Ditepikan di Liga Champions, Bale Ingin Tinggalkan Madrid
Gareth Bale tidak masuk skuat Real Madrid saat ditahan imbang Club Brugge. (Josep LAGO / AFP)
ARBINDONESIA.COM, OLAHRAGA – Penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale, dikabarkan ingin hengkang setelah tak masuk skuat saat timnya ditahan Club Brugge 2-2 pada matchday kedua Liga Champions, pekan lalu.
Dilansir dari Daily Mail, media Spanyol AS mengklaim Bale semakin tidak betah di Santiago Bernabeu dan ingin hengkang ingin segera keluar dari Madrid. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu dikabarkan membuka peluang untuk hengkang pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.
Keinginan hengkang semakin kuat setelah dibuat marah oleh pelatih Zinedine Zidane yang tidak menyertakan namanya di Liga Champions. Padahal, saat itu Bale dalam kondisi fit dan siap untuk bermain.
Meski tidak masuk skuat, Bale tetap datang ke Santiago Bernabeu. Televisi asal Spanyol, Deportes Cuatro pun merekam gambar Bale tiba di stadion empat menit setelah pertandingan dimulai.
Bagi Bale ini bukan yang pertama dirinya ditepikan dari skuat. Pemain 30 tahun itu pernah mengalami hal serupa kala Madrid kalah 0-2 dari Real Sociedad pada awal Januari lalu.
Kala itu, Bale sudah meninggalkan tribune penonton saat pertandingan baru berjalan selama 78 menit.
Di awal musim ini, Bale santer dikabarkan akan didepak karena disebut tak masuk rencana Zidane. Dua klub besar, Manchester United dan Paris Saint-Germain, dirumorkan tertarik untuk memboyongnya.
Namun, Bale tetap bertahan di Madrid hingga ditutupnya bursa transfer pada September lalu. Keputusan itu berbuah manis karena pemain asal Wales bisa mengembalikan kepercayaan Zidane dengan penampilan apik di awal musim.
Sumber CNNIndonesia. com
De Gea: Periode Tersulit MU Sejak Kedatanganku
ARB INdonesia, OLAHRAGA – David de Gea menyebut kekalahan Manchester United dari Newcastle United tak dapat diterima. MU sedang menjalani periode tersulit sejak De Gea bergabung.
Melawat ke St. James’ Park dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (6/10/2019), MU tumbang dengan skor 0-1. Di pertandingan itu, MU lagi-lagi tampil buruk. Sebanyak tiga percobaan MU yang mengarah ke sasaran dari total 12 percobaan tidak benar-benar membahayakan gawang Newcastle.
Tumpulnya lini depan The Red Devils ditunjukkan dengan tujuh gol dalam 10 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, yang hanya membuahkan tiga kemenangan. MU bahkan tidak mampu mencetak gol dalam dua pertandingan terakhirnya, usai sebelumnya diredam AZ Alkmaar 0-0 di Liga Europa.
Sembilan poin yang dikumpulkan MU dalam delapan pertandingan menandai laju terburuk klub di awal sebuah musim liga dalam 30 tahun. MU belum mampu memenangi laga tandangnya sejak mengalahkan Paris St. Germain pada Maret lalu.
MU Kalah, De Gea Sulit Berkata-kata
Foto: Scott Heppell / Reuters
Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, De Gea pernah merasakan masa-masa sulit di MU di bawah asuhan David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho. Menurut dia, era Ole Gunnar Solskjaer-lah yang paling sulit.
“Semuanya. Banyak hal mesti diperbaiki. Mereka adalah tim yang lebih baik pada hari ini,” kata kiper MU itu kepada Sky Sports. “Aku tidak tahu mesti mengatakan apa, sungguh. Hanya teruslah berusaha, berjuang, meningkat setiap harinya. Ini adalah momen yang sulit untuk kami.”
“Mungkin ini adalah waktu tersulit sejak aku di sini. Aku tidak tahu mengapa, apa yang terjadi. Kami bahkan tidak bisa mencetak gol dalam dua pertandingan. Sulit untuk mengatakan sesuatu. Maaf kepada fans. Kami sudah pasti akan berjuang, kami akan bangkit, tapi untuk sekarang kami sedang dalam situasi yang sulit.”
“Kami bertahan cukup bagus kok. Memang benar mereka memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol, tapi hanya satu, kami kebobolan sebuah gol dari tendangan sudut kami sendiri. Itu tidak bisa terjadi. Ini tidak bisa diterima, tidak hanya pertandingan ini sih, tapi di sepanjang musim,” kata De Gea.
Sumber Detikcom
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
ARB INdonesia, BURIRAM – Marc Marquez memastikan diri menjadi juara dunia Moto GP 2019. Dia meraihnya usai menjadi juara di MotoGP Thailand.
Dalam balapan di sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (6/10/2019), Marquez menjadi yang tercepat dalam 26 lap dengan catatan waktu 39 menit 36,223 detik.
Marquez memenangi pertarungan sengit dengan Fabio Quartararo. Baby Alien menyalip Quartararo di lap terakhir, hingga finis 0,171 detik lebih cepat.
Dengan hasil ini, raihan poin Marquez di klasemen MotoGP sudah tak bisa dikejar dengan musim ini tinggal menyisakan empat seri.
Marquez mengumpulkan 325 poin di klasemen MotoGP. Andrea Dovizioso ada di posisi kedua dengan catatan 215 poin.
Sumber Detikcom
Tekel Salah, Pemain Leicester Dapat Hinaan Rasial
ARB INdonesia, OLAHRAGA – Gelandang Leicester City Hamza Choudhury mendapat hinaan rasial melalui media sosial setelah melakukan tekel keras terhadap winger Liverpool Mohamed Salah pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Anfield, Sabtu (5/10).
Choudhury mendapat kartu kuning setelah melakukan tekel keras terhadap Salah saat laga Liverpool vs Leicester memasuki menit ke-89. Salah kemudian harus digantikan Adam Lallana karena cedera.
Tekel keras Choudhury membuat kesal pendukung Liverpool. Bahkan sejumlah oknum suporter Liverpool mengeluarkan hinaan rasial terhadap gelandang keturunan Bengali tersebut.
Dikutip dari The Guardian, sejumlah oknum suporter mengeluarkan kata-kata kasar untuk menghina Choudhury. Hinaan tersebut membuat pihak Leicester City melaporkan hinaan tersebut ke polisi.
Liverpool menang 2-1 atas Leicester City berkat penalti James Milner. (AP Photo/Jon Super)
“Kami sangat terganggu dengan komentar ini, yang klub telah laporkan ke polisi dan tempat media sosial status itu dibuat. Perilaku diskriminasi tidak punya tempat di sepak bola atau kehidupan. Kami akan mengambil tindakan sekuat mungkin terhadap mereka yang bertanggung jawab,” demikian pernyataan resmi Leicester.
Tekel yang dilakukan Choudhury juga membuat pelatih Liverpool Juergen Klopp kesal. Klopp menganggap Choudhury pemain yang kasar. Pelanggaran serupa pernah dilakukan Choudhury terhadap Matt Ricthie pada Agustus 2019.
Hamza Choudhury melakukan tekel keras terhadap Mohamed Salah. (AP Photo/Jon Super)
“Ini tekel yang tidak bisa saya pahami. Ini sangat berbahaya. Saya tidak ingin membuat pemain ini [Choudhury] dalam masalah, tapi dia harus lebih tenang. Ini bukan kali pertama dia melakukannya,” ujar Klopp.
Liverpool sendiri berhasil menang 2-1 atas Leicester City lewat gol penalti injury time James Milner. Kemenangan atas The Foxes membuat Liverpool sementara unggul delapan poin atas Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris.
Sumber CNN Indonesia
Manajer Arsenal: Mesut Ozil Tak Layak Bermain
ARB INdonesia, OLAHRAGA – Unai Emery mengatakan bahwa ia melihat bahwa beberapa pemain lain lebih pantas mendapatkan tempat di skuat Arsenal dibandingkan Mesut Ozil.
Nama gelandang asal Jerman tersebut tidak dimasukkan dalam daftar 18 pemain saat The Gunners menang 4-0 atas Standard Liege di ajang Liga Europa, Jumat (4/10/2019).
Sebelumnya, Ozil juga tidak dilibatkan ketika klub London Utara bermain imbang 1-1 melawan Manchester United pada 1 Oktober kemarin.
Emery terlihat semakin enggan memainkan mantan gelandang Real Madrid tersebut musim ini. Sejauh ini pemain berusia 30 tahun itu baru dua kali tampil dan sering diabaikan oleh pelatih asal Spanyol itu.
Pelatih Arsenal, Unai Emery memimpin sesi latihan timnya jelang laga final Liga Europa 2018/19 kontra Chelsea. [OLLY GREENWOOD / AFP]
Ketika ditanya tentang keputusannya jarang memainkan Ozil, Emery mengungkapkan bahwa ia merasa para pemain yang ia pilih dianggap lebih layak bermain dibandingkan Ozil.
“Saya berpikir setiap saat untuk memutuskan pemain terbaik untuk setiap pertandingan dan pemain terbaik dalam skuat untuk bermain dan membantu kami,” kata Emery kepada BT Sport setelah pertandingan di Emirates Stadium.
“Ketika saya memutuskan ia (Ozil) tidak ada dalam skuat, itu karena saya pikir pemain lain lebih pantas mendapatkannya.”
Pemain Arsenal merayakan gol Gabriel Martinelli ke gawang Standard Liege pada lanjutan Liga Europa 2019/20 di Stadion Emirates, Jumat (4/10/2019). (Glyn KIRK / AFP)
“Kita akan menjalani sebuah pertandingan lain akhir pekan ini, dan kita akan memutuskan hal yang sama.”
“Menurunkan 11 pemain terbaik untuk mencapai target kami untuk menang pada Minggu dan juga beradaptasi dalam menghadapi pertandingan sulit melawan Bournemouth dengan gaya bermain kami.”
Hingga pekan ke-7 Liga Inggris, Arsenal mengantongi 12 poin dari tujuh pertandingan dan menempati posisi empat klasemen sementara. Di pekan ke-8, Arsenal akan menjamu AFC Bournemouth di Emirates Stadium, Minggu (6/10/2019).
Sumber Suaracom
Ibrahimovic dan Sihir ‘Ibracadabra’ yang Tak Mengenal Tua
ARB INdonesia, OLAHRAGA – Mantan pemain Manchester United dan timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic tengah merayakan hari kelahirannya yang ke 38 tahun, pada Kamis (3/10) ini.
Ibrahimovic lahir di Malmo, Swedia, 3 Oktober 1981 dari pasangan keluarga Imigran. Sang ayah yang bernama Sefic berkebangsaan Bosnia, sedangkan sang ibu Jurka Gravia adalah warga negara Kroasia.
Perceraian orang tua menjadi kenyataan yang harus dihadapi Ibrahimovic kecil. Ayah dan ibunya berpisah saat Ibra baru berusia dua tahun. Ia pun akhirnya tinggal bersama sang ibu dan ayah tirinya dan tumbuh menjadi pencinta sepak bola.
Ibra mengawali karir sepak bola dengan bergabung bersama klub kota kelahirannya, Malmo FF tahun 1996. Tiga tahun kemudian, penyerang jangkung itu masuk ke tim utama. Sejak 1999 hingga 2001, Ibra main 47 kali dan mencetak 18 gol di berbagai ajang.
Zlatan Ibrahimovic naik daun ketika membela Ajax. (AFP PHOTO / PASCAL GEORGE)
Memasuki tahun 2001, Ibra pun mulai mendapat kesempatan membela timnas Swedia.
Karier Ibra berlanjut ke Ajax yang mengeluarkan dana transfer 7,8 juta euro kepada Malmo. Di bawah asuhan pelatih Ronald Koeman, permainan Ibra mulai berkembang hingga membuat namanya ikut melonjak naik meski terkenal memiliki emosi yang meledak-ledak.
Ibra berhasil membawa De Godenzonen mengangkat trofi di liga Belanda sebanyak dua kali, dan sempat mencicipi sekali piala KNVB.
Sukses tiga musim di Belanda, Ibra pun hijrah ke Italia dengan bergabung bersama Juventus di tahun 2004 dengan nilai transfer sebesar 16 juta euro. Di Juventus, Ibra menjadi pemain inti dan turut mengantarkan skuat Bianconeri menjadi juara Liga Italia, namun gelar tersebut dibatalkan lantaran Juventus disebut terlibat dalam pengaturan skor dan harus turun ke Serie C1.
Juventus turun kasta, Ibra pun memutuskan pindah ke Inter Milan. Bergabung ke Inter membuat kemampuannya semakin terasah dan sering menjadi pemain kunci di setiap pertandingan. Hal ini terbukti hanya dalam kurun waktu tiga tahun, ia mampu menyumbangkan Scudetto atau kampiun Liga Italia.
Tepat di tahun 2009, Ibra pindah ke Spanyol untuk bergabung dengan Barcelona di bawah kepelatihan Pep Guardiola.
Pada awal musim Ibra menunjukkan tajinya dengan berhasil mencetak gol di laga-laga penting seperti El Clasico. Namun di tahun 2010 performanya sempat menurun. Hal ini kerap dikaitkan dengan hubungan yang tidak harmonis dengan Guardiola.
Barcelona pernah menjadi salah satu pelabuhan karier Zlatan Ibrahimovic. (AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
Manajemen Barcelona pun melepas Ibra ke AC Milan. Pulang ke Italia, Ibra kembali mengangkat trofi Liga Italia
Tahun 2011 Milan membelinya secara permanen dari Barcelona. Namun kebersamaan Ibra dan Milan tak bertahan lama. Pada bulan Juli 2012, Ia resmi dipinang klub raksasa asal Prancis, Paris Saint-Germain. Selama menjalani empat musim bersama Les Parisiens dan selalu merajai Ligue 1, Ibra menunjukkan ketajamannya di lini depan dengan mengemas 156 gol dari 180 laga.
Musim 2016/2017 Ibra hengkang ke Liga Inggris untuk bergabung dengan Manchester United. Tak mampu membantu MU meraih trofi liga domestik, Ibra turut andil dalam keberhasilan The Red Devils di Liga Europa.
Awal tahun 2018, Ibrahimovic sudah dispekulasikan bakal pindah dari Old Traffod. Hal ini disebebkan cedera hamstring yang dialaminya membuat ia tak lagi mendapatkan kepercayaan Jose Mourinho untuk bermain secara reguler.
Ia pun akhirnya memilih melanjutkan karier sepak bolanya di liga Amerika Serikat dengan bergabung bersama LA Galaxy. Dalam kurun waktu lima bulan pertama sejak kepindahannya, Ibra sudah mencetak 20 gol. Namun hingga kini Ibra belum mampu mengantar Galaxy meraih gelar.
Di usia yang menginjak 38 tahun, sihir dan ketajaman Ibrahimovic belum sirna. Ia sudah mengemas 51 gol dari total 55 laga bersama LA Galaxy.
Di level timnas Swedia, Ibrahimovic juga punya warisan bersejarah. Peninggalannya di timnas Swedia adalah 62 gol yang membuat Ibra menjadi top skor tim Viking Kuning.
Arogansi dan kepiawaian Ibra seperti berjalan beriringan. Tingkah yang kadang terkesan pongah dibarengi dengan catatan-catatan impresif di lapangan hijau. Selain itu, Ibrahimovic dikenal sebagai pencipta gol-gol indah, mulai dari tendangan voli, tendangan keras jarak jauh, hingga tendangan akrobat yang didukung oleh teknik taekwondo miliknya.
Tak heran julukan ‘Ibracadabra’ melekat pada sosok yang membuat decak kagum lantaran seolah ada sihir yang melekat dalam setiap sentuhan dengan si kulit bundar.
Julukannya kali ini tak lepas dari naluri gol sang striker di lapangan bak sebuah sihir yang dapat membuat orang berdecak kagum saat ia mencetak gol. Sihir itu bahkan masih terlihat kuat, ketika Ibrahimovic meninggalkan Eropa yang dianggap kiblat sepak bola.