar terus mematuhi protokol kesehatan jika bepergian keluar rumah, sepert mengunakan masker, mencuci tangan, agar terhindar atau terpapar dari virus corono,” harap Bupati Inhil.

Adapun rute star yang ditempuh saat melakukan gowes, dari Kediaman Bupati Inhil jalan Kesehatan No 1 Tembilahan, menuju jalan M Yamin, jalan Keritang, jalan Subrantas, jalan Baharudin Yusuf, M Boya, jalan Sudirman, dan berakhir pada besmant kantor Imigrasi tembilahan.  (ADV)




Bupati Inhil Pimpin Rapat MCP Korsupgah  KPK

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Evaluasi Monitoring Center of Prevention (MCP) Program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Rapat lantai 5 Kantor Bupati , Jum’at (18/3/22).

Rapat ini diselenggarakan guna mengevaluasi progres capaian MCP Korsupgah Pemkab. Inhil yang selanjutnya akan disampaikan pada saat rapat evaluasi di Tingkat Provinsi. Dalam pertemuan kali ini Bupati Inhil HM. Wardan memimpin rapat secara langsung didampingi Sekretaris Daerah (sekda) H. Afrizal, Inspektur serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Inhil

Bupati Inhil menyampaikan bahwa Rapat Evaluasi Progres Capaian MCP Korsupgah ini merupakan bagian dari rencana aksi dalam pemberantasan korupsi yang terintegrasi dan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Yang setiap laporan kerja OPD memiliki nilai standar dan terpantau langsung oleh pihak KPK melalui aplikasi yang disediakan, sehingga tanpa KPK berkunjung ke daerah pun sudah bisa mengontrol dan menilai hasil kerja kita dan dilakukan pencegahan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Bupati.

Dikatakan, pertemuan ini sebagai bentuk komitmen kuat bersama dalam mewujudkan Pemerintahan yang baik, efektif, transparan, dan bebas korupsi berbasis elektronik, demi kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Untuk diketahui, Program MCP sebagai alat pelaksanaan monitoring dan evaluasi atas progres rencana aksi yang dilaksanakan oleh Pemkab, melalui aplikasi MCP Korsupgah KPK online yang terus ter-update dan terpantau. Tujuannya, untuk mendorong pemerintah daerah dalam penyelenggaraan tata kelola keuangan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Adapun fokus secara umum terdiri atas Perencanaan dan Penganggaran (e-Planning dan e-Budgeting), dengan 8 (delapan) Capaian Indikator Area Intervensi diantaranya Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Management ASN, Tata Kelola Dana Desa, Optimalisasi Pendapatan Daerah, dan Managemen Aset Daerah.

MCP yang dipenuhi oleh masing-masing instansi pelayanan publik selanjutnya diintegrasikan dalam aplikasi, sehingga dapat dipetakan elemen-elemen resiko korupsi berdasarkan sektor, wilayah, atau instansi yang rentan dan menterjemahkan pemahaman tersebut menjadi gambaran strategis dan prioritas rekomendasi yang akan memberikan arahan bagi upaya pencegahan korupsi.

MCP dan RAD PPK sendiri berguna sebagai bagian upaya pencegahan korupsi terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah dan penyelenggara negara lainnya.

Diskominfo pers Inhil/adv