Barcelona Gagal Menang, Suarez Sebut Banyak Masalah

Luis Suarez menganggap Barcelona memiliki banyak masalah. (AP Photo/Joan Monfort)







ARB INdonesia, OLAHRAGA – Penyerang Luis Suarez mengatakan Barcelona memiliki banyak masalah yang harus dibenahi setelah ditahan imbang Espanyol 2-2 pada lanjutan Liga Spanyol di Stadion RCDE, Sabtu (4/1).


Barcelona susah payah mencuri poin di markas Espanyol. Sempat unggul 2-1 di babak kedua, Barcelona harus pulang dengan satu poin setelah Frenkie De Jong mendapat kartu merah dan Espanyol menyamakan kedudukan lewat pemain asal China, Wu Lei.


Suarez mengatakan Barcelona punya banyak masalah dalam permainan tim. Pemain asal Uruguay itu berharap pelatih Ernesto Valverde bisa segera memperbaiki masalah Barcelona itu.



“Kami bermain bagus ketika membalikkan keadaan [dan unggul 2-1]. Tapi, kami kehilangan dua poin hari ini dan kami harus memperbaiki masalah itu. Bahkan jika kami menang, ada banyak yang harus dibenahi,” ujar Suarez dikutip dari Football Espana.


Hasil imbang melawan Espanyol membuat Barcelona mendapat tekanan dari Real Madrid pada puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Kedua klub saat ini sama-sama mengoleksi 40 poin.


Luis Suarez mencetak satu gol saat Barcelona ditahan imbang Espanyol 2-2. (AP Photo/Joan Monfort)


arcelona selanjutnya akan menghadapi Atletico Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol yang berlangsung di Arab Saudi, 8 Januari mendatang. Suarez berharap masalah Barcelona bisa diselesaikan sebelum melawan Atletico Madrid.


“Kami punya beberapa hari mempersiapkan diri untuk Piala Super Spanyol, tapi ini akan jadi pertandingan berat melawan Atletico Madrid. Untuk bisa merebut gelar kami harus meningkatkan permainan dalam waktu cepat,” ucap Suarez.


Piala Super Spanyol menggunakan format yang berbeda musim ini. Semifinal lainnya akan mempertemukan Real Madrid vs Valencia dengan laga final akan digelar pada 12 Januari 2020. (*)


loading…




Sumber CNN Indonesia
https://m.cnnindonesia.com/olahraga/20200105140031-142-462539/barcelona-gagal-menang-suarez-sebut-banyak-masalah




Muskab Vovinam Inhil, Zainal Arifin Terpilih Secara Aklamasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Zainal Arifin, S.E, M.E., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Cabang Olahraga Vovinam Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masa bhakti 2019-2023 pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang diselenggarakan di salah satu ruangan Kampus II Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indragiri (UNISI), Jalan HR Soebrantas, Tembilahan, Jumat (27/12/19).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KONI Inhil yang diwakili oleh Wakil Sekretaris KONI Inhil, Fahyunani Zaini, S. Pd. Ia menuturkan bahwa besar harapan dan cita-cita Inhil untuk cabang olahraga Vovinam tersebut.





“Cabang olahraga Vovinam ini merupakan yang paling bungsu, yaitu yang ke-27 dari 26  cabang olahraga yang sudah ada di KONI Inhil sebelumnya. Tertitip harapan agar dapat melaksanakan pembinaan atlet olahraga beladiri Vovinam ini di Kabupaten Indragiri Hilir, agar nantinya atlet dari Inhil dapat bertanding di Porprov tahun 2021 di Kuantan Singingi.” ujarnya.

Kando Yunan, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa untuk cabang olahraga Vovinam ini, untuk di Provinsi Riau  baru ada di 4 dari 12 Kabupaten, termasuk salah satunya yaitu di Inhil.

“Saya berharap nanti setelah diadakannya pembinaan atlet Vovinam Inhil, kedepannya saat bertanding, atlet kita dapat menyabet pundi-pundi medali emas untuk Kabupaten Inhil ini.” harapnya.





Zainal Arifin, S.E, M.E., selaku Ketua Umum Cabang Olahraga Vovinam Kabupaten Inhil masa bhakti tahun 2019-2023 saat diwawancarai Medialokal.co selepas Muskab menyampaikan bahwa untuk langkah awal para pengurus akan melaksanakan sosialisasi atau pengenalan mengenai cabang olahraga beladiri Vovinam tersebut kepada masyarakat dan akan melaporkan ke Vovinam Provinsi dan KONI Kabupaten Inhil untuk diakui sebagai bagian dari cabang olahraga, Vovinam di Kabupaten Inhil.

“Setelah menerima SK, untuk selanjutnya kami akan melakukan sosialisasi dan pembinaan atlet. Kami berharap tentunya dengan terbentuknya cabor Vovinam di Kabupaten Inhil ini dapat memperluas wadah pembinaan prestasi olahraga.” ujar Zainal.





Dikatakannya lagi, hal itu juga dalam rangka mengembangkan dan menyalurkan prestasi, minat, dan bakat mereka dalam hal seni beladiri Vovinam.

“Saya juga berterimakasih kepada KONI Inhil dalam hal ini diwakili oleh Kando Yunan yang berkenan memberikan motivasi dan arahan untuk kita semua. Teruntuk pelajar, mahasiswa, pemuda, yang mempunyai ketertarikan seni beladiri agar nantinya ikut bergabung bersama kami. Kami tentunya akan bersiap untuk membina dan mempersiapkan atlet-atlet untuk bertanding dikejuaraan daerah maupun nasional agar nantinya dapat menoreh prestasi untuk Kabupaten Inhil melalui seni beladiri Vovinam ini.” tandasnya. (arb/rl)




Turnamen Volly Ball, Dandim Cup III Tahun 2019 se Inhil Hari ini Resmi Dibuak

Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal





ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Masih dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD TA 2019, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Open Turnamen Volly Ball Putra Dandim Cup III Tahun 2019 se-kabupaten Inhil.

Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Volly Makodim 0314/Inhil, Jalan A Yani, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (13/12/19) pukul 08:55 WIB yang dibuka langsung oleh Bupati Inhil Drs. H. M Wardan, MP.

Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil diwakili Kanit Sabhara Iptu Saukani, Kajari Kabupaten Inhil H Susilo SH, Ketua Pengadilan Negri Tembilahan Ibu Nurmala Sinurat SH, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan Bpk Khairunnas S.Ag, Sekretaris Kesbang Kabupaten Inhil Marlis Syarif, Dansubpom Tembilahan Lettu Cpm F Otto, Ketua Umum KONI Kab. Inhil Drs H. Syamsurizal Awi MP, Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto, Kalapas Kelas IIA Tembilahan Agus Pratiatno SH, Ketua Imigrasi Tembilahan Najaruddin Syafaat, Kepala Bea Cukai Tembilahan diwakili Chandra, Ketua Ormas, LSM se-kabupaten Inhil, Perwira staf dan Anggota Makodim 0314/Inhil, Anggota Polres Inhil, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang LlV Ibu Tuti Ratnasari serta Tamu dan Undangan sekitar 150 orang.





Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini masih dalam rangka menyambut Hari Juang TNI-AD dan untuk mengenang kembali peperangan palagan ambarawa sekaligus mencari bibit-bibit unggul pemain volly untuk dibina.

“Kami melihat bahwa minat pemain Volly meningkat dari tahun sebelumnya. Semoga selesai turnamen bisa mendapat bibit-bibit unggul untuk di bina di Kabupaten dan menjadi atlit Kabupaten.” ujar Dandim 0314/Inhil.

Beliau menuturkan dengan adanya kerjasama semua pihak sehingga dapat terlaksana dan menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturrahmi dan junjung tinggi sportivitas.

“Kemenangan bukan tujuan utama, tetapi perjuangan dan sportivitas  adalah kehormatan bagi kita semua.” tegas Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Umir Faishal.





Bupati Inhil H M Wardan memberikan apresiasi kepada Dandim 0314/Inhil yang secara berturut-turut tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan Turnamen “Dandim Cup”.

“Pemerintah Daerah sangat merespon dan mengapresiasi dalam mendukung kegiatan ini. Yang terpenting KONI dan PBSI agar bisa melihat dan mencari pemain yang berprestasi untuk dikembangkan bakatnya dan butuh kejelian dalam mencari dan mendapatkan atlit yang bisa dibina secara terprogram dan terstruktur agar kedepan Inhil memiliki tim yang bisa diandalkan untuk kita tampilkan pada ajang Nasional.” ujar Bupati.

Bupati Inhil berharap kepada semua Club agar menjadikan juara bukan tujuan, tetapi sportivitas yang lebih utama dan karakter yang baik harus dikedepankan dalam bertanding.

Untuk diketahui, Tim yang bertanding sebanyak 54 Club/tim, dimulai dari tanggal 13 Desember 2019 sampai tanggal 27 Desember 2019. (rl)




Vietnam Akui Tekel Horor pada Evan Dimas Bagian Strategi

Pelatih Vietnam Park Hang-seo mengakui kalau mematikan Evan Dimas bagian dari strategi memporakporandakan pertahanan Indonesia. Foto : Nhandan





ARB INdonesia, MANILA – Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo mengakui semangat jadi salah satu rahasia bagaimana anak asuhnya bisa menjinakan Timnas Indonesia U-23 di final cabang sepak bola SEA Games 2019. Tapi, ada taktik lainnya untuk bisa meredam serangan Garuda Muda, yakni mematikan Evan Dimas Darmono yang selama ini jadi jenderal di lapangan tengah.

Tak bisa dipungkiri setelah Evan Dimas mendapatkan tekel horor dari Doan Van Hau pada pertandingan di Jose Rizal Stadium, Selasa (10/12/2019) malam, gelombang serangan Indonesia bisa diredam. Vietnam pun bisa memanfaatkan cederanya Evan Dimas dengan gelontoran serangan yang berbuah gol di menit 41 yang dibuat Van Hau.

Hang-seo kepada media Vietnam mengatakan bahwa kemenangan ini ia berikan pada masyarakat Vietnam. “Mereka yang mencintai sepak bola Vietnam, Federasi Sepak Bola Vietnam dan semua klub. Sejujurnya, saya juga ingin memberikan kemenangan ini tidak hanya untuk para pemain tetapi juga untuk anggota staf pelatih dan pendukung lain yang selalu membantu seluruh tim,” kata Hang-seo dilansir Nhandan, Rabu (11/12/2019).





Pelatih asal Korsel itu pantas bangga. Pasalnya, ia menjadi pelatih pertama yang bisa memberikan medali emas buat Vietnam di ajang SEA Games. Namun, prestasinya ini tercoreng dengan sikap yang berlebihan dengan memprotes kepemimpin wasit. Akibatnya Hang-seo mendapatkan kartu merah dan tak boleh mendampingi anak asuhnya sampai akhir pertandingan. Tak sampai di situ, ia pun dilarang memberikan keterangan kepada media dalam sesi konferensi pers.

Nah saat jumpa pers inilah asisten Hang-seo, Lee Young-jin membeberkan mengenai strategi menghancurkan pertahanan Indonesia. “Semuanya dipersiapkan untuk bertemu Indonesia. Kami merusak sistem pertahanan mereka untuk mencetak tiga gol.”

Pernyataan Young-jin setidaknya menggambarkan bagaimana pemain Vietnam diinstruksikan untuk memporak-porandakan pertahanan Indonesia, salah satunya dengan mematikan aksi Evan Dimas. Sampai saat ini belum diketahui bagaimana kondisi Evan Dimas usai mendapatkan tekel horor.





Sumber Sindonews.com
https://sports.sindonews.com/read/1467384/51/vietnam-akui-tekel-horor-pada-evan-dimas-bagian-strategi-1576032826




Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Pelatih Park Hang-seo Diusir Wasit





ARB INdonesia, MANILA – Pelatih Park Hang-seo diusir wasit pada laga final SEA Games 2019 antara timnas U23 Indonesia vs Vietnam.

Laga timnas U23 Indonesia vs Vietnam ini berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12/2019).

Kejadian itu terjadi pada menit ke-78 ketika kedudukan 3-0 untuk keunggulan Vietnam.

Vietnam pada akhirnya harus bermain tanpa pelatih kepala di sisa laga.

Park Hang-seo sebelumnya memprotes keras keputusan wasit saat pemainnya dilanggar.

Park Hang-seo beradu argumen cukup lama dengan wasit kepala hingga akhirnya harus diusir. Di 10 menti terakhir, Park Hang-seo menonton dari tribune penonton. (*)





Sumber Kompas.com
https://bola.kompas.com/read/2019/12/10/20473548/timnas-u23-indonesia-vs-vietnam-pelatih-park-hang-seo-diusir-wasit




Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Gawang Nadeo Kebobolan Kali Ketiga

Foto kompas.com





ARB INdonesia, MANILA – Doan Van Hau mencetak gol keduanya pada laga final SEA Games 2019 antara timnas U23 Indonesia vs Vietnam.

Gol itu membuat Indonesia untuk sementara tertinggal 0-3.

Laga timnas U23 Indonesia vs Vietnam ini berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12/2019).

Doan Van Hau kembali mencetak gol pada menit ke-78 lagi-lagi lewat skema tendangan bebas.

Gol ini berawal dari kesalalahan kiper Nadeo Agra Winata saat menepis bola ke kanan. Ternyata bola tepisan Nadeo sudah ditunggu Doan Van Hau yang berada di tiang jauh.





Jalannya pertandingan:

Di babak pertama, pertandingan berjalan dengan tempo sedang dan kedua tim bermain sangat hati-hati. Indonesia yang sedikit unggul dalam penguasaan bola harus kehilangan Evan Dimas Darmono pada menit ke-20.

Evan Dimas mendapat cedera karena kaki kirinya diinjak oleh Doan Van Hau. Evan Dimas kemudian diganti oleh Syahrian Abimanyu.

Pada menit ke-38, gawang Indonesia kebobolan lewat sundulan Doan Van Hau.

Memanfaatkan umpan tendangan bebas, Doan Van Hau memenangkan duel udara dan dengan mudah membelokkan bola ke gawang menggunakan kepalanya.





Di babak kedua, pelatih timnas U23 Indonesia, Indra Sjafri langsung memasukkan Egy Maulana Vikri untuk menambah daya gedor.

Terus menyerang, Indonesia kebobolan lagi pada menit ke-58 lewat gol Do Hung Dung.

Gol ini berawal dari umpan silang Nguyen Duc Chien dari sisi kanan. Bola umpan silang itu kemudian salah diantisipasi oleh Andy Setyo.

Bola liar kemudian langsung diselesaikan Do Hung Dung dengan tembakan mendatar kaki kanan.

Pada menit ke-78, Vietnam memperlebar keunggulan lewat gol kedua Doan Van Hau.





Sumber Kompas.com
https://bola.kompas.com/read/2019/12/10/20362988/timnas-u23-indonesia-vs-vietnam-gawang-nadeo-kebobolan-kali-ketiga?page=2