Berciuman bisa tularkan 80 juta bakteri

141117090021_kiss_624x351_bbc_nocreditdetikriau.org – Satu ciuman selama 10 detik bisa menularkan lebih dari 80 juta bakteri, kata ilmuwan Belanda.

Mereka memantau perilaku berciuman 21 pasangan dan menemukan bahwa pasangan yang berciuman sembilan kali sehari cenderung lebih berpotensi berbagi bakteri liur.

Studi menunjukkan bahwa mulut adalah rumah bagi 700 jenis bakteri berbeda, namun laporan ini mengungkap bahwa sebagian bakteri lebih mudah berpindah tempat.

Riset ini diterbitkan di jurnal Microbiome.

Satu tim dari Organisasi Belanda untuk Riset Sains Terapan (TNO) mewawancarai 21 pasangan untuk mengetahui kebiasaan berciuman mereka, termasuk berapa sering mereka berciuman tahun lalu dan kapan mereka terakhir melakukannya.

Ilmuwan mengambil sampel bakteri dari lidah dan liur relawan sebelum dan sesudah ciuman selama 10 detik.

Satu orang responden kemudian mengonsumsi minuman probiotik yang mengandung bakteri dari jenis mudah dikenali.

Saat ia berciuman selama 10 detik dengan pasangannya, ilmuwan mendeteksi jumlah bakteri yang dipindahkan ke partner berciumannya mencapai 80 juta bakteri.(BBC)




9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami

 indexMata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus abun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.

 

Jika anda sudah terlanjur menderita penyakit mata minus, dan (maaf) masih belum mempunyai uang untuk biaya pengobatan, jangan menyerah dulu ya, karena disini saya akan berbagai tips bagaimana cara mengurangi bahkan menyembuhkan mata minus dengan cara yang murag meriah dan dapat dilakukan oleh diri anda sendiri. Tapi sebelum kita membahas bagaimana caranya, yuk kita cari tahu dulu hal apa saja yang bisa menyebabkan mata jadi minus dibawah ini :

 

  1. Penyebab Utama Mata Minus

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan rusaknya mata khususnya mata minus, diantaranya adalah sebagai berikut :

 

  1. Pola hidup yang buruk

Segala sesuatu yang ada di dunia ini pasti mempunyai sebab dan akibatnya. Begitupun dengan mata minus, mengapa mata anda bisa minus? Pasti ada pula penyebabnya. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan, mempunyai resiko lebih besar untuk terkena penyakit mata minus ketimbang orang yang hidup dan tinggal di pedesaan. Sobat inner tahu gak kenapa?

 

Karena sebagian besar masyarakat diperkotaan banyak menghabiskan waktu di tempat atau kegiatan dengan jarak pandang yang tidak jauh. Selai itu juga karena beraktivitas didepan layar monitor dengan waktu yang tidak sebentar. Sehingga ini akan menyebabkan otot mata yang mengatur fokus mata dan lama-kelamaan akan terbiasa dengan kondisi seperti itu. Akibatnya pada saat melihat objek yang jauh, mata tidak berfungsi dengan baik, karena sudah terbiasa melihat objek dengan jarak yang dekat.

 

  1. Faktor Genetika (Keturunan)

Jika anda mempunyai mata minus, maka cobalah anda lihat apakah ada salah satu anggota keluarga anda yang mempunyai mata minus? Misalnya ayah, ibu dsb. Jika memang ada, berarti penyebab mata minus anda adalah karena faktor keturunan.

 

  1. Kurang Istirahat

Mata rabun atau minus juga dapat disebabkan oleh kurangnya istirahat. Sama seperti anda, mata juga membutuhkan istirahat. Jadi jangan terlalu memaksakan mata anda untuk bekerja keras. Usahakan jangan duduk didepan layar monitor/komputer dalam waktu yang terlalu lama dan lakukan tidur yang cukup

 

  1. Pola makan yang kurang baik

Pola makan anda yang buruk dapat menyebabkan kerusakan pada mata. Misalnya karena kekurangan mengkonsumsi sayuran misalnya wortel akhirnya anda kekurangan vitamin A dan akibatnya mata anda mengalami kerusakan.

 

Sebenarnya masih ada hal lain yang bisa menyebabkan mata minus, namun karena hari ini saya tidak punya cukup waktu untuk menulis, jadi saya cukupkan ini dulu, selebihnya saya bahas lagi dalam artikel selanjutnya ok.

 

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus

Setelah kita mengetahui beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata, sekarang kita akan membahas apa saja sih yang dapat kita lakukan agar mata minus/rabun kita berkurang, bahkan sembuh? Ok tanpa panjang lebar, yuk kita simak beberapa tips mengobati mata minus dibawah ini :

  1. Tips pertama yaitu, cobalah lepaskan kacamata yang anda pakai jika dirasa kurang diperlukan, seperti saat anda berada di ruangan yang sempit dan tidak sedang bekerja tentunya. Anda dapat melakukan hal ini jika masih bisa melihat dengan jelas walau pun tanpa memakai kacamata.
  2. Kemudian, anda dapat melatih mata untuk melihat suatu benda atau objek yang jauh tanpa menggunakan kacamata. Misalnya anda dapat pergi ke tempat seperti sawah, bukit dsb, karena tempat-tempat tersebut memiliki sudut pandang yang jauh.
  3. Selanjutnya anda juga dapat melatih mata untuk melihat benda-benda yang bergerak. Misalnya, ketika anda berada di jalan raya, anda bisa mengamati orang-orang, motor ataupun mobil yang berlalu lalang di sekitar anda. Lihat dan perhatikan setiap gerakannya, usahakan bayangan yang anda lihat adalah utuh tidak rabun
  4. Mata minus juga dapat disembuhkan dengan daun sirih, caranya sangat mudah. Kita hanya perlu 2 lembar daun sirih, kemudian cuci bersih daun sirih tersebut dan tempel dimata anda setap kali anda tidur. Lakukan cara ini dengan rutin untuk mendapatkan hasil maksimal
  5. Jika anda terbiasa bekerja di depan komputer, usahakan setiap 25 menit, luangkan waktu untuk beranjak dari tempat duduk anda mungkin untuk sekedar mengambil air minum dan cobalah untuk melihat keluar jendela / luar rumah, lihat lingkungan sekitar anda.
  6. Satu lagi tips unik yaitu dengan melakukan terapi lilin, caranya cukup mudah. Anda hanya pelu menyalakan lilih dan tataplah lilin tersebut tanpa banyak berkedip dan tunggulah hingga keluar banyak air mata anda. Walaupun terbilang sederhana, tapi katanya trapi ini cukup manjur. Tapi entahlah saya juga belum pernah membuktikan cara yang ini. Tapi tidak ada salahnya juga untuk dicoba 🙂
  7. Jangan lupa untuk membersihkannya mata anda, jika perlu, anda bisa menggunakan tetes mata agar mata terhindar dari kotoran dan bakteri.
  8. Pakailah helm /kaca mata ketika anda berkendara, tujuannya yaitu untuk mencegah debu masuk ke mata.
  9. Bila perlu anda juga bisa mengkonsumsi wortel ataupun makanan yang berbahan wortel misalnya, sayur sop, jus wortel dsb.

Cukup mudah bukan? selain mudah juga sangat murah meriah. Namun ingat, lakukan tips diatas secara rutin dan teratur agar hasil yang di dapatkan juga maksimal. Bagaiaman, apakah anda sudah siap untuk mencobanya? Akhir kata saya ucapkan selamat mencoba dan semoga Alloh memberikan kesembuhkan bagi anda yang sedang diserang penyakit, khususnya yang mengidap penyakit mata minus ini.

 




Ingin Jauh Dari Osteoporosis? Caranya Aktif Bergerak

imagesJAKARTA – Gaya hidup tidak aktif seperti duduk terus menerus, yaitu rata-rata 7 jam per hari kerja dan 5 jam/hari pada akhir pekan memicu berbagai macam penyakit.

Salah satu yang paling banyak dialami adalah Osteoporosis.

Hasil riset consumer polling Fonterra menemukan hanya 18 persen responden yang berolahraga secara rutin setiap hari masing masing pada pria, hanya 22 persen dan pada perempuan, hanya 14 persen.

Sebanyak 61 persen perempuan merasa sulit mendisiplinkan dirinya untuk berolahraga secara teratur, sedangkan dua dari 5 orang Indonesia berisiko terkena Osteoporosis.

“Celakanya, kepadatan tulang manusia mencapai puncaknya di usia 25-30 tahun sehingga menabung kepadatan tulang sedini mungkin,” kata Arief Tjakraamidjaja, Marketing Manager Fonterra Brands Indonesia di Jakarta, Sabtu (10/10/2014).

Untuk pencegahannya perlu gaya hidup aktif secara rutin, selain tentunya juga memperhatikan pola makan sehat dengan komposisi protein, kalsium, vitamin D yang seimbang  serta terpapar sinar matahari.

 




10 Tips Sehat Selama Menjalankan Ibadah Haji

hajidetikriau.org – Ibadah Haji merupakan ibadah dengan perjalanan panjang dan banyak kegiatan yang sangat melelahkan fisik. Selain itu juga berisiko pada kesehatan tubuh. Apalagi kondisi medan, iklim, dan cauaca ekstrim di Tanah Suci sangat jauh berbeda dengan keadaan alam di tanah air.

Pertemuan besar para jama’ah dari berbagai bangsa di dunia yang membuat kondisi Tanah Suci menjadi luar biasa padat, juga bisa menjadi faktor mudahnya penularan langsung atau tidak langsung berbagai penyakit menular. Apalagi jamaah haji juga harus membiasakan diri dengan makanan lokal yang belum tentu cocok di perut, sebab urusan konsumsi, sudah diatur oleh penyelenggara perjalanan haji. Untuk itu perlu adanya tindakan pencegahan yang direkomendasikan dan harus dilakukan para jamaah guna memperkecil resiko-resiko yang mungkin akan menghinggapi selama perjalanan ibadah di Sudi Arabia.

1.Hal yang utama untuk diperhatikan jamaah haji adalah kebersihan minuman dan makanan yang kita konsumsi. Tidak direkomendasikan jamaah haji untuk meminum air kran, sebab air kran berbahaya untuk dikonsumsi, karena berupa air mentah yang masih banyak mengandung mikroorganisme. Perjalanan panjang selama 10 jam antara Madinah dan Mekah dalam cuaca panas terik pastilah akan membuat para jamaah haji lelah dan kehausan. Padahal di sepanjang perjalanan tidak bisa dipastikan akan menemukan makanan, air minum bersih atau toilet.

2.Ada baiknya para jamaah haji membekali diri dengan air mineral botol atau jika ingin yang natural bisa dipilih air Zam zam. Air Zam Zam aman diminum walau mentah karena mengandung flouride tinggi yang mampu membunuh kuman. Sehingga resiko dehidrasi selama dalam perjalanan tidak akan terjadi.

3.Para jamaah haji pun harus memeriksa dengan teliti kebersihan tempat makan yang akan dipilih. Misalnya di distrik Haram, sebaiknya jamaah haji menghindari untuk makan di restauran yang kelihatan kurang bersih. Mengintip kebersihan restoran sebelum memesan makanan dan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan adalah hal yang mutlak dilakukan.

4.Disarankan jamaah haji untuk selalu membawa sabun pribadi di dalam tas yang selalu dibawa kemana-mana. Lebih baik sedikit repot dan bijak daripada terserang sakit perut dan ibadah menjadi terhambat, bukan? Dengan memerhatikan kebersihan dan kesehatan makanan dan minuman yang dikonsumsi, Insya Allah kondisi fisik para jamaah haji selalu prima untuk mengikuti rangkaian Ibadah Haji di tanah suci.

5.Tidak menyimpan jatah makanan. Jika jamaah haji mendapat jatah makanan yang masih hangat dan segar, hendaknya segera dikonsumsi, tak perlu disimpan, sebab dikhawatirkan akan menjadi basi dan akan menyebabkan sakit perut jika dikonsumsi kemudian. Saat menerima jatah makanan, hendaknya juga diperiksa apakah masih hangat atau sudah basi. Sebab pengolahan makanan dalam jumlah besar sehingga kadang diolah jauh sebelum jam makan tiba. Jika sudah dalam kondisi tidak baik, sebaiknya tidak dikonsumsi.

6.Memerhatikan penyakit yang telah diidap sedari di tanah air. Naik haji merupakan kegiatan yang berat, kendala fisik kadang-kadang berbahaya, teruta ma bagi orang tua. Seyogyanya sebelum keberangkatan, memeriksakan diri dan berkonsultasi pada dokter keluarga, sehingga dokter bisa memberikan saran bagaimana menjaga diri supaya kemungkinan komplikasi bisa dihindari.

7.Kepala kelompok juga harus diberitahu mengenai kondisi kesehatan anggotanya, sehingga selalu tanggap dan waspada. Sebagian besar kaum lanjut usia mengalami resiko pembengkakan pembuluh darah yang mengakibatkan gagal vena atau masalah jantung. Bagi yang memiliki tekanan darah tinggi juga harus berhati-hati. Terutama pada beberapa obat yang bisa meningkatkan tekanan jantung, seperti obat flu dan pelega tenggorokan.

8.Sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter dalam kelompok. Bagi yang mengidap diabetes, tidak berarti harus berhenti makan karena takut gula darah naik. Sebaiknya tetap makan makanan diet seperti salad buah dan makanan kecil rendah gula, serta tidak tidur di siang hari dan lebih memperhatikan penanganan luka-luka kecil akibat terinjak atau terdorong.

9.Memperhatikan kecukupan beristirahat. jamaah haji Butuh stamina yang baik untuk bisa mengikuti rangkaian Ibadah Haji. Untuk itu, cukup istirahat mutlak diperlukan. Jangan sampai gara-gara terlalu banyak jalan-jalan dan belanja, kondisi fisik menjadi drop dan menjadi tak cukup fit untuk mengikuti ibadah. Stamina jamaah haji harus benar-benar dijaga, agar bisa menjalankan ibadah di Padang Arafah saat puncak Ibadah Haji berlangsung.

10.Menyediakan krim. Bagi jamaah haji yang berkulit sensitif, ada baiknya menggunakan krim anti jamur. Krim anti nyamuk juga dianjurkan untuk melindungi diri dari gigitan serangga. Krim untuk menjaga kelembaban kulit dan melindungi kulit dari sengatan matahari juga dianjurkan.

sumber: puskeshaji.depkes.go.id




Malaria kebal Antibiotik Menyebar di Asia Tenggara

nyamuk-adalah-salah-satu-penyebar-penyakit-malaria-ilustrasi-_140120143657-625LONDON (detikriau.org) — Para Ilmuwan New England Journal of Medicine mengatakan Resisten terhadap obat malaria telah menyebar di Asia Tenggara, dan kini telah mencapai perbatasan Kamboja-Thailand.

“Diperlukan tindakan segera untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari parasit malaria yang resisten terhadap antibiotik,” kata para ilmuwan.

Penyebaran dapat merusak kenaikan dalam pengendalian malaria. Studi ini menganalisa sampel darah dari lebih dari 1.000 pasien malaria di 10 negara di Asia dan Afrika. “Kita perlu untuk mengambil tindakan yang lebih radikal dan membuat prioritas kesehatan masyarakat global, tanpa penundaan,” ujar Prof Nicholas Putih University of Oxford  seperti dilansir BBC.

Sebelumnya, ditemukan parasit malaria telah mengembangkan resistensi terhadap obat lini depan yang dikenal sebagai artemisinin, di barat dan utara Kamboja, Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Yang dikhawatirkan adalah sudut Asia di perbatasan Kamboja-Thailand, di mana resistensi terhadap obat anti malaria lainnya telah muncul di masa lalu.

“Resistensi kini hadir lebih banyak dari Asia Tenggara, dan Ini lebih buruk dari yang kami harapkan, Kita harus bertindak cepat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan ada kemungkinan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, tetapi pendekatan secara kontrol konvensional tidak akan cukup.(*)

http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/14/08/01/n9mr5z-malaria-kebal-antibiotik-menyebar-di-asia-tenggara




Seberapa Menularkah MERS?

1519197-virus-corona-780x390detikriau.org – Indonesia termasuk negara yang paling rentan terjangkit Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Penyakit yang pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012 ini sejauh ini sudah menginfeksi 495 orang di 12 negara dan lebih dari 100 orang meninggal dunia.

MERS memang rentan menyebar di Indonesia mengingat sekitar 5.000 orang Indonesia pergi umrah ke Arab Saudi setiap hari. Jumlah itu diperkirakan naik signifikan pada musim libur sekolah dan Ramadhan.

MERS (Middle East respiratory syndrome) disebabkan oleh virus yang disebut korona virus, yang masih satu kelompok dengan virus SARS.

Gejala penyakit ini mirip dengan flu, yakni demam, batuk, dan sesak napas. Namun, virus ini akan menyerang hebat jika menginfeksi saluran pernapasan.

Meski penularan virus korona terjadi antarmanusia, menurut Health Protection Agency, penularannya sangat terbatas. Jika penularannya mudah, tentu jumlah kasusnya akan lebih besar lagi.

“Jika si A terinfeksi, ia bisa menularkan MERS kepada si B, tetapi si B tidak bisa dengan mudah menularkannya ke orang lain, misalnya ke C. Ini disebut juga dengan penularan tertiary,” kata Dr Michael Osterholm dari Pusat Penelitian Penyakit Menular Universitas Minnesota.

Penularan bisa terjadi pada orang-orang yang berada dalam kontak dekat. Misalnya saja dari pasien ke petugas kesehatan. Inkubasi penyakit ini berlangsung kira-kira 7 hari.

Walaupun demikian, petugas kesehatan yang menangani pasien MERS harus mendapatkan perlindungan yang maksimal. Pasien harus berada di ruang isolasi dan seluruh petugas kesehatan wajib menggunakan pakaian khusus.

Menurut WHO, virus korona termasuk rapuh karena ia hanya bisa bertahan di luar tubuh selama 24 jam. Virus ini juga gampang dibunuh dengan sabun antibakteri.

Oleh karena itu, selalu cuci tangan dengan sabun saat berada di ruang terbuka dan gunakan masker untuk menghindari percikan ludah.(kompas.com)