Bupati Buka Resmi Kegiatan Sikat Gigi Massal

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp membuka secara resmi kegiatan Sikat Gigi Massal dalam rangka memperingati Hari Gigi dan Mulut se-Dunia ” World Oral Health Day ” yang ditaja oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Rohil, Riau.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hilir, Jumat (20/03/15) du dua tempat yaitu di Aula Sekolah Perguruan Wahidin Bagansiapiapi Dan Halaman SDN 006 Bangko.

Turut menghadiri acara World Oral Health Day Kabupaten Rokan Hilir yaitu Plt.Sekda Drs.Surya Arfan.MSi,Asisten III Setda H.Ali Aspar.S.sos,Kabag Humas Hermanto.S.sos dan Anggota DPRD

Rohil yangdiwakili Ketua DPRD Rohil H.Tatang Hartono, Ketua IDI dan IBI serta ratusan siswa-siswi SD Wahidin dan SD 006.

Kegiatan Sikat Gigi Massal yang baru pertama kali digelar oleh PDGI Rohil ini telah melibatkan 1000 Siswa dan Siswi dari 2 sekolah yakni Perguruan Wahidin dan SD 006 Bangko. Acara tersebut akan berlangsung selama 21 hari.

Dalam sambutannya, Suyatno menilai bahwa keberadaan dokter gigi di Rokan Hilir tidak sebanding dengan jumlah pendudukan yang ada di Rokan Hilir yang jumlahnya terus bertambah mencapai 700 ribu jiwa lebih.

” Namun acara ini sangat cocok,” ujar Suyatno.

Selain itu, bupati juga berharap agar kedepannya pihak penyelengara Sikat Gigi Massal (PDGI-red) tidak hanya fokus ke satu kegiatan.

“Sebelum acara sikat gigi dimulai, buatlah perlombaan yang berkaitan dengan Hari Gigi Nasional. Jangan hanya Fokus satu kegiatan dan soal anggaran bisa mengajukan proposal ke Pemkab Rohil, biar kita setujui,” usul bupati Suyatno.

Ia juga berharap kepada PDGI, kedepannya acara Sikat Gigi Massal hendaknya melibatkan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. “Undang semua Sekolah dan kegiatan ini kita pusatkan satu tempat,” saranya.

Dalam kesempatan ini bupati juga memastikan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir siap membantu kegiatan-kegiatan yang ditaja oleh PDGI kedepanya. [adv-tris]




Pengembangan Ikan, Waktu Dekat, Pemkab Rohil Mou Dengan Norwegia

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno menyampaikan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan membuat MoU dengan Investor ssal Norwegia, tentang pengembangan ikan senangin dan ikan Salmon.

“Orang Norwegia sudah setuju sekali akan mengembangkan ikan senangin dan salmon,” ujar Bupati Rohil H.Suyatno Kepada wartawan usai membuka secara resmi acara kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada masyarakat perbatasan di Rokan Hilir, di gedung Serbaguna, Bagansiapiapi, Senin (16/03/15) kemaren.

“Ada sambutan positif. Kita akan mengembangkan senangin dan ikan salmon di air tawar dan ini sudah ada komitmen dengan mereka serta tinggal kita membuat MoU nya lagi,” kata bupati.

Tambah Suyatno, jika ikan salmon bisa diternak di darat di air tawar, coba bayangkan. Saat Ini ikan salmon merupakan ikan termahal.

“Saya yakin dan percaya untuk Rohil, itu Insya Allah pasti berhasil. Tapi itu semua tergantung komitmen kita. Kalau kita memprogramkannya separuh hati, lebih baik tak usah. Kita harus komi dan pihak lain, DPRD juga harus komit dan tentunya tidak kalah pentingnya masyarakat juga harus mendukung penuh rencana ini. Jika semuanya komit, program ini akan jalan,” pinta Suyatno mengakhiri. [tris/adv]




Bupati ditebar Isu Narkoba

18aBagansiapiapi (detikriau.org) – Menjelang Pilkada Rohil 2015,isu hangat menerpa Bupati Rokan Hilir, H.Suyatno yang menyebutkan orang nomor satu di Kabupaten Rohil ini ditangkap pihak BNN di Pekanbaru, Rabu (18/3/14). Namun itu hanya isu dan dibantah langsung oleh Kabag Humas Pemkab Rokan Hulir.

“Tidak benar, itu hanya isu orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Kabag Humas Heriyanto pada metroterkini.com, Rabu malam.

Sebelumnya, isu penangkapan H. Suyatno berkembang luas ditengah masyarakat Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir dan sampai ke Pekanbaru. Sejumlah sumber yang beredar di BBM juga membagi informasi, “apa benar bupati Rokan Hilir ditangkap BNN”, ada lagi “Info apa benar Suyato Rohil ditangkap BNN”.

Dalam info tersebut tidak ada yang bisa memastikan, karena mereka semua merasa kaget. “Infonya demikian bang, tapi apa benar?” kata salah seorang wartawan.

Namun hal itu sekali lagi dibantah oleh Kabag Humas Pemkab Rohil yang menyebutkan info tersebut tidak benar dan hanya disebarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. [tris]




Isu Narkoba. Kabag Humas Bantah Bupati di Tangkap

18Bagansiapiapi (detikriau.org) – Beredar isu di kalangan masyarakat di Bagansiapiapi dan Pekanbaru yang menyebutkan bahwa Bupati Rokan Hilir H.Suyatno ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Pusat, pada Rabu (18/03/15 ) sore di Pekanbaru dan langsung di bawa ke Jakarta.

Namun isu tersebut dibantah Kabag Humas Setda Rohil, Hermanto.S.Sos. saat dikonfirmasi via telpon, Rabu (18/03/15 ) malam.

” Isu itu tidak benar. Barusan saya menelpon supir pak bupati, mereka sedang makan malam. Ini saya telpon barusan, jadi itu tidak benar,” ujarnya membantah.

Menurut Kabag Humas, isu tersebut sengaja diciptakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung.Tujuannya agar nama bupati (Suyatno) buruk dimata masyarakat Rohil. Apalagi saat ini menjelang Pilkada Rohil 2015.

” Ini kan mau Pilkada, jadi banyak yang benyebar isu-isu dan fitnah yang tidak benar.Yang jelas bupati baik-baik saja,” imbuhnya mengakhiri. [tris]




Jika Rohil Bebas Karhutla 2015, Bupati Nazar Undang 100 Anak Yatim

16Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rohil H.Suyatno Bernazar, jika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak melanda kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2015 ini, akan mengundang sebanyak 100 anak yatim.

Hal tersebut disampaikannya saat memberi kata sambutan pada pembukaan secara resmi kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Pada Masyarakat Perbatasan di Rokan Hilir, di gedung Serbaguna,  Bagansiapiapi, Senin (16/03/15) kemaren.

“Kita tunggu tahun 2015 habis. Ada enggak asap atau ada ngak gejolak asap serta tidak ada kebakaran hutan. Kalau tidak ada, niat saya akan saya saya penuhi,” ungkap Suyatno kepada seluruh peserta dan undangan yang hadir pada acara tersebut.

Dirinya tidak ingin kejadian tahun 2014 terulang kembali di Rokan Hilir, karena atas kejadian itu banyak masyarakat yang susah beraktifitas dan anak sekolah diliburkan serta kerugian lainya yang cukup besar. [tris/adv]




Pemkab Rohil Sambut Positif Kegiatan LPM IPDN

16aBagansiapiapi (detikriau.org) – Pemkab Rohil menyambut positif kegiatan Lembaga Pengabdian Pasyarakat (LPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada masyarakat perbatasan di kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara Pemkab Rohil dengan LPM Kampus Jati Nangor.

“Kegiatan ini semacam sosialisasi kerjasama antara LPM IPDN Jatinangor dengan Pemkab Rohil kita sambut positif. Kita berharap bagaimana desa bisa maju, mandiri dan berkembang,” ujar bupati Rohil, H.Suyatno usai membuka acara secara resmi kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada masyarakat perbatasan di kabupaten Rokan Hilir, di gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Senin (16/03/15).

Ditambahkannya, sesuai dengan UU No 6 Tahun 2015 tentang Desa dudah disahkan. Jika mengacu pada UU tersebut, desa-desa yang ada di Indonesia khususnya yang ada di Rohil bisa maju.

“Kita tidak bisa maju sendiri tanpa didorong oleh pemerintah daerah, pusat dan provinsi. Saya pikir Desa di Indonesia pasti akan maju jika didukung pembangunanya oleh semua pihak,” terangnya.

“Dalam waktu yang tidak lama, kita mencoba akan mengangkat desa kita atau kelurahan kita atau kepenghuluan kita. Bagaimana profil-profil sebuah desa kita angkat, sehingga nanti kalau ini berhasil kita akan lakukan kerjasama dengan LPM Kampus Jatinangor,” sambungnya.

Dijelaskannya lagi. jika suatu desa maju dan berhasil, pasti desa tersebut akan ramai dikunjungi orang-orang luar dan daerah sendiri.

“orang-orang akan ramai datang ke tempat kita kalau desa itu berhasil.Kalau tidak berhasil bagaimana orang mau datang ke tempat kita. Makanya pembinaan pembinaan harus secara kontinyu, ini gunanya kerjasama bagaimana kita mengangkat desa itu sampai ketingkat nasional, jangan ke provinsi, langsung ketingkat nasional,” imbuhnya.

Bupati memberi contoh, Bagan Sinembah, merupakan daerah yang sangat berpotensi untuk daerah sentra peternakan sapi atau peternakan ayam telor. “Nah kalau ini kita kembangkan kepada seluruh masyarakat disana, saya pikir ini satu potensi yang akan membuat masyarakat bisa makmur. Jadi kehidupan masyarakat tidak pusing-pusing lagi karena mereka punya penghasilan. Kalau ini berhasil saya ambil contoh -contoh seperti itu inikan luar biasa,” tandas Suyatno.

Masih menurut Suyatno, dengan program itu, pengangguran tidak ada lagi. Kemiskinan pasti akan berkurang.”Contoh lagi, dibelakang rumahkan bisa kita buat kolam berukuran 3×4 meter mengunakan plastik. Kita berikan bibit ikan. Kita letakkan disitu dan tentu diberikan makan dan dimana-mana orang buat seperti itu,” paparnya.

Untuk mensukseskan program itu, Ia akan meminta Kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat (BAPEMAS) untuk memprogramkannya.

“Ini yang harus kita coba pelan-pelan melalui dinas teknis Bapemas, DPRD nya juga. Bagaimana kita mengangkatkan perekoniam masyarakat,’ ajaknya mengakhiri.

Acara kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Pada Masyarakat Perbatasan Rokan Hilir itu dihadiri langsung Kepala LPM IPDN, Dr.Hj.Diah Angraini.SH.MM, selaku penyelenggara acara. Turut menghadiri Wakil Bupati Erianda, Ketua DPRD Nasruddin, Plt.Sekda Drs.Surya Arfan.Msi dan seluruh Kepala SKPD, Camat, Lurah/Penghulu se-Rohil. [Adv-tris]