Angka Kematian Akibat COVID-19 di AS Tertinggi Kedua di Dunia

ARBindonesia.com, WASHINGTON – Angka kematian akibat infeksi virus Corona baru, COVID-19, di Amerika Serikat (AS) telah melewati Spanyol. Namun, AS belum menggeser Italia sebagai negara dengan jumlah kematian tertinggi.







Dinukil dari situs pemantau online worldometers. info, Kamis (9/4/2020), jumlah kematian akibat COVID-19 di AS mencapai 14.979 jiwa. Angka ini sedikit lebih banyak dari Spanyol yang mencapai 14.792 jiwa. Sedangkan Italia mencatat jumlah korban meninggal akibat COVID-19 sebanyak 17.669 jiwa.


Meski menempati urutan kedua angka kematian akibat COVID-19 di dunia, AS masih menjadi negara dengan jumlah kasus infeksi tertinggi. Tercatat 435.160 kasus infeksi virus COVID-19 dikonfirmasi di AS. Jumlah ini bertambah 233 dari hari sebelumnya.


Virus Corona COVID-19 telah menyebar ke 209 negara dan teritori di seluruh dunia dan 2 alat angkut internasional yaitu kapal pesiar Diamond Princess dan MS Zaandam. Sebanyak lebih dari 1,5 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus Corona baru itu sejak wabah dimulai di China pada akhir tahun lalu.


Sumber Sindonews.com




India Ancam Perpanjang Lockdown Jika Warga Tak Patuh

Para tunawisma dikunci di tempat penampungan di Howrah, Kolkata, India. Foto/REUTERS/Rupak De Chowdhuri

ARBindonesia.com, NEW DELHI – Pemerintah India mengancam memperpanjang  waktu lockdown bil warga tidak patuh dengan kebijakan untuk meredam wabah virus corona.

“Jika warga tidak patuh pada aturan itu secara serius dan kasus terus naik, maka mungkin tak ada pilihan lain kecuali memperpanjang lockdown,” papar Menteri Kesehatan Negara Bagian Maharashtra Rajesh Tope.

Pusat keuangan Mumbai termasuk dalam negara bagian India itu. “Lockdown dapat diperpanjang di Mumbai dan wilayah perkotaan Maharashtra hingga dua pekan,” ujar dia.

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyatakan negaranya akan mencabut tiga pekan lockdown secara bertahap. India menjadi negara yang paling parah terkena dampak corona di Asia Selatan dengan 2.902 kasus, dan 68 orang meninggal dunia.

Maharashtra memiliki 516 kasus corona yang dikonfirmasi dan 26 orang meninggal dunia.

Saat pemerintah meninjau ulang kebijakan lockdown, yang akan berakhir pada 14 April, tiga pejabat senior menjelaskan pada Reuters bahwa kebijakan itu tergantung penilaian situasi di tiap negara bagian.

Lockdown dan pembatasan akan diperpanjang di sejumlah wilayah jika kasus penyebaran corona terus berlanjut.

“Transportasi publik di kota besar seperti Mumbai, Bengaluru dan Delhi mungkin akan dipulihkan secara bertahap dalam beberapa hari setelah lockdown berakhir,” papar sumber pejabat India secara anonim saat rencana itu masih dibahas pemerintah.

India kesulitan meyakinkan berbagai kelompok agama agar tetap menjaga jarak sosial demi menghambat penyebaran virus corona.

Sumber Sindonews.com




Penelitian Membuktikan, Golongan Darah A Lebih Mudah Terkena Virus Corona

ARB INdonesia.com – Para ilmuwan mengklaim bahwa orang-orang dengan darah tipe A secara signifikan menunjukkan kemungkinan lebih besar terinfeksi virus corona dibandingkan mereka yang bergolongan darah Tipe O.


Sebuah penelitian dari Wuhan China, lokasi pertama ditemukannya virus corona, menemukan bahwa mereka yang memiliki darah Tipe A lebih beresiko kehilangan nyawa karena penyakit tersebut.


Seperti diketahui, ada delapan jenis darah utama – pada populasi umum, Tipe O + adalah yang paling umum (35 persen), diikuti oleh Tipe A + (30 persen), menurut NHS.


Penelitian terkat COVID-19, penyakit yang disebabkan virus corona, menemukan bahwa di antara para pasien, 25 persen adalah pemilik golongan darah tipe O sementara 41 persennya adalah pemilik golongan darah tipe A.


Orang dengan darah tipe O -merupakan 32 persen orang yang tertular di Wuhan. Mereka menyumbang seperempat (25 persen) kematian dalam penelitian. Menurut penelitian, para peneliti menilai 2.173 orang yang telah didiagnosis dengan Covid-19, termasuk 206 orang yang meninggal setelah tertular virus, dari tiga rumah sakit di provinsi Hubei.


Para ilmuwan tersebut membandingkan data dari pasien yang terinfeksi dengan 3.694 orang yang belum tertular penyakit di wilayah yang sama. Dari 206 pasien dalam penelitian yang meninggal, 85 memiliki darah Tipe A – setara dengan 41 persen dari semua kematian.


Di makalah yang telah dipublikasikan di medrix, Para peneliti mengungkap hasil pelitian yang mengatakan: “Golongan darah O dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang bukan O. Sebaliknya, golongan darah A dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok non-A.”


Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka pasien dengan golongan darah A perlu mendapat perhatian dan perawatan khusus yang lebih intensif.


“Pasien yang terinfeksi Sars-CoV-2 dengan golongan darah A mungkin perlu menerima pengawasan yang lebih waspada dan perawatan yang agresif.” tulis makalah itu seperti dilansir dari The Sun.


Sumber : Kabarmakkan.com https://www.kabarmakkah.com/2020/03/penelitian-membuktikan-golongan-darah-a-lebih-mudah-terkena-virus-corona.html




Kondisi Mall dan Pasar yang ‘Babak Belur’ Karena Corona

ARB INdonesia.com, JAKARTA — Bisnis pusat perbelanjaan tengah menghadapi imbas negatif dari penyebaran wabah virus corona.


Imbauan menjaga jarak atau social distancing yang digaungkan oleh pemerintah membuat mall di kota-kota besar sepi pengunjung.


Berbagai mal mulai memberikan pengumuman penutupan sementara. Penutupan yang berkisar 10 hari tersebut tidak hanya terjadi di Jakarta, namun daerah lain seperti Bandung.


Pengelola tidak mau ambil risiko penyebaran virus semakin masif. Pengelola hanya mengizinkan tenant apotek dan supermarket untuk tetap buka dengan penyesuaian jam.


Keputusan tersebut dilakukan agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan.


Tidak hanya mal, pasar tradisional pun mulai terlihat sepi di beberapa kota. Pasar Tanah Abang, salah satu pasar teramai di Jakarta pun memutuskan untuk tutup sementara waktu.


Dilansir dari CNN, Jumat (27/3) Pasar Tanah Abang blok A, B dan F akan tutup dari mulai 27 Maret hingga 5 April mendatang.


Sementara, blok G masih akan buka dan terbatas untuk pedagang yang berjualan kebutuhan pangan.


Berdasarkan data yang diberikan PD Pasar Jaya, perputaran tiga blok Pasar Tanah Abang sekitar Rp80 miliar hingga Rp100 miliar dengan total kios mencapai 10 ribu.


Jika melihat estimasi pendapatan tersebut, dengan penutupan selama 10 hari, PD Pasar Jaya akan kehilangan kisaran Rp800 miliar hingga Rp1 triliun.


Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi mengungkapkan perputaran uang di pusat perbelanjaan pasti akan menurun signifikan karena pembatasan operasional di tengah wabah corona.


Sebab, jasa kuliner dan sejumlah jasa lain masih mengandalkan pemasukan dari transaksi fisik.


Kondisi ini akan mengancam laju pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, lebih dari 50 persen perekonomian Indonesia ditopang oleh sektor konsumsi.


Untungnya, saat ini, penggunaan platform digital sudah mulai merebak sehingga bisa menjadi bantalan yang baik.


“Walaupun mal tidak beroperasi, tetapi konsumen masih bisa menggunakan layanan pesan antar dan layanan itu masih bisa diandalkan hingga sekarang,” ujarnya.


Kondisi tersebut, sambung Fithra, berbeda dengan era 1990-an di mana penggunaan layanan online belum masif.


Kala itu, ekonomi bisa terjun bebas jika kebijakan jaga jarak dijalankan.


“Di tahun sekarang, kalau ada pembatasan sosial tidak akan sebesar dampaknya dari dulu, karena banyak yang sudah terhubung dengan online,” jelasnya.


Di sisi lain, Fithra mengkhawatirkan orang-orang yang bekerja di mal, terutama mereka yang mendapatkan upah harian.


Ketika mal tidak beroperasi, pekerja harian tidak akan mendapatkan upah. Ujung-ujungnya mereka akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


“Kalau dari sisi orang yang bisa berbelanja di mal, itu kalangan middle up (menengah ke atas). Ada pengurangan income tidak akan membuat mereka menjadi miskin.


Berbeda dengan orang yang bekerja di mal sebagai pekerja harian. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.


Untuk itu, perlu ada skema untuk membantu penghidupan mereka selama wabah virus corona ini berlangsung.


Pemerintah sendiri sudah menyiapkan beberapa skema untuk meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.


Bentuk bantuan itu berupa penambahan saldo bantuan pangan non tunai dari 150 ribu per bulan menjadi Rp200 ribu per bulan hingga insentif senilai Rp1 juta per bulan selama empat bulan bagi korban PHK.


Data hilangnya perputaran uang selama penutupan operasional sejumlah mal sendiri belum terkumpul.


Menurut Managing Director Nielsen Indonesia Agus Nurudin, data belum tersedia karena penutupan baru berjalan satu pekan dan belum semua melakukan hal yang sama.


Agus menilai imbauan diam di ruma membuat kebiasaan konsumen juga berubah. Konsekuensi dari imbauan tersebut adalah konsumen yang biasa belanja di mal akan berpindah online atau minimarket.


Konsumen pun mengutamakan pembelian bahan makanan pokok dan rempah.


“Saat ini memang ada perpindahan kebutuhan dan kebiasaan. Minimarket, online dan pasar tradisional yang saat ini naik signifikan,” ujarnya, Kamis (26/2).


Artinya, meski operasional pasar tutup, pedagang pasar tradisional memiliki opsi penjualan di platform online.


Dengan demikian, para pedagang tersebut tetap dapat memperoleh penghasilan.


Di sisi lain, bisnis restoran akan terkena imbas negatif karena berkurangnya pengunjung.


Opsi seperti merumahkan sementara atau pemotongan gaji tidak dapat dihindari karena tempat-tempat yang tidak beroperasi tersebut tidak memiliki pemasukan.


Namun, Agus mengungkap saat ini sedang berlangsung negosiasi asosiasi pengelola mal dan tenant untuk mencari solusi bersama. Pasalnya, baik pengelola mal dan tenant pun sama-sama dirugikan dengan kejadian wabah corona.


Dihubungi terpisah, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan belum dapat memastikan berapa banyak pusat perbelanjaan yang bakal ditutup selama beberapa waktu ke depan. Ia mengaku masih mengkaji seluruh data anggota dan menyiapkan langkah ke depan.


“Kami terus update datanya, dan juga kami lihat bergantung dari hari ini sampai ke depan bagaimana sih posisinya? Apa akan semakin banyak (penyebaran virus) atau bagaimana? Kami sibuk membicarakan bagaimana mengatasi situasi ini,” imbuh dia.(*)


Sumber : Haluanriau.co
https://riau.haluan.co/2020/03/27/kondisi-mall-dan-pasar-yang-babak-belur-karena-corona/




Corona Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara, Cek Faktanya

ARB INdonesia.com – Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa virus corona baru atau Covid-19 dapat menular melalui percikan air liur atau droplet orang yang positif. Karena itu, masyarakat disarankan mencuci tangannya secara rutin.


Belakangan sempat ramai isu Covid-19 menular lewat udara atau airborne. Penelitian soal ini pun masih dilakukan di luar negeri dan ramai diberitakan media internasional.


Mengutip VIVA.co.id, Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, dr. Erlina Burhan membantah asumsi Covid-19 dapat menular lewat udara. Katanya, WHO tak pernah menyatakan hal tersebut juga.


Menurut Erlina, komentar WHO soal Covid-19 bisa bertahan tiga jam di udara merupakan penelitian suatu terapi. Tapi hal itu terbatas pada tindakan medis yang memungkinkan virus ini ada di udara.


“Yang ingin disampaikan WHO adalah untuk petugas medis. Memang ada tindakan medis yang dilakukan, memungkinkan atau menimbulkan virus ini bisa (ada) di udara,” kata Erlina.


Ia memberi contoh saat perawatan inhalasi atau pasien asma diuap. Saat mesin uap dihidupkan akan keluar uap bernama aerosol.


“Kalau itu (inhalasi) dilakukan ke pasien Covid-19, yang keluar bukan cuma uap, tapi virusnya. Jadi kalau itu dilakukan petugas harus pakai masker N95, yang mampu menyaring 95 persen dari partikel yang berukuran 5 mikron. Jadi kecil sekali kemungkinan itu (virus) akan masuk,” ujar Erlina.


Ia mencontohkan lagi alat penyemprot yang digunakan dokter gigi. Dokter gigi harus berhati-hati karena bisa menyebabkan virus ada di udara dan berisiko masuk ke saluran napas.


Selanjutnya, contoh lain metode intubasi yang dilakukan dokter pada pasien gagal napas. Kondisi kadar oksigen di darah akan sangat rendah.


“Itu harus dipasang namanya ventilator, alat bantu napas. Dipasang pipa ke saluran napas. Ini berisiko terjadinya aerosol atau penguapan di mana virus bisa jadi airborne,” ujar Erlina. 


Sumber : vivanews.com https://www.vivanews.com/viva-fakta/42342-corona-covid-19-bisa-menular-lewat-udara-cek-faktanya?medium=autonext




Ibunda Wafat, Jokowi Tetap Ikuti Rapat Virtual KTT G20 Nanti Malam

ARB INdonesia.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan tetap mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Kamis (26/3) malam.


Jokowi akan tetap mengikuti KTT melalui konferensi video jarak jauh di tengah masa duka atas wafatnya sang ibu, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia kemarin, Rabu (25/3) sore.


Pramono mengatakan Jokowi tetap memikirkan pekerjaannya selaku kepala negara.


“Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan kerjaan,” kata Pramono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).


Pramono menyatakan Jokowi tetap konsen dalam urusan pekerjaan, khususnya terkait dengan penanganan virus corona (Covid-19). Selain itu, Jokowi juga sempat menanyakan perihal Sidang Pemimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20


Menurutnya, Jokowi akan mengikuti Sidang Pemimpin KTT G20 melalui video conference sekitar pukul 19.00 WIB.


“Rencananya presiden akan tetap hadir dan menyampaikan pandangannya dari Istana Bogor,” ujarnya.


Negara-negara yang tergabung dalam G20 kali ini akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa secara virtual untuk membahas penanganan pandemi virus corona.


KTT virtual itu nantinya akan dipimpin oleh Raja Arab Saudi, Raja Salmanbin Abdulaziz al-Saud yang merupakan Presiden G20 tahun 2020.


Ibu Jokowi, Sujiatmi meninggal dunia di RST Tingkat III Slamet Riyadi Surakarta, Solo, sekitar pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3). Jokowi menyebut sang ibu mengidap kanker selama empat tahun terakhir dan rutin berobat di RSPAD Gatot Subroto.


Rencananya, Sujiatmi akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah. Jenazah akan dimakamkan Kamis sekitar pukul 13.00 WIB.


Sumber : Cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/51551/2020/03/26/ibunda-wafat-jokowi-tetap-ikuti-rapat-virtual-ktt-g20-nanti-malam/#sthash.JnaP3GAP.dpbs