Satgas Pangan Polri Minta Pedagang Batasi Penjualan Sembako

ARB INdonesia.com, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menerbitkan surat imbauan kepada para pedagang untuk melakukan pembatasan penjualan bahan pokok saat wabah Virus Corona.


Surat bernomor B/1872/III/Res.2.1/2020/Bareskrim tersebut ditujukan ke sejumlah asosiasi, salah satunya adalah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).


“Iya, memang semalam dikeluarkan surat edaran itu untuk mencegah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan lebih,” kata Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga saat dikonfirmasi, Selasa (17/3).


Menurut dia, pemanfaatan situasi tersebut merujuk pada pengambilan keuntungan di tengah penyebaran Virus Corona di Indonesia.


Pembatasan penjualan yang diminta oleh pihak kepolisian meliputi pembelian beras oleh masyarakat maksimal 10 Kg, pembelian gula maksimal 2 Kg, minyak goreng maksimal 4 liter, dan mi instan maksimal 2 dus.


Masih merujuk pada surat tersebut, Satgas Pangan pun meminta agar langkah-langkah tersebut dapat dilakukan guna menjamin ketersediaan bahan pokok dan bahan penting (bapokting) serta komoditas pangan lainnya. Hal itu pun menjadi salah satu dukungan terhadap program Gugus Tugas percepatan penanganan corona.


Kendati demikian, Daniel meyakini hingga saat ini belum terdapat oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga pangan. Saat ini, kata dia, kenaikan harga pada sejumlah bahan pangan terjadi karena peningkatan permintaan.


“Bahan-bahan pokok itu bukan melonjak, naik saja karena permintaan nambah,” jelas dia.


“Naiknya masih beberapa bahan,” tambah dia.


Sebagai informasi, sejumlah bahan pangan seperti gula pasir, bawang putih, cabai rawit merah, dan sejumlah bahan pangan lainnya mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.


Masyarakat di sejumlah daerah pun terdeteksi melakukan pemborongan tak terkontrol akibat isu Virus Corona atau panic buying.


Sumber : cnnindonesia.com https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200317133217-12-484183/satgas-pangan-polri-minta-pedagang-batasi-penjualan-sembako




Gara-gara Corona, Tablig Akbar UAS di Medan Ditunda

ARB INdonesia.com – Penyebaran virus corona atau Covid-19 berdampak dengan ditundanya tablig akbar yang digelar oleh Alwashliyah Sumatera Utara dengan menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS). Acara akan berlangsung di lapangan Merdeka, Medan, Minggu, 22 Maret 2020.


“Penundaan dilakukan setelah mendengarkan imbauan Presiden, Gubernur Sumut, plt Wali Kota Medan dan video nasihat tuan guru Al Ustaz H. Abdul Somad tentang pentingnya mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona,” ungkap Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara, Zulham Efendi kepada wartawan di Medan, Selasa, 17 Maret 2020.


Meski ditunda, ?Zulham tidak memberikan secara detail kapan akan kembali digelar tablig akbar yang menghadirkan penceramah kondang di Tanah Air ini.


Zulham berharap dengan kondisi penyebaran wabah virus berasal dari Kota Wuhan, China itu, dapat berlalu di Indonesia dan mengembalikan aktivitas seperti semula.?


“Dari hati yang tulus kami memohon maaf yang sebesar besarnya kepada kaum muslimin dan muslimat bahwasanya pelaksanaan tablig akbar Tuan Guru Abdul Somad di Lapangan Merdeka ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” tutur Zulham.


Sumber : Vivanews.com
https://www.vivanews.com/berita/nasional/40849-gara-gara-corona-tablig-akbar-uas-di-medan-ditunda?medium=autonext




Ingat! Harga Masker di Kimia Farma Rp 2.000

ARB INdonesia.com, Jakarta – Apotek Kimia Farma terus memasok masker di tengah wabah virus corona. Harga masker yang dijual tak berubah sejak diumumkan beberapa waktu lalu Rp 2.000 per masker.


Sama dengan sebelumnya juga, Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, setiap orang hanya boleh membeli dua masker.


“2 lembar, seharga Rp 2.000 sesuai komitmen kita,” katanya kepada detikcom, Selasa (17/3/2020).


Namun, dia mengimbau, masker sebaiknya digunakan untuk orang yang kondisi sakit, seperti flu dan batuk.


“Yang paling penting kebutuhan masker itu hanya untuk orang sakit, artinya orang sehat jangan,” ujarnya.


Sebab, lanjutnya, virus corona tidak menyebar lewat udara. Virus itu menyebar melalui air liur.


“Karena penularan corona bukan melalui udara, penularannya melalui droplet air liur, bersin airnya, imbuhnya.


Sumber : Detik.com
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4942597/ingat-harga-masker-di-kimia-farma-rp-2000?tag_from=wpm_nhl_2




Gubri Imbau Masyarakat Kurangi Kegiatan Pertemuan

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Dalam upaya menangkal terjadinya penyebaran virus Corona di tengah masyarakat, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengimbau untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat berkumpul.


Hal ini disampaikan oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat melantik Kepengurusan BKKKS Provinsi Riau Periode Thn 2020 – 2025 di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (16/3/2020) malam.


Dikatakan Gubri, imbauan ini khususnya ditujukan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan khalayak ramai.


“Sekarang pemerintah mengharapkan untuk masyarakat tidak mengikuti kegiatan-kegiatan terlebih dahulu. Sekarang tidak dianjurkan lagi adanya kegiatan-kegiatan yang dibuat oleh Pemerintah Derah (Pemda) dan masyarakat,” katanya, Senin (16/03/2020), dilansir mediacenterriau.


Syamsuar juga menghimbau kepada umat beragama untuk senantiasa melakukan ibadah di rumah. Sebab, ia mengatakan berkembangnya virus Corona banyak terjadi karena adanya agenda bersama atau pertemuan.


“Jadi artinya kita lebih baik sekarang ini bersama menjaga situasi yang kondusif, mudah-mudahan dengan adanya usaha ini, virus Corona tidak berkembang,” ujarnya.


Syamsuar menambahkan, saat ini Riau telah merawat 17 pasien suspect virus Corona. Diantaranya sembilan orang telah dinyatakan negatif dan sebagian sudah dipulangkan.


“Namun yang menjadi kekhawatiran kami saat ini, adanya masyarakat yang mengikuti pertemuan agama di Malaysia yang baru datang di Riau. Agenda tersebut banyak pesertanya terjangkit virus Corona,” pungkasnya. (LK)


Sumber : Lancangkuning.com https://m.lancangkuning.com/post-16985-gubri-imbau-masyarakat-kurangi-kegiatan-pertemuan.html




Covid 19, Bupati Suyatno Sebut Alhamdulillah Di Rohil Masih Nihil

ARB INdonesia.com, ROKAN HILIR – Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H Suyatno Amp mengaku bahwa Virus Corona saat ini di Wilayah Rokan Hilir, Riau masih nihil. mestipun nihil bupati menghimbau agar masyarakat tetap selalu waspada. Untuk antisipasi Virus Corona Itu Bupati juga  terus melakukan koordinasi dengan Dinas kesehatan, camat dan semua pihak berkaitan.


“kita minta wabah virus corona yang melanda Indonesia pada hari ini, sampai hari ini kita tetap waspada, sampai hari ini juga Rokan Hilir masih Nihil,” kata suyatno  di Gedung H. Misran Rais Bagansiapiapi, Senin 16 Maret 2020.


Bupati mengatakan, Ada indikasi semalam seorang ABK dari malaysia, itu suhu panasnya sampai 38 lebih, jadi suhunya sangat luar biasa, ternyata setelah diselusuri dia adalah seorang petugas ABK yang kerjanya diruangan mesin saja. laporan pagi ini yang diterima pihaknya tidak ada indikasi Virus corona di Rokan Hilir, namun dia minta tetap waspada.


Diungkapkan Bupati, Semua puskesmas sudah di intruksikan untuk senantiasa tetap waspada, bahkan memberikan informasi kepada masyarakat, bagi masyarakat yang kira – kira ada suhu yang tidak enak dalam tubuhnya itu segera melaporkan ke puskesmas terdekat dan itu sudah di intruksikan, karena hal Itu salah satu upaya pemerintah Daerah kabupaten Rokan Hilir dalam rangka mengantisipasi wabah Corona


menurut Dia, Yang paling penting, sudah di intruksikan semua sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMA / sederajat, sekolah swasta, pondok pasentren di liburkan sementara waktu menunggu instruksi selanjutnya.


” Saya minta kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas diluar, saat ini pemerintah Daerah sudah membatalkan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak,”Tutup Bupati.


Sumber : Riauandalas.com http://www.riauandalas.com/covid-19-bupati-suyatno-sebut-alhamdulillah-di-rohil-masih-nihil/




Jelang Pelaksanaan Musrenbang Inhil, Satgas Covid-19 Lakukan Penyemprotan di Gedung Engku Kelana

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebelum mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD)  Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tahun 2021 pada 17 Maret, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di Gedung Engku Kelana,  Tembilahan, Senin (16/3/20) malam.


Penyemprotan disinfektan itu dilakukan guna mencegah penyebaran wabah virus Corona di lokasi dimana akan diadakannya pembahasan bersama Kepala Daerah dan masing-masing OPD.


Dari pantauan dilapangan, dua orang petugas kesehatan lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) dari Diskes Inhil melakukan penyemprotan sejak pukul 21.15 WIB.


Saat ini penyemprotan masih berlangsung. Masing-masing sudut tak luput dari target petugas bahkan di luar gedung juga dilakukan penyemprotan.


Kepala Bappeda Inhil H Muchtar saat di wawancarai mengatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan Diskes Inhil dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)  untuk melakukan penyemprotan ruangan.


“Kita tetap melakukan Musrenbang tahun 2021,  karena suasana saat ini yaitu virus corona,  sehingga kami berkoordinasi dengan Diskes Inhil dan KKP untuk melakukan penyemprotan, “katanya.


Nanti,  lantut Muchtar,  sebelum kegiatan berlangsung akan dilakukan pemeriksaan tubuh terhadap semua peserta yang hadir. Hal itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkanm


“Hal itu untuk mencegah,  kita mengikuti semua standar operasional yang telah dibuat dan mudah-mudahan kita terhindar dari wabah virua corona ini, “tutup Muchtar.


Ditempat yang sama,  Kabid P2P Subowo Radianto Skm Mkes mengatakan dengan covid 19 pihaknya bersama KKP mensterilkan ruangan Gedung Engku Kelana Tembilahan.


“Besok kita siapkan 10 tenaga kesehatan untuk memeriksa suhu tubuh peserta,  kalau ada flu, kurang enak badan kita siapkan masker, “ujarnya.


Tak hanya itu,  alat pengukur tubuh (Thermal Scanner) infra merah juga disiapkan petugas dalam mengantisipasi bahaya virus corona.


“Kita siapkan untuk menjaga diri masing-masing,  sesuai arahan bupati besok jangan dulu bersalaman, “jelasnya.


Ia juga menyarankan kepada peserta untuk menjaga diri masing-masing,  mulai dari mengonsumsi makanan bergizi dan buah-buahan.


Untuk diketahui, Penyemprotan disinfektan tersebut menggunakan cairan Alkohol 75 persen.


Editor Arbain