Minimannya Progress APBD 2015, Pemkab Rohil Adakan Pertemuan Dengan Sejumlah Satker

rapat_bappedaBAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ) menggelar rapat pertemuan dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) guna membahas peningkatan kerja dalam rangka penyerapan realisasi anggaran.

Hal ini sebagai respon atas mayoritas keluhan yang disampaikan fraksi di DPRD sebelumnya yang menyoroti rendahnya realisasi serapan APBD tahun 2015 ini.

Rapat YANG dipimpin langsung Plt. Sekdakab Drs. Surya Arfan MSi ini berlangsung di ruang rapatkantor Badan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) jalan perniagaan Kota Bagansiapi-api, Rohil.Kamis (3/9/2015).

Salah satu SKPD yang tercatat masih minim serapan anggaran adalah Dinas Bina Marga dan Pengairan. “Rendahnya serapan anggaran di Dinas Bina Marga dan Pengairan ini akan menjadi catatan khusus bagi pemkab,”kata Surya Arfan.

Dalam kesempatan itu, Plt Sekda juga sempat menyampaikan kekecewaan karena ketidakhadiran kadis ina Marga dan Pengairan. Padahal rapat ini dinilai sangat penting. (humas/adv)




Plt Sekda Rohil : Dalam 2 Tahun,Seluruh Desa Akan Miliki Profil Desa

“Data itu mahal, namun lebih mahal jika membangun tanpa data”.

IMG_6197BAGANSIAPIAPI (detikriau.org) – Pemkab rohil melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Rohil berjanji dalam jangka  2 tahun seluruh desa dan kelurahan akan miliki profil yang lengkap.

Hal itu ditegaskan Plt Sekda Rohil Drs H Surya Arfan M.Si usai membuka acara pelatihan penyusunan dan pendayagunaan data profil desa/kelurahan di Hotel Mahera Bagansiapiapi, Jumat (4/9) pagi.

‘’Kita akui untuk faktual data  profil desa, kecamatan hingga kabupaten memang masih lemah, makanya tahun 2015 ini kita mulai dan target kita 2016 sudah menyeluruh,’’ kata Sekda.

Padahal, berdasarkan UU no 25 tahun 2004 bahwa profil desa menjadi salah satu indikator dalam rencana pembangunan dalam sebuah daerah.

Akibatnya, tidak validnya data profil desa membuat sampai saat ini profil dan topografi desa belum memiliki data yang akurat bahkan hingga ke tingkat kabupaten.

‘’Kalau data desa bagus dan faktual tentunya data kecamatan dan kabupaten secara otomtais juga faktual, sekarang kan tidak mulai dari desanya belum ada data yang sesuai,’’ katanya.

Sekda mencontohkan hal yang kecil, untuk data hewan ternak setiap desa ada yang membuat hanya 30 ekor, jelas tidak masuk akal karena setiap tahunnya otomatis bertambah.

Belum lagi data jumlah penduduk yang dibuat sudah lama dan di profil desa hanya 2000 orang bahkan bertahun tahun.

‘’Jadi harus dilaporkan secara berkala untuk jumlah penduduk setiap 3 bulan, jadi setahun ada 4 kali laporan baik penambahan maupun jumlah penduduk yang berkurang,’’ jelas mantan kadisdik Rohil itu.

Bahkan, peran serta ini diminta bapemas Rohil proaktif karena selain program Rumah layak Huni (RLH) masih banyak pembinaan desa yang menjadi tanggung jawab dari Bappemas.

‘’Jangan rumah layak huni saja, tiap tahun itu-itu saja, bina desa dengan baik dan usulkan anggaran yang cukup,’’ sebutnya.

Sesuai denga slogan Badan Pusat Statistik (BPS) ‘’Data itu mahal, namun lebih mahal jika membangun tanpa data”.

Hal itulah yang diutarakan Sekda pentingnya keakuratan data sebuah desa karena berpengaruh dengan pembangunan.

‘’Bayangkan saja kalau tak tahu data mau bangun sekolah, tak tahu jumlah murid main bangun 3 ruangan sementara blakangan baru diketetahui hanya ada 20 orang murid, tentunya ini sebuah hal yang mubazir,’’ katanya.

Untuk itulah desa dan perangkatnya diminta proaktif dan menjalankan progrm profil desa ini dengan baik. Apalagi pemkab serius dengan menggandeng pihak IPDN untuk membantu dalam pembuatan profil desa di Rokan Hilir.

Sementara itu Kepala Bappemas Rohil Hj Murniwati mengatakan, sesuai dengan arahan Bupati pihaknya terus menggesa pembutan profil desa ini. ‘’Kita akan laksanakan dan kita lakukan secara bertahap, namun semuanya harus sudah memiliki profil pada tahun 2016 mendatang,’’ kata Murniwati.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia pelaksana, Sakinah mengatakan, kegiatan ini dilaksnakan berdasrakan Perda No 1 tahun 2015 serta Perbup no 7 tahun 2015. Acara ini diikuti oleh 120 orang peserta dari unsur Sekdes, Seklur dan Kaur Umum Desa.

‘’Tujuannya menyamakan persepsi antara pemkab dan perangkat desa tentang data profil desa, serta kendala yang dihadapi di lapangan,’’ kata Skainah. Untuk waktu pelaksanaan diagenakan selama 2 hari pada Jumat dan Sabtu.

Ia meminta seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dan mencatat serta menerapkannya di desa dan kelurahan masing-masing. ‘Kita lakukan sosialisais bertahap, namun harus disertai bukti dengan memulai melakukan pendataan untuk membuat profil desa.’’ Pungkas Mantan Plt.camat bagan‎ bagansinembah ini. (ris/adv)




Bupati Siap Gesa Serapan Anggaran 2015

BAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Pemkab Rokan Hilir nyatakan siap membenahi dan meningkatkan kinerja terutama untuk menyegerakan penyerapan realisasi anggaran 2015. Penegasanl ini disampaikan Bupati H Suyatno saat menyampaikan jawaban dan tanggapan terhadap pandangan umum fraksi tentang laporan pertangungjawaban APBD 2014 di ruang sidang DPRD Rohil, Selasa (1/9) malam yang lalu.

Rapat paripurna yang dipimpin wakil Ketua DPRD Rohil Abdul Kosim dihadiri Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Wakil Ketua Syarifuddin dan Jamiludin, Plt sekda H Surya Arfan, Sekwan Syamsuri Achmad, kepala dinas, badan dan kantor.

Bupati mengatakan, terjadi penurunan terhadap belanja modal karena kecilnya penyerapan anggaran. Hal itu disebabkan, pelaksanaan kegiatan fisik, perencanaan, pengawasan, pengadaan yang dilakukan pada anggaran 2014. “Sehingga kegiatan fisik banyak tidak dapat dilakukan pada 2014 karena dikhawatirkan tidak tuntas, dan dikerjakan pada tahun anggaran 2015” Katanya.

Kemudian, perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terangnya memang sangat penting untuk bisa diperoleh dan hal itu dapat dilakukan melalui pengelolaan administrasi, persediaan kas, investasi dan aset, terkait penataan dan pengolaan aset dilakukan kerja sama dengan BPKP RI.

Suyatno menambahkan, untuk kriteria kinerja SKPD telah memenuhi standar, dan pemda pada prinsipnya telah melakukan pembinan dan evaluasi, terutama pengawasan SDM, dan peningkatan kualitas SDM, serta banyaknya aturan baru yang harus disosialisasikan disesuaikan dengan keuangan daerah dan aturan lainya.

Dia tegaskan terkait revitalisasi pengawasan internal, Pemkab telah berupaya melakukan perbaikan dan paradigma dalam wujudkan penataan kelola yang baik.

Menyangkut, kualitas bangunan terhadap pihak ketiga, katanya, perlu dilakukan pengawasan maksimal.
“Kami lakukan sesuai ketentuan berlaku, sedangkan, untuk penataan aset, pada 2011 tidak dapat diyakini kebenaranya jumlahnya mencapai Rp3,77 triliun lebih. Kemudian untuk aset bergerak yang diketahui sebanyak 92 unit yang sebahagian dimiliki pihak yang tidak berhak” katanya. (humas/adv)




Tak Hadiri Rapat Evaluasi, Plt Sekda Rohil Geram Dengan Dinas BM dan P

Plt Sekda Kab Rohil, Drs.Surya Arfan.Msi. Foto: net
Plt Sekda Kab Rohil, Drs.Surya Arfan.Msi. Foto: net

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Pelaksana tugas ( Plt) Sekda Rohil Drs.Surya Arfan.Msi geram dengan Dinas Bina Marga Dan Pengairan ( BM dan P) yang tidak mengutuskan satupun pegawainya dalam Rapat Evaluasi Realisasi Tentang Minimnya Serapan Tahun Anggaran 2014-2015‎.

“Selama ini serapan anggaran dinilai sangat rendah di beberapa dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya Dinas Bina Marga dan Pengairan. Rendahnya serapan anggaran di Dinas Bina Marga dan Pengairan ini akan menjadi catatan khusus bagi pemkab.” Jelas Surya saat memimpin Rapat dibappeda,Kamis (03/08/15).

Surya menjelaskan, dari semua Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD), yang terealisasi baru sekitar 30 Persen. 30 persen itu termasuk pembayaran Gaji Pegawai dan Honorer.

“Saya meminta kepada SKPD untuk segera memacu realisasi sehingga persentase dapat meningkat sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah.” Harapnya Mantan Kadisdik Rohil ini.

Orang nomor 3 dirohil ini juga mengakui bahwa saat ini masih banyak program yang bersifat fisik akan dikerjakan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), jika kegiatan itu dipaksakan untuk dikerjakan, dikhawatirkan tidak akan selesai jelang akhir tahun.

“Kegiatan fisik akan dimunculkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). Sementara masih banyak kegiatan pada APBD murni yang sampai saat ini belum terealisasi. Seperti belanja rutin dan kegiatan  Penunjukan Langsung (PL).” Imbuhnya.

Untuk proses lelang, Kepala Badan Ketahanan Pangan ( BKP) ini meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar realisasinya segera terlaksana pada akhir tahun.tujuannya agar realisasi APBD-P-2015 segera berjalan.”saya sudah melaporkan hal ini kepada pak Bupati,” Pungkas Plt.Sekda Surya Arfan.(ris/adv)




Kampanye Dialogis, Jamalludin : Saya Tak Mau Berjanji Muluk. Jika Terpilih,Visi Dan Misi Akan Kita Jalankan.

jamiluddin+RohilBagansiapiapi (detikriau.org) – Calon Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamiluddin, menegaskan tidak ingin berjanji muluk. Namun ia memastikan, jika mendapat kepercaayaan masyarakat dan terpilih sebagai Wakil Bupati mendampingi H Suyatno, Visi dan Misi dipastikan akan dijalankan demi memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Jamiluddin saat melakukan kampanye dialogis dengan masyarakat simpang tiga, RT III / RW II Dusun Makmur, Kepenghuluan Bagan Jawa, Bangko, Kamis (3/9/15).

Ia berharap, masyarakat Bagan Jawa pada saat pemilihan 9 Desember mendatang bisa mutlak memilih pasangan Suyatno-Jamiluddin (Sudin).

“Saya tidak akan berjanji muluk-muluk dengan masyarakat. Apa yang mampu di buat, saya buat. Dan apa yang tidak bisa, saya katakan tidak bisa, sehingga tidak terkesan umbar janji,” ujarnya.

Namun, jika terpilih sebagai wakil bupati, ditambahkannya, sesuai dengan visi misinya, mereka akan menjalankan program yang lebih menyentuh kepada masyarakat. misalnya, ingin membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang dapat mengcover tenaga kerja lokal serta dapat memicu tingginya harga sawit.

Selain itu, Jamiluddin juga berkeinginan ingin mengembangkan pembangunan pelabuhan internasional agar potensi perikanan yang ada di Rohil bisa lebih di kembangkan lagi.

“Rohil ini termasuk daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain. Maritim kita harus lebih digalakkan untuk keamanan laut. Kalau laut itu sudah aman, tentu masyarakat nelayan kita akan senang karena mudah mencari rezky,” pungkasnya. (ris)




Kabut Asap, Bupati Turun Langsung Bagikan Masker Kepada Sejumlah Pengguna Jalan

BAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Antisipasi dampak kesehatan paparan kabut asap, Bupati Rokan Hilir, H Suyatno terjun langsung kelapangan membagikan masker kepada sejumlah pengguna jalan, rabu (2/9/2015).

Menurut Bupati, asap ini sebahagian besar bukan bersumber dari kebakaran hutan dan lahan di Rohil tetapi merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga, Jambi dan Sumsel.

“Asap ini bukan berasal dari kita. berdasarkan pantauan satelit, asap ini kiriman dari Jambi dan Sumsel” kata Bupati Rokan Hilir usai membagi bagi masker yang saat itu didampingi Plt Sekda Rohil, Drs Surya Arpan, M.Si, Kadis Kesehatan, Dr.HM.Junaidi Saleh dan BNPB, Azhar, SE, M.Si disamping kantor Bupati Rokan Hilir.

Namun demikian, di Rohil sendiri diakuinya juga, berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kehutanan memang masih terpantau 2 titik api yang terdapat di Kecamatan Bangko Pusako. Untuk mengantisipasi kebakaran tidak meluas, tim pemadam kebakaran sudah diterjunkan kelapangan.

pantauan lapangan, disaat pembagian masker, Suyatno dan Plt Sekda Rohil, Drs Surya Arpan tanpa sungkan memasang masker secara langsung kepada petugas kebersihan yang sedang istirahat dipinggir jalan.

“Pembagian masker ini sebagai salah satu upaya kita untuk melindungi masyarakat dari berbagai penyakit yang diakibatkan oleh asap kebakaran lahan yang saat ini masih terjadi” tutur Suyatno. (humas/adv)