Barcelona Tamat, Manchester City Angkut Lionel Messi Januari Nanti

ARBindonesia.com  – Malang nian nasib Barcelona yang kemungkinan besar lakoni paruh kedua LaLiga Spanyol 2020-2021 tanpa adanya Lionel Messi. Manchester City dikabarkan akan langsung mengangkut sang bintang Januari nanti.


Berakhirlah sudah usaha yang coba dibangun El Barca untuk tetap mempertahankan pemain andalannya setelah bermain bersama selama 20 tahun lamanya. Maklum, kondisi kacau baik dalam segi internal dan eksternal mereka sangat sulit untuk bisa teratasi.


Niat hati megabintang asal Argentina itu sendiri sudah jelas sejak pelatih Ronald Koeman menyingkirkan rekan-rekannya, terutama Luis Suarez. Hal ini sendiri juga diperparah minimnya prestasi Barca di liga domestik dan insiden memalukan 2-8 lawan Bayern Munchen.


Alih-alih hubungan antara Lionel Messi dan Barcelona kian membaik pasca lengsernya Josep Maria Bartomeu dari kursi presiden, kenyataan malah berkata lain. Sebagai buktinya sang kapten terlihat tak terlalu berikan kontribusi besar di gelaran LaLiga Spanyol.


Setelah sebelumnya langkahnya untuk pergi gagal gara-gara klausul rilis 700 juta euro (Rp12 triliun), kini kepergian Lionel Messi dipastikan tak akan terbantahkan lagi pada awal tahun 2021. Melansir laman The Sun, The Citizen sudah siap sedia merebut sang pemain.


Ya, menurut aturan UEFA, para pemain diperbolehkan untuk pindah klub ketika Liga Champions telah berlangsung setengah musim, meskipun pemain ambil bagian dalam kompetisi di babak grup berbeda. Inilah jadi kesempatan besar bagi Manchester City.


Alasannya? Sederhana, Pep Guardiola selaku pelatihnya sudah cukup lama dituntut membawa trofi liga terakbar seantero Eropa, padahal sempat raih treble winners di Barcelona. Messi pun dipercaya jadi salah satu kepingan teka-teki kesuksesan mereka.


Walaupun ada ancaman klausul rilis, ada alasan mengapa City cukup yakin dapat jasa bintang La Albiceleste tersebut secara free. Bagaimana tidak? Efek tak jadinya potong gaji 30 persen membuat Blaugrana dipastikan bangkrut gara-gara masalah keuangan.


Manchester City lantas bisa tertawa puas ketika LaLiga Spanyol juga mengamini kepergian Lionel Messi. Javier Tebas selaku presiden liga Spanyol itu menyatakan agar Barcelona sadar diri jika finansial mereka kalah saing lawan tim besutan Pep Guardiola tersebut.


sumber indosport.com




Ronaldo dapat Lampu Hijau untuk Kembali ke MU

ARBindonesia.com, OLAHRAGA -Teka-teki masa depan Cristiano Ronaldo di Juventus rupanya masih menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola internasional. Seperti diketahui, penyerang asal Portugal itu dirumorkan akan segera didepak dari skuat asuhan Andrea Pirlo setelah Juventus dikabarkan sudah tidak sanggup menanggung beban gajinya.


Apalagi ditengah situasi pandemi saat ini, Juventus tidak ingin terus mengalami kerugian yang cukup besar. play_arrow play_arrow volume_off 00:00/00:00 Kabarnya untuk menggaji satu orang Ronaldo, Juventus harus meruogoh kocek cukup dalam yakni sebesar 100 juta euro atau setara dengan Rp1,6 triliun per tahun.


Akibatnya, manajemen Juventus terpaksa memberlakukan aturan pemotongan gaji kepada seluruh pemain dan stafnya, guna menghindari kebangkrutan. Disaat Juventus berharap bisa mengamankan kondisi keuangan mereka dan memikirkan masa depan Cristiano Ronaldo, Manchester United datang menggoda.


Dilansir dari ESPN, tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu tengah berusaha untuk membawa sang megabintang kembali ke Old Trafford musim panas nanti. Ronaldo menghabiskan enam tahun di Manchester United antara tahun 2003 hingga 2009, dan selama itu ia telah sukses banyak memberikan gelar beberapa diantaranya tiga gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions.


Dirinya juga telah mencetak 118 gol dalam 292 pertandingan sebelum bergabung dengan Real Madrid seharga 96 juta euro tahun 2009.


“Ronaldo tengah mempertimbangkan untuk pindah. Juventus bersedia negosiasi jika sang pemain ingin hengkang,” cuit jurnalis ESPN, Christian Martin di akun Twitter pribadinya.


Kontrak Ronaldo sendiri di Juventus masih ada satu musim lagi atau hingga tahun 2022 mendatang. Namun kondisi finansial yang sulit, bisa membuat masa depannya cepat berakhir di Turin.


Juventus sendiri sebenarnya bisa saja mempertahankan Ronaldo untuk waktu yang lebih lama. Keputusan itu akan mereka ambil jika sang megabintang mampu membayar ekspektasi tinggi klub.


Ekspektasi Si Nyonya Tua sejatinya cukup jelas ketika menggelontorkan dana 100 juta euro (Rp1,7 triliun) ke Real Madrid 2018 lalu. Akan tetapi walaupun sudah sumbang 71 gol dalam 94 laga sekaligus dua kali Scudetto, tetap saja ia hanya jadi pemborosan.


Mengingat, proyek untuk mendatangkan Ronaldo ini ditujukan agar Si Nyonya Tua berhasil membawa pulang trofi Liga Champions ke Allianz Stadium.


Sumber indospot.com




Khabib Nurmagomedov Pesiun Setalah Bertarung melawan Gaethje di UFC

ARBindonesia.com, ABU DHABI – Khabib Nurmagomedov benar-benar sosok yang sangat memuliakan orang tuanya. Kepergian sang ayah, Abdul Manap, pada Juli lalu membuatnya sangat terpukul secara mental hingga saat menjelang duel melawan Justin Gaethje.


Kedekatannya dengan kedua orang tuanya, terutama sang ayah yang sekaligus menjadi pelatihnya, menjadi salah satu penyemangat ketika bertarung di mana pun. Ketika sang ayah meninggal, Khabib Nurmagomedov menyatakan tidak bisa bertarung tanpa ayahnya di dekatnya.


Karena itulah, untuk menghormati almarhum ayahnya, Khabib telah berjanji kepada ibunya bahwa pertarungan melawan Gaethje adalah yang terakhir di UFC. Janji itu telah ditepatinya dengan menyatakan pensiun setelah menaklukkan Gaethje di Fight island, Abu Dhabi, Sabtu malam waktu setempat. Sambil menangis, Khabib Nurmagomedov pensiun.


”Aku tidak bisa bertarung tanpa ada ayah di dekatku. Aku telah berjanji kepada ibuku ini adalah yang terakhir. Aku menepati janjiku,”tutur Khabib.


Kini setelah pensiun, Khabib masih merasakan ditinggal ayahnya. Karena itu, Khabib menitipkan pesan kepada semua anak-anak di dunia untuk dekat dengan orang tua masing-masing. ’’Dekatlah dengan orang tua Anda.. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,’’tutur Khabib.


Petarung Rusia yang tak terkalahkan itu mengalahkan lawannya dengan triangle choke di babak kedua pertarungan perebutan sabuk juara UFC Kelas Ringan di Fight Island. Itu adalah pertarungan pertama Khabib sejak kematian ayah dan pelatihnya, Abdulmanap, pada bulan Juli.


Setelah kemenangan sensasionalnya, dia menjatuhkan diri ke tanah sambil menangis di matras Octagon sebelum mengumumkan pengunduran dirinya. Dan berbicara dengan Gaethje setelah pertarungan, dia menasihati orang Amerika itu untuk menghargai orang tuanya.


Dia berkata: “Terima kasih banyak Justin. Pada tahun 2016 saya ingat, ketika saya menurunkan berat badan, Anda banyak membantu saya. Terima kasih saudara. Saya tahu Anda pria yang hebat dan saya tahu bagaimana Anda menjaga orang-orang terdekat Anda.


“Aku tahu banyak hal tentangmu. Dekatilah orang tuamu karena suatu hari itu akan terjadi. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, kamu tidak pernah tahu.” Lihat Videonya.


Sama seperti Khabib, Gaethje memberikan penghormatan kepada orang tuanya jelang laga di Abu Dhabi. Pemain berusia 31 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dia akan memaksa ibunya untuk pensiun setelah pertarungan malam ini.


Dia berkata: “Ketika pertarungan ini dimulai, ketika bel itu berbunyi di awal maka saya akan memastikan bahwa dia akan pensiun setelah pertarungan ini.”


“Dia telah berada di sana [pada pekerjaannya] selama 35 tahun.”


Gaethje menyingkir di babak kedua – tetapi wasit tampaknya melewatkannya beberapa kali sebelum dia turun tangan.


sumber Sindonews.com




Ngeri Terjangkit COVID-19, Khabib Nurmagomedov Ogah Latihan di AS

Khabib Nurmagomedov memutuskan untuk tidak berlatih di AS karena khawatir terjangkit COVID-19. Foto : Dok


ARBindonesia.com, DAGESTAN – Khabib Nurmagomedov memastikan dirinya tak akan berlatih di Amerika Serikat dalam rangka persiapan pertarungan melawan Justin Gaethje.


Petarung asal Rusia itu direncanakan akan mempertahankan gelar kelas ringan UFC melawan Gaethje pada 24 Oktober mendatang.


Apa alasan Si Elang ogah berlatih di Negeri Paman Sam? Ternyata Khabib mengkhawatirkan pandemi COVID-19. Sebagai informasi, mendiang sang ayah yang juga pelatihnya, Abdulamanap Nurmagomedov harus meregang nyawa setelah terinfeksi virus mematikan tersebut.


Sebenarnya, Khabib sejak 2012 lalu kerap berlatih di American Kickboxing Academy di San Jose, California. Namun dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini, Khabib memilih berlatih di kampung halamannya, Dagestan.


Menurut pelatih Javier Mendez dalam wawancara dengan ESPN, Sabtu (8/8/2020), anak asuhnya kemungkinan akan berpindah latihan jika sudah mendekati waktu pertarungan. Sementara itu pihak UFC sendiri belum mengumumkan di mana lokasi pertarungan.


“Kami punya dua pilihan untuk pertarungankan? Las Vegas atau Fight Island (Pulau Yas, Abu Dhabi). Saya sedang memikirkan Fight Island. Namun mereka belum mengatakannya. Yang saya tahu adalah bahwa COVID-19 terlalu tinggi di California dan Khabib tidak nyaman datang ke sina untuk berlatih,” jelas Mendez.


Khabib belum bertarung sepanjang tahun ini. Awalnya sempat akan dipertemukan dengan Tony Ferguson pada April lalu. Sayang pertarungan itu gagal terwujud karena alasan pandemi. Ferguson akhirnya melawan Gaethje pada Mei untuk pertarungan sementara dan kalah melalui TKO di ronde kelima.


Sumber sindonews.com




Festival Lomba Selodang 2020, ini Kata Mantan Camat Gaung Nursal Sulaiman

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Festival Lomba Selodang yang merupakan icon kebanggan masyarakat daerah Kecamatan Gaung, ternyata telah ada sejak delapan tahun yang lalu.


Hal itu dikatakan langsung oleh Mantan Camat Gaung yakni Drs Nursal kepada awak media dalam rangka mengingat sebentar lagi akan tiba Hari Ulang Tahun Kecamatan Gaung pada 26 April 2020.


Drs Nursal Sulaiman yang merupakan pernah menjabat sebagai Camat Gaung pada tahun 2012 tersebut, ia mengisahkan bahwa hal itu semua berawal dari keinginan beberapa tokoh masyarakat Kecamatan Gaung agar memiliki ikon atau ciri khas tersendiri, apabila orang melihat atau menyebut ikon tersebut langsung ingat dengan Kecamatan Gaung.


“Nah, Beranjak dari keinginan itulah makanya kita coba mengangkat kebiasaan setiap hari masyarakat di Gaung dalam mengangkut buah kelapa dengan perahu kecil ke sungai menjadi sebuah pertunjukan dan perlombaan yaitu Lomba Selodang,” tutur Nursal saat mengisahkan kepada awak media melalui via Seluler, Jum’at (24/4/2020) siang.


Seiring perkembangan zaman, perlombaan tersebut ternyata saat ini telah dijadikan sebagai event wisata tahunan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil, dan telah diterima juga oleh masyarakat luas Kabupaten Inhil pada umumnya dan Masyarakat Kecamatan Gaung khususnya.


“Alhamdulilah pada saat itu sambutan masyarakat sangat antusias, dan dilaksanakan setiap tahun disaat memperingati ulang tahun Kecamatan Gaung atau Milad Gaung pada tiap tanggal 26 April. Tahun ini mungkin tidak dilaksanakan, hal ini tentunya berkaitan dengan adanya status waspada pandemi Covid-19 yang harus kita hindari kegiatan-kegiatan dalam bentuk mengumpulkan orang banyak,” jelas Nursal


Drs Nursal juga berharap pandemi ini segera berakhir agar ikon Gaung yang merupakan kebanggan masyarakat tetap terlaksanakan.


“Mudahan pandemi ini segera berakhir dan tentunya saya berharap agar tahun-tahun kedepannya lomba Selodang kembali dilaksanakan apalagi sudah menjadi kalender Kabupaten Inhil. pada kesempatan ini saya ucapkan selamat ulang tahun buat Kecamatan Gaung, semoga semakin berjaya dan salam buat seluruh warga Gaung yang tak mungkin pernah akan terlupakan oleh saya sampai mati nanti,” Imbuhnya


Untuk diketahui bahwa Pelaksaan Festival Selodang Kecamatan Gaung untuk tahun 2020 kemungkinan ditiadakan, hal itu mengingat saat ini sedang terjadi Pandemi Covid19 dan telah memasuki Bulan Puasa Ramadhan 1441 Hijriah. Sampai berita ini diterbitkan, konfirmasi dari pihak Pemerintah Kecamatan Gaung terkait kebenaran atau tidak ditiadakannya Festival tersebut hingga sekarang belum ada jawaban. (iful)




Perangi Corona di Portugal, Ronaldo Sumbang Puluhan Miliar ke Rumah Sakit

ARB INdonesia -Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, turut khawatir soal pandemi virus corona yang kini sedang menghantui dunia. Oleh sebab itu, ia baru-baru ini menyumbang uang sekitar 1 juta euro (Rp 17,3 miliar) untuk beberapa rumah sakit di negaranya, Portugal.


Menurut laporan Sky Sports, ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan bantuan Ronaldo. Dua rumah sakit itu antara lain Rumah Sakit Santa Maria yang terletak di Lisbon dan Rumah Sakit Santo Antonio di Porto.


Ronaldo tak sendirian dalam aksinya kali ini. Pemain 35 tahun itu turut menggandeng sang agen bernama Jorge Mendes untuk mengurus semua bantuannya tersebut, mulai dari pengadaan kipas angin, masker, peralatan infus, tempat tidur, serta perlengkapan medis lainnya.


Aksi dermawan Ronaldo itu pun diungkapkan oleh pihak Rumah Sakit Santa Maria. Mereka pun merasa sangat terbantu dengan sumbangan tersebut.


”Kami dihubungi Jorge Mendes bersama Ronaldo ingin menyumbangkan dana sukarela untuk dua unit perawatan intensif bagi pasien positif corona yang kritis,” ujar kepala Rumah Sakit Santa Maria, Daniel Ferro.


”Ada beberapa macam yang ingin mereka sumbangkan. Antara lain kipas angin, monitor, selang infus, tempat tidur, serta seluruh peralatan penunjang pasien yang terinfeksi corona,” tuturnya menambahkan.


Senada dengan pihak Rumah Sakit Santa Maria, kepala Rumah Sakit Santo Antonio, Paulo Barbosa juga ikut berterima kasih dengan tindakan dermawan Ronaldo. Ia menyebut segala tindakan di rumah sakit tersebut menjadi makin mudah. 


”Kami kina bisa membuka UGD dengan 15 ranjang lengkap dengan kipas angin, monitor, dan peralatan pendukung lainnya. Kami berterima kasih kepada Ronaldo dan Jorge Mendes atas inisiatif luar biasanya, di saat negara sedang membutuhkan bantuan siapapun,” kata Paulo Barbosa.


Sementara itu, kasus positif corona di Portugal memang cukup mengkhawatirkan. Laporan terbaru menyebut sudah ada 2.362 kasus, dengan 33 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.


Sumber : Suara.com
https://www.suara.com/bola/2020/03/25/132436/perangi-corona-di-portugal-ronaldo-sumbang-puluhan-miliar-ke-rumah-sakit