Warning Bupati Inhil, Sanksi Menunggu bagi OPD yang Membuat Kegiatan Masih Menonjolkan Ego Kepentingan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menegaskan pada tahun anggaran 2021 setiap program kegiatan yang diusulkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah.


Penegasan itu disampaikan HM Wardan karena tidak ingin anggaran di tahun 2021 kembali ‘kecolongan’ seperti tahun berjalan dan tahun sebelumnya.


Sebab, sejauh ini kegiatan yang dilaksankan oleh Kepala OPD dinilai HM Wardan tidak sesuai dan masih jauh dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil.


Hal itu disampaikan Bupati Inhil dalam sambutannya pada acara pembukaan Forum Konsultasi Publik Rencana Awal RKPD Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2021, Selasa (10/3/2020) di Aula Bapeda.







Tidak banyak pinta Bupati, Kepala OPD cukup fokus pada 3 kegiatan yang harus dijalankan, diantaranya Infrastruktur Dasar, Ekonomi Kerakyatan dan DMIJ Plus Terintegrasi.


“Ingat..!! Kalau ada Kepala OPD yang membuat program kegiatan tidak berdasarkan prioritas dan masih menonjolkan ego kepentingan pribadi, maka siap-siap kami Bupati dan Wakil Bupati bersepakat akan memberi sanksi,” tegas HM Wardan.


Mengaku kecewa atas kinerja Kepala OPD, saat diwawancarai oleh arbindonesia.com, Hm Wardan kembali memberikan Warning kepada Kepala OPD, jika kedapatan masih ada, dipastikan akan kita coret.


“Ditahun berjalan ini, masih ada peluang untuk disempurnakan, jika kedapatan beresiko akan tidak dikerjakan, dan akan kita bahas ulang pada anggaran perubahan 2020,” tutur Bupati dua priode.


Disamping itu, Bupati juga akan mengawal langsung kegiatan yang mulai berjalan di tahun ini, serta penyusunan kegiatan di tahun 2021.


“Kita tidak ingin terulang hal yang sama, maka Bupati dan Wakil Bupati akan langsung mengawal,” tandasnya.


Reporter Arbain




Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara

ARB INdonesia, PEKANBARU – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz, meresmikan penggunaan Aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (9/3/2020), di Balai Serindit Kompleks Gubernuran Riau, Pekanbaru, Riau.


Aplikasi Lancang Kuning Nusantara ini merupakan hasil karya Polda Riau bertujuan untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setiap tahun rutin terjadi, khususnya pada 11 provinsi di Indonesia.


Selain kehadiran Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, juga hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong, Gubernur Riau Syamsuar, serta 11 Kapolda wilayahnya rawan karhutla selama ini.


Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, aplikasi ini sangat penting dimiliki wilayah-wilayah setiap tahun mengalami kebakaran hutan dan lahan. Namun aplikasi ini tidak bisa berjalan efektif tanpa ditindaklanjuti dengan dua hal pokok.







“Kedua hal itu, setelah kita mengetahui deteksi dini melalui aplikasi tadi, kemudian kita informasikan ke lapangan untuk kita identifikasi, apakah kebakaran hutan atau titik api itu terjadi dimana dan memang menjadi api atau panas sehingga wilayah bisa melaporkan kembali ke posko benar adanya. Seandainya itu adalah titik api, segera dilakukan koordinasi eksekusi dengan pemadaman api menggunakan pesawat terbang ataukah pemadaman lewat darat menggunakan pompa-pompa air,” jelas Panglima TNI.


Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz mengatakan, aplikasi Lancang Kuning Nusantara merupakan terobosan dan inovasi dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agunhg Setya Imam Effendi dalam penanganan Karhutla di Riau. Ini tak terlepas dari atensi Presiden RI Joko Widodo agar setiap titik api dan setiap Karhutla segera dilakukan pemadaman dengan cepat, tepat dan efektif.


“Di Riau ini aplikasi Lancang Kuning sudah berjalan dan mumpuni menekan ancaman Karhutla, karena seluruh petugas dapat dikendalikan melalui satu komando,” jelasnya.
Tak hanya itu, Kapolri di depan Panglima TNI serta tamu undangan lainnya blak-blakan menyatakan apa dilakukan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pantas diapresiasi.


“Saya juga berterima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia. Izin Panglima, Saya akan cari jabatan terbaik untuk Kapolda Agung setelah ini. Jika berprestasi, saya kasih reward, begitu juga sebaliknya,” kata Kapolri berjanji.


Peresmian aplikasi Lancang Kuning nusantara ditandai dengan penekanan tombol bersama, selanjutnya Panglima dan Kapolri melakukan komunikasi dengan petugas dilapangan melalui aplikasi yang baru saja di lounching. (rls)




Syamsuar Pimpin Golkar Riau, Andi Rachman Blak-blakan Soal Mundurnya dari Pencalonan

ARB INdonesia, PEKANBARU – Arsyadjuliandi Rachman blak-blakan terkait mundurnya ia sebagai calon ketua Golkar Riau, dan ia menyerahkan kepemimpinan kepada Syamsuar melalui Musyawarah Daerah yang berlangsung hari ini, Ahad (8/3/2020).

Dilansir dari cakaplah.com, saat menyapaikan pidatonya, Andi Rachman mengaku bahwa dirinya secara pribadi menginginkan agar kondisi Partai Golkar Riau berjalan lancar.







“Terpilihnya pak Syamsuar memimpin Golkar Riau, kami dah duduk bertiga, saya, pak Syamsuar, dan Ketua Umum. Ada komitmen, dan seizin rekan Kabupaten/Kota yang selama ini bersama saya. Ini adalah untuk partai. Di Partai Golkar, adalah orang penting semua, semua berjalan sesuai arahan ketua umum,” kata Andi.

“Tak ada yang ditinggalkan, digabung dan dirangkul, cari yang terbaik, kita malu kalau Partai Golkar ribut, bicara sana-sini di media tapi tak ada ujung,” kata Andi lagi.

Sebagai Ketua DPD I kata Andi, dirinya tidak akan menyusahkan ketua umum, dan mengikuti arahan dari ketua umum Golkar Airlangga Hartarto.

“Saya tak akan menyusahkan Ketum saya Airlangga, tugas beliau banyak, belum lagi beliau mengurusi Menko Perekonomian dan Ketua umum partai,” cakapnya lagi.







Editor Arb
Sumber cakaplah.com




Perkembangan Terkini Virus Corona di Indonesia: Pasien Suspect 23 Orang dan 4 Positif

ARB INdonesia, JAKARTA – Juru Bicara pemerintah untuk penangan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan sampai hari ini, Minggu (8/3) jumlah pasien suspect virus corona (Covid-19) bertambah dari 11 menjadi 23 orang. Ini diketahui usai dilakukan pemeriksaan terhadap 620 spesimen dari dari 25 provinsi. Sebelumnya pada Jumat (6/3) pasien yang suspect Corona 11 orang.

“Kita tahu sudah ada 4 yang confirm, kemudian ada 23 yang masih suspect. Ini yang jadi penting kita sampaikan tentang yang suspect ini,” kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).

Yurianto menjelaskan dari 23 pasien suspect, dua diantaranya adalah dari kapal Viking Sun yang berlabuh di Bali. Sementara beberapa dari cluster Jakarta dan satu lainnya dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.







“Cluster Jakarta kita tracing terus. Karena 4 positif itu dari cluster ini. Kasus suspect pun dari ini. Salah satu suspect sedang dirawat di Bandung RSHS Sadikin. Kita tracing terus,” jelasnya.

Menurut dia, 23 pasien suspect menunjukkan gejala-gejala batuk dan demam meski tak tinggi. Namun, Yurianto belum bisa memastikan 23 pasien suspect tersebut positif terjangkit virus corona atau tidak.
Sebab tim medis harus melakukan pemeriksaan kembali hingga lebih dari tujuh kali. Saat ini, ke-23 pasien suspect ini masih dalam perawatan serta observasi lebih lanjut.

“Kita harus melakukan serial pemeriksaan berkali-kali akan melakasanakan seminggu. 7 kali pemeriksaan, mudah-mudahan di ke-8 pemeriksaan negatif. Tetapi banyak pemeriksaan laporan dari RS di luar, bahwa pemeriksaan ke-6 hingga ke-8 kadang-kadang jadi positif,” kata Yuri.







Jika Negatif, Pasien Suspec Akan Dilakukan Self Isolated

Jika pasien suspect negatif dan sudah dipulangkan, mereka akan kembali diisolasi di rumah masing-masing selama 14 hari. Mereka akan menggunakan masker dan mengurangi kontak langsung dengan keluarga.

“Setelah boleh pulang nanti agar selama 14 hari di rumah menggunakan masker, mengurangi kontak dekat dengan keluarganya, dan kemudian diharapkan sementara tidak kemana-mana dulu,” kata Yuri.

Meski di rumah, mereka akan diawasi tim medis selama 14 hari. Jika hasil medis sudah selesai, mereka akan selesai dalam tahap isolasi.

“Kemudian akan dipantau oleh Dinas Kesehatan setempat oleh puskesmas setempat, kesehatannya, setiap hari sampai dengan hari ke-14. Kalau semuanya baik, maka sudah seluruhnya tidak bermasalah, bisa bersosialisasi seperti biasa,” ungkap Yuri.







Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/perkembangan-terkini-virus-corona-di-indonesia-pasien-suspect-23-orang-dan-4-positif.html




Terkait Polemik Pelabuhan Parit 21 Tembilahan, Sekda Inhil Angkat Bicara

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengoperasian pelabuhan Parit 21 Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akhirnya mulai menunjukkan titik terang, setelah hampir 10 tahun terbengkalai.


Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin menjelaskan pemerintah daerah saat ini tengah mengupayakan agar pelabuhan tersebut akan segera difungsikan sebagaimana mestinya.







Namun sebelum untuk mengoprasikan pelabuhan tersebut, kedua pemilik aset harus melebur menjadi satu terelebih dahulu, sebab pelabuhan parit 21 pada sisi lautnya (Dermaga) adalah aset milik pemerintah Provinsi Riau dan sisi daratnya adalah aset milik Pemkab Inhil.


Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin kepada arbindonesia.com saat dijumpai diruang kerjanya baru-baru ini.


Selain itu, H Said Syarifuddin mengatakan bahwa secara lisan Pemerintah Provinsi Riau telah sepakat untuk mengaktifkan pelabuhan parit 21 tersebut. Saat ini, Pemkab Inhil tengah melakukan tahapan-tahapan pada kelengkapan administrasi.







Atas hal tersebut, kelengkapan administrasi yang diajukan melalui surat Bupati Inhil tinggal menunggu bagaimana sistem kerja samanya dengan pemerintah Provinsi Riau.


“Apakah Pemprov Riau akan menyerahkan aset tersebut kepada Pemkab Inhil. Jika diserahkan, maka Pemkab Inhil yang akan mengelolanya secara utuh, ataupun sebaliknya, dan bisa juga melalui kerjasama antara kedua pemilik aset. Mudahan dalam waktu dekat ini antara pemda dan pemprov bisa duduk bersama,” tutur Sekda.


Lanjutnya, setelah hal tersebut rampung tinggal bagaimana teknis kedepannya, apakah dikelola melalui PT KIG  lalu dikerjasamakan dengan pihak ketiga.







Namun jika dikerjasamakan dengan pihak ketiga, sekda berharap pihak ketiga tersebut memiliki jaringan yang luas dan alat-alat yang digunakan dipelabuhan Parit 21 paling tidak menggunakan alat yang semi modren.


“Mamang untuk menangani pelabuhan parit 21 ini memang diperlukan keseriusan yang sangat serius, sayangkan aset kita sudah ada tapi tidak kita operasikan. Tentunya Kami sebagai pemerintah daerah sangat intensif lah untuk hal ini,” ucap H Said Syarifuddin.


Reporter Arbain




Sekda Gelar Rapat Persiapan Kerjasama Dagang Antara Pemkab Inhil dan Pemprov Jatim

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pimpin rapat  persiapan kerjasama dagang atara Pemerintah Kabupaten Inhil dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020).


Dalam rapat yang digelar dilantai 3 Kantor Bupati Inhil dihadiri oleh Asisten II, Kepala Dinas PMPTSP, Sekretaris Dinas Perikanan, Kabag Kerjasama dan Perbatasan, Kabag Hukum, Kabag Perekonomian dan SDA, Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Ketua Kadin Inhil, serta  Ketua APINDO Inhil.


H. Said Syarifuddin dalam rapat tersebut menyampaikan rapat ini digelar untuk menindak lanjuti MoU antara Gubernur Riau dengan Gubernur Jawa Timur beberapa hari yang lalu.







“Untuk itu Kabupaten Inhil yang bahagian dari Provinsi Riau akan segera menindaklanjuti MoU tersebut, yang mana beberapa waktu  yang lalu Pemkab Inhil sudah melakukan pertemuan di Surabaya dalam rangka kerjasama dagang industri dan perdagangan antara Jawa Timur dan Indragiri Hilir,” tutur Sekda.


Untuk itu lanjut Sekda, kita akan segera menyurati Gubernur Jatim sehubungan dengan rencana kunjungan Pemkab Inhil Ke Jatim atau Pemprov Jatim yang berkunjung  ke Kabupaten Inhil untuk memantapkan lagi kerja sama di bidang industri dan perdagangan.


“Karena  kalau perdagangan langsung tentunya akan lebih murah dari segi biaya angkut transportasi dan hal ini mendapat sambutan dari Apindo Inhil dan Kadin Inhil,” imbuhnya


Terakhir, H Said Syarifuddin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Inhil tentunya akan segera melakukan sesuatu yang terbaik untuk memfasilitasi pertemuan dagang ini.


Editor Arb