Debat Ke-Dua, KPU Pastikan Tak Akan Berikan Kisi-Kisi Soal Kepada Kandidat

Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)

 

JakartaKumparan mewartakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan pada debat pilpres kedua, semua pertanyaan yang dibuat oleh panelis tidak akan dibocorkan kepada pasangan calon. Hal ini merupakan evaluasi KPU dari masukan-masukan masyarakat terkait pelaksanaan debat pilpres pertama.

“KPU melakukan evaluasi menyeluruh terkait format dan mekanisme debat berikutnya. Salah satu yang dievaluasi adalah terkait isu pemberitahuan abstraksi kisi-kisi soal kepada kandidat,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan kepada wartawan, Sabtu (19/1).

“Sehingga untuk debat berikutnya abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada kandidat,” imbuhnya.

Menurut Wahyu, debat capres cawapres pertama dengan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme tampaknya belum sepenuhnya memenuhi harapan publik. Oleh karena itu KPU melakukan evaluasi menyeluruh terkait format dan mekanisme debat untuk perbaikan debat berikutnya.

Sehingga, lanjut Wahyu, keputusan KPU untuk tidak membocorkan soal yang dibuat panelis dalam debat nanti merupakan sikap KPU dalam mengakomodir masukan publik.

“Sebagai pelayan publik dalam bidang kepemiluan, KPU RI terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat,” tutup Wahyu.

Debat pilpres kedua rencananya akan digelar pada Minggu, 17 Februari mendatang dengan tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur. Debat pilpres kedua akan digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta.




Berada di Level AWAS, Hari Ini Gunung Sinabung Terjadi 4 Kali Gempa

Gunung Sinabung saat erupsi pada 3 november 2017./ Foto: AFP

 

Detikriau.org – Hari ini, sabtu (19/1/2019), Gunung Api Sinabung terjadi 3 kali gempa hembusan dan 1 kali gempa tektonik jauh. Gunung api yang berada di Provinsi Sumatra Utara dengan ketinggian 2.460 m.dpl itu berada pada tingkat aktivitas level IV (awas) dan mengalami erupsi menerus sejak tahun 2013.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM dalam laporan kebencanaan geologi tanggal 19 januari 2019 menerangkan bahwa dari kemaren hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Asap kawah teramati dengan ketinggian 300 m dari atas puncak berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal. Angin bertiup lemah hingga sedang kearah barat dan baratlaut.

Direkomendasikan agar masyarakat/pengunjung agar tidak melakukan aktifitas didalam radius 3 km untuk sektor Utara – Barat, 4 km untuk sektor Selatan – Barat, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan – Tenggara, 6 km untuk sektor Tenggara – Timur, serta didalam jarak 4 km untuk sektor Utara – Timur.

“untuk masyarakat yang bermukim disepanjang aliran sungai yang berghulu di gunung Sinabung agar mewaspadai banjir lahar terutama saat terjadi hujan lebat.” Peringati PVMBG.

Reporter: Amrul




Gunung Kerinci Erupsi, Masyarakat Dilarang Berada Dalam Radius 3 Km dari Kawah Aktif

Gunung Api Kerinci

 

Detikriau.org – Gunung Api Kerinci di Provinsi Jambi.dilaporkan alami erupsi pada sabtu (19/1/2019) pukul 07:34 Wib.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM melalui laman resminya melaporkan bahwa kolom abu teramati ± 200 meter diatas puncak.

Kolom abu diatas gunung dengan ketinggian ± 4.005 m diatas permukaan laut ini teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong kearah timur dan tenggara. Tremor menembus 0,5 – 2 mm (dominan 0,5 mm).

“Gunung kerinci kini berada pada status level II (waspada)” ujar PVMBG

PVMBG merekomendasikan, masyarakat yang berada disekitar gunung api kerinci dan pengunjung dilarang mendaki kawah yang ada dipuncak gunung di dalam radius 3 km dari kawah aktif.

“sebaiknya jalur penerbangan disekitar gunung kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat menggangu jalur penerbanan.” Peringati PVMBG.

reporter: Amrul




Empat Media Asing Cecar Yusril Soal Ba’asyir, Ini Jawabannya

 

JAKARTArepublika.co.id mewartakan, Penasihat hukum Presiden Joko Widodo (Jokowi), Yusril Ihza Mahendra mengaku mendapat tekanan politik tidak hanya dari dalam negeri yang tak sepakat soal pembebasan Abu Bakar Baasyir, tetapi juga luar negeri. Ia dihubungi banyak jurnalis asing soal pembebasan Baasyir.

Tak hanya dari dalam negeri oleh mereka yang tak setuju, tetapi tekanan politik dari luar negeri juga luar biasa. Misalnya saya ditelpon oleh Reuters, The Sydney Morning Herald dari Australia, CNN-nya Inggris, dan kantor berita AFP (Agence France-Presse) Prancis,” kata dia kepada Republika.co.id, Sabtu (19/1).

Kepada media asing itu, Yusril mengatakan bahwa Indonesia adalah negara berdaulat dan tidak bisa didikte oleh negara lain saat mengambil suatu keputusan. Indonesia, kata dia, memang bekerja sama memberantas terorisme secara internasional.

“Dan negara-negara barat pun mengakui bahwa Indonesia bisa menjadi salah satu model menanggulangi terorisme. Kami lebih tahu persoalan terorisme daripada negara-negara lain. Karena itu jangan terlalu banyak berkomentar terhadap urusan domestik negara kita ini. Sudah saya jawab kok,” tuturnya.

Yusril melanjutkan, beban politik yang didapatkan dirinya seperti itu tentu tidak mungkin bisa dihadapi oleh direktur jenderal pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Ini ia katakan untuk menanggapi pandangan pembebasan Baasyir cukup diserahkan kepada dirjen PAS Kemenkumham.

“Kalau menteri kehakimannya (Menkumham) itu saya, saya enggak peduli, saya biasa berani mengambil kebijakan. Kalau ada tekanan internasional, saya hadapi. Tapi kan tidak semua menkumham bisa berbuat begitu, tergantung kapasitasnya. Saya menganggap sekarang ini kebijakan itu harus diambil oleh seorang presiden,” ungkap dia.

Ketika ada tekanan umpamanya dari Australia dan Amerika Serikat mengenai Baasyir ini, lanjut Yusril, presiden yang harus menghadapi. “Karena itu, saya mengambil langkah ini dengan memperhitungkan aspek hukum, psikologis dan politik baik domestik maupun internasionalnya. Dan saya pikir langkah ini sudah tepat,” kata dia.




PDI P Persilahkan Ahok Jika Ingin Bergabung

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (ANTARA News/Dyah Astuti)

 

JakartaANTARA News mewartakan, terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipersilakan apabila ingin bergabung dengan PDI Perjuangan setelah bebas, pekan depan.

“Untuk jadi anggota PDIP, seseorang harus mengajukan pernyataan tertulis,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di sela Safari Kebangsaan V di Jakarta, Sabtu.

Namun, dia memahami apabila Ahok ingin fokus pada urusan pribadi terlebih dulu selepas keluar dari Markas Komando Brimob, Depok, Jawa Barat.

Orang perlu menikmati hidup, tutur dia, tidak hanya memikirkan urusan politik dengan menjadi pengurus partai. “Jadi kami berikan kesempatan untuk Pak Ahok untuk menikmati kehidupan pribadinya dulu,” kata dia.

Pada Kamis, 24 Januari 2019, Ahok akan menghirup udara kebebasan setelah menjalani masa hukuman di penjara sejak 9 Mei 2017.

Melalui akun Instagram @basukibtp, tim dia mengunggah surat dia yang ditujukan kepada para pendukungnya.

Ia meminta agar para pendukungnya tidak menyambut dia di Mako Brimob saat dibebaskan nanti. Ia juga meminta maaf kepada berbagai pihak atas segala kesalahannya.




BPN Prabowo dan TKN Jokowi Minta KPU Setop Bocoran Soal Debat

Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto di lokasi debat capres perdana di Hotel Bidakara, Kamis (17/1). (ANTARA FOTO/Setneg-Agus Suparto)

 

JakartaCNN Indonesia kabarkan bahwa perwakilan dari masing-masing kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019 kompak meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak lagi membocorkan daftar pertanyaan untuk debat capres selanjutnya.

Debat kedua akan dilaksanakan 17 Februari mendatang di Hotel Sultan, Jakarta. Debat hanya akan melibatkan capres saja. Debat ini mengusung tema soal energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Sudirman Said, Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan KPU cukup memberikan kisi-kisi materi yang dibahas sepanjang debat kepada capres-cawapres.

Dia menolak bocoran daftar pertanyaan karena dianggap bikin aksi panggung paslon tidak alami.

“Apa sih yang mau dilihat di debat? Spontanitas. Kalau di pemerintahan kan tidak ada kisi-kisi sebenarnya, misalnya kejadian tsunami. Dengan bocoran pertanyaan tidak terlihat spontanitas saat debat,” ungkap Sudirman, Sabtu (19/1).

Pernyataan Sudirman itu sekaligus evaluasi terhadap debat capres perdana Kamis lalu.

Dia tak memungkiri banyak penonton kecewa karena kedua paslon menyontek isi jawaban yang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Padahal, masyarakat butuh jawaban spontanitas.

“Masyarakat ingin melihat seberapa pandai dan bagusnya calon pemimpin. Mereka kehilangan kesempatan menilai kemampuan orisinil dari kandidat,” tutur Sudirman.

Dalam kesempatan yang sama, juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin bernama Lena Maryana menyatakan Jokowi-Ma’ruf mampu menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan saat debat meski tanpa ada kisi-kisi.

“Karena yang kami butuhkan itu kan jawaban spontanitas dari kedua pasangan calon, kemudian juga keaslian dari mereka,” ucap Lena.

Kemampuan Jokowi, menurut Lena karena  pertanyaan yang diajukan nanti tak jauh dari hal-hal yang dikerjakan Presiden setiap hari.

“Dua-duanya dari pihak kami apalagi juga orang yang berpengalaman,” ujarnya