Desa Kuala Selat Jadi Pusat Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, menjadi pusat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 pada Sabtu (09/11/2024). 

Peringatan HKN yang diperingati setiap tanggal 12 November ini mengusung tema “Gerak Bersama Sehat Bersama”. Tema tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan, meningkatkan semangat hidup sehat, serta mengedepankan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, SKM, MKL, menyampaikan bahwa peringatan HKN merupakan upaya pemerintah untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan promotif dan preventif bagi masyarakat. 

“Melalui peringatan HKN, kami ingin seluruh masyarakat dapat beraktivitas dengan selamat dan sehat. Kesehatan yang baik menjadi fondasi penting untuk mendukung pembangunan masyarakat yang produktif,” ujar Rahmi.

Kegiatan HKN ke-60 di Desa Kuala Selat meliputi berbagai program, seperti senam bersama, aksi bergizi yang mencakup edukasi kesehatan dan pemberian tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri SMP dan SMA sederajat, serta skrining massal malaria dan diabetes. Selain itu, masyarakat juga diberikan bibit serai wangi yang bermanfaat untuk mencegah gigitan nyamuk penyebab malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

“Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mengapresiasi tenaga kesehatan yang telah berdedikasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambah Rahmi.

Peringatan HKN ke-60 ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif, sekaligus memberikan dampak positif dalam mendukung pembangunan di bidang kesehatan. (Adv) 




Dinkes Inhil Paparkan 9 Tips Hindari Penyalahgunaan Narkoba

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Narkoba merupakan istilah untuk menggambarkan narkotika dan obat-obatan lainnya yang penggunaannya dilarang oleh pemerintah. Penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan seseorang mengalami kecanduan hingga mengalami berbagai efek samping yang membahayakan kesehatan. 09/11/24

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil), Rahmi Indrasuri menerangkan penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang serius yang memengaruhi banyak orang di seluruh dunia.

“Dengan demikian, penting bagi kita untuk mengetahui cara-cara menghindari penyalahgunaan narkoba agar kita dapat terhindar dari ancaman tersebut,” ucap Rahmi.

Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk menghindari narkoba, dari memperkuat pola pikir positif, menjauhi lingkungan yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, hingga memperkuat hubungan sosial yang positif.

Berikut sembilan cara menghindari penyalahgunaan narkoba:

1. Pahami Risiko Narkoba

2. Pilih Teman yang Baik

3. Kelola Stres dengan Baik

Dalam Tiga Tahun Terakhir, Kasus Stunting di Desa Simpang Kateman Terus di Tekan

Analisis Hasil Pengukuran Stunting di Kecamatan Kateman Tahun 2024

Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting di Desa Sari Mulya Tahun 2023-2024

Prevalensi Stunting di Kelurahan Tagaraja Menurun pada 2024

Kasus Stunting di Kecamatan Tempuling Terus Menurun hingga 2024

Angka Stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu Menurun pada 2024

4. Tingkatkan Keterampilan Sosial dan Emosional

5. Hindari Lingkungan yang Berpotensi Menggunakan Narkoba

6. Temukan Kegiatan yang Sehat dan Bermakna

7. Tambah Pengetahuan tentang Dampak Narkoba

8. Jalin Komunikasi Terbuka dengan Keluarga

9. Dukung Kampanye Anti-Narkoba. (Adv)




Dinkes Inhil Sebut Peningkatan KIA Difokuskan pada Upaya Penurunan AKI dan AKB

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Guna menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak diperlukan media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dan catatan yang efektif dan efisien.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil Rahmi Indrasuri yang diwakili oleh Sekretaris Dinkes Inhil Hj. Indrawati, Jumat (08/11/24) lalu di ruang kerjanya.

Dirinya menjelaskan, bahwa peningkatan kesehatan ibu dan anak difokuskan pada upaya diantaranya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan, Angka Kematian Bayi (AKB) lahir dan angka kematian Neonatal.

“Dengan target angka kematian ibu menjadi 183 kematian per 100.000 kelahiran hidup, angka kematian bayi menjadi 16 kematian per 1000 kelahiran hidup, dibutuhkan strategi khusus yang efektif dan efisien dalam proses pencapaian tersebut,” katanya.

Selanjutnya, upaya kesehatan ibu dan anak penyelenggaraan imunisasi, serta pemberian vitamin A pada bayi, balita dan ibu nifas mengamanahkan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menyiapkan dan menjaga kehamilan, agar persalinan sehat dan selamat serta melahirkan bayi yang sehat dan bertumbuh kembang optimal.

“Untuk itu kementerian Kesehatan menetapkan bahwa buku ia menjadi satu-satunya alat pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak sejak ibu hamil, melahirkan dan selama nifas hingga bayi yang dilahirkan berusia 5 tahun termasuk kelainan imunisasi, gizi, tumbuh kembang anak dan KB,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk dapat mencapai pemanfaatan buku KIA yang optimal, perlu keterlibatan jejaring dalam mengoptimalkan pemanfaatan buku kia sebagai instrumen dalam pemberian KIE dan pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak. (Adv)




Dinkes Inhil Jelaskan Apa itu Carpal Tunnel Syndrome

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) memaparkan apa itu Carpal Tunnel Syndrome atau CTS. CTS merupakan kondisi yang memengaruhi tangan dan jari. Kondisi ini dapat membuat pengidapnya mengalami sensasi rasa kesemutan, mati rasa, atau nyeri. 08/11/24

Gejala yang muncul ini biasanya berkembang secara perlahan dan pada malam hari akan bertambah parah. Bagian yang paling sering terpengaruh adalah jempol, jari tengah, dan telunjuk.

Tanda dan Gejala CTS :

• Kesemutan

• Rasa tebal

• Nyeri

• Gejala memberat pada malam hari

• Nyeri berkurang jika mengguncangkan tangan

• Atrofi otot

• Kelemahan dan gangguan fungsi tangan.

Adapun penyebab CTS, yaitu :

• Menggerakkan tangan dan pergelangan tangan berulang kali dengan cara yang sama, misalnya mengetik, menulis, dan menggunakan mouse komputer.

• Wanita hamil sering mengalami carpal tunnel syndrome karena perubahan hormon dan penumpukan cairan.

• Beberapa penyakit, misalnya gangguan muskuloskeletal, tiroid (hipotiroid), dan diabetes. (Adv)




Kadiskes Inhil Rahmi Ingatkan Pentingnya Pemberian Tablet Tambah Darah Bagi Ibu Hamil

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) menekankan pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil untuk mencegah anemia. Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi yang cukup serius karena dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. 07/11/24

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 48.9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia, yang berarti hampir setengah dari ibu hamil berisiko mengalami komplikasi kesehatan yang serius. Tablet tambah darah yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12, berperan penting dalam mendukung kesehatan ibu dan janin. 

Pemberian tablet tambah darah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi prevalensi stunting dan bayi prematur, yang sering terjadi akibat anemia pada ibu hamil. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian tablet tambah darah sebagai intervensi nutrisi penting untuk mengurangi risiko anemia selama kehamilan dan masa nifas. Studi WHO menunjukkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi suplemen tablet tambah darah dapat mengurangi risiko anemia hingga 70 persen.

Oleh karena itu, Dinkes Inhil mengajak semua pihak, termasuk tenaga kesehatan di Puskesmas dan kader kesehatan di desa, untuk berpartisipasi aktif dalam program pemberian tablet tambah darah. 

Selain itu, Dinkes Inhil juga menyediakan pedoman dan panduan bagi tenaga kesehatan untuk melaksanakan program pemberian tablet tambah darah secara adekuat. Pedoman ini disusun agar tenaga kesehatan memiliki pengetahuan, sikap, dan kemampuan yang diperlukan dalam mencegah dan menanggulangi anemia pada ibu hamil. 

Dengan adanya pedoman ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan koordinasi yang baik dengan lintas program dan lintas sektor terkait, serta dapat memberikan panduan yang tepat kepada ibu hamil mengenai manfaat dan aturan minum tablet tambah darah.

Pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil ini juga didukung oleh data dan penelitian yang menunjukkan bahwa kebutuhan zat besi pada ibu hamil meningkat sebesar 25% dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil.

Dengan adanya pedoman ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan koordinasi yang baik dengan lintas program dan lintas sektor terkait, serta dapat memberikan panduan yang tepat kepada ibu hamil mengenai manfaat dan aturan minum tablet tambah darah.

Pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil ini juga didukung oleh data dan penelitian yang menunjukkan bahwa kebutuhan zat besi pada ibu hamil meningkat sebesar 25% dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. 

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan zat besi sangat sulit dipenuhi hanya dari makanan saja, sehingga suplemen tambahan seperti tablet tambah darah menjadi sangat penting. Dengan pemberian tablet tambah darah yang adekuat, diharapkan dapat mencegah terjadinya anemia gizi besi serta menjadi salah satu intervensi spesifik dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.(adv)




Cegah Stroke Sedini Mungkin, Kadiskes Inhil Ingatkan Pentingnya Pola Hidup Sehat dan Olahraga

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stroke, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, telah menyampaikan informasi penting terkait langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko penyakit ini. 06/11/24

Ia menekankan pentingnya gaya hidup sehat, termasuk diet yang seimbang, olahraga teratur, dan pengelolaan stres. Rahmi Indrasuri juga menggarisbawahi pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai cara efektif untuk mendeteksi tanda-tanda awal stroke.

Edukasi masyarakat tentang faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dan kebiasaan merokok juga menjadi fokus, karena faktor-faktor ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke.

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk terus menyediakan informasi dan layanan yang mendukung inisiatif pencegahan stroke ini. Dengan kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka kejadian stroke di Kabupaten Indragiri Hilir dapat diminimalisir. (Adv)