Mengidap Penyakit TBC, Tahanan Hakim PN Ujung Tanjung Meninggal Dunia

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi Sabrani Binzar.SH
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi Sabrani Binzar.SH

Bagansiapiapi (detikriau.org) – ‎Fredi Saragih (47),Warga Kecamatan Tanah Putih Sedinginan,R ohil Meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Dr.Pratomo Bagansiapiapi,Sen.17/08/15) Sekira Pukul 13.00 Wib.‎ Fredi meninggal mengidapkan penyakit TBC.

” Saya dapat informasi dia sakit,langsung kami bawa aja ke rumah sakit. dia dirawat selama tiga hari. Selama dirawat, kami sering menghubungi pihak keluarga, tapi pihak keluarga tak mau datang. Setelah meninggal,kami serahkan kekeluarga.”Terang Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi Sabrani Binzar.SH Kepada Wartawan Diruang kerjanya didampingi Kasi Intel Odit Megonondo.SH.,(Rab.18/08/15) Sore.

Dijelaskannya, Fredi merupakan tahanan hakim Pengadilan Negeri Ujung Tanjung pada kasus Judi Togel. Penyakit yang diidapkannya sudah lama.‎ Saat ini Fredi Saragih sudah masuk tahap persidangan. Jaksa yang menangani perkaranya Aji,Namun dilimpahkan ke Chandra.

“sudah kami limpah ke hakim, jadi dia tidak tahanan kejaksaan lagi. Namun apapun yang terjadi, tetap jadi tanggung jawab kami.”pungkas Pria yang pernah menjabat kasubagbin pangkalan kerinci ini.‎(tris)

 

 

 




Jalan Sedar Banjir, Plt Sekda Rohil: Drainase Tersumbat dan di Tutup

IMG_20150818_094430Bagansiapiapi (detikriau.org) – Banjir yang kerap melanda jalan Sedar Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko disebabkan selokan yang ada disekitar Jalan sedar ditutup oleh warga sekitar.

Menurut Pelaksana Tugas ( Plt) Sekretaris Daerah Rokan Hilir Drs.H Surya Arfan.Msi disela tinjauannya  dilokasi, Selasa (18/8/2015), tinjuan yang dilakukan atas perintah Bupati dengan adanya aduan masyarakat bahwa diseputaran jalan Sedar, baik hujan maupun tidak hujan tetap banjir.

” setelah kita telusuri, ada beberapa penyebab mengapa jalan tersebut banjir, terutama, drainase tersumbat dan ditutup. Bahkan ada masyarakat yang menambah dapur dan teras diatas drainase. “terang Plt Sekda

ditambahkan plt Sekda, masyarakat membuang sampah didalam selokan, jadi terjadilah banjir. Setelah dicek, dilapangan waktu membuat gorong-gorong hanya ada pipa paralon 4 inci.

Surya menghimbau kepada para pengusaha dan masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampai didalam selokan agar tak terjadi penyumbatan‎.

“kalau ingin merubah jangan sampai banjir, jagalah dan jangan buang sampah sembarangan. Jika itu dilakukan pasti kota bagansiapiapi lebih bagus dan bersih.”pungkas mantan kadisdik rohil ini.

Pada peninjauan itu, Plt Sekda didampingi Asisten III Bidang Kesra H Ali Aspar, Sekretaris Dinas Kebersihan Iwan Kurnia, Sekretaris Camat Bangko Rijalul Fikri, Lurah Bagan Kota dan Beberapa petugas Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pasar serta warga sekitar jalan sedar. (tris)

 




Bupati Tampil Sebagai Pembina Upacara HUT RI Ke-70

peringatan_HUT_RI_ke_70BAGANSIAPIAPI – Bupati Rokan Hilir Suyatno tampil sebagai pembina upacara peringatan HUT RI ke-70 dilingkungan pemkab setempa didepan kantor Bupati. Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Erianda, Plt Sekda Surya Arfan, asisten, kepala dinas/badan dan pegawai dilingkungan Pemkab Rohil. Senin (17/8/2015)

Dalam amarannya membacakan sambutan tertulis Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, yang bertemakan, ayo kerja, gerakan nasional, ayo kerja untuk membangun Indonesia merdeka.

Tema ini mengajak semua pihak untuk bekerja, saling bergotong royong dan bahu membahu dengan semangat persatuan untuk membangun negara tercinta, demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Lahirnya gerakan ayo kerja dijadikan pemicu pemerintah dan masyarakat untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Gerakan Nasional ayo kerja, merupakan gerakan revolusi praktis, dari cara berfikir, revolusi pola pikir dan revolusi mental bagi masyarakat luas dan penyelenggara negara, agar memiliki tanggung jawab moral membangun konstitusional untuk bekerja jujur melayani rakyat sebaik-baiknya.

“Pada tanggal 9 Agustus yang lalu, dirayakan hari ulang tahun Provinsi Riau yang ke-58 dan 17 Agustus memperingati HUT RI ke-70, dua momen penting ini memiliki kesamaan, kebebasan dan kemerdekaan” Pesan Plt Gubri

Kemerdekaan artiniya bebas dari segala bentuk penjajahan bangsa asing, bebas dari keterbelakangan kemiskinan dan membangun negeri tanpa campur tangan bangsa lain. (humas/dro/adv)




Diduga,Salah Satu Cawabup Rohil Gunakan Ijazah Paket C Palsu

IMG_20150602_160347_resized_5Bagansiapiapi (detikriau.org) – Dari 4 Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan mengikuti pilkada serentak dirohil,Diduga ada Salah satu calon wakil bupati berinisial T mengunakan ijazah paket C palsu. hal itu diketahui dari laporan masyarakat ke Panwas Rohil.

” Iya,semalam kita menerima laporan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh pasangan wabup Inisial T,sipelapor melampirkan bukti  potocopy ijazah paket C dan poto copy surat keterangan hasil ujian, tapi si pelapor tidak didampingi saksi.”Ungkap Ketua Panwas Kabupaten Rohil, Jaka Abdillah diruang kerjanya, Jumat (14/8).

Dijelaskan Jaka, Bahwa pelapor melaporkan ijazah palsu Cawabup tersebut memasukan aduannya ke panwas pada hari Kamis,(13/08). “tapi sayang,aduannya tersebut atas dasar dugaan saja dan tidak didampingi saksi.”Terang Jaka.

Ketu PWI Rohil Ini Juga Menyebutkan, Bahwa Pelapor dikabarkan dulunya disebut-sebut masuk didalam bagian tim Pasangan calon Hermansani di pilkada tahun 2011 silam, tapi saat ini dia dikabarkan masuk kedalam tim pasangan lainnya.

“Informasi yang dirangkum panwas, pelapor mantan pendukung hermansani sewaktu pilkada sebelumnya, tapi sekarang kabarnya tidak lagi.”Imbuhnya.

Tambah Jaka lagi, oleh karena pelapor merupakan mantan dari anggota tim yang saat ini pasangannya dilaporkan maka panwas cukup berhati-hati dalam mengambil tindakan.

“Sedangkan sampai saat ini kita belum cukup bukti untuk mengatakan bahwa terlapor telah melakukan penlanggaran”.cetus Jaka.

Uji Analisa
Dengan mendapat laporan demikian, pihak panwas mengaku telah melakukan riset uji kelayakan dan melakukan penyelidikan. Sehingga sejak dari hari itu juga panwas telah melakukan uji analisa persi panwas dan meminta yang bersangkutan untuk menunjukkan saksi dan kalau perlu saksi ahli.

“Tadi malam langsung dilakukan uji analisa persi panwas, dan meminta yang bersangkutan membawa saksi ahli yng mengetahui dan kalau perlu saksi ahli,”ujar Jaka.

Demikian penjelasan yang diberikan pihak Panwas bahwa hasilnya belum bisa menyimpulkan apakah ijazah itu azli atau palsu. “Meski demikian kita telah mengirimkan anggota panwas dua orang ke medan guna mengecek dan menggali informasi terkait dikeluarkannya ijazah tersebut,”terangnya.

Sampai berita ini dikeluarkan pihak panwas belum mendapatkan hasil secara pasti keabsahan atau tidak ijah tersebut alsi atau palsu. Kalau kiranya terbukti maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi administrasi dan sangsi pidananya.

Administrasinya dibatalkan sebagai calon, dan pidananya dihukum sesaui perbuatan dan perundangan yang berlaku. Dengan pengalaman tersebut Panwas meminta pasangan calon yang merasa dirugikan akibat black campaigne (kampanye hitam, red)  melaporkan ke panwas dan jangan perang statmen dimedia massa, “jika merasa dirugikan melapor ke panwas.”tegas Jaka.(Trs)




Meriahkan HUT RI KE 70, Bupati Lepas Pawai Karnaval Pelajar

karnaval

BAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Bupati melepas arak-rakan pawai karnaval yang diikuti para pelajar TK hingga SMA sederajat bertempat di halaman kantor Bupati. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke 70, kamis (13/8/2015)
Dikatakan Bupati, H Suyatno, antusias peserta tahun ini sangat luar biasa demikian juga dengan masyarakat sehingga membuat sejumlah jalan menjadi macet.

“laporan panitia peserta yang mengikuti pawai mencapai 6.000 orang. Masyarakat yang menyaksikan juga tumpah ruah membuat jalanan menjadi macet,”kata Suyatno.

Suyatno mengharapkan agar kegiatan ini hendaknya tidak hanya sekedar menjadi rutinitas belaka namun harus mampu menimbulkan kesan yang mendalam dihati baik bagi peserta maupun masyarakat.

Karnaval bebas tanpa tema tersebut diikuti berbagai perwakilan dari sekolah mulai dari TK hingga SMA sederajat yang mengutus siswanya mengenakan pakaian khas daerah, pakaian dinas dan lain-lain.

Selain itu turut dimeriahkan dengan penampilan marching band dari perguruan Wahidin, SMP Negeri 1 Bangko, SD Negeri 03, SD Negeri 06 dan diiringi dengan tarian barongsai dua regu yaitu barongsai Satya Muni dan Sasana Serta ditutup dengan atraksi reog serta penampilan ibu-ibu rebana. (humas/dro/adv)




Bupati Minta Penghulu Se-Rohil Jaga Aset Milik Pemda

20150810_105021Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Amp, minta kepada semua Penghulu dan lurah yang ada dirokan hilir untuk menjaga dan mengelola aset-aset milik Pemerintah Daerah ( Pemda ) dengan baik.

Hal itu disampaikan Suyatno saat membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Pengelolaan Aset-aset Kepenghuluan dan Manajemen Aparatur Pemerintahan Kepenghuluan se- Rokan Hilir, Kamis (13/8/15) kemaren di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi.

“Aset milik Daerah baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak agar dikelola dengan baik. Aset yang dimaksud itu seperti komputer, meja, kursi dan lainnya harus ditertibkan,” Pinta Bupati Kepada Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan Bimtek.

Selain Dari Pada Itu,Bupati Suyatno Juga Menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai pedoman pelaksanaan bagi Kaur disetiap Kepenghuluan dan Kelurahan dalam rangka melaksanakan tertib administrasi pengelolaan barang milik daerah.

Mereka dituntut melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan Tupoksi yang pada intinya dapat mengelola, menginventarisir, menyimpan serta menilai barang milik kantor.

Diakuinya,Selama Ini,Dirinya menyadari selaku pemerintah daerah belum sepenuhnya mengetahui jumlah aset Kepenghuluan maupun Kelurahan Yang Ada Dirohil.

“Kalau dihitung-hitung sudah berapa triliun itu. Makanya kita gandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Riau untuk menghitung aset pemda ini,”Ujarnya.

Suyatno juga mengharapkan dengan adanya Bimtek ini peserta diharapkan dapat mengikutinya dengan seksama, mempelajari dan memahami tahapan Bimtek pengelolaan aset milik daerah tersebut.

“Saya berharap ikuti Bimtek ini dengan baik sehingga nantinya bisa diterapkan di masing-masing Kepenghuluan maupun di Kelurahan,” pintanya. (tris/adv)