KPU: Jumlah Pemilih Tetap Pemilu 2019 Capai 192 Juta

DPT Pemilu 2019 kembali diperbarui oleh KPU. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, — Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jumlah pemilih untuk pemilu 2019. Jumlahnya mencapai sekitar 192 juta pemilih.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditetapkan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT Hasil Perbaikan ke 2 (DPTHP-2) yang digelar di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (15/12). DPT yang ditetapkan hari ini merupakan penyempurnaan dari penetapan sebelumnya.

“KPU hari ini akan menetapkan DPT hasil perbaikan ke-2 dengan tetap memperhatikan catatan dan rekomendasi yang diberikan,” ujar Arief dikabarkan CNN Indonesia

Adapun jumlah pemilih secara keseluruhan, baik di dalam serta luar negeri, adalah 192.828.520 pemilih.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 190.770.329 merupakan pemilih di dalam negeri. Sedangkan pemilih di luar negeri sebanyak 2.058.191 pemilih. Jumlah pemilih luar negeri ini tersebar di 130 perwakilan RI di seluruh dunia.

Mengenai pemilih laki-laki secara total, baik di dalam negeri maupun luar negeri, adalah 96.271.476 pemilih. Sedangkan perempuan sebanyak 96.557.044 pemilih.

Lebih rinci lagi, jumlah pemilih laki-laki di dalam negeri sebanyak 95.368.749 pemilih. Sedangkan jumlah perempuan sebanyak 95.401.580 pemilih.

Sementara itu, jumlah pemilih laki-laki di luar negeri sebanyak 902.727 pemilih. Sedangkan perempuan sebanyak 1.155.464 pemilih.

Perihal mekanisme pemilihan di luar negeri ada tiga metode, yakni melalui pemungutan di tempat pemungutan suara (TPS), kotak suara keliling, dan melalui pos.

Arief mengatakan jumlah pemilih yang akan memilih di TPS sebanyak 606.381 pemilih. Sedangkan jumlah TPS yang tersedia sebanyak 783 TPS.

Adapun jumlah pemilih melalui metode Kotak Suara Keliling (KSK) sebanyak 638.040 pemilih. Sedangkan jumlah KSK yang tersedia adalah 2.345 KSK.

Sementara itu, pemilih yang menggunakan hak suaranya melalui surat atau pos 813.770. Sedangkan kantor pos yang memfasilitasi sebanyak 429.

Arief mengatakan KPU tetap membuka diri bagi siapapun untuk memberikan masukan dan catatan tentang DPT. Demikian juga bila pihak-pihak lain ingin mendapatkan informasi terkait DPT.

“Hal-hal lebih detil yang ingin didapatkan dari KPU tentu kami bersedia memberikan data tersebut sepanjang informasinya bukan atau tidak dalam kategori yang dikecualikan,” ujarnya.

Sebelumnya penetapan DPT sudah beberapa kali dilakukan KPU. Pertama kali, penetapan DPT dilakukan pada Rabu, 5 September 2018.

Kemudian, KPU kembali menetapkan DPT pada Minggu 16 September 2018. Selanjutnya, DPT kembali ditetapkan pada Kamis 15 November 2018.

Ketika penetapan DPT terakhir, yakni pada Kamis 15 November 2018, jumlah pemilih dari 28 provinsi yang terdiri dari 418 Kabupaten/Kota sebanyak 141.412.533 pemilih. Secara rinci, jumlah itu terdiri dari 70.586.944 pemilih laki-laki dan 70.825.549 pemilih perempuan.




Kiai Buchori Amin Meninggal Saat Sedang Berceramah di Malang

Kiai Buchori Amin saat berceramah, sebelum meninggal (Foto: Tangkapan video)

detikriau.org  – Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Malang KH M Buchori Amin meninggal. Kiai Buchori meninggal saat memberikan mauidloh hasanah atau ceramah di ponpes Al Islahiyah Singosari, Malang dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Tubuh Kiai Buchori yang duduk tegak di kursi mendadak terhuyung ke belakang setelah berceramah sekitar 13 menit. Mengetahui itu, para jemaah langsung berlarian ke atas panggung untuk menolong Kiai Buchori.

dikabarkan detikcom, Ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Kiai Buchori wafat dalam acara tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.30 sore. Naik panggung baru sekitar setengah jam. Karena di sebelah (tempat acara) ada klinik Muslimat NU lalu dibawa ke sana. Di klinik kemudian dipastikan bahwa beliau sudah meninggal. Tapi beliau memang diketahui sudah meninggal pas di atas panggung,” kata Umar Usman kepada detikcom, Sabtu (15/11/1018).

Dari klinik, jenazah Kiai Buchori langsung dibawa ke kediamannya di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Sedangkan untuk rencana pemakaman, Umar mengaku belum mengetahui apakah langsung malam harinya atau besok.

“Masih dirundingkan sepertinya. Mungkin besok dimakamkan. Tapi ini masih menunggu kepastian dari keluarga karena tadi putranya juga ikut mengawal beliau,” beber Umar.

Untuk dugaan meninggalnya Kiai Buchori, Umar menyebutkan kemungkinan sakit jantung. Karena sebelumnya, almarhum diketahui mempunyai riwayat sakit jantung.

“Pernah mengalami itu (sakit jantung). Tapi itu sudah lama sekitar 5 tahun lalu. Setelah itu tidak pernah kambuh dan aktif berdakwah lagi. Saat dakwah juga penampilannya selalu terlihat segar,” ujar Umar.

Di mata jemaah, tutur Umar, almarhum merupakan sosok yang lurus dalam beragama. Selain itu hari-harinya selalu dipenuhi dengan dakwah dan undangan berceramah dari satu tempat ke tempat lain.

Dalam berdakwah, gaya komunikasi almarhum enak dan disukai oleh jamaah. Sehingga banyak jamaah yang menanti setiap tausiah-tausiah keagamaan yang dibawakan oleh almarhum Kiai Buchori.

“Sebagai Ketua PCNU Kabupaten Malang, Kami merasa kehilangan. Beliau ini salah satu kyai sepuh kapundut (wafat) dan tentu kita sangat kehilangan karena kita masih membutuhkan siraman siraman rohani dari beliau,” terang Umar.

“Tapi melihat beliau kapundut dalam keadaan sedang ceramah menyampaikan dakwahnya. Kita bangga. Insyaallah husnul khotimah,” pungkas Umar.




Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018

Timnas Vietnam Juara Piala AFF 2018. (Manan VATSYAYANA / AFP)

detikriau.org — Timnas Vietnam menyabet gelar juara Piala AFF 2018 usai mengalahkan Malaysia 1-0 pada laga final di Stadion My Dinh, Hanoi, Sabtu (15/12). Ini menjadi gelar kedua Vietnam di sepanjang turnamen antarnegara ASEAN tersebut.

dikabarkan CNN IndonesiaTuan rumah sukses mencetak gol cepat di menit keenam berkat aksi Nguyen Anh Duc. Umpan silang dari Nguyen Quang Hai dari sisi kiri disambut tendangan voli Nguyen Anh untuk menjebol gawang Farizal Marlias.

Malaysia sebenarnya sanggup memberikan perlawanan sengit. Skuat arahan Cheng-Hoe Tan bahkan mampu mendominasi penguasaan bola sebanyak 58 persen dan menghasilkan lima tembakan tepat sasaran.

Namun, anak-anak Harimau Malaya gagal memanfaatkan sederet peluang emas yang dimiliki berkat penampilan apik kiper Vietnam Dang Van Lam. Vietnam sendiri hanya menciptakan tiga on target termasuk gol Nguyen Anh.

Vietnam dipaksa bekerja keras menahan gempuran Malaysia, berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai. The Dragon berhak mengangkat trofi turnamen terakbar se-Asia Tenggara untuk kali kedua sejak 2008.

Sebelumnya Vietnam berhasil menahan imbang Malaysia 2-2 di Bukit Jalil. The Dragons bahkan unggul dua gol lebih dulu melalui Nguyen Huy Hung dan Pham Durc Huy sebelum mampu dibalas Shahrul Saad dan Savawi Rasid.

Sementara langkah Indonesia di turnamen kali ini terhenti di fase grup setelah gagal bersaing dengan Filipina dan Thailand. Skuat Garuda bahkan dipastikan tersingkir meski memiliki satu laga tersisa.

Susunan Vietnam vs Malaysia

Timnas Vietnam: Dang Van Lam; Que Ngoc Hai; Doan Van Hau; Nguyen Huy Hung; Do Hung Dung; Phan Van Duc; Nguyen Trong Hoang; Nguyen Anh Duc; Nguyen Quang Hai; Tran Dinh Trong; Do Duy Manh.

Timnas Malaysia: Farizal Marlias; Syazwan Andik; Syahmi Safari; Shahrul Saad; Akram Mahinan; Mohamadou Sumareh; Syamer Kutty Abba; Safawi Rasid; Aidil Zafuan; Zaquan Adha; Norshahrul Idlan.




Minimalisir Kecurangan, BPN Prabowo-Sandi Minta Pelibatan Pengawas Asing

Ilustrasi: Net

detikriau.org – Demi transparansi dan akuntabilitas, pelaksanaan Pemilu 2019 harus melibatkan tim pengawas dari negara lain.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Ferry Juliantono mengatakan, pihaknya sangat menghargai kerja-kerja pengawasan pemilu yang dilakukan Bawaslu selama ini.

“Kami hargai pengawas di dalam negeri,” katanya dalam diskusi ‘Hitam Putih Kampanye Pilpres’ di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (15/12) dilansir melalui rmol.co

Namun, bukan tidak mungkin jika pengawasan juga melibatkan pengawas internasional. Sebab, kehadiran mereka diyakininya dapat meminimalisir terjadinya kecurangan dalam pesta demokrasi.

“Karena makin banyak yang memantau akan meminimalisir potensi kecurangan, kerawanan sosial dan kerusuhan akibat kurang maksimalnya pengawasan dalam pemilu,” pungkas Ferry. 




SBY Sebut Kantongi Bukti Baru “Arsitek” Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

 

Detikriau.org – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sudah mendapatkan bukti baru terkait aksi perusakan atribut partai Demokrat di Pekanbaru, Riau.

“Saya mendapatkan bukti baru, bukti yang lain, ya alhamdulillah semakin terang, semakin jelas pihak mana, siapa-siapa yang mengarsiteki dan mengarahkan dilakukannya tindakan yang sangat tidak terpuji ini,” Kata SBY saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (15/12)

“Saya akan melanjutkan. Bagi saya, kebenaran dan keadilan harus terang di bumi Riau yang sama-sama kita cintai ini,” tekankannya

Presiden ke 6 RI itu juga menegaskan bahwa dirinya bukan Calon Presiden. Kompetisi ini menurutnya adalah kompetisi antara pak Prabowo dan Pak Jokowi.

“Its Not My War. Its not may Competition” Tapi mengapa justru saya dan demokrat yang diserang dan dihancurkan seperti ini. Sekali lagi itu bukan perang saya. Kenapa saya dibeginikan?” Tekankan SBY dengan suara yang terdengar sedikit bergetar.

Sebelumnya, seorang pria terduga pelaku pengrusakan ucapan selamat datang SBY dan berbagai Atribut Partai Demokrat berhasil ditangkap dan telah  diamankan pihak kepolsian.

Terduga pelaku berinisial HS(22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekitar pukul 01.45 WIB.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho, serta pisau cutter.

“Ada satu yang diamankan diduga pelaku, sementara dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto dikutip dari detikcom 

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan hal senada.

Dedi menyatakan Polri langsung bergerak melakukan pengusutan setelah Sekjen DPD PD Provinsi Riau Edi A Muhammad Yatim melapor ke Polresta Pekanbaru dengan nomor laporan LP 1110/ XII/ 2018/ SPKT unit I Polresta PKU. /Mul




Fakta-fakta Perusakan Baliho di Pekanbaru yang Bikin SBY Sedih

Bendera hingga spanduk Partai Demokrat di Pekanbaru dirusak. (dok Demokrat)

Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kecewa dan sedih melihat baliho selamat datang untuk dirinya, spanduk, hingga bendera Partai Demokrat di Pekanbaru dirusak orang tidak dikenal. Pelaku kini sudah diamankan polisi.

SBY menerima laporan telah terjadi perusakan terhadap baliho, spanduk, hingga bendera PD di Pekanbaru pada Sabtu (15/12/2018) sekitar subuh tadi.

SBY bersama elite PD kemudian menyusuri jalan mengecek kondisi ini. SBY melihat ada banyak bendera dan baliho yang rusak di jalan, juga dibuang ke dalam parit.

Dengan mata berkaca-kaca, SBY menegaskan bukan kompetitor Joko Widodo dan dirinya merasa diinjak-injak atas perusakan tersebut.

Berikut ini fakta-fakta perusakan baliho SBY:

Baliho SBY Dibuang ke Parit

Baliho selamat datang SBY serta bendera hingga spanduk Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau, dirusak orang tak dikenal. Bendera dan baliho ini dirusak dan dibuang ke parit.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hadir di Pekanbaru dalam rangka kunjungan kerja sejak Jumat (14/12). Pagi tadi, SBY bersama elite PD menyusuri jalan untuk mengecek kondisi ini.

SBY melihat ada banyak bendera dan baliho yang rusak di jalan, juga dibuang ke dalam parit. Pihak PD menduga perusakan ini dilakukan pada Sabtu (15/12/2018) dini hari.

SBY Kecewa, Sedih, dan Terinjak-injak

SBY tampak kecewa melihat bendera dan baliho PD dirusak. SBY menegaskan dirinya bukan kompetitor Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

“Saya ini bukan capres, saya tidak berkompetisi dengan Bapak Presiden Jokowi. Saya sebagai pemimpin Partai Demokrat berikhtiar, berjuang, dengan cara-cara yang baik, yang amanah, sesuai dengan yang diatur dalam konstitusi dan UU, tapi kenyataan ini yang kami dapatkan.”

Dia meminta pengurus DPD PD Riau dan Pekanbaru segera menurunkan seluruh atribut PD yang terpasang. “Lebih baik kita mengalah dan diturunkan daripada kita menyaksikan bendera kita, baliho-baliho yang tidak bersalah, dirobek, diturunkan, diinjak-injak, dibuang ke selokan. Sama dengan menginjak-injak saya, merobek saya, dan membuang saya ke selokan. Lebih baik kita mengalah, turunkan semua, hari ini,” ucapnya.

Timses Jokowi Sangkal SBY

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyayangkan pernyataan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membawa-bawa nama capres petahana itu dalam masalah perusakan baliho dan bendera partainya. TKN Jokowi-Ma’ruf menilai hal itu tidak bijaksana.

“Saya menyayangkan jika Pak SBY menyebutkan kata-kata itu,” ujar jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Sabtu (15/12).

Menurut Ace, pernyataan presiden ke-6 RI itu seolah-olah menuding Jokowi. Padahal itu sekadar asumsi belaka.

Tim Prabowo Tuding Kubu Jokowi

BPN Prabowo-Sandiaga menduga perusakan itu dilakukan oleh kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Patut diduga seperti pernyataan Pak SBY, ini mengindikasikan dilakukan oleh kubu sebelah,” ujar juru bicara Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Sabtu (15/12).

Bukan tanpa alasan Andre menduga perusakan itu dilakukan pendukung capres nomor urut 01. Dia menyinggung peristiwa penghadangan terhadap Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Neno Warisman, yang juga terjadi di Pekanbaru, Riau, saat hendak menghadiri deklarasi tagar 2019 ganti presiden.

“Inilah penyakit kubu sebelah. Kita masih ingat kasus Neno Warisman itu, di Riau juga, Pekanbaru, Mbak Neno nggak boleh turun dari pesawat oleh orang-orang yang katanya terindikasi pendukung Pak Jokowi,” katanya.

Pelaku Ditangkap Polisi

Polisi menyelidiki kasus perusakan baliho selamat datang SBY, spanduk, hingga bendera Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau. Seorang pria terduga pelaku sudah diamankan.

“Ada satu yang diamankan diduga pelaku, sementara dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (15/12).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan hal senada. Dedi menyatakan Polri langsung bergerak melakukan pengusutan setelah Sekjen DPD PD Provinsi Riau Edi A Muhammad Yatim melapor ke Polresta Pekanbaru dengan nomor laporan LP 1110/ XII/ 2018/ SPKT unit I Polresta PKU.

Terduga pelaku bernama Heryd Swanto (22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekitar pukul 01.45 WIB.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho, serta pisau cutter. Motif Heryd merusak atribut PD masih didalami polisi.

Sumber: detikcom