Meski Tanpa Target, Desa Sungai Baung Sukses Sabet Peringkat III Ajang MTQ ke 18 Tingkat Kecamatan Rengat Barat

quranRengat Barat, detikriau.org – Desa Sungai Baung berhasil menyabet peringkat ke III ajang Mushabaqah  Tilawitil Qur’an (MTQ) ke 18 Tingkat kecamatan Rengat Barat. Keberhasilan meraih prestasi pada even religi yang dilaksanakan pada 18/4 – 23/4 yang lalu itu mendapat puji syukur karena Desa Snungai Baung sebelumnya tidak menetapkan target.

Keberhasilan ini diketahui setelah Dewan Juri mengumumkan Pemenang dari sejumlah cabang yang dipertandingkan saat Penutupan MTQ Sabtu malam  23/4 di Terminal Gerbang Sari Pematang Reba, yang ditutup oleh Camat Rengat Barat Nurdjanah W SP.

“Kita sangat bersyukur karena sebelumnya memang Peserta  Kontingen (Qori & dan qoriah )  dari Desa Sungai Baung tidak punya Target,  ” sebut kepala Desa Sungai Baung Trimo Minggu 24/4 .

Dikatakan Trimo, setelah pengumuman Dewan juri dari sejumlah cabang yang diperlombakan ternyata Qori dan qori’ah Desa Sungai Baung banyak juga yang bisa meraih juara, artinya  mereka mampu bersaing dengan 17 Desa dan satu kelurahan di kecamatan Rengat Barat. ” Alhamdulillah Desa Sungai Baung meraih juara umum ke III Setelah kelurahan Pematang Reba Dan Desa Talang jarinjing” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan Kemajuan Belajar  qori dan qori’ah di pedesaan sepertinya lebih semangat dari perkotaan seperti di kelurahan Pematang Reba , buktinya Kelurahan Pematang Reba yang sudah diketahui telah 3 kali menyabet Juara Umum, di MTQ ke 18 Tingkat Kecamatan Rengat Barat ini  hanya mampu meraih juara umum 2, sedangkan Desa Talang Jarinjing yang dikenal sebagai daerah suku anak talang mamak atau suku pedalaman dapat pula menyabet Juara Umum I.

” Prestasi ini perlu kita banggakan, namun Dengan meraih Juara Umum III tentunya tahun depan harus lebih meningkat” harapnya (Zal)




Bupati Yopi Buka Festival Budaya Melayu II SMA 1 Lirik

Bupati Inhu, H Yopi Arianto
Bupati Inhu, H Yopi Arianto

Rengat, detikriau.org – Gelaran Festival Budaya Melayu yang diselenggarakan SMA 1 Negeri Lirik, Jumat (22/4/2016), mendapat apresiasi positif dari Bupati Inhu H Yopi Arianto yang hadir sekaligus membuka resmi kegiatan tersebut.

Kegiatan yang telah menginjak tahun kedua ini, diikuti peserta dari berbagai sekolah SD, SMP hingga SMA yang ada di Kecamatan Lirik dan Kecamatan Pasir Penyu. Dengan melombakan diantaranya lagu melayu tingkat SD dan lomba fashion show busana muslim melayu tingkat SMP dan SMA

“Saya sangat mendukung penuh kegiatan festival budaya ini, sebab melalui kegiatan ini dapat menjadi tameng bagi kita khususnya para generasi muda agar tidak mudah terpengaruh dengan budaya negatif dari luar” jelas Bupati Inhu H Yopi Arianto saat memberikan sambutan pada pembukaan gelaran Festival Budaya Melayu II SMA 1 Lirik.

Bupati Yopi juga mengharapkan agar kegiatan ini bukan hanya sekedar acara ceremonial semata, namun lebih dari itu yakni mampu memaknainya sebagai sarana pengetahuan tentang sejarah budaya melayu.

Selain penting menjadi agenda rutin setiap tahun, Bupati Yopi juga berharap kedepannya kegiatan festival budaya ini dapat semakin diperluas dengan turut melibatkan pihak pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Sehingga, secara tidak langsung dapat memberikan pengaruh positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Menurut rencana, pada penutupan gelaran festival budaya pada (Sabtu-23/4/) malam, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menjadwalkan untuk hadir sekaligus menutup resmi kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, atas nama Pemkab Inhu Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menyerahkan bantuan dana kepada pihak panitia penyelenggaraan festival budaya melayu II SMA 1 Lirik.

Turut hadir pada kegiatan itu, Kepala Kantor Satpol PP Inhu Tukiyat, Kepala bagian Humas Setda Inhu Jawalter, Kapolsek Lirik AKP Taufik Nugraha serta para guru dan orang tua siswa siswi peserta Festival Budaya Melayu II. (Zal)

 




Sukses Gelar UNBK, SMKN 1 Rengat Harapkan Lulus Seratus Persen

Rengat, detikriau.org – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sukses diselenggarakan SMKN 1 Rengat. Hasil yang maksimal dan lulus seratus persen menjadi harapan yang disampaikan Kepala Sekolah SMKN 1 Rengat Adi Mirwan pada acara Perpisahan yang digelar di Gedung Kesenian, Rabu (20/4/2016).

“suksesnya pelaksanaan UNBK diharapkan membuahkan hasil yang maksimal dan semua siswa lulus seratus persen” jelas Adi Mirwan.

Apresiasi juga disampaikan Plt Asisten Administrasi Umum Inhu Hendrizal kepada SMKN 1 Rengat yang telah sukses melaksanakan UNBK. Ia berharap, di tahun mendatang penyelenggaraan UNBK juga dapat dilaksanakan seluruh sekolah lainnya.

Khusus bagi para siswa, ia berpesan agar terus bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat memberikan kontribusi positif di tengah lingkungan masyarakat.

Sementara itu, mengingat akan memasuki musim kemarau, Hendrizal juga berharap kepada para siswa agar dapat membantu Pemerintah, petugas kepolisian dan TNI dalam usaha mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

SMKN 1 Rengat merupakan salah satu dari tiga sekolah yang pertama kali menggelar UNBK tahun 2016 di Kabupaten Inhu. Total sebanyak 273 siswa SMKN 1 Rengat yang mengikuti UNBK. Pelaksanaannya sendiri dilakukan dalam tiga sesi, dimana tiap sesinya diikuti 32 peserta.

Pada acara itu, berbagai kesenian baik tarian dan Tarik suara juga ditampilkan para siswa dan siswi SMKN 1 Rengat.

Turut hadir pada kesempatan itu sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhu serta para guru dan siswa SMKN 1 Rengat (zal)




Wabup Khairizal: Melalui Pendidikan, Generasi Kartini Inhu Diharapkan Mampu Jalani Peran Hadapi Persaingan Global

Rengat, detikriau.org – Kartini merupakan sosok perempuan pemberani yang memperjuangkan hak kaum wanita Indonesia yang dulunya tidak memiliki ruang gerak. Saat ini, melalui pendidikan yang baik diharapkan  kedepannya para generasi kartini muda di Inhu akan  semakin mampu untuk menjalankan perannya dalam menghadapi persaingan secara global.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Inhu H Khairizal saat hadir dalam peringatan Hari Kartini tahun 2016 yang di gelar di Gedung dang Purnama Rengat, Kamis (21/4/2016).

Dalam perkembangannya, lanjut Wabup Khairizal, dengan adanya emansipasi wanita, sampai saat ini para kaum perempuan di Indonesia telah mampu disejajarkan dengan kaum perempuan di negara maju lainnya.

Sementara itu, Plt Kepala BP3AKB Inhu Hj Isnidar, menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut peringatan Hari Kartini tahun 2016 ini, pihaknya telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemberantasan Buta Aksara yang digelar di sejumlah desa yakni Desa Pasir Bongkal dan desa Kelawat Kecamatan Sungai lala serta Desa Lirik area di Kecamatan Lirik.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan BP3AKB Inhu untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam membangun karakter bangsa serta kemandirian kaum perempuan.

Turut hadir pada kegiatan itu, Kasdim 0302 Inhu Mayor Kav Sukri Hendri, beberapa Kepala Dinas, Kepala Kantor dan Kepala badan di Lingkungan Pemkab Inhu, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Marlinawati Khairizal,  Ketua Dharma Wanita Hj. Risma Agustina Junaidi, Ketua BKMT Inhu Hj Juriah Sugianto,Tokoh Agama serta tokoh masyarakat. (Zal)




Wabup Khairizal: Keluarga sejahtera, Inhu sejahtera, Dua Anak Cukup

Rengat, detikriau.org, – “Keluarga sejahtera, Inhu sejahtera, Dua Anak Cukup”. Inilah pesan yang di tuliskan Wakil Bupati Inhu H Khairizal saat hadir dalam Pencanangan Bulan Bakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tingkat Propinsi Riau Tahun 2016 yang dipusatkan di Desa Beligan Kecamatan Seberida, Rabu (20/4/2016).

Wabup juga mengharapkan melalui pencanangan ini menjadi salah satu upaya untuk menurunkan tingkat kematian ibu dan anak yang sejauh ini masih terjadi.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, tingkat kematian ibu dan anak khususnya di Inhu dapat semakin ditekan. Dan yang lebih penting lagi, Ibu dan anak semakin sejahtera” jelas Wabup Khairizal.

Pada kesempatan itu, Wabup Khairizal juga melakukan penandatanganan prasasti sekaligus menerima perangko Kampung KB dari Kepala BKKBN Riau.

Pada kegiatan pencanangan IBI KB tahun ini, Desa Beligan Kecamatan Seberida resmi dinobatkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat Kabupaten Inhu tahun 2016. Ini merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah propinsi dan kabupaten terhadap program pemerintah pusat dalam pencapaian target Keluarga Berencana yang dimulai dari desa.

Kegiatan ini sendiri dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Riau Andra Syafril yang hadir bersama Kepala BKKBN Propinsi Riau Yendrizal Makmur dan Ketua IBI Riau Kasmiaty.

Sejumlah pelayanan kesehatan diantaranya pengobatan gratis, pemasangan implan dan IUD serta pelayanan KB lainnya ramai dikunjungi masyarakat yang datang pada kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten kota di Indonesia. Selain dalam rangka memperingati HUT IBI ke 65, kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini juga diharapkan menjadi momentum semangat bagi para bidan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik” ujar Ketua IBI Riau kasmiaty.

Berdasarkan data, jumlah bidan di Inhu tercatat sebanyak 600 petugas. Dari jumlah tersebut Kasmiaty mengharapkan para bidan turut memberikan kontribusi dalam pencapaian target yang ingin dicapai sesuai dengan slogan IBI, “Ada bidan ada KB, ada KB ada bidan”.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau Andra Syafril turut menyambut baik kegiatan pencanangan ini. Menurutnya, sejauh ini masih banyak target yang belum tercapai dalam usaha menurunkan tingkat kematian ibu dan anak.

Melahirkan diusia muda dan diusia tua, terlalu dekatnya jarak kelahiran serta terlalu seringnya melahirkan merupakan penyebab yang sangat mempengaruhi tingginya kematian Ibu dan anak. Untuk itu, melalui pencanangan ini menjadi salah satu upaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya program KB diterapkan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Inhu H Miswanto, anggota DPRD Inhu Irwantoni, anggota DPRD Inhu Encik Aprizal, Ketua Tim Penggerak PKK Inhu Hj Marlinawati Khairizal, Sekretaris DPRD Inhu Eddy Warman, FKPD, para kepala dinas, kepala badan, kepala kantor, camat se Inhu serta sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat. (Zal)




Tingkatkan Mutu PNS, BKD Inhu Gelar Diklat SAP

akrualRengat, detikriau.org – Sebanyak 40 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan Standar Akutansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Inhu, Rabu (20/4) di Gedung Sejuta Sungkai Rengat.

Diklat yang dibuka Sekda Inhu H Agus Rianto ini akan berlangsung selama 3 hari diikuti oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), bendahara dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhu.

Melalui pelaksanaan diklat ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pegawai negri sipil (PNS) untuk memahami konsep serta gambaran umum penyusunan laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi pemerintah yang berbasis akrual sesuai dengan Permendagri Nomor 64 tahun 2013.

Selain itu, sistem akuntansi pemerintah berbasis akrual juga memiliki keunggulan karena informasi keuangan pemerintah menjadi lebih informatif serta memberikan gambaran yang utuh atas posisi keuangan pemerintah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu H Agus Rianto memberikan apresiasi kepada BKD Inhu yang telah menyelenggarakan diklat sistem akutansi pemerintah berbasis akrual. Hal ini diharapkan mampu memberikan pemahaman sehingga sistem akutansi berbasis akrual dapat dilaksanakan dengan baik di Kabupaten Inhu.

“Selama ini BKD telah berupaya meningkatkan mutu para PNS di lingkungan Pemkab Inhu dengan rutin melaksanakan pelatihan yang sifatnya menunjang pelaksanaan kinerja dalam menjalankan roda pemerintahan” ujar Sekda Inhu H Agus Rianto.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh peserta pelatihan, agar serius mengikuti seluruh kegiatan pelatihan tersebut mengingat adanya pergeseran aplikasi penyusunan, pencatatan dan laporan keuangan. (Zal)