KADINSOS INHIL BANTAH TIDAK PERDULI PADA MASYARAKAT MISKIN

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan) – Tudingan ketidakperdulian Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil) atas nasib kurang beruntung seorang laki-laki buta, Abd Yasir (70) mendapat sanggahan. Menurutnya, kesan ketidakperldulian itu semata-mata disebabkan karena keterbatasan biaya.

“Saya memegang jabatan sebagai Kadinsos masih terbilang baru. Apa yang dialami masyarakat sialang jaya tersebut kejadiannya sebelum saya disini. Menurut informasi yang ada pada kita, dana bantuan sosial seperti itu sebelumnya memang tidak dianggarkan. Jadi kalaupun ada, jumlahnya sangat kecil dan tidak mencukupi untuk menangani semua permasalahan sosial yang ada di Kabupaten Inhil ini,” Jelas Kadinsos Inhil, Rasyid MP, menjawab komfirmasi melalui sambungan telepon selularnya.

Guna antisipasi permasalahan seperti ini kedepannya, tambah Mantan Kadiskop dan UKM Inhil ini, untuk tahun anggaran 2012 nanti, kita sudah coba ajukan anggarannya. Namun, semua ini tentunya masih menunggu persetujuan pihak DPRD Inhil. Mudah-mudahan kalau anggaran ini disetujui, kedepan kita akan bisa berbuat lebih menangani berbagai permasalahan sosial seperti ini.”Jelas Rasyid.

Dalam kesempatan ini, Rasyid juga meminta pengertian masyarakat untuk tidak selalu menilai negative setiap adanya kekurangan dalam penanganan permasalahn sosial. Menurutnya, sebagai manusia biasa, tentunya seluruh personil di dinas yang dipimpinnya pastilah tidak luput dari kesalahan. Dan apapun program yang akan dilaksanakan, sekali lagi tidak mungkin untuk lepas dari adanya ketersediaan pendanaan,”Kalaupun bisa bekerja, tentunya pekerjaan itu tidak akan bisa semaksimal apabila adanya dukungan pendanaan yang memadai,” Pungkas Rasyid. (fsl)




CAMAT KATEMAN: GAUNG KELANGKAAN BBM TERLALU DIBESAR-BESARKAN

arbindonesia.com (Kateman) – Camat Kateman, Yuliargo menilai kelangkaan BBM yang terjadi beberapa waktu belakangan ini gaungnya terlalu dibesar-besarkan. Kelangkaan hanya terjadi pada BBM sejenis solar, itupun hanya disebabkan pangkalan yang biasa melayani masyarakat sedang dalam perbaikan.

Pernyataan ini disampaikan Camat Kateman melalui sambungan telepon selularnya kepada detikriau.wordpress.com, Selasa (27/9/2011). “Pangkalan BBM yang biasa melayani penjualan solar kepada masyarakat kini sedang tidak beroperasional. Terhentinya transaksi jual beli hanya disebabkan mereka sedang melakukan perbaikan ponton. Saat ini hanya ada 2 agen yang bisa melayani masyarakat dan tentunya jumlah persedian mereka sangat terbatas” Jelas Camat

Masih menurut penjelasan Camat, rencana aksi demo yang akan digelar pagi ini, itupun juga terlalu dibesar-besarkan. Kita tau sebenarnya yang komplin masalah terjadinya kelangkaan ini hanya segelintir orang. Aksi demo ini sendiri menurut Camat juga tidak sepenuhnya mendapat dukungan masyarakat.

“Kita sudah dapatkan informasi kalau mahasiswa yang akan turun melakukan demonstrasi pagi ini bukanlah mahasiswa putra daerah kita. Kita tidak maulah berandai-andai ada apa dengan mereka. Namun untuk rencana unjuk rasa yang akan mereka gelar, itu hal yang biasa diera keterbukaan saat ini. Kita tidak akan menghalangi asalkan mematuhi semua ketentuan yang ada,” Urai Camat memberikan penjelasan.

Ditambahkan Camat, menyikapi rencana aksi demo ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat termasuk beberapa orang tokoh masyarakat. Kepada kelompok yang akan berdemo tersebut diakui Camat juga sudah diberitahukan agar sebaiknya menyampaikan tuntutan mereka melalui surat saja dan dipastikan akan disikapi sebagaimana harusnya.”Pungkas Camat mengakhiri. (fsl)




BBM LANGKA, RATUSAN MASSA AKAN GELAR AKSI DEMO

Diduga Ada Pihak yang Sengaja Bermain

arbindonesia.com (Kateman) – Ratusan massa yang menamai diri Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Rakyat (AM2PR), esok, rabu (27/9/2011) sudah memastikan diri untuk menggelar aksi demo. Pengerahan “people power” yang direncanakan diawali sekira pukul 09.00 Wib ini terkait terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam beberapa bulan belakangan ini. Mereka menduga ada pihak yang sengaja bermain.

“Sudah beberapa bulan belakangan ini masyarakat sangat disusahkan dengan kelangkaan BBM. Kita mensinyalir kelangkaan ini disebabkan adanya pihak-pihak yang sengaja bermain demi meraup keuntungan pribadi,” Jelas Sultan, salah seorang Mahasiswa yang akan ikut bergabung dalam aksi demo esok hari ketika dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Senin (26/9/2011).

Menurut Sultan, aksi demo pada awalnya diarahkan pada beberapa pangkalan BBM yang ada karena menurutnya, disinilah titik awal terjadinya kelangkaan ini. Namun, demi mempertimbangkan sisi keamanan, terpaksa dialihkan ke kantor Polsek dan Camat setempat.”Demo yang kita gelar dalam bentuk aksi damai. Sifatnya kita hanya menggelar orasi untuk menuntut agar pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan. Kalau lokasi awal tetap kita pertahankan, kita takut dengan jumlah massa yang cukup besar, nantinya malah berakibat fatal yang pada akhirnya tentu akan merugikan masyarakat juga.” Paparnya.

Ketika dipertanyakan berapa perkiraan jumlah massa yang ikut tergabung, Sultan menjawab sekitar 500 an orang.

Terkait dengan rencana aksi demo ini, Camat Kateman, Yuliargo, ketika dikomfirmasi, tidak bersedia membuka sambungan telepon walaupun HP-nya dalam keadaan hidup. Bahkan ketika kembali dikomfirmasi melalui pesan singkat, sampai berita ini di turunkan, tidak kunjung dibalas. (fsl)




BENSIN MELIMPAH, THUNDER HANGUS TERBAKAR

arbindonesia.com (Tembilahan) – Warga Parit VI Kelurahan Tembilahan Hulu, Mardianto (29) sungguh bernasib malang. Karena berlebihan mengisi bensin, sebuah motor Thunder miliknya hangus terbakar.

Peristiwa terbakarnya 1 unit motor Thunder BM 2261 QS sekira pukul 14.30 Wib ini sempat menjadi perhatian warga. Disamping api yang ditimbulkannya cukup besar, lokasi kejadiannya tepat berada di depan sebuah Pompa Pengisian Bensin Jalan Sungai Beringin Tembilahan.

“Begitu selesai mengisi bensin, karena merasa haus, sayapun menuntun kendaraan saya ke sebuah warung persis di depan SPBU. Setelah membeli sebotol air minum kemasan, saya berniat untuk langsung pulang kerumah. Eh naas, begitu saya menghidupkan motor, terlihat sepercik api menyambar dari arah mesin dan tiba-tiba saja langsung membesar,” Ujar Mardianto mulai bercerita. Senin (26/9/2011)

Menurut Mardianto, saat mengisi bensin, ia memang sudah mengetahui ada bensin yang melimpah keluar karena kepenuhan namun dirinya tidak menyangka kalau hal itu bisa berakibat fatal. “Saya sempat kaget melihat api membesar dengan cepat. Dengan replek saya langsung mencoba untuk memadamkan menggunakan peralatan seadanya. Tidak berapa lama, petugas SPBU datang membawa Racun api. Namun sayang, kendaraan saya sudah terlanjur hangus. Mungkin percikan api itu menyambar sisa bensin yang tadi melimpah.” Tuturnya dengan raut wajah sedih.

Dengan kejadian ini, Mardianto terpaksa harus menerima dengan sabar. Satu-satunya kendaraan miliknya kini telah menjadi onggokan besi hitam bekas terbakar.”Namanya musibah bang. Mau apalagi. Ya, pasrah ajalah,” pungkasnya (fsl)




Warga Keluhkan Emisi PT BNS. BLH Diminta Segera Turun Tangan.

ARBIndonesia.com, (Tembilahan) – Masyarakat Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran mengeluhkan emisi buangan (limbah asap- red)  perusahaan PT Bumireksa Nusa Sejati (BNS). Emisi tersebut telah mengakibatkan terganggunya masyarakat sekitar seperti atap rumah warga menjadi hitam karena debu sisa pembakaran dan warga jadi kesulitan untuk menjemur pakaian apalagi pakaian yang  berwarna putih.

Selain itu, warga juga kesulitan memperoleh air bersih sebagai pasokan utama air bersih untuk warga. Bagaimana tidak, air hujan yang ditampung warga warnanya terkadang telah berubah, berbau dan rasanya jadi tidak enak akibat bercampur dengan limbah emisi yang dihasilkan oleh aktivitas perusahaan Malaysia tersebut.

“Sekarang jangan coba-coba menjemur pakaian, terutama yang berwarna putih. Emisi asap yang dihasilkan dari cerobong pabrik PT BNS membuat pakaian putih milik kita menjadi bercak hitam,” kata H Udin, Senin, (26/9) melalui HP.

Lebih memprihatinkan, pasokan air bersih warga jadi terganggu. Padahal di Inhil, air hujan adalah sumber utama pasokan air bersih terutama untuk minum.

“Masyarakat bukan semuanya mampu untuk membeli air kemasan, terutama di daerah. Sebab harganya jauh lebih mahal dibandingkan harga di Tembilahan. Meskipun terkadang mampu membeli, ada warga yang tidak terbiasa mengkonsumsi air kemasan, karena rasanya yang tidak pas dilidah,” terangnya.

Sementara itu Hariansyah AMd, anggota dewan dari PDIP dari Dapil V, membenarkan keluhan warga tersebut. Dirinya berharap agar pihak terkait untuk bertindak dan kepada pihak perusahaan untuk segera membenahi masalah limbah emisi yang dihasilkankan oleh pabriknya.

Kepada pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH)  ia meminta untuk memanggil perusahaan tersebut. Sebab persoalan ini sudah menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. “Kita berharap kepada BLH untuk menindaklanjuti persoalan ini, agar msyarakat disana jangan semakin resah,”harapnya. (Nejad)




Inhil Berangkatkan 804 JCH Didampingi 8 Tenaga Kesehatan

2 orang tertunda berangkat karena alasan kesehatan


www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Jamaah Calon Haji (JCH) yang akan berangkat pada tahun ini ke tanah suci Mekah akan didamping oleh 8 tenaga kesehatan.  5 orang dari Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan sisanya 3 orang dari Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD). Khusus untuk tenaga kesehatan yang kedua, pembiayaannya ditanggung oleh daerah.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir Rasul Alim, di ruangan kerjanya, Senin, (26/9). Dijelaskannya, dari total 804 orang JCH yang ada, setakat ini masih ada yang belum memeriksakan kesehatan mereka dengan berbagai alasan. Mereka ada yang berasal dari daerah, juga ada yang dari Tembilahan.

“Kita memang tidak menjadwalkan waktu khusus bagi JCH yang belum memeriksakan kesehatan mereka. Ketika mereka datang untuk melakukan pemeriksaan, maka kita akan lakukan dengan segera,” kata mantan Dirut RSUD Puri Husada Tembilahan tersebut.

Ia menambah, untuk tahun ini ada 2 orang JCH sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan tertunda keberangkatan mereka karena alasan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, ia menghimbau kepada seluruh JCH  untuk selalu menjaga kesehatan mulai dari sekarang hingga nantinya tiba di tanah suci. Juga diharapkan kepada JCH untuk mengikuti saran dari tenaga medis agar kesehatan mereka benar-benar fit, terutama menjelang keberangkatan.

“Kita meminta kepada JCH untuk menjaga kesehatan diantaranya dengan memperhatikan pola makan. Selain itu yang sangat penting adalah ikuti segala saran tenaga medis, “ sarannya. (Nejad)