Dinkes Inhil Tekankan PHBS dalam Pencegahan Penyakit dan Penyebaran Bakteri

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu praktik kesehatan mendasar yang sangat dianjurkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Praktik ini tidak hanya sederhana namun juga memiliki dampak yang signifikan dalam mencegah penyebaran penyakit menular. Menurut Kementerian Kesehatan, mencuci tangan pakai sabun adalah cara mudah dan efektif yang dapat dilakukan di mana saja untuk menjaga kesehatan individu dan komunitas.

Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), flu burung, dan penyakit kulit lainnya. Dengan mempraktikkan kebiasaan mencuci tangan secara rutin, masyarakat dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus dan bakteri yang berbahaya.

Pentingnya mencuci tangan telah ditekankan dalam berbagai kesempatan, termasuk pada peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober. Hari tersebut dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya higiene tangan.

Dalam konteks lokal, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengharapkan agar masyarakat dapat mengadopsi perilaku ini tidak hanya di rumah tetapi juga di sekolah, tempat kerja, dan fasilitas kesehatan. Langkah-langkah mencuci tangan yang benar meliputi menggunakan air yang mengalir, menggunakan sabun, menggosok tangan minimal selama 20 detik, termasuk bagian pergelangan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku, serta membilasnya hingga bersih dengan air yang mengalir.

Edukasi tentang PHBS dan mencuci tangan merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, bersama dengan organisasi kesehatan lainnya, berupaya menyediakan informasi dan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung praktik ini. 
 

Mereka juga mendorong pembangunan infrastruktur yang mendukung, seperti penyediaan fasilitas cuci tangan di tempat umum. Selain itu, ada upaya untuk mengintegrasikan edukasi PHBS ke dalam kurikulum sekolah agar anak-anak dapat mempelajari dan mengadopsi praktik hidup sehat sejak dini.

Dengan menerapkan PHBS, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang sehat dan masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Ini adalah langkah penting menuju peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat luas, sangat diperlukan untuk memastikan bahwa praktik mencuci tangan dan PHBS lainnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk kesehatan yang lebih baik bagi semua.(adv)




Rahmi Indrasuri Ingatkan Pentingnya Minum Air Putih yang Cukup Setiap Harinya Untuk Tubuh

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menekankan pentingnya konsumsi air putih yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh.

Air putih memiliki peran vital dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk mencegah dehidrasi, menjaga kesehatan sendi dan otot, serta mendukung penurunan berat badan.

Dehidrasi, yang ditandai dengan rasa haus, mulut kering, dan urine berwarna gelap, dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan bahkan kejang jika tidak ditangani dengan segera.

Konsumsi air putih yang cukup juga berkontribusi pada kesehatan kulit, menjaga kelembapan dan mencegah kekeringan. Selain itu, air putih penting untuk menjaga konsentrasi dan fungsi otak yang optimal. Dianjurkan untuk minum sekitar 8 gelas atau 2 liter air putih setiap hari, dan lebih banyak lagi dalam kondisi tertentu seperti setelah berolahraga atau saat cuaca panas.

Wanita hamil dan menyusui memerlukan asupan yang lebih tinggi, yaitu sekitar 2,5 hingga 3 liter per hari. Mengonsumsi air putih sebelum makan dapat memberikan efek kenyang, membantu mengontrol porsi makan dan asupan kalori, yang pada gilirannya mendukung pengelolaan berat badan.

Penting untuk diingat bahwa meskipun ada berbagai pilihan minuman lain, air putih adalah pilihan terbaik karena bebas kalori dan gula. Dengan demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat air putih dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat.(adv)




Kadiskes Inhil Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan keseluruhan. Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menekankan bahwa perawatan gigi yang baik tidak hanya berdampak pada kesehatan mulut, tetapi juga pada kualitas hidup secara umum.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, Kesehatan gigi dan mulut yang terjaga dapat mencegah berbagai penyakit, seperti karies gigi, penyakit gusi, dan dapat juga mengurangi risiko penyakit kronis lainnya. Selain itu, menjaga kebersihan gigi dan mulut juga berkontribusi pada penampilan dan kepercayaan diri seseorang.

Praktik-praktik seperti menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan berkumur dengan obat kumur antiseptik adalah beberapa cara dasar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penting juga untuk memilih pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membantu mencegah kerusakan gigi. Selain itu, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis serta melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali adalah langkah-langkah yang disarankan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut yang optimal.

Dengan adanya inisiatif dan langkah-langkah yang diambil oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir serta dukungan dari Kementerian Kesehatan dan PDGI, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Hal ini tidak hanya untuk mencegah penyakit-penyakit tertentu, tetapi juga untuk mendukung kesehatan keseluruhan dan kualitas hidup yang lebih baik. Kesehatan gigi dan mulut yang baik adalah investasi untuk masa depan yang lebih sehat.(adv)




Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah Wilayah UPT Puskesmas Sungai Piring Tahun 2024 di SMAN Tuah Gemilang

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Senin, 21 Oktober 2024, UPT Puskesmas Sungai Piring melaksanakan kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (PKM) di SMAN Tuah Gemilang. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X SMAN Tuah Gemilang dan berlangsung di Pendopo SMAN Tuah Gemilang mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Penjaringan kesehatan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi kesehatan siswa melalui berbagai jenis pemeriksaan, seperti pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gizi, mata, buta warna, serta pemeriksaan gigi dan mulut. Selain itu, pemeriksaan penunjang lainnya juga dilakukan guna mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi kesehatan para siswa.

Sebanyak 84 siswa mengikuti kegiatan skrining ini. Tujuan utama dari penjaringan kesehatan ini adalah untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, sehingga siswa yang membutuhkan penanganan medis dapat segera ditangani. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai perkembangan kesehatan peserta didik, yang dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan pelayanan kesehatan di sekolah.

Dengan adanya penjaringan kesehatan ini, diharapkan siswa-siswi SMAN Tuah Gemilang dapat terpantau kesehatannya dengan baik dan dapat segera mendapatkan intervensi medis jika diperlukan. (Adv)




Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Gunakan Jamban Sehat

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menggalakkan inisiatif kesehatan masyarakat dengan menghimbau agar menerapkan pola hidup sehat, termasuk penggunaan jamban sehat.

Upaya ini merupakan bagian dari program Kabupaten/Kota Sehat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui sosialisasi yang dilakukan di berbagai kecamatan, Dinas Kesehatan berusaha meningkatkan kesadaran akan pentingnya sanitasi dan higiene yang baik.

Penyuluhan kesehatan juga mencakup aspek-aspek seperti olahraga dan kesehatan jiwa, yang semuanya berkontribusi pada pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, Dinas Kesehatan juga melakukan pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) untuk memperkuat pesan dan praktek kesehatan di tingkat komunitas.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam menggunakan jamban sehat, sebagai langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat.(adv)




Penuhi kebutuhan Gizi dan Protein, Kadiskes Ingatkan Pentingnya MPASI yang Tepat Bagi Balita

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menekankan pentingnya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi untuk anak-anak.

Dalam sebuah pernyataan, beliau mengingatkan orang tua akan pentingnya nutrisi yang seimbang dalam MPASI untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal pada masa kritis 1000 hari pertama kehidupan seorang anak.

Menurut pedoman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), MPASI harus diberikan tepat waktu, yaitu ketika ASI saja tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisi bayi, biasanya dimulai pada usia 6 bulan.

Pemberian MPASI harus mengandung energi, protein, zat besi, dan zinc yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang tidak dapat dipenuhi oleh ASI saja. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir juga menyarankan agar MPASI diberikan dengan variasi makanan yang cukup untuk memastikan asupan mikronutrien yang lengkap, termasuk vitamin dan mineral yang esensial bagi pertumbuhan anak.

Selain itu, beliau juga mengingatkan tentang risiko pemberian MPASI terlalu dini, yang dapat menyebabkan infeksi saluran cerna, alergi, dan obesitas, serta risiko pemberian MPASI terlalu lambat yang dapat menyebabkan kekurangan asupan gizi hingga stunting.

Oleh karena itu, orang tua dihimbau untuk berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memulai pemberian MPASI untuk menilai kesiapan dan kebutuhan nutrisi anak mereka secara individu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir juga menekankan pentingnya edukasi dan dukungan bagi orang tua dalam pemberian MPASI, termasuk penyediaan panduan dan pelatihan bagi tenaga kesehatan di puskesmas dan kader kesehatan di desa.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan pemberian MPASI dapat dilakukan dengan lebih tepat dan efektif, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting dan peningkatan kesehatan anak di Kabupaten Indragiri Hilir.(adv)