Jelang Perayaan Natal di Inhil, TNI dan Polri Gelar Apel Gabungan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – TNI bersama Polri melaksanakan Apel gabungan kesiapsiagaan jelang Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru) bertempat di lapangan apel Mapolres Inhil, jalan Gajah Mada Tembilahan, Inhil, Selasa (24/12/2019) sore.

Apel gabungan kesiapsiagaan dalam rangka Nataru tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal.

Dalam penyampaian apel oleh Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengatakan dalam Natal dan tahun baru 2020 akan memberikan kenyamanan dan kelancaran dalam melakukan ibadah kepada saudara kita yang melaksanakannya.






“Laksanakan tugas dengan baik dan ikhlas, lakukan deteksi dini cegah dini dan cermati setiap perkembangan situasi yang terjadi dan segera melapor kepada pimpinan masing-masing, sehingga  dapat mengambil langkah-langkah dengan cepat,” ucapnya kepada peserta apel.

Ia juga mengajak seluruh komponen yang ada di Inhil untuk mewujudkan Kabupaten Indragiri Hilir dengan situasi yang kondusif dan mengapresiasi kerjasama TNI-POLRI dalam menjaga suasana yang baik.






Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman SIK menyebutkan apel gabungan kesiapsiagaan terdiri dari Perwira staf Polres Inhil 1 pleton, Kodim 0314/Inhil 1 pleton dan anggota Polres Inhil 1 kompi.

“Adapun titik-titik sasaran pengamanan yakni Gereja HKBP, jalan Gajah Mada, Gereja Katolik Stati Hotel Grand, Hotel top 5 jalan Telaga Biru dan Gereja GBIS jalan SKB lorong Palas Tembilahan,” ungkapnya. (Arb/rl)




Mengenal Konsep Nagara Rimba Nusa, Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru

Kementerian PUPR Tetapkan Pemenang Sayembara Ibu Kota Negara. ©2019 Liputan6.com/Athika Rahma






ARB INdonesia, JAKARTA – Tim yang diinisiasi oleh Sofian Sibarani, arsitek dari Urban+ telah memenangkan sayembara desain ibu kota negara (IKN) dengan konsep desainnya yang diberi judul Nagara Rimba Nusa. Sofian mencoba menampilkan konsep ibu kota yang ramah lingkungan namun tetap modern dan berbasis smart city.

Dia menjelaskan, kompetisi ini menjadi wadah segala ahli untuk menyatukan pikiran membentuk konsep ibu kota baru yang bisa dibanggakan.






“Ada ahli lanskap, ahli lingkungan, dan lain-lainnya. Ini kompleks, karena kita berpikir bagaimana bisa mewujudkan keseimbangan pembangunan, bagaimana bisa manusia bersanding dengan alam, karena di sejarah kita sebagian besar selalu tidak berhasil,” ujar Sofian di Gedung Kementerian PUPR, Senin (23/12).

Sofian melanjutkan, timnya sengaja membuat kompleks bangunan yang saling berdekatan agar penduduknya bisa dengan mudah melakukan mobilisasi. Ibu kota rancangan tim Sofian ini mengadaptasi prinsip bio mimikri. Artinya, pembangunan dilakukan menyesuaikan dengan karakteristik hutan, tidak menghalangi aliran air dan angin.






“Kemudian, kami memilih lokasi dengan dengan air karena menurut kami, Indonesia negara maritim dan harus memperlihatkan kekuatan maritimnya. Ini adalah kebanggaan Indonesia juga,” ungkap Sofian.

Urusan banjir, Sofian mengatakan timnya telah mendesain di lahan bekas perkebunan yang konturnya di atas 10 meter. “Bekas perkebunan tidak mungkin kena banjir karena logikanya, masyarakat di sana berkebun agar bisa berbuah. Tidak mungkin mereka memilih lahan yang rawan banjir. Di samping itu, masyarakat juga telah membangun pertahanan banjir,” ujar Sofian.

Sementara, area pembangunan akan berkisar 2.000 hingga 3.000 hektar. Sisanya akan dibiarkan menjadi lahan hijau tempat bekantan dan hewan endemik lain hidup.

“Nanti kita akan bangun jalur yang tidak menyentuh habitat bekantan,” imbuhnya.






Bekerja di Pemerintahan

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) membuka peluang untuk merekrut pemenang sayembara desain ibu kota negara (IKN) masuk ke dalam tim pemerintah. Nantinya, desain tersebut akan digunakan dan dikembangkan lagi bersama pemerintah untuk proses akhirnya.

“Itu bisa saja terbuka kemungkinan (direkrut) untuk itu amat sangat terbuka,” Kata Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/12).

Dia mengatakan, dengan diumumkannya pemenang desain sayembara ibu kota negara, maka sepenuhnya desain itu akan menjadi milik negara. Setidaknya, desain tersebut menjadi gagasan pemerintah untuk mengimplementasikan desain tersebut menjadi bentuk nyata.

“Ketika menjadi milik negara maka dia akan pemicu pemantik kita untuk sebuah gagasan. Jadi gagasannya yang kita beli, sebenarnya gagasan yang kita ambil tematiknya,” jelas dia.






Sumber merdeka.com / liputan6.com
https://m.merdeka.com/uang/mengenal-konsep-nagara-rimba-nusa-pemenang-sayembara-desain-ibu-kota-baru.html




Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil: Kehadiran Masyarakat Tanda Cinta Terhadap Syiar Islam

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti iven keagamaan. Menurutnya, kehadiran masyarakat merupakan tanda cinta terhadap syiar Islam.

Hal ini diungkapkan Bupati saat memperingati Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani dan Haul Jama’ serta HUT Ponpes Al-Baaqiyaatussa’adiyah Ke-19 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-23 Cabang Tembilahan, Sabtu (21/12/2019) di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.






“Terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Inhil yang sangat antusias mengikuti acara keagamaan seperti ini baik dikota maupun di desa-desa,” kata Bupati dihadapan para Jamaah.

Dalam Haul Akbar 1441 H yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Alim Ulama, Ketua TP PKK, Hj Zulaikhah Wardan, Tokoh Masyarakat, diungkapkan Bupati, informasi terkait penyelenggaraan kegiatan mesti ditingkatkan lagi.

“Ke depan semoga kegiatan seperti ini lebih ditingkatkan lagi sehingga informasinya sampai kedesa. Karena, kehadiran masyarakat merupakan tanda cintanya masyarakat Inhil akan Syiar Islam dan ini diharapkan untuk dipertahankan,” pungkas Bupati.






Pada kesempatan ini, Bupati juga menekankan agar masyarakat untuk lebih menjaga sikap toleransi antar umat beragama. Menurut Bupati, saling menghormati antar umat beragama akan berdampak positif terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas HUT Ponpes Al-Baaqiyaatussa’adiyah Ke-19 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-23 Cabang Tembilahan.

Haul Akbar ini diisi dengan tausiyah oleh Penceramah KH Muhammad Idrus Ramli yang merupakan Dewan Pakar Aswaja Centre PWNU Provinsi Jawa Timur.






Dalam tausiyahnya, KH Muhammad Idrus Ramli menyampaikan tentang keberkahan mendo’akan bagi umat Muslim yang sudah meninggal.

“Dengan acara haul hari ini, kita berharap kepada Allah SWT semoga meninggikan derajat kita semuanya dan menjaga lingkungan kita. Terakhir semoga Allah menjaga daerah kita,” jelasnya. (Arb/rl)




Razia Yustisi di Inhil, 7 Pasangan Muda-mudi Diamankan Satpol PP

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat jelang pergantian tahun baru Masehi 2020, Pemerintah Kabupaten Indragiri melalui Satpol PP, TNI, Polri serta LSM  menggelar Razia ‘Yustisi’ gabungan di sekitar wilayah Tembilahan Kota dan Tambilahan Hulu, Jum’at (21/12/2019) malam.






Dari Razia tersebut, Tim Yustisi berhasil mengamankan sejumlah pasangan yang tidak memiliki hubungan yang sah  yang terjaring sebagai penyakit masyarakat (Pekat).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Inhil, TM Syaifullah mengatakan, dari 27 titik razia yang dilakukan sebanyak 7 pasang muda-mudi atau 14 orang yang diamankan sedang berduaan didalam kamar dibeberapa tempat penginapan.






“Dari beberapa yang terjaring pun masih ada yang di bawah umur 18 tahun. Semua digiring menuju kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan, dan dilakukan pemanggilan pihak keluarga,” ujarnya.

Selain itu, Kasatpol PP juga mengatakan bedasarkan Peraturan Daerah pihak nya akan terus melakukan Razia Yustisi dengan jadwal yang tidak di tentukan.

“Kita berharap kedepan tidak ada lagi yang terjaring seperti yang sudah didapatkan malam ini,” harap Syaifullah. (Arb)




Gelar Rapat Bersama, Abdul Wahid laporkan ini Kepada Bupati Inhil

Foto bersama usai pertemuan






ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP memimpin rapat bersama Anggota Komisi VII DPR RI Abdul Wahid di Ruang Rapat Kediaman Dinas Bupati Inhil, Jalan Kesehatan Nomor 1 Tembilahan, Sabtu (21/12/2019).

Rapat ini membahas mengenai Energi, dan Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), serta pembangunan infrastruktur yang ada di Inhil.

Turut hadir pada rapat tersebut sejumlah Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Inhil, Anggota DPRD Inhil, Pimpinan PLN Tembilahan, dan tamu undangan lain.






Abdul Wahid dalam kesempatan itu melaporkan beberapa cara untuk mengantisipasi kelangkaan BBM dan gas, serta mempertahankan potensi terbesar di Inhil yaitu kelapa.

Selain itu, ia optimis agar pada tahun depan, seluruh pelosok di Kabupaten Inhil terang benderang pada malam hari.

“Tahun 2019 di Inhil masih ada 29 desa yang belum dapat aliran listrik. Tahun 2020 targetnya listrik sampai ke dusun. Kemudian kuota subsidi BBM di Inhil lebih kecil dibandingkan Kuansing, padahal jumlah penduduk lebih besar,” tuturnya.






Sementara itu, Bupati menegaskan untuk memanfaatkan peluang besar pada pengembangan perkelapaan, mengingat Pemkab Inhil beberapa waktu lalu telah banyak melakukan MoU dengan perusahaan-perusahaan pengolah produk turunan kelapa.

“Mudah-mudahan ke depan ada mesin-mesin yang dapat digunakan oleh masyarakat. 197 desa sudah terbentuk BUMDes. Saya mengharapkan BUMDes ini dapat dimaksimalkan,” kata Wardan.

Saat ini, Bupati mengungkapkan BUMDes yang aktif dan sehat belum mencapai 20 persen. Dirinya tidak berhenti memberi dukungan dan dorongan agar BUMDes terus berkembang dengan menggali potensi di masing-masing desa, karena prioritas BUMDes dibentuk ialah untuk membentuk unit-unit usaha produk turunan kelapa. (*)






Sumber iklik.co.id




Musda ke-IV LAMR Inhil Ditutup, Ketua dan Pengurus Harus Ingat Pesan HM Wardan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. M Wardan secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhil, Jumat (20/12/19) malam pukul 19:30 Wib di Gedung Engku Kelana, Jalan Baharudin Yusuf Tembilahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan, S.I.K., Para Pimpinan dan Anggota DPRD Inhil, Unsur Forkopimda Inhil, Ketua MKA LAM Riau Datuk Sri H. Al Azhar, Sekretaris Umum DPH LAM Riau, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Para Pengurus LAMR Inhil, serta para tamu undangan lainnya.






H Said Syarifuddin selaku Ketua DPH LAMR Inhil terpilih, dalam kata sambutannya menuturkan semoga LAMR Inhil dapat ikut serta membantu pemerintah memajukan Kabupaten Inhil.

“Semoga kedepannya kepengurusan ini dapat membangkitkan LAMR Inhil kembali dan turut serta dalam membantu pemerintah kabupaten dalam memajukan daerah dan program-program kerja Pemerintah Daerah kedepannya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bupati Inhil HM Wardan dalam penuturannya saat memberi kata sambutan mengatakan, semoga ketua beserta pengurus-pengurus LAMR Inhil dengan masa khidmat 2019-2024 yang terpilih dapat menjalankan amanah. Juga dapat menjaga dengan sebaik-baiknya dan segenap pengurus senantiasa dapat bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Inhil.






“Musyawarah pada hakekatnya menyatukan Visi, bertujuan untuk menyamakan tujuan dan membulatkan suara, serta sebagai wadah silaturahmi. Musyawarah mampu pula mencari solusi dalam sebuah permasalahan, mempererat persatuan, dan berguna dalam meningkatkan kesatuan untuk menjaga kesolidan organisasi, terutama dalam tubuh LAMR Inhil ini,” ujar Bupati Inhil.

H. M Wardan menambahkan, hendaknya para peserta Musda mampu menerapkan dan mengaplikasikan makna dan prinsip-prinsip bermusyawarah.

“Tujuanya adalah menjaga Visi yang telah disepakati agar Inhil tetap solid, serta dapat membawa Misi dan tujuan demi terwujudnya masyarakat adat yang berbudaya Melayu, maju, dan sejahtera dalam tatanan masyarakat madani pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.






Bupati Inhil atas nama pemerintah daerah Kabupaten Inhil memberikan apresiasi dan penghargaan kepada LAMR Inhil yang telah sukses melaksanakan Musda ke-IV tersebut.

“Harapan saya hendaknya kesuksesan pelaksanaan Musda ini dapat pula diteruskan dengan sukses dalam menjalankan langkah-langkah dan program-program yang telah distrategikan dan dirumuskan, guna memajukan Lembaga Adat ini untuk membangun Negeri,” harap HM Wardan.

Terakhir Bupati Inhil H. M Warda berpesan kepada ketua terpilih LAMR Inhil, agar menjalankan amanah yang diberikan dan mampu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dan kepada anggota hendaknya tidak membiarkan pemimpin bekerja sendirian.

“Karena dukungan penuh dari segenap pengurus sangat menentukan keberhasilan Lembaga Adat,” tutup Bupati Inhil.
(Arb)