Wakil Bupati Inhil Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

ARBindobesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Inhil Tahun 2025, Rabu (24/12/2025), bertempat di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Bupati Indragiri Hilir, Jalan Akasia, Tembilahan.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, serta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Tantawi Jauhari, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Fajar Husin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yuliantini menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan menegaskan bahwa promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier ASN yang dilaksanakan secara objektif dan profesional.

“Pelaksanaan promosi jabatan ini merupakan hal yang lumrah dalam sistem kepegawaian, untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus sebagai upaya pembinaan dan pengembangan karier ASN. Semua dilakukan berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan persyaratan jabatan, bukan atas dasar suka atau tidak suka,” tegas Yuliantini.

Ia menjelaskan bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama telah melalui mekanisme seleksi terbuka sesuai peraturan perundang-undangan, serta memperoleh persetujuan dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Proses seleksi telah dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel, termasuk melalui assessment kompetensi yang terakreditasi. Bahkan, pada pelantikan ini terdapat ASN dari luar Kabupaten Indragiri Hilir, yang menunjukkan bahwa Pemkab Inhil terbuka bagi ASN yang memiliki kompetensi dan komitmen untuk memperkuat pemerintahan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik mampu membawa semangat baru, melakukan pembenahan internal, serta menciptakan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Saya meminta kepada seluruh pejabat yang dilantik agar melakukan perbaikan dan perubahan positif di OPD masing-masing, membangun budaya kerja yang inovatif, serta menjadi pemimpin yang mampu memberi motivasi, mengayomi, dan mendorong kinerja seluruh jajaran,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar para pejabat segera menyelesaikan tugas-tugas lama mengingat saat ini berada di akhir Tahun Anggaran 2025, serta mempersiapkan evaluasi kinerja untuk menghadapi Tahun Anggaran 2026 agar pelaksanaan program ke depan lebih optimal.

Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

Sugiyanto, S.Sos – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir

dr. Udin Syafrudin, M.Kes – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir

Hardinata, SP., MM – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indragiri Hilir

Yuliargo, SP – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indragiri Hilir

Drs. Eko Radhippa, MM – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir

Feri Irawan, SE., M.Si – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Indragiri Hilir

H. Fihasrin, SE., M.Si – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir

Efrizon, S.IP., M.Ec.Dev – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir

Irdawati, SKM., MM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Indragiri Hilir

Zailani, S.Sos – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Indragiri Hilir. *




Launching Mal Pelayanan Publik Indragiri Hilir

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, secara resmi meresmikan Soft Launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Indragiri Hilir yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Tembilahan, Senin (22/12/2025). Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Inhil sebagai simbol dimulainya operasional pelayanan terpadu bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa kehadiran MPP merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Peresmian soft launching Mal Pelayanan Publik ini merupakan momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang terintegrasi, cepat, mudah, dan transparan,” ujar Herman.

Ia menyampaikan, pelayanan publik yang berkualitas merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Melalui MPP, berbagai jenis layanan dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD hingga pihak swasta kini dapat diakses masyarakat dalam satu lokasi.

“Melalui MPP ini, berbagai jenis pelayanan dari berbagai instansi dapat diakses dalam satu tempat, sehingga sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi dan perizinan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa MPP Inhil dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan masyarakat, seperti ruang tunggu, area parkir, ruang laktasi, fasilitas disabilitas dan lansia, ruang bermain anak, pojok baca, musholla, serta layanan perbankan. Hal tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan inklusif dengan mengusung konsep HEBAT (Hemat, Efisien, Bersih, Akuntabel, dan Transparan).

“Konsep ini bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur yang bertugas melayani masyarakat,” tegas Herman.

Bupati Herman juga mengakui bahwa pembangunan MPP sempat menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Namun berkat komitmen, kerja keras, serta sinergi seluruh pihak, pembangunan gedung tersebut dapat diselesaikan dan mulai dioperasionalkan melalui soft launching.

Pada kesempatan itu, Herman menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Indragiri Hilir serta seluruh instansi vertikal, OPD, BUMD, dan lembaga terkait yang telah terintegrasi dalam MPP. Saat ini, MPP Inhil menyediakan 17 gerai dengan total 1.422 jenis layanan dari berbagai sektor.

Ia berharap, dengan hadirnya MPP, pelayanan publik di Kabupaten Indragiri Hilir semakin profesional, efisien, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Selain itu, Herman juga mendorong perluasan digitalisasi pelayanan guna mempercepat proses perizinan dan administrasi serta meminimalkan birokrasi.

“Kepastian dan kemudahan berusaha harus menjadi prioritas guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herman mengajak masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan Mal Pelayanan Publik dengan sebaik-baiknya serta aktif memberikan kritik dan saran sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan hingga MPP Inhil siap diresmikan secara nasional oleh Kementerian PAN-RB dan menjadi kebanggaan masyarakat Indragiri Hilir.

Pada momen tersebut, Bupati Herman juga berkeliling meninjau langsung gerai-gerai pelayanan yang tersedia di dalam Mal Pelayanan Publik.




Tepuk Tepung Tawar Pejabat Forkopimda

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar prosesi adat Tepuk Tepung Tawar bagi pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang baru bertugas di Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, dan sarat makna adat serta nilai budaya Melayu, Senin (21/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Indragiri Hilir Datuk Seri Timbalan Setia Amanah Yuliantini, unsur Forkopimda, Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Indragiri Hilir Datuk Seri.Muammar Gaddafi, Ketua DPH LAMR Kabupaten Indragiri Hilir Datuk Seri Asmadi, Ketua DKA LAMR Kabupaten Indragiri Hilir Datuk Riduan Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus Timbalan Ketua DKA LAMR Datuk Tantawi Jauhari, pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Inhil, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, ormas, OKP, serta organisasi wanita se-Kabupaten Indragiri Hilir.

Prosesi adat Tepuk Tepung Tawar merupakan adat resam Melayu Riau yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan kepada pejabat Forkopimda yang baru bertugas, sekaligus ungkapan syukur serta doa restu agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah di Kabupaten Indragiri Hilir.
Bupati Indragiri Hilir Herman menyampaikan bahwa Tepuk Tepung Tawar bukan sekadar seremoni, melainkan sarat makna dan nilai adat yang mengandung doa kebaikan bagi para pejabat yang mengemban tugas di Negeri Seribu Parit.

“Prosesi Tepuk Tepung Tawar ini merupakan wujud syukur dan doa agar para pejabat Forkopimda senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di Indragiri Hilir,” ujar Bupati Inhil Herman.

Herman menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan antar unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung kelancaran pembangunan.

“Forkopimda merupakan pilar utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah. Dengan kerja sama yang solid dan harmonis, kita optimistis Indragiri Hilir dapat terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.

Melalui prosesi adat ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan lembaga adat dalam menjaga nilai budaya, memperkuat persatuan, serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir.




Pengembangan Komuditas Kelapa, Bupati Inhil Gelar Pertemuan dengan Para Pengusaha

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR- Memandang urgensi pengembangan komoditas kelapa sebagai penggerak ekonomi daerah, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, gelar pertemuan dengan para pengusaha, pejabat Pemkab Inhil terkait, termasuk hadir unsur Kantor Unit Penyelenggara pelabuhan dan pihak berkewenangan lainnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (18/12) siang di Aula Kantor Bappeda ini, Bupati membahas potensi dan sistem perdagangan kelapa dalam menyukseskan program hilirisasi kelapa melalui pemanfaatan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan.

Bupati bahas rencana pengadaan kontainer untuk logistik kelapa, bekerjasama dengan PT. Snepac yang perwakilannya juga hadir dalam pertemuan ini.

“Saya harap Pelabuhan Parit 21 bisa kita maksimalkan untuk ekspor. Maka pentingnya diskusi hari ini, untuk melihat keefektifan penggunaan kontainer dalam memangkas jalur pengiriman dan yang terpenting bagaimana pengaruhnya terhadap penjagaan ketahan kualitas produk,” ujar Bupati Inhil.

Evan Sharly utusan PT. Snepac mengatakan, hasil survei yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Pelabuhan Parit 21 bisa dioptimalkan untuk ekspor.

“Skema yang kami tawarkan ialah, kita pangkas jalur logistik, bermula dari perkebunan kemudian masuk ke gudang Pelabuhan Parit 21, baru kita saving container lalu melalukan direct shipment atau pengiriman langsung ke konsumen akhir tanpa perantara,” jelas Evan Sari yang juga merupakan putera daerah Inhil.

Terkait pengadaan kontainer, selanjutnya Evan Sharly menambahkan, perusahannya memiliki kapal spesialis yang bisa bermanuver di sungai lengkap dengan adanya crane untuk memudahkan pengangkutan dari kapal ke daratan atau sebaliknya.

“Mengapa kami ingin menawarkan pemanfaatan kontainer, karena bisa memangkas waktu logistik, kita tidak perlu ke Jakarta lagi baru ekspor ke luar negeri. Jadi bisa langsung dari Tembilahan ke Batam, lalu kirim ke Thailand, Malaysia, Cina dan lainnya. Karena waktu yang singkat dapat menjaga kualitas produk agar tidak ditolak produsen akibat penyimpanan dan pengangkutan tidak sesuai standard,” lanjut Evan.

Menanggapi paparan PT. Snepac, pemerintah daerah dan pengusaha yang hadir mengharapkan adanya perbandingan harga terkait penggunaan kontainer tersebut, yang selanjutnya dibahas pada pertemuan berikutnya.

Satu hal yang juga ditekankan Bupati, terkait penyempurnaan data tentang perkelapaan agar terintegrasi. Sehingga memudahkan investor memahami potensi kelapa Inhil dan Pemda lebih mudah membuat kebijakan tepat sasaran sesuai dengan dengan kenyataan di lapangan. (Adv)




Kabar Gembira! Pemkab Rokan Hulu Umumkan Penerima Bantuan Pendidikan Mahasiswa 2025, Segera Cek Nama Anda

​ARB INdonesia, ROKAN HULU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu resmi mengumumkan hasil seleksi bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tahun anggaran 2025. Pengumuman ini menjadi angin segar bagi ratusan mahasiswa asal “Negeri Seribu Suluk” yang tengah menempuh pendidikan tinggi.

​Berdasarkan surat pengumuman Nomor: 451.41/KESRA/83/2025, proses seleksi ini telah melalui verifikasi ketat yang berpedoman pada Peraturan Bupati Rokan Hulu Nomor 45 Tahun 2025.

​Dari ribuan berkas yang masuk, berikut adalah rincian mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi:
​Kategori Mahasiswa Berprestasi: Dari total 576 pemohon, sebanyak 300 mahasiswa dinyatakan lulus verifikasi.
​Kategori Mahasiswa Kurang Mampu: Dari total 199 pemohon, sebanyak 189 mahasiswa dinyatakan lulus verifikasi.

​Plt. Kepala Bagian Kesra Setda Kab. Rokan Hulu, Saprizal. AH, SE., M.IP, menyampaikan bahwa dana bantuan akan langsung dikirimkan ke rekening pribadi masing-masing mahasiswa yang dinyatakan lulus.

​”Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan dan memotivasi mahasiswa Rokan Hulu untuk terus mengukir prestasi, baik di kancah daerah maupun nasional,” ujar Saprizal dalam keterangan tertulisnya.

​Pemerintah Kabupaten mengingatkan kepada seluruh penerima bantuan untuk segera menyelesaikan kewajiban administrasi. Mahasiswa wajib menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana dengan ketentuan sebagai berikut:

  • ​Lokasi Penyerahan: Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kab. Rokan Hulu (Lantai III Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian).
  • ​Batas Waktu: Paling lambat tanggal 23 Desember 2025 pada jam kerja.

​Pemerintah menghimbau agar para mahasiswa tidak menunda penyampaian LPJ tersebut guna tertib administrasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ( Kri )




Perkuat Daya Saing UMKM, Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro yang dilaksanakan di Hotel Tembilahan Pratama. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Muammar Qaddafi, Selasa (16/12/2025).

Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Muammar Qaddafi, disampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dengan baik dan lancar.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini, khususnya kepada para narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman,” ujarnya.

Muammar Qaddafi menegaskan bahwa sertifikasi halal saat ini bukan sekadar label, melainkan telah menjadi kebutuhan penting bagi konsumen serta menjadi nilai tambah dalam meningkatkan daya saing produk usaha mikro.

“Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal menjadikan sertifikasi halal sebagai faktor penting dalam pengembangan usaha,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendukung pelaku usaha mikro agar mampu memenuhi persyaratan sertifikasi halal.

“Melalui kegiatan ini, pelaku usaha mikro diharapkan dapat memahami proses sertifikasi halal secara menyeluruh serta menerapkan prinsip kehalalan dalam setiap tahapan produksi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Indragiri Hilir, Dr. Trio Beni Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha mikro dari dua kecamatan secara langsung, yakni Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu, serta diikuti secara daring oleh pelaku usaha mikro dari 18 kecamatan lainnya.

“Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku usaha mikro dari Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu secara luring, serta pelaku usaha mikro dari 18 kecamatan lainnya secara daring,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mewajibkan seluruh produk yang beredar di Indonesia memiliki sertifikat halal.

“Ketentuan ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi pelaku usaha mikro untuk memperluas pasar, baik nasional maupun internasional,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro untuk meningkatkan kualitas produk, mengembangkan inovasi, serta memperkuat usaha sehingga mampu berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir.*