Kampar Masuk Tiga Besar Peredaran Narkoba di Riau

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid berbincang dengan tersangka narkoba di Mapolres Kampar, Kamis (5/12/2019). Foto cakaplahcom





ARB INdonesia, KAMPAR – Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid mengungkapkan bahwa banyak pintu masuk narkoba di Riau, termasuk di kabupaten Kampar. Tingkat penggunaan narkoba di Kampar juga cukup tinggi dan masuk tiga besar di Riau.

Untuk itu ia meminta agar masyarakat pro aktif dan segera melaporkan setiap informasi dugaan penyalahgunaan narkoba.

Ia menambahkan, pintu masuk narkoba tersebut tidak hanya dari dalam negeri, namun juga berasal dari luar negeri. Barang haram itu beredar hingga ke pelosok desa. Dan lebih parah lagi telah banyak para pelajar yang menjadi sasaran empuk peredaran barang haram itu.





Pria yang baru dilantik sebagai Kapolres Kampar 17 November lalu itu juga mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba yang tinggi ini memiliki dampak yang sangat besar danmerusak generasi muda.

“Kita harus bangun komitmen bersama perang terhadap narkoba,” tegas Kholid.

Ia minta masyarakat tak segan-segan atau takut melaporkan orang yang diduga terlibat narkoba. “Apabila ada informasi penyalahgunaan narkoba mohon segera mungkin dilaporkan,” ulas Kholid seraya mengajak masyarakat Kampar perangi narkoba sehingga penyalahgunaan narkoba menjadi turun dan generasi muda bisa menjalani kehidupan lebih baik.





Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2019/12/06/kampar-masuk-tiga-besar-peredaran-narkoba-di-riau/#sthash.3bBrslcj.90EUPXSF.dpbs




Usulan ASN Libur Hari Jumat, Ini Kata Walikota Pekanbaru

Walikota Pekanbaru, DR Firdaus ST MT. Foto cakaplahcom





ARB INdonesia, PEKANBARU – Pemerintah sedang merancang sistem kerja baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika sudah diterapkan, abdi negara itu hanya bekerja empat hari saja dalam seminggu.

Artinya, akan ada penambahan libur bagi ASN. Biasanya libur hanya di hari Sabtu dan Minggu, ke depan akan mendapat tambahan libur di hari Jumat.





Menanggapi itu, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT menyebut Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menjalankan sistem tersebut jika memang diberlakukan.

Ia menilai sistem itu tidak akan mengurangi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. “Intinya tidak mengurangi pelayanan baik dari segi kuantitas dan kualitas kepada masyarakat,” kata Walikota, Jumat (6/12/2019).

Apalagi, kata dia, wacana itu tentu sudah melalui kajian-kajian sebelum diterapkan. “Tentunya kondisi ini sudah melalui kajian-kajian intensif oleh KASN dan para pakar. Dengan mengkaji efektifitas jam kerja bagi para pegawai pemerintah,” jelasnya.





Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2019/12/06/usulan-asn-libur-hari-jumat-ini-kata-walikota-pekanbaru/#sthash.RGRz3jev.dpbs




Inhu Kabupaten Pertama di Riau Gelar Pilkades Gunakan Sistem e-Voting

Masyarakat antusias ikuti Pilkades di Inhu. Foto riaumandiri.co





ARB INdonesia, INDRAGIRI HULU – Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 gelombang ketiga, Rabu (4/12/2019). Hebatnya, Indragiri Hulu melaksanakan pemungutan suara Pilkdes dengan menggunakan sistem e-voting.

Supandi selaku Plt Kepala Bagian Pemdes Setdakab Inhu yang merupakan leading sector pilkades serentak menuturkan, terkait teknis pelaksanaan Pilkades serentak 2019 ini sudah diatur di dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 40/2019. Bagian Pemdes Setdakab Inhu juga sudah turun melakukan sosialisasi terkait ke desa-desa. 

Dari 61 desa yang melaksanakan pilkades serentak, 3 desa ditunjuk melaksanakan pemilihan dengan sistem e-voting. Ketiga desa tersebut yaitu Desa Batu Gajah Kecamatan Pasir Penyu, Desa Sidomulyo Kecamatan Lirik dan Desa Sungai Baung, Kecamatan Rengat Barat.





Untuk itu, Bagian Pemdes Setdakab Inhu berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Inhu menyiapkan alat yang digunakan pada Pilkades sistem e-voting ini. Selain itu, Diskominfo Inhu juga sudah menyiapkan tim teknis dilapangan untuk membantu kelancaran e-voting.

“Kabupaten Indragiri Hulu sudah 2 tahun yang lalu melakukan proses inovasi yaitu melakukan perubahan-perubahan dalam penyelenggaraan proses pemerintahannya sesuai amanat PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Sistem Inovasi Daerah” ujar Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Andrari Grahitandaru saat ditemui di sela-sela kegiatannya memantau jalannya e-voting di Desa Batu Gajah. 

Pilkades secara e-voting menggunakan KTP elektronik merupakan sebuah upaya dimana masyarakat harus diverifikasi ketika datang ke TPS, sehingga tidak ada lagi pemilih ganda atau fiktif. 

Andrari juga menambahkan bahwa Inhu menjadi kabupaten pertama di Provinsi Riau yang menggunakan sistem E-Voting. Hal ini tentunya menjadi sesuatu yang patut dibanggakan khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu. 





Di seluruh Indonesia sudah ada 27 Kabupaten di 11 Provinsi yang telah melaksanakan e-voting berbasis KTP elektronik. “Selamat kepada Inhu, semoga dapat terus berinovasi dan kedepannya setiap desa dapat menjadi desa yang cerdas dimulai dengan pilkadesnya yang sudah menggunakan e-voting” tutup Andrari.

Juga tampak hadir di TPS Desa Batu Gajah Kepala Satpol PP Inhu, dan Camat Pasir Penyu yang ikut memantau jalannya e-voting. Pada kesempatan tersebut, Kasatpol PP Inhu Boby Rachmat mengungkapkan apresiasinya “ini merupakan suatu inovasi dan tentunya menjadi catatan penting bagi kita, kedepannya kita berharap inovasi ini dapat lebih ditingkatkan”. 

Boby menambahkan hal ini tidak terlepas dari dukungan Bupati Inhu H. Yopi Arianto, SE beserta seluruh jajaran yang hari ini juga turun bersama-sama memantau pelaksanaan pilkades. Boby berharap pilkades kali ini berjalan tertib dan lancar hingga selesai nanti.





Antusiasme masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya juga cukup tinggi. Tampak dari membludaknya warga yang datang ke TPS. Untuk Desa Batu Gajah sendiri ada sekitar 2039 Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

Nurul, seorang siswa yang juga merupakan salah seorang pemilih pemula di Desa Batu Gajah ditemui usai menggunakan hak pilihnya mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya, prosesnya juga terasa lebih mudah dengan adanya sistem e-voting. 

Hal yang sama juga disampaikan pemilih lainnya bernama Indah “lebih praktis, bagi pemilih usia lanjut juga lebih mudah karena kita cukup menekan layar, panitia juga memberi kami arahan dengan baik”.

Sekretaris Daerah Inhu Hendrizal didampingi Plt Kabag Pemdes Setdakab Inhu Supandi, juga ikut turun langsung memantau ke desa-desa. Termasuk salah satunya Desa Batu Gajah. Setibanya di TPS, Hendrizal tampak meyalami dan berbicara dengan panitia serta calon kades mengenai situasi terkini sembari memantau jalannya proses pemilihan.





Sumber riaumandiri.co
https://www.riaumandiri.id/read/detail/77965/inhu-kabupaten-pertama-di-riau-gelar-pilkades-gunakan-sistem-evoting




Tim Gabungan Gelar Simulasi Penanggulangan Karhutla dan Deklarasi Inhil Bebas Asap Tahun 2020

Simulasi Karhutla, foto arb





ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –  Tim gabungan antara Polri, BPBD, TNI, Satpol PP, MPA, Regu RPK serta masyarakat  setempat menggelar simulasi penanggulangan Kabakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Parit minang Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (04/12/2019).

Selain menimbulkan kesadaran bagi masyarakat maupun perusahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, simulasi ini juga bertujuan sabagai upaya cepat tanggap guna mengantisipasi terjadinya karhutla di kemudian hari.

Dari pantauan langsung arbindonesia.com,  pergelaran simulasi ini terlihat nyata bahwa sedang benar terjadi suatu peristiwa karhutla ditempat tersebut.

Hal itu ditandai dengan banyaknya titik api yang dihidupkan pada lahan gambut dan disertai asap hitam tebal yang menghalangi tajamnya sinar matahari.





Berikut Deretan simulasinya :

Simulasi sosialisasi bahaya karhutla, foto arb

1. Mulai dari sosialisasi, himbauan dan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang larangan dan bahaya membakar hutan dan lahan oleh Sat Binmas Polres Inhil.

2. Memberikan Maklumat Kapolda Riau kepada masyarakat tentang larangan membakar hutan dan lahan, sebagai upaya pencegahan terjadinya karhutla. Dilanjutkan dengan patroli antisipasi karhutla pada tingkat Desa/Kecamatan oleh TNI dan Polisi.

3. Pembuatan kanal Blocking dan Embung sebagai tempat penampung air agar tidak kering pada saat musim kemarau, dan menjaga kondisi tanah gambut agar tetap lembab.

4. Dilanjutkan dengan simulasi terpantaunya beberapa titik Hotspot, hingga dilakukan pemadam secara total oleh Tim gabungan antara Polri, BPBD, TNI, Satpol PP, MPA, Regu RPK serta masyarakat  setempat.

5. Terakhir  Satreskrim Polres Inhil melakukan penyelidikan penyebab terjadinya karhutla, hingga Tim Satgas Gakkum Karhutla Polres Inhil  mengamankan pelaku pembakaran.





Pemkab Indragiri Hilir

Foto Kodim 0314/Inhil, Serda Tarsa Supriatma

Dari pergelaran simulasi ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Wakil Bupati Inhil, H Syamasudin Uti menyampaikan, pergelaran simulasi ini merupakan suatu kerjasama dalam upaya  pemerintah serta unsur Forkopimda untuk mencegah dan menanggulangi karhutla di kabupaten Indragiri Hilir.

“Saya mengajak setiap unsur serta lapisan masyarakat dan perusahaan jangan sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar,” ajak Wabub.

Dihadapan pimpinan unsur Forkopimda dan unsur Forkopimcam serta humas di beberapa Perusahaan yang ada di Inhil, SU menekankan kepada pihak perusahaan untuk kedepannya pihak perusahaan juga harus mempersiapkan alat-alat pemadam untuk penangan karhutla.

“Kami tidak minta uang, tetapi kmi minta tolong perhatikan lahan- lahan milik perusahaan itu. Mari sama-sama kita menjaga, alam jaga kita kita jaga alam,” Semprot SU kepada perusahaan yang diiringi tepuk tangan.





Polres Inhil

Hal itu juga diungkapkan oleh Kapolres Inhil melalui Wakapolres Inhil Kompol R Firdaus SH pada awal pembukaan simulasi, disampaikannya kegiatan simulasi ini agar menciptakan kesadaran pada masyarakat dan perusahan yang membuka lahan tidak dengan membakar.

“Karena sudah jelas sanksinya, sekali pun itu hanya 2 hektar jangan coba-coba untuk membakar,” ujarnya.





Dandim 0314/Inhil

Foto Kodim 0314/Inhil, Serda Tarsa Supriatma

Sementara itu, diakhir simulasi ini dilaksanakan, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menyampaikan harapannya kedepan semoga tidak terjadi lagi karhutla di Inhil, jika pun terjadi karna faktor alam maka melalui simulasi ini kita sudah sigap,cepat dan tepat dalam penangan karhutla.

“Kedepannya semoga kita mampu untuk mengaplikasikannya, jangan kita hanya menjadi generasi ‘W’ (wacana). Mudah-mudahan Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2020 tidak adalagi karhutla dan bebas dari asap,” imbuh Dandim 0314/Inhil.





Deklarasi Indragiri Hilir Bebas Asap Tahun 2020

Foto Kodim 0314/Inhil, Serda Tarsa Supriatma

Selain dari menggelar kegiatan simulasi, di penghujung acara juga digelar ‘Deklarasi Indragiri Hilir Bebas Asap Tahun 2020’ yang dipimpin oleh Wakil Bupati Inhil  H Syamsudin Uti  dan diakhiri dengan penandatanganan.

Berikut isi deklarasinya:
Kami forkompimda Inhil berserta segenap masyarakat Indragiri Hilir dan pihak perusahaan menyatakan :

Menolak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabuoaten Indragiri Hilir, dan kmi siap mendukung  Polri dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan. 

Reporter Arbain




Ratusan gram Sabu di Blender, Dandim Apresiasi Kinerja Polres Inhil

Foto : Dandim 0314/Inhil bersama Wakil Bupati Inhil





ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komandan Kodim 0314/Inhil penuhi undangan Polres Inhil dalam melaksanakan pemusnahan Barang Bukti hasil tangkapan dari Operasi Antik Muara Takus yang dilaksanakan selama 22 hari, Selasa (03/12/19) pagi.

Selama Operasi berjalan, 16 kasus berhasil dibongkar oleh Satres Narkoba Polres Inhil dengan mengamankan 22 orang tersangka, termasuk diantaranya seorang ASN dan Anggota Polri.

Berdasarkan data  yang dihimpun dari pemusnahan ini, sebanyak 532,45 gram sabu serta 126 butir ekstasi dengan berat 40,04 gram di lebur menggunakan mesin blender serta dicampur dengan cairan berupa air keras.





Pemusnahan itu disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Inhil H Syamsudin Uti, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kajari Inhil Susilo, Kepala Pengadilan Negeri Tembilahan Nurmala Sinuraat, Kasat Narkoba Inhil AKP Bachtiar, Kepala KPLP Tembilahan dan Organisasi Penggiat Narkoba serta para awak Media.

Melalui kegiatan yang dilaksakan di halaman Polres Inhil tersebut, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faisal saat di wawancarai media menuturkan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi jajaran Polres Inhil tentunya dalam hal memberantas narkoba.

“Saya mengapresiasi kinerja Polres Inhil dalam memberantas kejahatan terutama Narkoba. Kami dari Kodim 0314/Inhil sangat mendukung segala upaya yang dilaksanakan selama ini. Karena Narkoba dapat merusak generasi penerus bangsa ini,” imbuhnya.





Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman mengingatkan serta menghimbau kepada masyarakat Inhil, terutama para remaja agar waspada serta menjauhi barang haram tersebut.

“Narkoba dapat merusak generasi penerus bangsa. Kesehatan diri dan mental hancur akibat penyalahgunaan narkoba.” imbuhnya.

Untuk diketahui, setelah dilaksanakan pemusanahan barang haram dengan cara di blender, kemudian BB yang berubah menjadi cairan tersebut dibuang dilubang kloset WC.

Reporter Arbain

https://youtu.be/zp1sdrUo1l8
Video Pemusnahan Narkoba



Gubri Beri Penghargaan kepada Daerah yang Sukses Gerakkan Destinasi Wisata

Foto : Gubernur Riau Syamsuar menyerahkan penghargaan destinasi wisata favorit kepada Bupati Kampar. riaumandiri.co





ARB INdonesia, PEKANBARU – Gubernur Riau Syamsuar memberikan penghargaan Pesona Destinasi Favorit kepada kabupaten/kota, Senin (2/12/2019) di Laman Bujang Mat Syam Kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji Purna MTQ Pekanbaru. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk daerah dalam pengelolaan destinasi wisata.

Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Riau dengan acuan penilain berbasis 3A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas) dan 3S ( Size, Sustainable, Spread). 

Adapun destinasi yang meraih prestasi pada ajang penghargaan ini di antaranya Rimbang Baling dari Kabupaten Kampar sebagai destinasi favorit, Masjid Agung Islamic Centre dari Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hulu sebagai destinasi wisata halal, Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuansing sebagai destinasi event favorit.





Selanjutnya destinasi wisata sejarah favorit diraih Istana Asserayah Al Hasyimiah Kabupaten Siak. Sedangkan penghargaan kepada bupati/wali kota diraih oleh Bupati Siak Alfedri atas kinerjanya di sektor pariwisata. 

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, kegiatan ini bagus untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada kabupaten/kota dalam mengelola destinasi dan menjadi daya tarik wisata di daerah. 

Menurut dia, sejauh ini daerah-daerah yang telah menunjukkan perkembangan pariwisata telah nampak, baik alamnya maupun wisata religi. 

“Harapan saya ini akan menjadi motivasi daerah agar kunjungan dapat bertambah. Namun promosinya juga harus ditingkatkan. Kegiatan yang begitu banyak ini melibatkan kabupaten/kota,” ujar Syamsuar. 





Pada kesempatan tersebut, Gubri juga meminta kepada seluruh kabupaten/kota dan Dinas Pariwisata untuk menyiapkan pariwisata yang tidak membosankan, dengan membuat kegiatan-kegiatan yang bisa mendatangkan wisatawan ke Riau. 

“Dalam memajukan pariwisata itu, buatlah iven-iven menarik yang punya kesan. Yang melihat itu kesannya bagus, jangan sampai tidak ada daya tarik. Saya menyimak kegiatan yang ada saat ini sulit membedakan mana budaya dan pariwisata. Riau ini kaya dengan budaya dan cagar budaya yang mempunyai nilai jual ingin melihat cagar budaya di daerah, di kabupaten kota,” katanya. 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada kabupaten/kota yang sudah berproses dan berhasil dalam mengembangkan destinasi dan daya tarik wisata di daerahnya. 

“Kegiatan ini juga menstimulan para pengelola destinasi dalam mengelola destinasi di daerahnya, sebagai instrumen atau alat ukur sejauh mana keberhasilan dan partisipasi serta kerja sama sektor  pemerintah maupun swasta dan masyarakat dalam pembangunan pariwisata dalam mengelola destinasi di daerahnya,” kata Yoserizal. (*)





Sumber riaumandiri.co
https://www.riaumandiri.id/read/detail/77887/gubri-beri-penghargaan-kepada-daerah-yang-sukses-gerakkan-destinasi-wisata