Detik-detik Dandim 0314/Inhil Disuntik Vaksin

https://youtu.be/Yq-KZi1BQzw
Video


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Setelah sempat tertunda karena terkendala oleh tensi badan yang tinggi, akhirnya Dandim 0314/lnhil bisa mengikuti vaksinasi setelah melakukan istirahat sesaat dan Tim Dokter menyatakan sudah memenuhi syarat untuk di vaksin.


Setelah melaksanakan vaksin dan obserfasi selama 30 menit saat diwawancarai media, Dandim 0314/lnhil mengatakan bahwa awal awal mau melakukan vaksin, begitu pengecekan tensi ternyata tensi saya tinggi sehingga membuat tertunda.


Namun, dikatakannya lagi setelah istirahat beberapa saat dilakukan tensi lagi Alhamdulillah sudah turun dan sudah memenuhi persyaratan untuk di vaksin.


“Pada saat pelaksanaan vaksin tidak ada yang saya rasakan, baik setelah vaksin maupun setelah observasi,” ungkap Dandim 0314/Inhil yang murah senyum tersebut.


Jadi saya himbau kepada masyarakat, lanjutnya kembali, yakinlah bahwa vaksin covid-19 yang di siapkan oleh pemerintah ini aman dari segi kesehatan dan halal dari segi agama.


“Kepada seluruh masyarakat, kita harus percaya karena vaksinasi ini bagian dari ikhtiar kita untuk bisa memberantas penyebaran virus Corona ini dengan membentuk ferimunity,” ungkapnya


Tidak hanya itu, Dandim 0314/Inhil ini juga meminta untuk masyarakat untuk tidak percaya oleh hoax atau berita bohong yang beredar, yakinlah bahwa vaksin ini aman dan halal untuk kita semua.


“Mekipun sudah di vaksin kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dengan melakukan 4M. Karena seluruh ikhtiar yang kita lakukan itu harus dapat bersatu padu mudah mudahan covid 19 segera musnah dari muka bumi ini,” pungkasnya.


Untuk diketahui pelaksanaan pentikan Vaksin ini digelar di Puskesmas Gajahmada Tembilahan. (Arb)




Update Terkini Kasus Covid di Inhil

Foto ilustrasi, bontangpost.id


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Update terkini kasus perkembangan data pasien yang terkonfirmasi postif terpapar covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Berdasarkan data per 21 Januari 202, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan, saat dikonfirmasi mengatakan saat ini yang terkonfirmasi postif Covid-19 sebanyak 64 pasien yang tengah dirawat dan menjalani Isolasi.


Dari 64 pasien tersebut, 13 pasien diantaranya menjalani isolasi mandiri dan 51 pasien menjalani isolasi di Rumah Sakit.


“Yang sembuh sebanyak 737 pasien, meninggal 38 orang. Data keseluruhan yang terkonfirmasi di Kabupaten Inhil sebanyak 839 orang” kata Saut kepada arbindonesia.com, Kamis (21/1/2021).


Sedangkan kasus Suspek saat ini yang tengah menjalani Isolasi mandiri sebanyak 914 orang, 5 Pasien diantaranya menjalani isolasi di Rumah Sakit, sebanyak 909 tengah menjalani isolasi mandiri.


“Selesai isolasi sebanyak 22.038, meninggal dunia 22 orang. Secara komulatif kasus Suspek Covid-19 di Kabupaten Inhil berjumlah 28.872 orang,” terang dr Saut.


Arbain