Pendukung Capres Harus Terima Hasil Putusan MK

2123878Jakarta – Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro menilai gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konstitusi (MK) dapat meredam gejolak akibat ketidakpuasan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

“Kalau ini tidak dituntaskan sekarang, maka akan jadi tragedi. Sama seperti 2009, akan dapat menyebabkan mosi tidak percaya yang terpendam pada peserta pemilu dan ini tidak boleh terjadi kembali,” kata Siti saat dihubungi wartawan, Kamis (31/7/2014).

Menurutnya, kecurigaan atas hasil Pilpres 2104 harus diselesaikan agar hasil tersebut benar-benar sah di depan hukum.

“Namanya kompetisi pemilu benar-benar substansi. Harus dibenahi lewat hukum dan bukti-bukti atau tidak terbukti harus diterima. Jika diproses berarti menerima banyak fakta hukum yang mendukung adanya kecurangan di sejumlah titik-titik wilayah yang diduga dan ada fakta hukum,” paparnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar pendukung calon presiden dapat menerima apapun hasil putusan MK nantinya.

“Apapun hasilnya kedua belah pihak harus bisa menerimanya. Bila ada bukti hukum maka keduanya harus menerima. Sedangkan untuk pendukungnya tidak boleh murka jika calon yang diusung kalah, baik untuk pendukung Jokowi dan pendukung Prabowo,” ungkapnya.

“Yang terpenting adalah bukti konkret, dan masyarakat harus mengetahui itu. Untuk menetralisir survei-survei yang selama ini membuat bingung masyarakat,” tandasnya.(*)

http://nasional.inilah.com/read/detail/2123878/pendukung-capres-harus-terima-hasil-putusan-mk#.U9pV-qNuGQE




Surat Terbuka Presiden SBY: Gencatan Senjata di Gaza Sekarang!

“Konflik akan berakhir jika Palestina merdeka, Israel tidak terancam”

259825_presiden-sby-nyoblos-di-tps-06_663_382Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan gencatan senjata di Gaza saat ini juga. Seruan ini dilontarkannya dalam surat terbuka kepada para pemimpin dunia terkait krisis kemanusiaan di Gaza.

Dalam surat terbuka itu, Presiden SBY berharap para pemimpin dunia segera mengambil tanggung jawab bersama. Diharapkan para pemimpin dunia benar-benar bisa melakukan atau ‘memaksakan’ gencatan senjata serta mengakhiri operasi-operasi militer yang dianggap SBY tidak lagi pandang bulu.

“Gencatan senjata itu mesti dilaksanakan sekarang. Bukan besok, apalagi lusa. Dengan gencatan senjata, berarti serangan Israel melalui udara, laut dan darat harus segera dihentikan. Demikian pula tembakan-tembakan roket dari pihak Hamas mesti diakhiri, agar aksi balas membalas atau siklus kekerasan tidak terus berlanjut,” tulis SBY.

Menurut SBY, tindakan para pemimpin politik dan militer untuk melanjutkan operasi-operasi militer saat ini hanya akan makin menambah jatuhnya korban jiwa, termasuk anak-anak, kaum perempuan dan golongan lanjut usia. Aksi perang ini dianggap SBY sudah menabrak hukum, moral dan etika perang, yang seharusnya dijunjung tinggi di sebuah dunia yang beradab.

“Meskipun saya seorang muslim, saya tidak melihat masalah ini dari segi agama. Saya tidak mengaitkan pikiran dan seruan saya ini dengan Islam, Yahudi, Kristen, Katolik dan agama atau keyakinan apa pun,” katanya.

Ditambahkan SBY, isu yang dihadapi saat ini adalah isu tentang kemanusiaan, moralitas, hukum dan etika perang, serta tindakan dari pihak mana pun yang telah melebihi kepatutannya. Hal ini juga berkaitan dengan rasa tanggung jawab dari para pemimpin.

Presiden SBY merasa sangat perlu mengeluarkan surat terbuka ini agar tidak ada lagi manusia yang acuh terhadap tragedi Gaza. Pasalnya, sikap yang acuh saat ini bisa menular ke generasi yang akan datang.

“Saya khawatir, karena keacuhan dan kurangnya tanggung jawab kita semua, maka generasi-generasi yang terlahir saat ini kelak akan menjadi generasi yang keras, penuh dendam dan kebencian. Bisa-bisa pula menjadi generasi yang haus darah dan peperangan,” katanya. Jika hal itu terjadi, lanjutnya, perdamaian dan keamanan internasional akan menjadi suatu hal yang sangat ilusif.

Dalam surat terbuka itu pula SBY meminta Dewan Keamanan PBB, khususnya pemegang hak veto, dan pejabat negara kunci di kawasan Timur Tengah, bisa duduk bersama menekankan gencatan senjata yang dilanjutkan dengan mengintensifkan bantuan kemanusiaan dan proses politik yang lebih inklusif dan konklusif.

“Dengarkan pula harapan rakyat Israel agar tidak dihantui oleh rasa takut sepanjang masa setelah tetangganya, insya Allah, menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Konflik kedua bangsa itu akan berakhir, menurut hemat saya, jika kemerdekaan Palestina telah benar-benar dicapai dan kemudian Israel tidak merasa terancam olehnya,” tegasnya.(*)

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/525584-surat-terbuka-presiden-sby–gencatan-senjata-di-gaza-sekarang-




BNPB: Kebakaran Hutan dan lahan di Riau dan kalbar Kian Parah

indexTembilahan (detikriau.org) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan pembakaran hutan oleh oknum tak bertanggung jawab di Riau dan Kalbar semakin parah.

sebagaimana yang dikutip dari Antaranews.com, Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Humas) BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, satelit Terra dan Aqua hingga Selasa siang mendeteksi 143 dan 268 titik api (hotspot) di Riau dan Kalbar.

BNPB meminta para kepala daerah, yakni gubernur, bupati dan walikota di Riau dan Kalbar untuk lebih intensif mencegah tindakan kebakaran hutan dan lahan yang tidak bertanggung jawab.

“Gubernur, bupati dan walikota diminta intensif memimpin pengendalian karhutla di wilayahnya. Pencegahan lebih efektif jika dibandingkan dengan pemadaman, apalagi jika lahan yang terbakar adalah gambut,” ujarnya.

Kepala BNPB Syamsul Maarif telah menginstruksikan helikopter MI-8 terbang ke Pontianak, Kalbar, untuk melakukan penyiraman daerah yang terbakar.

“Di Riau, 100 personil TNI AD, 100 personil TNI AU dan 500 personil Polri memadamkan titik api di darat,” kata dia.

Pemadaman itu juga dibantu personel Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, dan para relawan. Kabut asap semakin pekat di Dumai, Riau, dan membuat jarak pandang sekitar dua kilometer, kata Sutopo.

“Pembakaran yang dilakukan oleh oknum individu dan kelompok masih lebih intensif sehingga hotspot makin banyak,” ungkapnya.

Menurut BNPB, hingga saat ini, luas hutan dan lahan yang terbakar adalah 848 hektare, namun masih banyak daerah terbakar yang terkendala aksesibilitas sehingga tidak terdata.

Rincian sebaran titik api di Riau adalah daerah Rohil 46 titik, Bengkalis 24 titik, Dumai 35 titik, Inhil 6 titik, Inhu 3 titik, Kampar 2 titik, Kuansing 7 titik, dan Pelalawan 10 titik.

“Jarak pandang di Dumai dan Pelalawan pendek karena tertutup asap,” ujar Sutopo.

Sebaran titik api di Kalbar adalah Bengkayang 15 titik, Kapuas hulu 25 titik, Kayong Utar 7 titik, Ketapang 19 titik, Kubu Raya 15 titik, Landak 8 titik, Melawi 8 titik, Pontianak 19 titik, Sambas 65 titik, Sanggau 33 titik, Sekadau 5 titik, Singkawang 2 titik, dan Sintang 47 titik, demikian data BNPB.(dro)




Ketua DKPP: Keputusan KPU soal Pilpres Belum Final

cQSfdkrLpBJAKARTA – Keputusan KPU terhadap pelaksanaan Pilpres 2014 bersifat final dan mengikat. Hal itu bila tidak ada ada gugatan dari peserta Pilpres.

“Kalau 3×24 jam tidak ada gugatan ke MK berarti tidak ada perkara. Ini artinya keputusan KPU bersifat final dan mengikat. Kalau (keputusan) kemarin baru mengikat, belum final. Tapi sesudah tidak ada perkara berarti sudah final juga. Tapi kalau mereka mengajukan gugatan ke MK, maka kita harus tunggu putusan MK. Boleh jadi hasilnya paling lambat 21-22 Agustus nanti,” kata ketua DKPP Jimly Asshiddiqie, Kamis (24/7/2014).

Sementara itu, di DKPP, Timses nomor urut 1 sudah melaporkan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu tadi. Lembaganya sedang mempelajari laporan tersebut. Bila pokok pengaduannya memenuhi syarat baik syarat formil maupun materil, maka DKPP ini menjadi forum kedua yang bisa mem-follow up kecewaan peserta Pemilu. (Klik: Tim Advokasi Merah Putih Laporkan Ketua KPU & Bawaslu)

“Hanya saja bedanya bila MK bisa mengoreksi keputusan KPU, pemenang bisa kalah, yang kalah bisa menang asal bisa dibuktikan. Sedangkan di DKPP tidak bisa ikut campur dalam urusan hasil pemilunya. Kami hanya mengevaluasi perilaku penyelenggara pemilunya saja,” ucap mantan ketua MK itu.

Jimly pun mengimbau kepada masyarakat agar gugatan yang dilakukan oleh peserta pemilu atau pun timsesnya tidak boleh dinilai sebagai sesuatu yang negatif. Karena memang sudah diperhitungkan ketika pihaknya merumuskan mekanisme penyelesaian konsitusional pemilu.

“Kita harus membangun jalan konsitusi bagi sengketa-sengketa dalam penyelenggaraan demokrasi kita. Jangan hanya melihat proses persidangan atau peradilan  MK itu sebagai hasil menang kalahnya, tetapi proses peradilannya sama pentingnya dengan keadilan itu sendiri,” tutup Jimly.(*)

 

sumber: http://pemilu.okezone.com/read/2014/07/24/567/1017887/ketua-dkpp-keputusan-kpu-soal-pilpres-belum-final




Tim Prabowo-Hatta Siapkan Bukti Gugatan Sebanyak 15 Mobil

Mereka berharap gugatan dikabulkan MK.

262118_prabowo-subianto_663_382detikriau.org – Anggota tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Habiburokhman mempersiapkan barang bukti berupa dokumen sebanyak 15 mobil sebagai bahan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim berharap, MK mengabulkan tuntutan mereka untuk melakukan pemungutan suara ulang.

“Semua bukti sudah siap, saya duluan ke sini untuk melihat lokasi. Nanti, kita bawa bukti semua dengan 15 mobil,” katanya di Gedung MK Jakarta, Jumat 25 Juli 2014.

Bukti bukti yang dibawa dalam 15 mobil berupa formulir C1 dari 52 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 33 provinsi. Tim juga membawa rekaman video testimoni dari masyarakat, serta tim Prabowo-Hatta saat pelaksanaan Pemilihan Presiden 2014.

“Jika dikabulkan MK, akan mengubah perolehan suara kita secara signifikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua MK Hamdan Zoelva mengatakan telah menyiapkan tim khusus untuk menangani gugatan tim hukum Prabowo-Hatta. Tim ini disiapkan untuk mempercepat proses hukum, di mana sesuai undang-undang, sengketa ini harus selesai dalam waktu 14 hari.

“Ada beberapa panitra yang secara khusus ditugaskan, dan ada yang ditugaskan untuk membantu menganalisis data-data,” katanya.(*)

sumber: http://politik.news.viva.co.id/news/read/524706-tim-prabowo-hatta-siapkan-bukti-gugatan-sebanyak-15-mobil




Prabowo Kantongi 1 Juta Bukti Kecurangan

Koalisi Merah Putih menempuh jalur hukum terkait kecurangan Pilpres.

259298_prabowo-hatta-banjir-dukungan_663_382detikriau.org – Calon presiden, Prabowo Subianto mengatakan, tim koalisi Merah Putih telah mengumpulkan jutaan bukti kecurangan  serta testimoni puluhan ribu saksi untuk membuktikan kecurangan Pilpres 2014 di MK. Ia berharap MK bisa memperhatikan berbagai bukti yang dimiliki tim.

“Kita akan melanjutkan perjuangan dengan jalur hukum, kita hampir punya satu juta dokumen, kita punya 52 ribu saksi yang akan memberikan keterangan,” katanya di atas mobil, di depan Gedung MK, Jakarta, Jumat 25 Juli 2014.

Purnawirawan jenderal bintang tiga ini menegaskan, apa yang dilakukan oleh tim hukum adalah jalan kebenaran. Jalan ini untuk tetap meraih kemenangan. “Percayalah kebenaran akan menang,” tegasnya.

Ketua dewan pembina partai Gerindra ini menegaskan, koalisi Merah Putih tetap akan lanjutkan perjuangan demi keadilan bangsa Indonesia. “Kita bersedia mempertaruhkan segalanya demi keadilan. Perjuangan kita adalah untuk menyejahterakan Indonesia,” katanya.

Untuk itu, Prabowo meminta agar seluruh simpatisan meninggalkan Gedung MK dengan damai dan tenang. Dalam kesempatan itu, Ia juga mengucapkan selamat menunaikan Idul Fitri bagi seluruh simpatisan.

“Kalau saudara cinta sama Prabowo-Hatta, saudara pulang dengan damai dan tenang. Marilah kita rayakan Idul Fitri dengan baik, sesudah itu kita tetap berjuang untuk Indonesia,” tegasnya.

Diatas mobil Lexus putih dengan plat nomor B 17 GRD. Prabowo didampingi calon wakil presiden, Hatta Rajasa. Ketua umum Golkar, Aburizal Bakrie dan Sekjen Golkar, Idrus Marham. Keempatnya menggunakan kemeja putih.

Usai berorasi, rombongan Prabowo meninggalkan gedung MK. Perlahan ribuan masa yang telah berkumpul dari pukul 14.00 WIB mulai meninggalkan MK mengikuti perintah Prabowo. Jalan Medan Merdeka Barat yang asalnya ditutup satu ruas mulai dibuka. Kendaraan pun kini bisa melintas.(*)

sumber:

http://politik.news.viva.co.id/pemilu2014/news/read/524755-prabowo-kantongi-1-juta-bukti-kecurangan