Kadiskes Inhil Dampingi Kunker Pj Ketua TP PKK Hj Katerina Susanti Terkait PHBS, Imunisasi dan PMT di Kec Kempas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau Rahmi Indrasuri Dampingi Pj. Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman melaksanakan kunjungan kerja ke desa Sungai Gantang kecamatan Kempas, Sabtu (06/07/2024)

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga desa Sungai Gantang ini turut dihadiri Camat dan unsur Forkopimcam kecamatan Kempas, pengurus TP- PKK Kab. Inhil, ketua TP- PKK kecamatan Kempas, Kades beserta ketua TP- PKK desa dan kelurahan se-kecamatan Kempas serta undangan lainnya.

Adapun agenda kunjungan kerja Pj. Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman ini :
1. Terkait dengan program tentang pembinaan dari pokja 1 s.d 4 terkait pilot project perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
2. Sosialisasi pemanfaatan instrumen pelacakan imunisasi.
3. Sosialisasi pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil (Bumil) kepada kader posyandu oleh kegiatan Puskesmas Kempas Jaya.
4.menghadiri arisan bulanan PKK di kecamatan Kempas adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh pkk di kecamatan kempas.

Dalam sambutannya Pj. Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman mengatakan PKK sebagai organisasi yang berperan dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, memainkan peran penting dalam mensosialisasikan dan mengedukasi anggota masyarakat tentang pentingnya PHBS. melalui program PHBS, PKK dapat mengadakan kegiatan seperti penyuluhan, pelatihan, kampanye, dan demonstrasi tentang praktik PHBS yang benar dan efektif.

Pada kesempatan ini kita juga mengadakan sosialisasi pemanfaatan instrumen pelacakan imunisasi. Sosialisasi pemanfaatan instrumen pelacakan imunisasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi serta cara melacak dan memantau status imunisasi individu. melalui sosialisasi ini informasi mengenai jadwal imunisasi, manfaat imunisasi serta pentingnya menjaga catatan imunisasi yang akurat bisa disampaikan kepada masyarakat.

Acara diakhiri dengan kunjungan Pj. Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman beserta rombongan Ke perpustakaan desa di desa Danau Pulai Indah dan desa Harapan Tani. (Adv) 




Makanan yang Dapat Mengatasi Mual Saat Ibu Hamil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Mual selama trimester pertama kehamilan yang sering disebut sebagai morning sickness, hal ini memang bisa mengganggu kenyamanan ibu hamil.

Dikutip dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa makanan yang dapat membantu mengatasi mual baik untuk ibu hamil.

Jahe : Jahe memiliki kandungan gingerol dan shogaol yang membantu meredakan mual dan muntah.

Pisang : Pisang baik dikonsumsi jika mual disertai muntah.

Apel : Apel mengandung serat dan dapat membantu meredakan mual.

Kacang : Kacang tinggi protein dan sehat untuk mengurangi mual.

Kentang : Kentang mengandung karbohidrat yang mudah dicerna.

Daun mint : Mengunyah daun mint dapat membantu meredakan mual.

Biskuit asin : Biskuit asin ringan dan mudah dicerna.

Makanan dingin : Makanan dingin seperti es batu atau yogurt bisa membantu mengurangi mual. (Adv Dinkes Inhil)




Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Trimester

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Mual selama trimester pertama kehamilan yang sering disebut sebagai morning sickness, hal ini memang bisa mengganggu kenyamanan ibu hamil.

Dikutip dari beberapa sumber, berikut beberapa cara yang dapat membantu mengatasi mual saat hamil trimester pertama.

Makan Sedikit Tapi Sering : Hindari makan dalam porsi besar, sebaiknya makan lebih sering dengan porsi yang lebih kecil. Hal ini dapat membantu pencernaan dan mengurangi efek mual.

Hindari Tidur Setelah Makan : Meskipun mengantuk setelah makan adalah kebiasaan umum, hindari tidur langsung setelah makan. Tidur setelah makan dapat memperlambat pencernaan dan memicu mual.

Konsumsi Camilan Sehat : Jika makanan berat sulit ditoleransi, coba camilan ringan seperti crackers dan pastikan camilan sehat dan mudah dicerna.

Hindari Bau-Bauan : Hindari beberapa bau yang dapat memicu mual seperti bau parfum, parfum mobil, atau pasta gigi yang mengganggu. Juga hindari makanan dengan bau menyengat.

Pengobatan Alami : Mengunyah daun mint, madu, cengkeh, atau jahe dapat membantu meredakan mual. Pijat telapak tangan di bagian sela-sela ibu jari dan telunjuk juga bisa membantu. (Adv Dinkes Inhil)




Ibu Harus Tau, ini Tanda-tanda Kehamilan Normal

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tanda-tanda kehamilan normal pada ibu terdapat ragam variasi, akan tetapi tanda yang secara umum sering terjadi adalah.

Mengutip dari alodokter, terdapat 5 tanda -tanda kehamilan normal yang sering terjadi pada umumnya, diantaranya :

Perdarahan ringan melalui vagina: Bercak darah yang keluar dari vagina pada awal kehamilan bisa merupakan tanda perdarahan implantasi atau akibat hubungan seksual atau pemeriksaan USG transvaginal. Namun, jika perdarahan berlangsung lebih dari beberapa hari atau disertai nyeri berat dan demam, segera konsultasikan ke dokter¹.

Morning sickness g: Mual dan muntah saat hamil seringkali terjadi di trimester awal. Mengonsumsi jahe hangat, vitamin B6, dan makanan dalam porsi kecil dapat membantu mengatasi morning sickness.

Perubahan pada payudara : Payudara bisa membesar, lebih sensitif, dan mengalami perubahan warna puting.

Pergerakan janinb: Ibu hamil mungkin merasakan gerakan janin, terutama di trimester kedua.

Berat badan naik secara bertahap : Kenaikan berat badan yang wajar selama kehamilan adalah hal yang normal.

Ingat selalu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin selama kehamilan. (Adv/Dinkes Inhil)




Kadinkes Inhil Ikuti Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) Rahmi Indrasuri, SKM, M.KL., mengikuti kegiatan Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting melalui Zoom Meeting yang juga diikuti seluruh Kabupaten se- Provinsi Riau, Kamis (13/6/2024) di Posyandu Mangga, Jalan H Abdul Gani Tembilahan.

Selain Kepala Dinkes Inhil, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Plh Sekda Inhil, Pj Ketua TP- PKK Inhil, Kepala Bappeda Inhil, dan Kepala DP2KBP3A Inhil. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Posyandu se- Kabupaten Inhil.

Pj Bupati Inhil H. Herman melalui Plh. Sekda Inhil H. Tantawi Jauhari, mengatakan saat ini kabupaten Inhil telah melaksanakan pelayanan langsung di posyandu sebagai upaya penurunan stunting.

“Sesuai dengan program intervensi yang kami laksanakan, kami berupaya melakukan penurunan seperti tahun-tahun sebelumnya, alhamdulillah pada tahun 2023 turun menjadi 18,8%,”terangnya.

Pemkab Inhil saat ini terus berupaya agar tidak ada lagi anak yang kekurangan gizi atau stunting di Inhil. Salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui pembinaan kepada calon pengantin dan melakukan pelatihan dan penyuluhan.

Kepala Dinkes Inhil Rahmi Indrasuri, SKM, M.KL., mengatakan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting dalam hal ini Petugas Puskesmas dan Kader Posyandu berkerjasama melakukan penimbangan dan pengukuran serta pemeriksaan terhadap Ibu dan anak.

“Kegiatan ini tentunya tidak hanya sebatas melakukan pengukuran kepada sasaran calon pengantin, ibu hamil dan balita secara menyeluruh dan melaporkan secara realtime, namun juga perlu upaya lebih lanjut yaitu intervensi pada sasaran yang berisiko stunting,” jelasnya.(Adv Dinkes Inhil)




Pertengahan Bulan ini, Gedung Baru RSUD Tembilahan Difungsikan

ARB Indonesia, INDRAGIRI HILIR – Dijadwalkan pada pertengahan bulan Januari 2022, Bangunan RSUD PH Tembilahan yang telah selesai pengerjaannya pada tahun lalu akan segera difungsikan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Saut Pakpahan saat dihubungi ARBIndonesia.com.

“Akan kita fungsikan kira-kira di minggu kedua bulan Januari,” tutur Saut Pakpahan kepada awak media baru-baru ini.

Memang saat ini kata Saut, untuk fasilitas dan alat kesehatan pada bangunan baru tersebut masih belum lengkap, akan tetapi menjelang usulan dari RSUD PH Tembilahan ke pemerintah pusat keluar, maka sementara ini alat-alat kesehatan yang ada di bangunan lama akan dipindahkan untuk sementara.

“Untuk kelengkapan lainnya akan menyusul, saat ini kita telah mengajukan ke pemerintah pusat. Secara keseluruhan di bangunan baru ada 138 tempat tidur untuk pasien rawat inap,” tutur Saur.

Lanjutnya mengenai peresmian, dr Saut belum bisa menentukan waktunya, hal itu dikarenakan masih belum lengkapnya baik dari sarana maupun prasarana dari bangunan baru tersebut.

“Jadi kita fungsikan dulu, setelah segala sesuatunya sudah cukup, lalu kita akan lakukan peresmian,” ujarnya.

Terakhir Saut berharap segala kebutuhan dari gedung baru RSUD PH Tembilahan yang telah diusulkan kepada pemerintah pusat agar segera terealisasi, hal itu bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah.

“Kami mohon do’a dan dukungan dari semua element masyarakat agar ini berjalan lancar dan sesuai dengan apa yang menjadi harapan kita bersama,” tutup dr Saut.

Untuk diketahui, dengan difungsikannya bangunan baru RSUD tersebut, setidaknya persoalan alam yang sering terjadi seperti air sungai yang masuk pada ruangan pasien rawat inap dan ruangan lainnya saat ‘air pasang dalam’ tidak dialami pasien saat tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

(Arbain)