'Inhil Spirit RUN 2020' Diikuti 1026 Peserta, Kadisparporabud: Tahun 2021 Insyaallah Akan Kita Laksanakan Kembali

‘Inhil Spirit RUN 2020’. Foto :© arbindonesia.com


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –  Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar lomba maraton ‘Inhil Spirit RUN 2020′, yakni olahraga resmi berskala nasional yang diikuti oleh perserta lokal dan peserta dari berbagai Provinsi dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1026 pendaftar, Minggu (15/3/2020) pagi.


Kegiatan tersebut dipusatkan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil, HM Wardan, serta dihadiri oleh Dandim 0314/Inhil, Wakapolres Inhil, Ketua DPRD Inhil, Ketua PN Tembilahan, Kadisporabud Inhil, dan unsur Forkopimda lainnya serta personel TNI, Polri, dan Satpol PP.


Dalam hal itu, Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan, melalui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Inhil H. Junaidi saat diwawancarai mengatakan ‘Inhil Spirit Run 2020 ‘ merupakan event perdana yang digelar, yakni dalam rangka mencari bibit lokal seraya meningkatkan daya saing antara atlet lokal dengan atlet luar. Sekaligus memperkenalkan Kabupaten Inhil ke kancah Nasional.


“Peserta yang mengikuti tidak hanya dari Inhil saja, ada juga dari kelas Nasional yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Utara, Jakarta, Kalimantan, NTT, Pekanbaru dan daerah lain nya,” tutur Junaidi saat diwawancarai usai event dilaksanakan.


Baca juga : Wajah Jawara Inhil Spirit RUN 2020 Kategori 10 Km Umum Putra dan Putri


Selain itu, H Junaidi juga menyampaikan total keseluruhan peserta sebanyak 1026 yang mengikuti lomba, mulai dari kategori umum dan lokal. Selain itu, panitia juga menyediakan total hadiah sebanyak 99 Juta lebih dari beberapa cabang dan kategori lomba maraton ‘Inhil Spirit RUN 2020′.


” Untuk tahun 2021 insyaallah akan kita laksanakan untuk yang lebih besar lagi. Kalau dapat restu, kita akan buka bagi peserta dari Internasional,” kata Junaidi kepada arbindonesia.com.


Terakhir Kadisparporabud mengatakan,  event nasional yang dilaksanakan ini, di sisi lain meningkatkan gairah berolahraga kepada masyarakat, juga untuk menambahkan peningkatan ekonomi masyarakat yang berjualan di sekitar lokasi. (arb)


Baca juga : Sisi lain Suksesnya Kegiatan ‘Inhil Spirit RUN 2020’, Pedagang Keliling Laris Manis


Editor Arbain




Pidato Hadapi Corona, Anies Disebut Lebih Tegas dan Jelas Dibanding Jokowi, Cuma Gara-Gara Ini

ARB INdonesia, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo pada Minggu siang ini (15/3) menyampaikan pernyataan terkait perkembangan virus corona baru atau Covid-19 pada waktu yang hampir bersamaan.

Anies Baswedan lebih dahulu berbicara di Kantor Gubernur DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan. Sementara Jokowi berbicara di Istana Bogor, Jawa Barat.

Ketika menyampaikan penjelasan, Jokowi tampil sendirian. Menurut penilaian peneliti Indo Barometer, M. Qodari, isi pidato Jokowi dan Anies Baswedan itu sudah sejalan.

Namun demikian, isi pidato Anies Baswedan dinilainya lebih tegas dan jelas.

“Anies dan Jokowi pidato hampir saat bersamaan. Isi pidatonya sudah sejalan. Hanya Anies lebih tegas dan jelas. Jokowi agak lebih umum,” ujar M. Qodari, Minggu (15/3/2020).

“Yang jelas Jokowi sudah meminta sekolah libur, pegawai kerja dari rumah. Dan bicara juga tentang perlunya social distancing. Alhamdulillah,” sambungnya.

Menurut hemat Qodari, jurus yang seharusnya dilakukan pemerintah bukan soal lockdown atau tidak.

“Tapi extensive social distancing. Jadi perlu diciptakan kondisi agar rakyat menjaga jarak dan menghindari pertemuan-pertemuan,” kata dia lagi.

Misalnya, sekolah libur, bekerja dari rumah, dan tidak ada pertemuan massal.


https://www.instagram.com/tv/B9vRQRVgkoj/?utm_source=ig_web_copy_link


Editor Arb
Sumber Pojoksatu.id




Budi Karya Dinyatakan Terinfeksi Virus Corona, Jokowi Tunjuk Luhut Jadi PLT Menhub

ARB INdonesia, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjadi pelaksana tugas Menteri Perhubungan setelah Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

“Presiden menugaskan mengangkat Menhub ad interim, yakni Menko Maritim dan Investasi sebagai ad interim,” ujar Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dalam jumpa pers pada Sabtu (14/3).

Dengan pengangkatan Luhut, Pratikno memastikan Kementerian Perhubungan akan tetap berjalan sementara Budi dirawat.

Pratikno mengumumkan keputusan ini setelah ia mengonfirmasi bahwa Budi positif terinfeksi virus corona.

“Atas izin keluarga, yang disampaikan oleh Pak Kepala RSPAD adalah Pak Budi karya Sumadi,” kata Pratikno di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (14/3).

Pratikno merujuk pada keterangan Wakil Kepala RSPAD Gatot Subroto, Albertus Budi Sulistya, yang mengatakan bahwa pihaknya merawat seorang pejabat di kabinet Jokowi dengan nomor pasien 76.

Sumber CNNIndonesia.com
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200314211536-20-483489/budi-karya-corona-jokowi-tunjuk-luhut-jadi-plt-menhub?




Satu Menteri Jokowi Dinyatakan Positif Corona, Ternyata Begini Kronologinya

ARB INdonesia, JAKARTA – Seorang Menteri dimasa Kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan saat ini  Menhub Budi Karya Sumadi dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Budi merupakan kasus ke-76 dari total 96 kasus positif di Indonesia, per-Sabtu (14/3) ini.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Albertus Budi Sulistya membeberkan kronologi Budi hingga dirawat di RSPAD. Albertus mengatakan awalnya Budi dirawat di rumah sakit swasta akibat gejala sesak napas.

“Jadi awalnya beliau dirawat di rumah sakit swasta, kemudian sesuai dengan perkembangan timbul sesak napas,” kata Albertus di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (14/3).

Selanjutnya Budi Karya mendapat pemeriksaan lebih intensif. Dia dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto

Albertus mengatakan saat ini kondisi Budi membaik. “Tadi sore tim yang merawat mengatakan ada perbaikan,” kata Albertus.

Belum diketahui kapan Budi terinfeksi virus corona. Namun Albertus menyebut Budi punya banyak kegiatan dan kerap mengunjungi sejumlah tempat terkait pekerjaannya sebagai menteri.

Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjadi pelaksana tugas Menteri Perhubungan setelah Budi Karya dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

“Presiden menugaskan mengangkat Menhub ad interim, yakni Menko Maritim dan Investasi sebagai ad interim,” ujar Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Dengan pengangkatan Luhut, Pratikno memastikan Kementerian Perhubungan akan tetap berjalan sementara Budi dirawat.

Budi Karya jadi salah satu pejabat negara yang hadir dalam penjemputan 69 WNI anak buah kapal Diamond Princess, di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, 1 Maret lalu.

Saat itu WNI ABK Diamond Princess dipulangkan dari Jepang. Para WNI itu setibanya di Indonesia langsung dikarantina di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, untuk mencegah penyebaran virus corona.

Hingga Sabtu ini, kasus COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 96 kasus, dengan delapan kasus dinyatakan sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

WHO sendiri pada Jumat (13/3) telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, atau wabah yang penyebarannya telah meluas ke berbagai negara.


Editor Arbain


Sumber CNNIndonesia.com
https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200314212415-20-483495/kronologi-menhub-budi-karya-dinyatakan-positif-corona?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=mobile





Harga Gula Pasir di Kabupaten Bone Meroket, Begini Temuan di Lapangan

ARB INdonesia.com, Bone – Harga gula pasir di wilayah Kabupaten Bone mulai meroket dan sudah melampui harga standar yang ditetapkan Pemda Bone sebesar Rp 12.500/Kg.


Jika sebelumnya harga gula pasir dijual berkisar Rp 13.500 – Rp 14.000/kg, namun memasuki awal bulan Maret, harga gula pasir mulai merangkak naik mencapai Rp 16.000 – Rp 17.000/kg.


Bupati Bone, A. Fahsar Mahdin Padjalangi, telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bone untuk mengambil langkah-langkah tertentu. Mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok di Kabupaten Bone khususnya harga gula pasir yang harganya sudah melonjak.


“Kepada Tim TPID agar cek pasar, harga bahan baku sudah mulai naik khususnya gula pasir,” pesan Fahsar, melalui Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Setda Bone, H. Bahram Bachtiar Jumat 13 Maret 2020.


Bahram Bachtiar mengatakan, Bupati juga mengharapkan TPID agar mengkoordinasikan kepada seluruh instansi pengontrol pasokan di daerah seperti Bulog, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Bagian Ekonomi, serta dinas terkait lainnya.


Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, A.Chaerul Saleh ketika dihubungi terkini.id membenarkan instruksi orang nomor satu di Bumi Arung Palakka tersebut.


Dikatakannya, kenaikan harga gula pasir merupakan fenomena tingkat nasional disebabkan tidak lancarnya pendistribusian gula di tingkat nasional ke daerah akibat merebaknya isu virus corona (Covid-19).


“Kami sudah menerimah instruksi tersebut dan kami sudah melaporkan kepada Bapak Bupati Bone, kenaikan harga gula pasir adalah fenomena tingkat nasional, dan Kementerian Perdagangan saat ini sudah melakukan operasi pasar dan harga gula sekarang sudah cenderung turun kembali dih Rp 15.000 /kg dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 17.000/kg,”ungkapnya.


Dikatakannya kembali, stok gula lokal di pabrik gula Arasoe masih ada sebesar 400 ton, sementara pabrik gula Camming tidak memiliki lagi stok karena belum memasuki musim giling.


Mengenai operasi pasar, Chaerul belum dapat memastikan. Menurutnya Tim Kemendag sudah melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga di tingkat nasional.


Kanit Ekonomi Satreskrim Polres Bone, Ipda Dodie Rahmaputra mengatakan pihaknya masih terus memantau pelonjakan harga sejumlah komoditi pangan di pasaran. Khusus harga gula pasir yang melonjak kata Dodi, disebabkan distribusi yang tidak lancar sampai ke daerah, namun stok gula di pabrik gula Arasoe masih stabil.


“Sementara kita terus pantau pelonjakan harga dipasaran, agar tetap stabil,” ungkapnya.


Sumber : Terkini.id




Pernah 'Hattrick', Bupati Harapkan Opini WTP LKPD Tahun Anggaran 2019

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengharapkan pencapaian berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019, mengingat Pemerintah Kabupaten Inhil pernah meraih ‘hattrick’ opini WTP dalam 3 tahun terakhir.


Harapan pencapaian tersebut diungkapkan Bupati setelah menghadiri acara Serah Terima LKPD TA 2019 (Unaudited) dari Pemerintah Daerah di Lingkungan Provinsi Riau Kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau, Jum’at (13/3/2020) di Gedung BPK Perwakilan Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.


“Kabupaten Indragiri Hilir sudah 3 kali berturut-turut mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian sehingga pada penyerahan LKPD ini saya juga mengharapkan mendapatkan WTP lagi,” kata Bupati.


Di sepanjang tahun 2019, dikatakan Bupati, jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil telah bekerja sama dan bekerja keras dalam upaya mempertahankan predikat WTP. Pihaknya, diakui Bupati senantiasa melakukan evaluasi terhadap laporan keuangan daerah guna meraih prestasi WTP.


“Tentu saja hal ini kami lakukan, karena bagi kami, khususnya Saya, salah satu indikator keberhasil pemerintah daerah adalah laporan keuangan, dimana laporan keuangan yang disuguhkan merupakan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel mengacu pada standar pelaporan keuangan yang berlaku,” papar Bupati.


Dalam penyerahan LKPD Kabupaten Inhil tahun 2019 kepada Pimpinan BPK Perwakilan Provinsi Riau, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin.


Selain itu, tampak pula hadir mendampingi Bupati Inhil, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Inspektur Inspektorat Inhil, dan Kepala BPKAD Inhil.


Acara serah terima diawali dengan penandatanganan dan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. (rls/Arb)