Surya Arfan; Qori dan Qori’ah Harus Mampu Tumbuhkembangkan Sikap Percaya Diri

BAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi melepas keberangkatan qori dan qori’ah untuk mengikuti perlombaan MTQ Riau ke 34 di Kabupaten Siak bertempat dihadapan Hotel Armarosa, Bagansiapiapi. Kamis (12/11)

Dalam kesempatan itu, Plt Sekda berharap kepada seluruh duta Rohil ini untuk dapat menumbuhkembangkan rasa percaya diri agar nantinya dapat memberikan penampilan yang terbaik.

“yang tak kalah penting adalah tetap menjaga kesehatan. Kesehatan merupakan kunci dari segalanya. Kalau sakit, lantas bagaimana kita mau memberikan penampilan yang terbaik,” Ingatkan Surya.

Disamping itu, tambah Surya, selama mengikuti MTQ Riau ke 34 di Kabupaten Siak diharapkan kafilah Kabupaten Rohil termasuk para qori dan qoriah untuk dapat menjalin silaturrahmi dan kekompakan. “Tak kalah pentingnya, jaga nama baik Rohil,” kata Surya.

Selain itu, Surya juga menyampaikam khusus bagi yang mampu mengukir prestasi berupa juara pertama di cabang tilawah akan mendapatkan bonus berupa paket Umroh. “Cabang tilawah termasuk cabang yang difavoritkan,” kata Surya.

Hadir bersama Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi saat itu Asisten Administrasi Bidang Kesra, H Ali Asfar S Sos Msi dan Sekretaris LPTQ, H Suhaimi. (humas/dro)




Plt Sekda Buka Rakor tajaan Disperindag Rohil

Plt Sekda Rohil, Surya Arfan
Plt Sekda Rohil, Surya Arfan

BAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi mebuka kegiatan Rakor penyempurnaan kebijakan dan pelaksanaan operasional LPG tabung 3 kilogram tajaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Turut hadir dalam kegiatan ini pihak Pertamina serta Dinas Pertambangan dan Energi Riau termasuk camat dan sejumlah pihak agen.

“Melihat potensi dan kondisi yang ada, Stasiun Pengisian Bahan Elpiji (SPBE) untuk Kabupaten Rohil harus ditambah,”kata plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi , Rabu (11/11) usai membuka Rakor tersebut di Bagansiapi-api.

Saat ini, lanjut Surya, jumlah SPBE di Kabupaten Rohil hanya satu unit yang berada di Simpang Sekolah, Kecamatan Tanahputih. Jumlah ini dinilai sangatlah tidak memadai dan dikhawatirkan bisa terjadi kelangkaan gas.

“Kalau langka, bisa terjadi hukum ekonomi. Dimana, permintaan yang banyak sementara ketersediaan barang yang sedikit dapat menyebabkan terjadinya kenaikan harga. Kita khawatirkan seperti itu,” Terang Surya.

Sebelum terjadimaka perlu dilakukan penambahan SPBE sebanyak dua unit. Yakni di Kecamatan Bangkopusako yang mampu mengakomodir kebutuhan gas untuk Kecamatan Pujud dan Kecamatan Kubu serta sekitarnya.

Kemudian, di Kecamatan Bagansinembah yang diperkirakan mampu untuk mengakomodir kebutuhan dari Kecamatan Bagansinembah Raya, Kecamatan Balai Jaya dan Kecamatan Simpangkanan. (humas/dro)




Infrastruktur di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas Memprihatinkan, Bupati Pinta Bappeda Prioritaskan Perbaikan

infrastrukturBagansiapi-api, detikriau.org – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno menilai kondisi infrastruktur di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas masih sangat memprihatinkan. Jembatan dan sejumlah jalan penghubung banyak ditemui dalam keadaan rusak.

Kenyataan ini disaksikan langsung oleh Bupati saat melakukan peninjauan langsung bersama Kepala Bappeda Rohil, H Muhammad Job Kurniawan, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil, Muhammad Amin SpI Msi besarta sejumlah pejabat lainnya baru-baru ini.

“Saya telah melihat kondisi infrastruktur di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas ini.Kondisinya sangat memprihatinkan,” kata Suyatno di Bagansiapi-api.

Keadaan seperti ini dinilainya akan menghambat kelancaran arus transportasi yang pada gilirannya mampu menghambat perkembangan daerah. “Di sisi lainnya, jalan ini sangat penting dalam mendukung percepatan dan kemajuan daerah,” kata Suyatno.

Berkaitan dengan itu, tambah Suyatno, Pemkab Rohil segera memprogramkan pembangunan dan peningkatan jalan penghubung dua desa di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas tersebut. “Kita usahakan untuk dapat dimasukkan ke dalam tahun anggaran untuk 2016 ini,” kata Suyatno.

Itu makanya, lanjut Suyatno, setiap kali dirinya berkunjung di daerah-daerah, selalu mengikutsertakan unsur Bappeda. ” pak Job sudah mengetahui kondisi di lapangan dan kalau bisa harus diprioritaskan,” Akhiri Suyatno. (humas/dro/adv)




Bupati Rencanakan Bangun Masjid Raya di PALIKA Bernilai 2 Milyar

Bagansiapi-api, detikriau.org – Secara Pribadi, Bupati Kabupaten Rohil, H Suyatno, memberikan bantuan dana sebesar Ro 50 jt untuk keperluan tambahan dana pembangunan kembali Masjid Al Ihsan Kecamatan Pasirlimau Kapas yang hangus terbakar sepekan yang lalu. Kedepannya, diatas lahan seluas 3,8 Ha Pemkab Rohil juga akan memprogamkan pembangunan Masjid Raya di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas dengan dana sebesar Rp 2 Milyar.

“Secara pribadi saya membantu Rp 50 juta. Dan pak Job Kurniawan (kepala Bappeda. Red) juga dengan dana pribadi membantu Rp 10 juta. Pergunakan dana itu sebaik-baiknya,” pesan Suyatno saat berkunjung kedaerah itu kemaren.

Untuk rencana pembangunan Masjid Raya, Bupati meminta kepada kepenghuluan untuk dapat segera mencari konsultan guna menyegerakan pembuatan design bangunannya. “Kita masukan di tahun 2016 ini,” kata Suyatno.

Usai berdialog dengan masyarakat, Suyatno bersama rombongan berkesempatan meninjau lahan yang dipergunakan untuk lokasi pembangunan masjid raya Kepenghuluan Pasirlimau Kapas. Selain meninjau pustu dan kantor Kepenghuluan Pasirlimau Kapas. Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan dengan berjalan kaki.(humas/dro/adv)




Bupati Pinta Semua Pihak Serius Untuk Sukseskan Kegiatan PIOS ke IV

piosBAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Bupati Kabupaten Rokan Hilir H Suyatno meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan Pelaksanaan Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) ke IV Riau-Kepri.

“Kabupaten Rohil telah ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan PIOS ke V itu. Jadi, kita harus serius,” kata Suyatno yang saat memimpin rapat didampingi Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi, Ketua DPRD, Nasrudin Hasan bertempat di lantai IV Gedung Sekretariat, Jalan Mardeka Bagansiapiapi, Senin (2/11)

Meskipun di PIOS itu sudah ada panitianya sendiri, lanjut Suyatno, namun Pemkab Rohil memandang perlu untuk ambil bagian. Artinya, semua unsur satuan kerja perangkat daerah perlu dilibatkan ke dalam jajaran panitia.

“Ini harus sukses dan berhasil. Kalau tidak, malu kita sebagai tuan rumah,” Ingatkan Suyatno.
Sebagai bentuk keseriusan Suyatno mensukseskan pelaksanaan ke V tersebut, dirinya bahkan bersedia menawarkan diri untuk mengantarkan surat undangan.

“Tolong panitia siapkan undangan untuk Gubri. Saya bersedia mengantarkan surat undangan itu,” kata Suyatno.

Disamping itu, Suyatno juga mengintruksikan kepada beberapa satuan kerja perangkat daerah yang berada di wilayah Kabupaten Rohil untuk segera mengambil kebijakan demi suksesnya pelaksanaan PIOS. Diantaranya seperti melakukan pengecatan serta mengecekan semua tempat yang akan dipergunakan untuk kegiatan PIOS.

“Semua tempat harus bagus dan bersih. Dan siapkan lapangan untuk pertandingan,” kata Suyatno. (humas/dro/adv)




Bupati Himbau Seluruh Sekolah Wujudakn Sekolah Adiwiyata

Bagansiapi-api, detikriau.org – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno menghimbau kepada seluruh sekolah yang ada diwilayah Rohil untuk ikut berperan menerapkan program Adiwiyata dilingkungan sekolahnya.

“Sekolah Adiwiyata ini memiliki banyak manfaat baik terhadap lingkungan maupun kepada peserta didik,” kata Bupati dalam sebuah kesempatan di bagansiapi-api

Pemkab Rohil, lanjut Suyatno, sangat mendukung dan memberikan apresiasi dengan keberadaan sekolah Adiwiyata tersebut.

“Untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata harus didukung oleh semua pihak,” kata Suyatno.

Disamping itu, orang nonor satu di Kabupaten Rohil ini tidak menafikan masih terbatasnya sarana dan prasarana di sekolah. Keterbatasan ini akan dapat menghambat kegiatan belajar dan mengajar.

Untuk itu, lanjut Suyatno, Pemkab melalui Dinas Pendidikan setiap tahunnya terus berupaya melengkapi kekurangan ini secara bertahap.

Untuk sekedar pengetahuan, Program Adiwiyata adalah salah satu program dari Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapakan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Tujuan Program Adiwiyata untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Program Adiwiyata harus berdasarkan norma-norma Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam. (humas/dro/adv)