Panwas Inhu Selesaikan Bimtek Bagi Petugas TPS di Delapan Kecamatan

Ketua Panwaslu Inhu, Mulya Santoni
Ketua Panwaslu Inhu, Mulya Santoni

Rengat, (detikriau.org) – Sukseskan pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Inhu, hingga saat ini Panwas mengaku sudah melaksanakan bimtek bagi petugas TPS di 8 Kecamatan.

Kedelapan Kecamatan itu yakni, Kec. Lirik, Kec. Batang Gangsal, Kec. Seberida, Kec. Kelayang, Kec. Rakit Kulim, Kec. Sei. Lala, Kec. Peranap dan Kec. Batang Cenaku.

“dengan bimtek ini kita harapkan petugas TPS dapat mengerti tentang tufoksinya, mulai dari pengawasan terhadap pendirian TPS, Pengawasan terhadap masa tenang dan pengawasan terhadap hari pelaksanaan. Khusus pada hari pelaksanaan, Pengawas TPS hadir sebelum pelaksanaan hingga perhitungan suara.” Terang ketua Panwaslu Inhu, Mulya Santoni, sabtu (28/11/2015)

Ditambahkan Mulya, imtek untuk kecamatan lainnya  akan diselesaikan hinga senen, 1 Desember 2015 mendatang. (Zal)




Pj Bupati Inhu Hadiri Tabliq Akbar di Masjid Al Iklas Rengat

Pj Bupati Inhu, H Kasiarudin SH
Pj Bupati Inhu, H Kasiarudin SH

Rengat (detikriau.org) – Pj Bupati Inhu, H Kasiarudin SH hadiri pelaksanaan takbliq Akbar tajaan Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Rengat bekerjasama dengan sejumlah pihak di Masjid Al Ikhlas Jalan Sultan Agung Rengat, Jumat (27/11/2015) malam

Pada kegiatan yang diikuti oleh ratusan masyarakat muslim kota rengat bertemakan “ Kupas Tuntas Syiah dan Aliran Sesat”,  ini juga dihadiri oleh beberapa anggota DPRD Inhu, Kepala Kemenag Inhu H. Abdul Kadir, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta beberapa perwakilan pelajar dan mahasiswa.

Hadir sebagai penceramah, Dr. Jon Fahmil, MA, yang merupakan Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) SUSKA Riau.

Pj Bupati Inhu H. Kasiarudin, SH dalam sambutannya menjelaskan bahwa, manusia merupakan mahluk yang diciptakan dengan berbagai kelebihan-kelebihannya. Memiliki akal serta hati nurani dan intelegensi dalam belajar untuk mencermati baik buruknya suatu hal.

“Dengan kelebihan tersebut, sudah sewajarnya kita sebagai manusia mampu untuk membentengi diri dari pengaruh-pengaruh buruk, baik yang munculnya dari dalam diri sendiri, maupun pengaruh yang berasal dari luar.” Sampaikan Pj Bupati

Jika melihat fakta, ditambahkannya, sejauh ini telah banyak bermunculan berbagai pengaruh-pengaruh negatif salah satunya melaui media sosial, yang notabenenya disamping dapat memberikan dampak baik tentunya juga tidak terlepas dari dampak buruknya.

Maka dari itu, selain menilai bahwa kegiatan seperti ini penting untuk rutin diadakan, Pj Bupati juga mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir, agar mampu menyerap serta mengambil hikmah positif dari pemaparan ceramah yang disampaikan.

Sebelumnya, mengawali kegiatan ini, Kepala Kemenag Inhu H. Abdul Kadir melantik dan mengambil sumpah terhadap delapan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) cabang Kecamatan Rengat periode 2015-2020

Diharapkan dengan pelantikan sejumlah pengurus itu, kedepannya IPHI diharapkan akan mampu memelihara dan melestarikan nilai-nilai kemabruran haji secara terus menerus dan berkelanjutan. (zal/humas)




Berita Gambar Peringatan Hari Anak Nasional di INHU tahun 2015




KPU Inhu Taja Bimtek pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi suara hasil Pilkada Inhu tahun 2015

Rengat, (detikriau.org) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu laksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu bagi PPk, operator dan Panwascam. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung pertemuan KPU Inhu ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Inhu, Muhammad Amin, Rabu (25/11/2015).

Muhammad Amin dalam sambutannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kepada para penyelenggara pemilu dalam rangka memberikan pemahaman bersama, baik kepada PPK, operator dan Panwascam yang berkenaan dengan tata cara pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil perolehan suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2015.

“kita berharap kepada PPK setelah mengikuti bimtek ini, mereka dapat menyampaikan kepada tingkat PPS”, ungkapnya

Disampaikannya, metode bimtek ini juga akan dilakukan dengan simulasi bersama, baik simulasi dalam prosesi pemungutan suara di TPS maupun rekapitulasi.

Hari pertama pada pelaksanaan Bimtek yang diagendakanaakan berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 5 (lima) anggota PPK, 1 (satu) operator komputer dan 1 Panwascam dari tujuh kecamatan, yakni kecamatan Batang Peranap, Peranap, Rakit Kulim, Kelayang, Sei Lala, Lubuk Batu Jaya dan Seberida.  (Zal)




Berita Foto Kegiatan HUT PGRI ke 70 dan Hari Guru Nasional Tahun 2015 di Sungai Lala Kabupaten INHU




Kota Rengat Raih Sertifikat Adipura 2015

Penjabat Bupati saat menerima sertifikat dari menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan
Penjabat Bupati saat menerima sertifikat dari menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan

Rengat (detikriau.org) – Kota Rengat, ibukota Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berhasil meraih penghargaan sertifikat Adipura Tahun 2015 kategori kota kecil dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diraih Kota Rengat karena dinilai mampu meningkatkan kinerja dalam pengelolaan lingkungan hidup perkotaan tahun 2014-2015.

Penghargaan sertifikat Adipura Tahun 2015 diserahkan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Ir Siti Nurbaya Bakar, MSc kepada Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin, Senin (23/11) malam di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla serta para Bupati dan Walikota penerima penghargaan Piala Adipura, Plakat Adipura dan Sertifikat Adipura dari seluruh Indonesia.

Penjabat Bupati foto
Penjabat Bupati foto

Dalam pelaksanaan penilaian Adipura 2014-2015 ini, tim penilai memantau sebanyak 357 kota dan ibukota kabupaten di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 3 kota meraih Adipura Kencana, 65 kota meraih Anugerah Adipura terdiri dari 5 kota kategori metropolitan, 3 kota kategori kota besar, 25 kota sedang dan 32 kota kategori kota kecil.

Kemudian Sertifikat Adipura diberikan kepada 69 kota terdiri dari 1 kota kategori metropolitan, 3 kota kategori kota besar, 18 kota kategori sedang dan 47 kota kategori kota kecil. Sedangkan Plakat Adipura diberikan untuk 17 kota.

Di Provinsi Riau, hanya ada empat kota yang meraih Sertifikat Adipura Tahun 2015 yakni Kota Rengat ibukota Kabupaten Inhu, Taluk Kuantan ibukota Kuantan Singingi, Pangkalan Kerinci ibukota Pelalawan dan Pasir Pangaraian ibukota Rokan Hulu. Sedangkan Siak meraih Plakat Adipura Tahun 2015.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhu, Moch Bayu Setia Budiono mengungkapkan bahwa Adipura merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan Kementrian Lingkungan Hidup kepada kota di Indonesia yang dianggap berhasil dalam penatakelolaan lingkungan.

“Kota Rengat memperoleh sertifikat Adipura Tahun 2015 ini karena dinilai mampu meningkatkan kinerja dalam pengelolaan lingkungan hidup dibanding tahun sebelumnya. Dan ini merupakan kerja keras bersama tim Adipura Kabupaten Inhu,” ujarnya disela-sela mendampingi Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin menerima Sertifikat Adipura Tahun 2015 di Jakarta.

Menurut Moch Bayu, ada beberapa aspek penilaian Adipura yang membuat Kota Rengat, ibukota Kabupaten Inhu berhasil meraih Sertifikat Adipura. Diantaranya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang telah melakukan komposting. Selain itu, perbaikan pada jalan arteri serta peningkatan sarana, fasiltas dan keberhasilan pasar.

Sementara itu, Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin mengucapkan terimakasih kepada tim Adipura dan masyarakat Inhu yang telah bersama-sama melakukan sejumlah pembenahan dan peningkatan dalam tata kelola lingkungan. “Ini pencapaian yang baik menuju Piala Adipura. Penghargaan ini sekaligus membuktikan bahwa tata kelola lingkungan mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Penjabat Bupati berharap penghargaan Sertifikat Adipura Tahun 2015 ini mampu menjadi motivasi bagi tim adipura dan masyarakat untuk terus bekerja dan saling bahu-membahu sehingga kedepannya mampu meraih piala Adipura. “Piala Adipura hanya bisa terwujud jika semua pihak bersama-sama menjaga daerah dan terus memperbaiki pengelolaan lingkungan,” jelasnya. (Hms/zal)