Golkar Kunci Kemenangan Koalisi Prabowo-Hatta

251882_deklarasi-prabowo---hatta-rajasa_663_382Jakarta — Partai koalisi pendukung pasangan capres cawapres Prabowo-Hatta mengakui menunggu kedatangan Golkar untuk bergabung dalam koalisi ini. Golkar dianggap penting karena memperoleh suara terbesar dari semua partai peserta koalisi.

Wakil ketua umum PAN, Darajat Wibowo mengatakan bergabungnya Golkar di akhir menjadi kunci kemenangan Prabowo-Hatta. Golkar menjadi kekuatan koalisi semakin menguat. “Terima kasih atas dukungan Golkar,” tegasnya di Rumah Polonia, Jakarta, Senin 19 Mei 2014.

Sementara itu Presiden PKS, Anis Matta mengatakan dukungan penuh partainya terhadap Prabowo-Hatta semakin kuat dengan adanya Golkar dalam koalisi.

“Golkar memilih Prabowo-Hatta karena dari wajah keduanya terlihat bisa membawa amanah. Saya mengerti kenapa Golkar memberi dukungan pada titik akhir,” ungkapnya.

Sementara itu ketua umum PPP, Suryadharma Ali mengatakan dukungan terhadap koalisi ini harus dilakukan semua pihak. Ini penting bagi kemajuan bangsa ke depan.

“Dengan bergabungnya Golkar akan membangun solidaritas tinggi dan kepercayaan dari masyarakat. Kita membutuhkan banyak dukungan terutama rakyat. Kita akan bekerja untuk rakyat,” paparnya.

Hal senada disampaikan ketua umum PBB, MS Kaban. Partainya memebrikan dukungan terakhir berdasarkan banyak pertimbangan. “Pasangan Prabowo-Hatta yang ideal saat ini. Optimisme kemenangan semakin kuat dengan dukungan Golkar,” ungkapnya.

Sementara itu Sekjen Golkar mengatakan pilihan mendukung Prabowo-Hatta bukan hal mudah. Partai pemenang pemilihan legislatif nomor dua ini harus melakukan banyak pertimbangan. Selain itu partai berlambang pohon beringin ini terus mendengar aspirasi dari bawah.

“Kita memutuskan koalisi dan mendukung Prabowo-Hatta berdasarkan aspirasi dari bawah dengan banyak pertimbangan dan sesuai amanat Rapimnas yang memberikan legitimasi pada pak ARB untuk menentukan sikap dan arah partai,” tegasnya.

Pasangan Prabowo-Hatta yang awalnya hanya didukung empat partai, Gerindra, PPP, PAN dan PKS akhirnya mendapat dukungan tambahan. Golkar dan PBB menjadikan pasangan ini mendapat dukungan dari enam partai di titik akhir.(vivanews.com)




JK Cawapres Jokowi

123924_653375_jokowi_jkJAKARTA – Bakal calon PDI Perjuangan Joko Widodo secara resmi mempublikasikan nama Jusuf Kalla sebagai bakal cawapresnya di Gedung Djoeang 45, Jakarta Pusat, pada Senin (19/5).

“Setelah melalui pertimbangan dengan seluruh Ketua Umum partai koalisi khususnya Ibu Megawati tadi malam telah kita putuskan cawapres yang akan mendampingi saya adalah Bapak Jusuf Kalla,” ujar Jokowi itu dalam deklarasinya sebagaimana yang dikutip dari situs JPNN.com.

Ucapan Jokowi ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh pendukung.

“Kita mempunyai keyakinan Insya Allah kami berdua akan membawa gerakan perubahan di negara yang kita cintai,” ungkap Jokowi singkat. (*)




Golkar-PDIP Tak Hasilkan Kesepakatan

 

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo

Jakarta – Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediamannya, tidak menghasilkan kesepakatan.

“Pertama kami sampaikan malam hari ini Bu Mega dan Mbak Puan menerima Ketua Umum Golkar dan tiga pengurus Golkar beserta Sekjen (sekretaris jenderal), sebagai janji pertemuan lalu, menyampaikan hasil Rapimnas Golkar, tidak ada kesepakatan apa-apa, tidak ada deal apa-apa,” kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dikediaman Megawati Jl. Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (18/5/2014) malam.

Menanggapi hasil Rapimnas Partai Golkar sebagai isyarat koalisi dengan PDIP, Tjahjo tidak berkomentar banyak.

“Silahkan tanya ke Golkar, pertemuan pak Ical dengan bu Mega, silahkan tanya pada Golkar,” ujarnya.

“Hanya meyampaikan saja hasil rapimnas Golkar. Saya tidak tahu, itu pertemuan empat mata sama Ibu,” tandasnya.

Seperti diketahui, Rapimnas ke-VI partai Golkar yang diselenggarakan di JCC hari ini memutuskan beberapa hal, diantaranya memberikan kewenangan pada Ical untuk menetukan arah koalisi partai dan mandat sebagai presiden maupun calon wakil presiden.(inilah.com)




SBY Tegaskan Demokrat Jadi Oposisi

SBYJAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan sikap partainya. Partai Demokrat memilih untuk menjadi oposisi dalam pemilu tahun ini.

“Partai Demokrat pada Rapimnas ini tidak berpihak dalam arti tidak bergabung dalam kubu Pak Jokowi maupun Pak Prabowo,” katanya saat memberikan keterangan pers usai rapimnas digelar di Hotel Sultan, Ahad (18/5) malam dan disambut tepuk tangan riuh dari para kader.

Ia menegaskan, meski PD menjadi oposisi, bukan berarti kader menjadi golput pada pilpres mendatang. Ia mengatakan kader PD akan tetap memberikan suaranya kepada capres yang dianggap platform dan solusinya segaris dengan partai.

Partai Demokrat menggelar rapimnas sejak pukul 14.00 di Hotel Sultan. Rapimnas dipimpin langsung oleh Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri para ppetinggi partai.(republika)




Dahlan: Kemauan Itu Seperti Emas

080523_440789_dahlan_iskan1MALANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tampaknya sudah mendapat tempat di hati mahasiswa. Untuk kesekian kalinya mengisi kuliah tamu di Malang, Dahlan kembali mendapat sambutan hangat dan dielu-elukan mahasiswa.

Hal ini sebagaimana yang tersaji kemarin (17/5) di Universitas Brawijaya (UB), Dahlan berhasil memberi motivasi di dua seminar yang dia hadiri yakni seminar tentang kelautan di Widyaloka UB, dan seminar tentang menyongsong generasi emas di Fakultas Teknologi Pertanian.

Dalam seminar kedua ini, hadir juga 150 santri dari Malang Raya yang sedang mengikuti pelatihan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UB.

Dahlan mengisi seminar terlebih dahulu di Widyaloka dengan ditemani Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Agus Suherman dan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UB Prof. Dr. Ir. Diana Arfiati, MS.

Dahlan mengatakan, untuk menjadi sukses, yang dibutuhkan mahasiswa hanyalah kemauan. Jika mempunyai kemauan, semua orang mempunyai hak yang sama untuk sukses.

“Kemauan ini seperti emas, ada yang 24 karat, 22 karat sampai 18 karat, kalau ada yang belum sukses padahal punya kemauan, mungkin kadar emasnya yang kecil,” kata Dahlan disambut tepuk tangan sekitar 500 peserta seminar yang hadir.

Antusiasme peserta dalam seminar itu terlihat dalam proses tanya jawab. Bahkan, Dahlan memberi uang Rp500 Ribu kepada seorang mahasiswi bernama Trisolia, karena pernyataan mahasiswa ini yang dianggap hebat oleh Dahlan.

Trisolia mengatakan kalau menjadi mahasiswa perikanan itu adalah istimewa.”Karena jika fakultas lain mencari kerja, kita menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya. Mendapat jawaban, Dahlan langsung meminta uang kepada stafnya dan memberikannya ke Trisolia.

Sebelum mengisi seminar di Fakultas Teknologi Hasil Pertanian, kemarin mantan wartawan ini sempat melihat pameran yang sudah disediakan oleh panitia. Dalam kunjungan pamerannya itu, Dahlan sempat melihat olahan hasil pertanian yang dikemas sedemikan rupa oleh para mahasiswa.

Salah satunya Dahlan menyicipi pentol yang dimasak dengan cara Vacuum Frying, diolah dengan teknologi yang masih langka ini, Dahlan memuji rasa pentol yang kering menyerupai keripik. Dengan menggunakan Vacuum Frying, pentol yang diciptakan bisa semakin awet.

“Enak, bagus ini,” kata Dahlan. Selain itu, Dahlan juga melihat kue olahan non beras dan jus kreasi mahasiswa fakultas tersebut.

Di hadapan Rarusan mahasiswa FTP dan santri Se-Malang Raya, kemarin Dahlan menekankan pentingnya mahasiswa pertanian menguasai teknologi. Kemarin Dahlan juga mengajak mahasiswa untuk memikirkan pembuatan alat untuk menanam padi.

“Kita ini lima tahun mendatang akan menjadi sepuluh negara maju di dunia. Jangan sampai negara kita maju tapi petani kita tradisional,” kata pria yang juga pemenang konvensi Partai Demokrat ini.(jpnn)




Jika Ketua PBNU Dukung Prabowo, Suara NU Akan Ikut

ketua-umum-pbnu-kh-said-aqil-siroj-_140424175912-191Depok – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, telah menyatakan dukungannya terhadap Calon Presiden (Capres) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto.

Pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Agung Suprio, menyatakan dukungan ini akan menggembosi suara pemilih terhadap capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (Jokowi).

“Dukungan Kiai Said kepada Prabowo dapat menyebabkan gembosnya dukungan massa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada Jokowi, terutama warga NU, basis massa PKB,” tutur Agung, Jumat petang (16/5).

Ikatan patron – klien di lingkungan warga NU sangat kuat, ujar Agung, seperti pengaruh kiai yang sangat kuat atas santri-santrinya. Sementara sang kiai menjadi klien dari kiai-kiai di atasnya.

Apalagi, papar Agung, masing-masing kiai memiliki lebih dari seribu santri. Hitung saja perkalian pemilih NU dari pola patron klien ini.

Kiai Said, jelas Agung, merupakan patron dari sejumlah kiai yang memiliki banyak santri, begitu pula kiai-kiai klien Kiai Said yang merupakan patron dari klien-klien kiai dibawahnya.

Jadi, ungkap Agung, Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), jelas dirugikan jika kiai said mendukung Prabowo.

Dukungan terhadap Jokowi akan semakin gembos jika kiai-kiai NU yang ada di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih Prabowo. Bahkan, pungkas Agung, jika Prabowo memilih calon wapres dari kalangan NU, kemungkinan Jokowi hanya membeli gerbong kosong bernama PKB.(republika)