PORDA VII RIAU: TAEKWONDO INHIL TARGETKAN 3 EMAS


www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Ketua Cabang Olahraga Taekwondo Kabupaten Inhil, M Nasir yakin atlitnya minimal akan mampu persembahkan 3 medali emas pada Porda VII Riau, 15 – 24 oktober mendatang.

Menurut Kepala Dinas PU Kab Inhil ini, guna mencapai target, kepada atlit telah diberikan pelatihan secara maksimal serta melakukan uji coba langsung di pekanbaru dan juga telah diikutkan pada Kejuaraan Taekwondo yang dilaksanakan Tentara Nasional Indonesaia (TNI) beberapa waktu lalu.  Menurutnya, hasil yang diperoleh cukup bagus dan hal ini diharapkan mampu menambah kepercayaan diri para atlit.

“Dengan semua persiapan dan setelah dilakukan uji coba, kita sangat optimis target 3 emas akan mampu kita raih.” Pungkas Nasir. (Ahmad Syafwan)




TIMER TRAFIC LIGHT BIKIN BINGUNG.

 Ditenggarai Biaya Perawatan Ra’ib Masuk Kantong Pribadi

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan) – Semakin padatnya arus lalulintas, tentunya keberadaan trafic light (Lampu Lalulintas) sudah menjadi suatu keharusan.  Apalagi dengan ditambahkannya Timer (penunjuk waktu), jelas akan lebih memberikan kenyaman bagi pengguna jalan. Namun, Timer  perempatan jalan telaga biru tampaknya tidak seperti itu. jangankan menambah kenyamanan, waktu yang ditunjukkan tidak beraturan dan membuat bingung pengguna jalan. Agar tidak memalukan, jelang pelaksanaan PORDA, warga minta  untuk segera diperbaiki.

“kita sendiri bingung bang kenapa penunjuk waktu kacau gini dibiarkan saja sama Dinas terkait. kondisi seperti ini, bukannya membuat nyaman pengguna jalan tapi malah membikin kita bingung. Tolonglah segera untuk diperbaiki. Apalagi sebentar lagi Inhil menjadi tuan rumah pelaksanaan PORDA, tentunya hal ini akan sangat memalukan kita apabila dilihat oleh ribuan pendatang dari Kabupaten lainnya.”Jelas Rahman (32), seorang warga Tembilahan yang setiap harinya melintasi perempatan jalan ini.

Ungkapa senada juga terlontar dari seorang warga lainnya, Andi (36), malah dirinya menenggarai biaya perawatan yang diperuntukan untuk trafic light ini masuk kantong pribadi.

“setiap tahun, kan selalu dianggarkan biaya perawatan untuk trafic light. bahkan nilainya mencapai ratusan juta rupiah. kok kerja merawat agar fasilitas publik ini berjalan sesuai peruntukannya saja tidak bisa?. Cobalah sekali-kali aparat hukum untuk periksa hal ini. kemana aja sih penggunaan uang rakyat ratusan juta itu? atau memang anggaran perawatannya udah masuk kantong pribadi?”Kritiknya dengan pedas.(fsl)




Aneh, Mega Proyek Jalan High Way Tempuling Mandah, Kades Akui Tidak Ada Ganti Rugi

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) –Kepala Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu, Matzam, mengungkapkan terkait dengan tuntutan warga, bahkan sudah melaporkan ke DPRD Inhil, akhir pekan lalu mengakui terkait pembangunan ruas jalan high way Mandah tempuling yang terkena lahan dan rumah warga mengakui memang tidak ada ganti rugi. Makanya kalau memang ada warga yang melapor ke dewan, ia berharap ada jalan solusi yang dihasilkan nantinya.

“Sejauh ini memang tidak ada ganti rugi terhadap lahan dan rumah yang terkena mega proyek tersebut. Terus terang saya juga merasa sedih, makanya saya sangat berharap, kalau memang ada pertemuan warga dengan DPRD mampu menghasilkan sebuah solusi yang tepat,” katanya.

Terkait dengan perumahan yang terkena proyek jalan tersebut, jauh-jauh hari ia sudah mengingatkan warganya agar membangun rumah berjarak 20 meter dari ruas jalan yang ada. Sebab ruas jalan yang ada sekarang akan diperlebar hingga 15 meter, untuk pembangunan jalan high way Mandah Tempuling. “Sebenarnya, jauh-jauh sudah kita ingatkan, tapi masih juga ada yang tidak memperhatikan,” ujarnya. (Suf)




PBSI Inhil Targetkan 3 Emas

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Inhil target 3 emas dalam Porda VII Riau yang akan diadakan di kabupaten Inhil. Hal tersebut diungkapkan oleh sekretaris Perbasi Kabupaten Inhil M. Thaher kepada wartawan, Sabtu (01/10).

Thaher optimis target tersebut akan dapat diraih oleh para atlet, hal tersebut karena Perbasi Inhil sudah melatih mereka beberapa bulan yang telah lalu. “Kita telah lama mendidik mereka, kita latih skill mereka selam 3 bulan ini selain itu kita juga telah melakukan uji coba kerengat dan hasilnya sangat memuaskan,” katanya.

Selain dilihat dai skill dari para atlet, thaher juga berharap bermain dikandang sendiri akan menadi motivasi tersendiri bagi para atlet untuk memenangkan setiap pertandinga. Seluruh masyarakat diharapkan untuk memberikan sport dan do’a kepada para atlet yang akan bertanding nanti.

“Ketiga Emas yang kita targetkan adalah 1 emas beregu, 1 emas regu putra dan satu lagi emas beregu putri. Untuk tempat pertandingan juga telah kita persiapkan yaitu gedung olahraga milik pak Edi yang terletak di jalan Sederhana,” katanya lagi. (Wawan)




Cegah Macet, Dishub Siapkan 70 Personil

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Kesuksesan Porda VII Riau yang akan dibuka pada tanggal 15-24 oktober mendatang tidak terlepas dari lancarnya arus transportasi para atlet. Karena itulah Dishub telah mempersiapkan satu buah bus berkapasitas 25 sip dan 1 kijang yang berkapasitas  7 sip.

“Kita telah mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran transportasi para atlet yang hadir nanti, kita telah mempersiapkan satu buah bus dan satu kijang, selain itu kita juga mempersiapkan untuk masing-masing cabor satu kendaraan roda dua dan dari Panpel kita harapkan dua buah kendaraan roda dua,” kata M. Thaher, Kadishub Inhil.

Taher juga menjelaskan bahwa demi keamanan dan kelancaran kedatangan para peserta kita akan mengawasi sejak dari rumbai dan kita akan melakukan pengawalan dari parit enam keterminal dan dibawa ketempat pemondokan mereka.

Selain itu, demi kelancaran arus transportasi selama Porda berlangsung, Dishub siap turunkan 70 personil untuk memantau arus lalulintas. “Kita telah mempersiapkan 70 personil yang akan kita turunkan untuk menjaga arus transportasi agar tetap lancar, selain itu 30 Satlantas juga akan membantu juga dari pihak Satpol PP juga akan memberikan bantuan demi kelancaran transportasi,” kata Thaher lagi.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Thaher berharap kemacetan bisa di cegah, setidaknya dengan persiapan-persiapan yang telah dilakukan dapat meminimalisir kemungkian kemacatenan. “Kita tentu menyadari bahwa selama even Porda berlangsung arus trnsportasi akan sangat ramai. Dengan segala persiapan yang telah kita lakukan kita berharap dapat meminimalisir kemacetan yang mungkin terjadi,” Imbuhnya, sabtu (01/10). (Wawan)




Terus Mengaum, Dipasang Tiga Perangkap Harimau di Areal PT MSK

Masyarkat Inhil merasa terteror oleh suara auman harimau. Untuk menangkapnya, dipasang tiga jebakan di areal PT MSK.

www.detikriau.wordpress.com – TEMBILAHAN-Bagi menangkap harimau Sumatera (Phantera Tigris Sumatrae) yang mengamuk di areal PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa (PT MSK) beberapa waktu lalu, saat dipasang tiga perangkap dengan umpan kambing.

Berdasarkan informasi yang diperoleh riauterkini.com, pemasangan tiga perangkap ini dilakukan oleh pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau yang difasilitasi pihak PT MSK tersebut.

Pemasangan tiga perangkap harimau ini telah dilakukan sekitar satu minggu ini, namun sampai saat ini belum diketahui apakah ada harimau yang terperangkap.

Kepala Desa Teluk Kabung, Fahruddin mengakui mengetahui adanya pemasangan perangkap harimau tersebut.

“Ya memang ada pemasangan perangkap di areal PT MSK, karena sekitar seminggu lalu ada petugas yang mengaku dari Dinas Kehutanan datang kepada saya dan mengatakan mereka akan pasang tiga perangkap dengan umpan tiga ekor kambing,” ujar Fahruddin kepada riauterkini.com, Ahad (2/10/11).

Ia mengakui ia hanya mendapatkan info pemasangan perangkap ini dari petugas tersebut, sedangkan pihak perusahaan tidak pernah melaporkan apapun yang dilakukan mereka, padahal mereka beroperasi di kawasan Desa Teluk Kabung.

Berdasarkan laporan warganya yang tinggal tak jauh dari PT MSK tersebut, hampir tiap hari auman harimau tersebut masih terdengar. Kondisi ini tentunya membuat khawatir warga yang beraktifitas di sekitarnya.

Humas World Wildlife Fund (WWF) Riau, Syamsidar mengatakan juga mengetahui adanya pemasangan perangkap harimau tersebut.

“Memang kita mengetahui ada perangkap harimau yang dipasang di areal PT MSK tersebut, namun perangkap itu dipasang oleh pihak BKSDA Riau difasilitasi pihak perusahaan,” jawab Syamsidar kepada riauterkini.com.

Walaupun, ujarnya, mereka juga heran dengan adanya pemasangan perangkap harimau tersebut, karena memang kawasan areal PT MSK ini habitatnya harimau, tapi kenapa mereka harus ditangkapi saat berada di habitatnya.

“Tentunya kita heran juga adanya pemasangan perangkap ini, karena kawasan PT MSK ini memang habitatnya harimau kok. Dan kalau ketangkap, mau direlokasi kemana harimaunya,” imbuhnya.

Pihak BKSDA Riau ketika dikonfirmasi riauterkini.com melalui Kabid Teknis BKSDA Riau, Syahimin, terkait pemasangan perangkap harimau ini belum memberikan jawaban.

Sementara itu Humas PT MSK, Hamdan ketika dikonfirmasi riauterkini.com mengenai pemasangan perangkap harimau tersebut juga tidak memberikan tanggapan.

“Maaf saya sedang off, tks,” demikian jawaban SMS yang dikirim Humas PT MSK, Hamdan kepada riauterkini.com, Ahad (2/10/11).***(mar/rtc)