Ketua DPRD Inhil Akan Perjuangkan Kenaikan Upah Tenaga Kebersihan
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dr H Ferryandi berkomitmen akan memperjuangkan kenaikan upah bagi tenaga kebersihan.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang di hadiri oleh masyarakat berbagai kalangan dan tim kebersihan (Tim Juang dan DLHK Inhil), Rabu (15/2/2023) malam, di rumah dinas Ketua DPRD Inhil.
“Insyaallah 2024 akan kita perjuangkan mengenai penambahan upah bagi tenaga kebersihan yang telah bekerja tanpa pamrih,”tutur Ferryandi menanggapi langsung aspirasi yang disampaikan dari perwakilan tenaga kebersihan (Tim Juang dan DLHK Inhil) pada acra tersebut.
Selain itu, Ketua DPRD Inhil yang saat itu menggunakan peci hitam juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kebersihan di Inhil yang terus bekerja tanpa mengenal lelah untuk terus menjaga kebersihan di kota Tembilahan.
“Perjuangan untuk membersihkan Sampah, Got, Jalan, Taman dan lainnya merupakan jari payah yang harus kita hargai. Bayangkan bagaimana kondisi kota kita jika 1 hari saja tenaga kebersihan ini tidak bekerja,” tuturnya.
“Maka dari itu atas nama DPRD InhIl kami memberikan apresiasi yang sedalam-dalamnya atas perjuangannya tim Juang dan tim DLHK Inhil,”tamah H Ferryandi mengakhiri.
Sebagai informasi, pada tahun 2023 ini, DPRD Inhil telah menganggarkan 2 unit mobil (L-300) untuk tambahan armada kebersihan di Kabupaten Inhil.
Untuk diketahui, pada acara memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di kediaman rumah dinas Ketua DPRD Inhil tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Khusnaini, S.PD.I dari Kuala Tungkal. (Arbain)
Angin Ribut Porak Porandakan Rumah Warga di Desa Batu Ampar
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Angin ribut yang disertai hujan deras memporak porandakan puluhan rumah warga di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/2/2023) sekitar pukul 22.00 Wib.
Dari informasi yang di dapat ARB INdonesia, akibat terpaan angin kencang yang disertai hujan tersebut, mengakibatkan pada bagian atap rumah warga mengalami kerusakan.
“10 unit rumah warga mengalami kerusakan berat dari puluhan rumah yang mengalami kerusakan,” ungkap Buono kepada awak media, Rabu (15/2/2023).
Saat ini kata Buono yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Inhil, masyarakat tengah melakukan perbaikan-perbaikan rumah yang mengalami kerusakan.
“Kita bersama warga saat ini tengah bergotong royong untuk membantu memperbaiki rumah korban yang diterpa angin ribut disertai hujan deras,” tutup Buono.
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Bagian Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Meiza Hardi menepis soal rumor yang beredar mengenai dugaan monopoli dalam proses pemenangan beberapa proyek yang benilai Miliaran.
Kabar tersebut telah ramai terdengar dan menjadi salah satu bahan obrolan di warkop. Dari kabar yang telah beredar, Kepala ULP berserta Pokja di isukan telah menerima ‘upeti’ untuk memenangkan sebuah perusahaan tertentu pada proyek pembangunan gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) dan pembangunan ruas Jalan Pulau Kijang pada tahun anggaran 2022 lalu.
Dari rumor yang beredar juga, Ketua Pokja diduga menerima uang sejumlah Rp 60 Juta dari Kepala ULP untuk ditugaskan memenangkan perusahaan tertentu pada proyek pembangunan Gedung MPP. Dimana pembangunan gedung tersebut diketahui tidak selesai pengerjaanya saat ini.
Sementara itu Kepala ULP sebelum menyerahkan sejumlah uang kepada ketua Pokja, ia terlebih dahulu telah menerima ‘upeti’ dari pihak pemenang lelang sebesar Rp 300 Juta.
Dalam isu yang beredar, hal serupa juga terjadi pada proyek pembangunan ruas Jalan Pulau Kijang, yang mana Meiza Hardi juga dikabarkan telah menerima uang sebesar Rp 250 Juta dari seseorang pemenang proyek ruas jalan yang juga tidak selesai pengerjaanya.
Setelah menerima sejumlah uang, Hardi juga dikabarkan menyerahkan dana tersebut sebesar Rp 25 Juta kepada Ketua Pokja yang melakukan verifikasi pada proyek tersebut.
Menanggapi rumor berbau tak sedap tersebut, Kabag ULP Inhil, Meiza Hardi saat di wawancarai oleh awak media menyampaikan bahwa hal tersebut hanyalah isu belaka yang tidak bisa di buktikan serta ditunjukan kebenarannya.
Hal tesebut juga diakuinya telah sampai terdengar ditelinganya. Bahkan kata Hardy, bukan hanya itu saja, ia juga mengaku telah diisukan bahwa dirinya pernah menemui para kontraktor untuk dimintai ‘upeti’ proyek pembangunan.
“Banyak dan bermacam-macam isu tentang saya yang sudah sampai dan saya dengar, tapi hal itu tidak perlu kami tanggapi karena tidak benar adanya,” ungkapnya kepada ARB INdonesia di diruang kerjanya, Senin (13/2/2023).
Mengenai proses lelang tutur Kabag ULP, Meiza Hardi memastikan bahwa semua penetapan pemenang pada kegiatan lelang, pihaknya telah bekerja secara profesional sesuai prosedur dan atauran yang berlaku.
“Di ULP ini menseleksi secara administratif bagi perusahaan yang mengikuti lelang. Setelah proses itu selesai maka akan muncul beberapa calon pemenang. Setelah itu kami serahkan ke dinas terkait nama-nama perusahaan calon pemenang yang telah lolos secara administrasi untuk diseleksi lebih lanjut (ada nomor urut 1,2 dan 3- red). Hasil pemeriksaan dari dinas terkait akan diserahkan kembali ke ULP. Setelah itu baru ULP akan mengumumkan perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang berkontrak. Bagaimana mungkin kami bisa memenangkan salah satu perusahaan tertentu jika begitu prosesnya,” ungkapnya.
“Yang pastinya isu itu sangat tidak benar, dan kami telah bekerja dengan profesional berdasarkan aturaran yang berlaku,” tambah Meiza Hardi mengakhiri.
Penulis : Arbain
Pemdes Surrayya Mandiri Berharap Usulan Pembangunan Jerambah Beton Bisa Terealisasi
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Surayya Mandiri, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berharap usulan prioritas untuk pembangunan Jerambah Beton bisa terealisasi di tahun 2024 mendatang.
Hal tersebut kembali disampaikan Kepala Desa Surrayya Mandiri, Suardi kepada awak media sembari menyampaikan kondisi jerambah yang telah di perbaiki secara swadaya bersama masyarakat sekitar 6 bulan yang lalu, Sabtu (11/2/2023).
“Foto yang pertama itu merupakan kondisi saat jerambah ambruk (6 bulan lalu-red), setelah itu secara swadaya pemerintah desa bersama masyarakat melakukan perbaikan dengan mengganti lantai dan penyanggah kayu yang lapuk,” ungkapnya.
“Sebelum di perbaiki secara swadaya, seperti itulah kondisi (rusak berat) jerambah yang selalu di lalui siswa dan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Meski telah di lakukan perbaikan menurut Kades Surrayya Mandiri, hal tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mampu bertahan lama. Terbukti sejak selesai diperbaiki sekitar 6 bulan yang lalu, kondisi papan lantai jerambah saat ini kembali mulai melapuk. Terlebih tiang penyangganya jerambah tersebut juga sudah melapuk sejak dibangun sekitar tahun 2014 lalu.
“Harus hati-hati jika melalui jerambah ini, kondisinya selain papan yang mulai melapuk, tongkatnya juga sudah tidak kokoh. Kalau kita berjalan disitu jerambahnya bergoyang,”
Kendati demikian, Kepala Desa Surrayya Mandiri, Suardi berharap besar agar pembangunan jerambah beton bisa terealisasi melalui usulan yang telah diajukan 3 kali melalui musrenbang, sehingga persoalan dari jerambah kayu ini tidak berulang-ulang muncul di setiap tahunnya.
“Bukan kami bermanja, tapi kami tak berdaya. Persoalan Jerambah ini akan selalu muncul di setiap tahunnya. Karena kondisi kayu jika terkena hujan dan panas akan mudah lapuk. Lambat laun kondisi jerambah saat ini bisa kembali seperti 6 bulan yang lalu,” ungkapnya.
“Ini menjadi harapan besar kita kepada pemerintah daerah kabupaten Inhil, semoga usulan yang kami ajukan melalui musrenbang bisa di tanggapi dan terealisasi di tahun mendatang,” harap Suardi.
Kondisi Jerambah sebelum diperbaiki secara swadaya: Para siswa saat hendak melintasi jalan jerambah.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Jalan jerambah kayu yang merupakan akses warga satu-satunya menuju pasar dan sekolah di Desa Surayya Mandiri, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami kerusakan berat.
Kondisi kerusakan berat ini terjadi telah bertahun-tahun, bahkan diketahui sempat terjadi insiden seorang pelajar terjatuh akibat jalan jerambah yang berada di Parit Rembayan Surayya RT 06 RW 02 Desa Surayya ambruk alias runtuh sebelum dilakukan perbaikan.
Suardi menyampaikan bahwa status jalan jerambah kayu tersebut merupakan kewenangan pemerintah desa setempat.
Diakuinya, kondisi kerusakan itu sudah cukup lama terjadi, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa.
“Selama saya menjabat, ini sudah kali ke 3 saya mengusulkan pembangunan jalan tersebut. Memang status jalan tersebut adalah kewenangan desa, akan tetapi anggaran desa tidak mampu untuk membangun jalan jerambah yang memiliki panjang 500 Meter tersebut,” tutur Suardi.
“Maka dari itu, melalui musrenbang desa kami terus mengutamakan pembangunan jalan ini sebagai usulan skala prioritas desa kami. Sebab ini merupakan akses satu-satunya yang sering dilalui masyarakat serta para siswa MI dan SMA,” tambahnya.
Pada tahun 2023 ini lanjut Suardi, pemerintah desa kembali mengusulkan untuk pembangunan jalan jerambah kayu tersebut menjadi jalan beton untuk realisasi di tahun 2024.
“Anggaran untuk pembangunan jalan beton yang telah kami usulkan melalui Musrenbang tahun ini sebesar Rp 1,3 Miliar. Semoga usulan kami di tahun ini bisa terealisasi di tahun depan nantinya,” imbuhnya.
(ARBAIN)
Akses Tunggal Menuju Pasar dan Sekolah di Desa Surayya Mandiri Rusak Berat
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Jalan jerambah kayu yang merupakan akses warga satu-satunya menuju pasar dan sekolah di Desa Surayya Mandiri, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami kerusakan berat..
Kondisi kerusakan berat ini terjadi telah bertahun-tahun, bahkan diketahui sempat terjadi insiden seorang pelajar terjatuh akibat jalan jerambah yang berada di Parit Rembayan Surayya RT 06 RW 02 Desa Surayya ambruk alias runtuh karena termakan usia.
Kepala Desa Surayya Mandiri, Suardi saat dihubungi ARB INdonesia menyampaikan bahwa status jalan jerambah kayu tersebut merupakan kewenangan pemerintah desa setempat.
Diakuinya, kondisi kerusakan itu sudah cukup lama terjadi, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa.
“Selama saya menjabat, sudah 3 kali saya mengusulkan pembangunan jalan tersebut. Memang status jalan tersebut adalah kewenangan desa, akan tetapi anggaran desa tidak mampu untuk membangun jalan jerambah yang memiliki panjang 500 meter tersebut,” tutur Suardi, Sabtu (11/2/2023).
“Maka dari itu, melalui musrenbang desa kami terus mengutamakan pembangunan jalan ini sebagai usulan skala prioritas desa kami. Sebab ini merupakan akses satu-satunya yang sering dilalui masyarakat serta para siswa MI dan SMA,” tambahnya.
Pada tahun 2023 ini lanjut Suardi, pemerintah desa kembali mengusulkan untuk pembangunan jalan jerambah kayu tersebut menjadi jalan beton untuk realisasi di tahun 2024.
“Anggaran untuk pembangunan jalan beton yang telah kami usulkan melalui Musrenbang desa tahun ini sebesar Rp 1,3 Miliar. Semoga usulan kami di tahun ini bisa terealisasi di tahun depan nantinya,” imbuhnya.
Sejauh ini kata Suardi, demi keberlangsungan agar akses jalan tersebut tetap bisa di gunakan oleh masyarakat, perbaikan-perbaikan jerambah kayu telah dilakukan melalui swadaya masyarakat.
“Perbaikan darurat melalui swadaya masyarakat sudah pernah kita lakukan agar jalan tersebut tetap bisa dilalui oleh para pelajar dan warga,” akhirinya.
Sementara itu Camat Mandah, Ns Matzen M. Si. MM. Kes saat di hubungi ARB INdonesia juga menyatakan bahwa jalan jerambah tersebut telah di usulkan ke Musrenbang. Hal itu dikarenakan dana desa tidak sanggup untuk mengcover pembangunan jerambah tersebut.
” Kemaren saat Musrenbang desa sudah kita usulkan untuk kegiatan prioritas ke tingkat kabupaten. Saya juga telah melihat kelokasi, memang sudah parah kondisinya,” ungkap Matzen, Sabtu (11/2/2023). (ARBAIN)
Kapolsek Kateman Beri Bantuan Pada Korban Kebakaran
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman, Kompol A Raymon Tarigan, S.Sos., MH memberikan bantuan kepada pada korban yang mengalami musibah kebakaran di Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Diketahui,peristiwa kebakaran yang menghanguskan hingg 10 unit rumah warga di Jl H. Abdul Manaf, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 wib (10/2/2023).
Kapolsek Kateman, Kompol A Raymon Tarigan, S.Sos., MH menyampaikan kegiatan pemberian bantuan kepada para korban kebakaran merupakan bentuk kepedulian kepolisian khususnya Polsek Kateman terhadap masyarakat yang mendapat musibah di Jl. H. Abdul Manaf, Kelurahan Tagaraja.
“Bantuan berupa 10 paket sembako kepada para korban kebakaran yang dilaksanakan oleh Polsek Kateman ini merupakan wujud kepedulian kita terhadap masyarakat yang tengah mendapat musibah,” ungkapnya, Jum’at (10/2/2023).
Takhanya itu kata Kapolsek, kegiatan sosial ini juga bertujuan untuk menciptakan kekompakan, sinergitas dan menjalin silaturahmi yang harmonis dengan masyarakat.
“Yang mana Personil Polsek Kateman dapat langsung berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat saat melaksanakan kegiatan sosial. Sehingga terpeliharanya Harkamtibmas di lokasi – lokasi keramaian dengan hadirnya Personil Polri di tempat tersebut,” imbuhnya.
Terakhir Kapolsek Kateman menyampaikan turut berduka atas musibah kebakaran yang membuat 10 KK warga di Jalan H Abdul Manaf kehilangan tempat tinggal.
“Semoga korban selalu diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini. Semoga juga bantuan yang di berikan ini bisa bermanfaat untuk sedikit menutupi kesedihan bagi para korban,” tutup Kompol A Raymon Tarigan, S.Sos., MH.
Untuk diketahui, giat sosial pembagian paket sembako tersebut dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB dan di pimpin langsung Kapolsek Kateman, Kompol A Raymon Tarigan, S.Sos., MH dan didampingi Panit Samapta Iptu Jumri, Ps. Kanit Binmas Aiptu Anton Lubis, Ketua RT setempat, Tokoh masyarakat serta Personil Polsek Kateman. (Arbain)