Petenis Meja Beregu Putri Inhil Sabet Medali Emas

Tembilahan ( www.detikriau.wordpress.com ) – Akhirnya petenis beregu putri inhil kembali menambahkan pundi perolehan medali emas bagi Tim PORDA Inhil setelah menundukkan petenis beregu putri kabupaten Pelalawan dengan skor gemilang, 3 – 0. Sayangnya, Tim beregu putra Inhil terpaksa harus mengakui keunggulan tim lawan (Bengkalis. Red) dengan skor 1 – 2.

 

Kekalahan tipis tim putra petenis meja Inhil ini cukup diterima dengan besar hati karena memang harus diakui tim putra petenis meja Kabupaten Bengkalis sejak awal menunjukkan kemampuan yang sangat memukau. Namun kekalahan ini bukan sesuatu yang patut disesalkan karena tim putra Inhil sudah berjuang maksimal dengan menampilkan permainan yang cukup memukau dan bahkan sempat membuat tim lawan harus mengerahkan kemampuan maksimal untuk memperoleh kemenangan. (fsl)




UPACARA 17 HARI BULAN OKTOBER 2011 DI KAB. INHIL

Tembilahan (www.detikriau.wordpress.com) –Senin, 17 Oktober 2011 di Halaman Kantor Bupati dilaksanakan Upacara 17 Hari Bulan. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan. Dalam sambutannya Ia mengcapkan selamat kepada Kabupaten Inhil yang telah diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pada pelaksanaan PORDA VII Provinsi Riau. Selanjutnya Ia juga mengharapkan Partisipasi dan kerjasama seluruh masyarakat Inhil untuk ikut mensukseskan Pelaksanaan PORDA tersebut.

 

Dalam Upacara Tersebut juga diserangkaikan dengan acara pelepasan kepada PNS yang memasuki masa pensiun yang ditandai dengan penyerahan Piagam oleh Sekda Kab.Inhil H. Alimuddin RM. (Wai/Humas Pemkab Inhil)




PETENIS MEJA BEREGU PUTRA-PUTRI INHIL LOLOS KE BABAK FINAL

Tembilahan (www.detikriau.wordpress.com) – Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja PORDA VII Riau, Beregu Putra-Putri hari ini, senin (17/10/2011) sekira pukul 15.00 Wib, bertempat di Aula Gedung Rektorat Universitas Islam Indragiri (UNISI)  akan menggelar pertandingan babak final. Atlit petenis beregu putri Inhil akan berhadapan dengan petenis meja beregu putri asal Pelalawan. Sedangkan petenis meja beregu putra Inhil akan berhadapan dengan petenis meja beregu putra dari Kabupaten Bengkalis.

Lolosnya petenis meja beregu putri Inhil yang merupakan juara pool X setelah berhasil menumbangkan Petenis meja beregu putri asal Kabupaten Siak dengan skor telak 3 – 0. Sedangkan Atlit petenis meja beregu Putri asal Kabupaten Pelalawan lolos setelah menyingkirkan Petenis meja beregu putri yang merupakan juara poll Z asal Kota Pekanbaru  dengan skor 3 -1.

Petenis meja beregu putra Inhil lolos ke babak final setelah berhasil menumbangkan juara pool A asal Kabupaten Pelalawan dengan skor telak 3-0. Sedangkan petenis meja  beregu putra Kabupaten Bengkalis lolos ke babak final setelah menumbangkan juara Pool C dari Pekanbaru juga dengan skor telak 3 – 0. (fsl)




GALERI FOTO

(www.detikriau.wordpress.com) — Gambar beberapa pertandingan cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan dalam even PORDA VII Riau yang hari ini kembali sudah mulai dilaksankan. (wai/Humas Pemkab Inhil)





Kekecewaan Masyarakat Inhil Dibalik Gemerlap Kemeriahan Pembukaan Porda VII Riau.

TEMBILAHAN (www. detikriau.wordpress.com)- Dibalik gemerlap kemewahan acara pembukaan Porda VII Riau yang diadakan di stadion sungai beringin Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir menyimpan kekecewaan masyarakat Inhil karena mayoritas ribuan masyarakat yang datang tidak diperkenankan untuk memasuki stadion.

 

Ironis dan sangat egois jika Porda VII Riau yang digadang-gadangkan merupakan suatu penghargaan dan kesempatan bagi masyarakat kabupaten Inhil namun pada malam puncak kemeriahan acara justru mendatang kekecewaan yang mendalam dihati masyarakat.

 

“Kita sudah capek-capek berangkat jalan kaki dari rumah, terus di jalan macet pulak dengan harapan dapat menonton acara pembukaan Porda VII Riau. Namun saat kita sampai di stadion kita tidak di perbolehkan untuk masuk bagaimana kita tidak kecewa dengan sistem seperti ini,” kata Suryati, warga tembilahan, sabtu malam (15/10).

 

Lebih jauh lagi suryati mengeluhkan sistem yang terjadi, suryati mempertanyakan apakah pelaksanaan Porda VII Riau ini untuk masyarakat Inhil atau hanya untuk sebagian orang yang memiliki kepentingan tertentu saja. “Jika Porda ini dilaksanakan pemerintah untuk masyarakat tentu tidak ada alasan untuk tidak memperbolehkan masyarakat untuk memasuki stadion karena kita yakin di tepi lapangan masih banyak ruang kosong untuk kita. Jika memang terkoordinir saya yakin tidak ada masalah walaupun masyarakat memadati pinggir-pinggir lapangan,” katanya lagi.

 

Bukan itu saja bukti dari ketidak perhatian Panpel kepada masyarakat, dua layar lebar yang terpasang semuanya berada di dalam lapangan. “Walaupun kita tidak boleh masuk seharusnya panitia mempersiapakan layar lebar satu atau dua buah yang menghadap keluar tentu masyarakat tidak kecewa karena masih bisa melihat rangkaian acara,” Imbuhnya.

 

Marhadi,salah seorang warga Rumbai Jaya yang sudah jauh-jauh menmpuh perjalanan ke Kota Tembilahan untuk sekedar menyaksikan pesta olahraga rakyat Riau ini juga mendulang kekecewaan. Marhadi bahkan yakin bukan hanya dirinya yang datang dari daerah, tapi mungkin masih ada ratusan bahkan mungkin ribuan masyarakat luar kota Tembilahan yang ingin melihat kemeriahan acara pembukaan Porda yang jauh-jauh hari sudah didengar mereka.

 

“Kita melihat acara ini hanya untuk orang-orang yang memiliki kepentingan saja yang diijinkan masuk untuk menonton acara pembukaan. Sebagai orang yang datang dari luar kota tembilahan, harapan kami tentu sangat besar untuk melihat acara yang dikabarkan akan sangat meriah ini, namun nyatanya kita malah dilarang untuk memasuki stadion,” katanya dengan nada kecewa.

 

Memang pada pertengahan acara pintu samping untuk penonton dibuka oleh petugas namun itu belum cukup untuk mengobati kekecewaan masyarakat karena tempat duduk penonton yang terdapat di tepi lapangan sudah penuh oleh pelajar yang tentu saja di koordinir panitia. “Hanya sebagian kecil tempat untuk masyarakat. Kita kecewa dengan kejadian malam ini,” katanya lagi sambil melangkah pergi dengan wajah muram.(Ahmad Safwan)

 




PERTUNJUKAN KEMBANG API MERIAHKAN ACARA PEMBUKAAN PORDA VII RIAU


Tembilahan (www.detikriau.wordpress.com) – Tepat pukul 22.18 Wib, bertempat di Stadion Beringin, Tembilahan, Gubernur Riau, H.M. Rusli Zainal secara resmi menyatakan membuka rangkaian kegiatan PORDA VII Riau yang kemudian disusul sahutan suara sirene dilanjutkan lantunan lagu Indonesia tanah air beta dengan iringan pertunjukan kembang api yang sempat menghipnotis ribuan pasang mata selama kurang lebih 25 menit dan ditutup dengan lantunan lagu “We Are The Campion”. Gubernur memberikan pujian kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir atas meriahnya acara pada pembukaan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) ke- VII Provinsi Riau ini.

“Tadi, ketua DPRD Provinsi Riau, Pak Johar, sempat berbisik pada saya, “kalau melihat persiapan yang diramu panitia pada acara pembukaan, ini sudah bisa dikategorikan setaraf Iven Nasional” dan secara pribadi saya memberikan penghargaan tinggi atas semua karya ini.” Ungkap Gubernur Riau menyatakan kekaguman dirinya dan Ketua DPRD Prov Riau menyaksikan rangkaian acara yang dikemas dengan apik oleh Panitia melalui penampilan pentas seni kolaborasi oleh 1500 mahasiswa dan pelajar Inhil saat memulai kata sambutannya beberapa saat sebelum meresmikan secara langsung rangkaian acara PORDA VII Riau di Tembilahan ini.

Menurut Gubernur, Pada PON XVII di Kalimantan Timur tahun 2008 yang lalu, Riau berhasil menduduki peringkat sepuluh Nasional. Kemudian pada POPNAS  X di Yogyakarta tahun 2009, pada peringkat 5 Nasional. Selanjutnya pada POPNAS XI bulan September 2011 bulan lalu di Pekanbaru, Riau berhasil bertengger di peringkat 3 besar. Gubernur berkeyakinan dengan semua usaha yang telah dipersiapkan, Riau akan mampu menjadi Juara Umum, atau paling tidak minimal kembali di posisi tiga besar.

“Jadi saya berharap agar PORDA ini dapat dijadikan ajang menguji kemampuan oleh atlit Riau agar kelak mampu mempersembahkan prestasi terbaik dalam ajang PON 2012 mendatang demi keharuman nama Provinsi Riau,” Tegas Gubernur disambut  tepuk tangan dari hampir seluruh pejabat teras di Provinsi Riau, 12 Bupati dan Walikota, Ribuan peserta kontingen beserta masyarakat Inhil yang terlihat sangat antusias melihat langsung acara pembukaan iven olahraga paling bergengsi di Provinsi Riau ini.

Acara PORDA VII Riau ini diikuti sebanyak 3.171 Atlit pada 16 Cabang Olahraga. 967 Atlit telah berlaga pada 4 cabang olahraga (taekwondo, Karate, Pencak Silat dan Sepak Takraw. Red) sebelum acara pembukaan dan 2204 Atlit akan kembali berlaga untuk memperebutkan medali pada 12 Cabang olahraga lainnya. (fsl)