HM Wardan akan Legalkan Relawan MPA Melalui Surat Keputusan Bupati Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Usai membuka pendaftaran relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Posko relawan Karhutla, Jalan M. Boya Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau. Bupati HM.Wardan bersama Wakil H.Syamsuddin Uti serta unsur Forkopimda melanjutkan peninjauan pembekalan tim relawan MPA di Parit 17 Sungai Beringin, Senin (2/3/2020).


Dalam kunjungannya, HM Wardan meminta kepada relawan MPA tetap fokus untuk menjalankan simulasi pemadaman karhutla.


“Mudahan dengan pembelajaran ini semua relawan mengerti dan memahami cara menggunakan alat serta dalam melakukan proses pemadaman karhutla, agar Inhil  kedepannya dan pada tahun yang akan datang bebas dari Api,” harap Bupati.


Selain itu, saat di wawancarai Bupati Inhil mengatakan bahwa sebelumnya Masyarakat Peduli Api (MPA) hanya dibentuk oleh desa dan dikukuhkan melalui Surat Keputusan Kepala desa.







“Saat ini kita sudah membentuk, memperkuat ataupun menyempurnakan lagi struktur MPA, dan akan dilegalisasi melalui keputusan Bupati. Insya Allah ini sedang tengah kita persiapkan,” tutur HM Wardan.


Hari ini Pemerintah bersamaTNI, Polri dan Unsur Forkopimda serta masyarakat telah banyak tumbuh kesadaran bermohon mendaftar untuk menjadi relawan karhutla di Kabupaten Inhil.


“lni merupakan suatu semangat kita bersama untuk menjadikan Kabupaten Inhil Zero Hotspot kedepannya,imbuh HM Wardan.


Sementara itu, HM Wardan juga menyampaikan kepada pihak purusahaan yang dinilainya saat ini mulai ada keperdulian terhadap Karhutla, ia berharap keperdulian terhadap upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Inhil dapat ditingkatkan lagi.


“Terhadap lahan perusahaan, tidak boleh ada yang terjadi kebakaran, karena itu akan menjadi tanggung jawab perusahaan itu sendiri,” tutupnya.


Reporter Arbain




Melalui Swadaya Masyarakat, Pemdes Bersama Warga Desa Sumber Jaya Lakukan Pembangunan Masjid

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desa Sumber Jaya merupakan  salah satu desa yang berada di Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, dipimpin oleh Kepala Desa yang bernama Muhtar Hasan.


Sukses dalam membuktikan kekompakannya bersama warga dan seluruh elemen masyarakat untuk membawa kemajuan pembangunan serta kesejahteraan bagi seluruh warganya.


Hal itu terbukti dengan berdirinya sebuah rumah ibadah umat Muslim berupa Masjid di Dusun I Desa Sumber Jaya yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat desa setempat.


Masjid Al-Muhajirin, demikian nama sarana bangunan ibadah yang menjadi kebanggaan masyarakat itu.







Kepala Desa Sumber Jaya, Muhtar Hasan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembangunan tempat beribadah umat Muslim tersebut merupakan hasil dari buah tangan dan kerja keras atas sumbangan sukarela dari masyarakat desa setemapat.


“Allahmdulillah dengan ketulusan dan kekompakan warga Desa  Sumber Jaya mampu membangun Masjid Al- Muhajirin melalui swadaya masyarakat desa,” tutur Muhtar Hasan, Senin (2/3/2020).


Berikut susunan kepanitian pembangunan Masjid Al-Muhajirin
Panitia pembangunan : Riman Jaya
Sekretaris : Manidi
Bendahara : MI. Tumiran


Kepengurusan  Masjid Al- Muhajirin
Ketua : Sulaiman. S.Pd.i
Sekretaris : Manidi
Bendahara : MI. Tumiran


Reporter ARB




Posko Relawan Karhutla Inhil Resmi Dibuka

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bertempat di Posko Relawan Karhutla, Jalan M. Boya Tembilahan, dilaksanakan Pembukaan Pendaftaran dan Pemeriksaan Kesehatan bagi Relawan Karhutla, Senin (02/03/2020).


Bupati HM Wardan dalam sambutannya pada acara tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Polres Inhil yang telah membuat suatu terobosan yang sangat baik.


“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita dapat bersama-sama hadir dalam pembukaan pendaftaran relawan penanganan karlahut,” ujar Bupati Inhil.


Bupati HM Wardan berharap kedepannya dengan dibukanya pendaftaran relawan penanganan karlahut ini dapat menekan terjadinya pembakaran hutan dan lahan khususnya di Kabupaten Inhil.


“Semoga dengan adanya satelit Dashboard Lancar Kuning ini kita dapat lebih cepat dalam penanganan karlahut di Inhil. Maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar,” imbuhnya.


Selanjutnya, Kapolres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Indra Duaman Siahaan SIK melalui Waka Polres Inhil Kompol R Firdaus mengatakan bahwa Dashboard Lancang Kuning. Kini, dengan adanya aplikasi bernama dapat mengatasi karhutla di Riau khususnya di Kabupaten Inhil.


“Karena, melalui aplikasi ini, masyarakat dan instansi dapat bersama-sama mencegah karhutla. Aplikasi Dashboard Lancang Kuning merupakan suatu sistem penanganan kebakaran hutan secara terukur, terstruktur dan efisien,” ujar Waka polres.







Kemudian Waka Polres menjelaskan bahwa Aplikasi ini terintegrasi dengan 4 satelit; Terra, Aqua, Lapan, dan NOAA. Dengan demikian aplikasi ini dapat memberikan informasi karhutla secara akurat untuk mendeteksi titik koordinat hotspot dan melakukan verifikasi di lapangan sehingga memudahkan para petugas melakukan pemadaman.


Aplikasi ini dapat menjadi rujukan untuk memobilisasi petugas di lapangan, peralatan dan sumber daya lain yang digunakan untuk keperluan pemadaman. Anggaran penanganan karhutla juga bisa mengacu pada data dari aplikasi ini. Dengan adanya aplikasi ini, proses pemadaman dapat lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


“Maka dari itu, mari sama-sama kita bahu membahu untuk menangani permasalahan karlahut yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil),” tutupnya.


Senada dengan Waka Polres Inhil, Dandim 0314Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengatakan bahwa permasalahan karlahut di Inhil ini merupakan tanggung jawab bersama.


“Permasalahan karlahut ini secara tidak langsung menampar kita semua, karena apa? Karena, Ini masalah yang sudah bertahun-tahun terjadi hingga sampai belum juga terselesaikan. Kini di tiap-tiap desa sudah di bentuk tim MPA, dan kita membutuhkan relawan-relawan. Mudah-mudahan bisa bekerjasama dengan  ikhlas, dan jadikan ini suatu ladang ibadah,” ujar Dandim 0314/Inhil.


Letkol Inf Imir Faishal berpesan kepada seluruh elemen masyarakat baik dari pemerintah, OPD, TNI-Polri, kawula muda agar dapat bersama-sama menuntaskan permasalahan karlahut ini.


“Mari kita lakukan tindakan prefentif. Karhutla ini sebenarnya bisa kita hindari dengan sedikit meningkatkan rasa peduli. Kabupaten Inhil harus bisa menjadi contoh bahwa kita semua bisa bergerak dan mengatasi karhutla,” pungkasnya.


Setelah kegiatan tersebut,Dandim,Bupati,Wakapolres dan seluruh unsur Forkopimda lainya meninjau latihan penanggulangan bencana karhutla di parit 19 yang dilaksanakan oleh TNI,POLRI,BPBD,dan MPA serta relawan Karhutla. (rls)


Editor Arb




Pemko Pekanbaru Kembangkan Wisata Susur Sungai Siak, 10 Kapal Sudah Disiapkan Investor

Foto Internet


ARB INdonesia, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana akan mengembangkan wisata Susur Sungai Siak dengan melakukan kerjasama pada pihak investor.


Dalam pengembagan wisata tersebut, Disbudpar Kota Pekanbaru mengklaim sudah menjajaki kerjasama dengan investor.

Dilansin dari cakaplah.com, Kepala Disbudpar Pekanbaru Nurfaisal mengatakan, fasilitas pendukung Susur Sungai Siak akan dilengkapi oleh investor. Salah satunya kapal wisata untuk membawa wisatawan menyusuri Sungai Siak.

“Ada 10 kapal yang sudah disiapkan oleh investor,” kata Nurfaisal, Sabtu (29/2/2020).

Investor itu juga akan menyiapkan kapal kuliner untuk memanjakan selera pengunjung. Juga akan ada flying fox untuk menghibur pengunjung.

Ia berharap kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri akan semakin meningkat ke Kota Bertuah.

“Ini juga salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya yang tinggal di lokasi objek wisata Susur Sungai Siak,” jelasnya.







Editor Arb
Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/29/investor-siapkan-10-kapal-pekanbaru-kembangkan-wisata-susur-sungai-siak/#sthash.O5RqL18i.dpbs




Soal Kejelasan Pelabuhan Parit 21, ini Kata Wabub dan Sekda Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kejelasan kapan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan difungsikan setelah sekian lama terbengkalai, masih menjadi tanda tanya.


Atas hal itu, Wartawan mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Wakil Bupati Inhil H Samsuddin Uti.


Dilansir dari riaumandiri.co, namun sayangnya, jawaban yang diberikan bukan informasi yang sejauh mana upaya pemerintah daerah untuk pengoperasian pelabuhan tersebut, malah pria yang akrab disapa SU itu terkesan melempar ‘bola’ ke Bupati Inhil.


“Itu kebijaksanaan pak bup. Mungkin pak bup yang menjawabnya,” jawab singkat SU yang juga ketua Partai Demokrat Inhil melalui pesan WA, Rabu (26/2/2020).







Selanjutnya, awak media mencoba menggali informasi ke Sekda Inhil Said Syarifuddin. Apakah akan ada kerjasama dengan pihak Pelindo Cabang Tembilahan untuk pengoperasian pelabuhan Parit 21 atau akan dikelola sendiri oleh BUMD dengan membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP)?


Lagi-lagi, informasi yang diperoleh wartawan malah diminta kembali agar menanyakan hal tersebut ke Dinas terkait yakni Dinas Perhubungan.


“Tanya langsung ke pak rudi kadis perhubungan. Karna secara teknis dishub yang menjadi tugasnya,” jawab Sekda melalui pesan WA kepada wartawan


Hingga berita ini diterbitkan, Kadishub Inhil masih belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.


Editor Arb
Sumber riaumandiri.co




Syamsuar akan Evaluasi Kepsek Bermasalah Serta yang Orientasinya Selalu Proyek Seragam Sekolah

ARB INdonesia, PEKANBARU – Gubernur Provinsi Riau (Gubri) H Syamsuar akan mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah (Kepsek) SMA atau SMK se-Riau, khususnya Kepsek yang pernah bermasalah.

“Nanti kepala sekolah akan kita evaluasi, terutama yang kemarin banyak persoalan,” kata Gubri Syamsuar dilansir dari cakaplah.com, Rabu (26/2/2020).

Gubri mengaku sudah menerima laporan dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Rudyanto soal Kepsek yang bermasalah.
“Pak Rudy (Kadisdik) sudah sampaikan ke saya,” ucap mantan Bupati Siak dua periode ini.

Salah satu Kepsek yang akan dievaluasi gubernur yakni Kepsek yang orientasinya masih proyek sekolah. Seperti pengadaan seragam sekolah dan lainnya.

“Sekolah seperti ini mungkin yang banyak di Pekanbaru. Ini yang perlu kami pelajari, tapi tidak semua sekolah seperti itu. Ada juga sekolah yang bagus. Mungkin seperti itu oknum,” tukasnya.







Editor Arb
Sumber cakaplah.com