RAZIA SAJAM. DUA WARGA DIAMANKAN

TEMBILAHAN (WWW.DETIKRIAU.WORDPRESS.COM) – Ratusan petugas dari Polres Inhil kembali melakukan razia senjata tajam (sajam). Operasi kali ini dipusatkan di seputaran kawasan parkir air mancur jalan jendral sudirman, jalan pasar tengah serta kawasan pasar dan pelabuhan rakyat disepanjang jalan Yos Sudarso. Dua orang warga masyarakat yang didapati membawa senjata tajam berhasil diamankan.
Dari pantauan, sekira pukul 10.00 Wib, tiga kendaraan truk operasional Polres Inhil dan beberapa kendaraan roda dua meninggalkan halaman kantor Polres Inhil, jalan Gadjah Mada.
Setibanya dilokasi, petugas langsung menuju titik-titik yang menjadi sasaran operasional. Secara perlahan, rombongan bergerak dengan berjalan kaki dan melakukan pemeriksaan kepada pengguna jalan, warung-warung kopi serta pengemudi becak juga tidak luput dari pemeriksaan.
Operasi yang langsung diawasi oleh Kapolres Inhil ini berhasil mengamankan dua orang warga yang didapati sedang membawa senjata tajam dan langsung digelandang ke Mapolres Inhil untuk dimintai keterangan.
“Razia sajam ini sekali lagi ditujukan untuk mengantisipasi rawan kriminal. Kita juga berharap dengan razia sajam yang akan kita lakukan secara berkala ini akan dapat menghilangkan kebiasaan warga membawa senjata tajam setiap kali bepergian.”Jelas Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman dayan melalui Kabag Ops, Kompol Yuniar Ari ketika dikomfirmasi, selasa (17/1).
Ketika disinggung apakah razia sajam yang sudah keduakalinya dilakukan polres ini ada kaitannya dengan kejadian perkelahian dilapangan parkir air mancur beberapa waktu lalu, Kabag Ops membenarkan. “Kita akui memang ada kaitannya dengan kejadian itu. Kita mendapatkan informasi akan adanya rencana serangan balasan. Kita sudah curigai beberapa titik konsentrasi massa. Dalam kesempatan ini kita juga menghimbau agar masyarakat tidak berbuat anarkis. Petugas kepolisian baik berpakaian seragam ataupun tidak sampai hari ini terus melakukan pengawasan.”Jelas Kabag Ops mengakhiri. (fsl)




KUASA HUKUM ANCAM PTUN-KAN SK BUPATI INHIL

Terkait Pelantikan Kepala Desa Rantau Panjang

Tembilahan (www.detikriau.wordpress.com) – Pelantikan kepala Desa Rantau Panjang Kecamatan Enok tampaknya masih harus berbuntut panjang. Asmuni, salah satu calon kepala Desa melalui kuasa hukumnya, Mohd. Arsyad,SH.,MH menuding pelantikan itu seharusnya tidak dilaksanakan karena pilkades ulang yang mengunggulkan Zulkifli nyata telah cacat secara hukum. Mereka dengan tegas menyatakan akan menggugat ke jalur hukum baik pidana maupun gugatan TUN terhadap SK pelantikan yang disahkan oleh Bupati tersebut.
“Sejak awal, pemilihan itu sudah bermasalah. Pilkades pertama, ditemukan lebih dari 70 persen surat suara yang tidak ditandatangani. Kita ajukan keberatan dan memang keberatan kita diterima serta dimintakan untuk melakukan pemilihan ulang. Tapi kami menilai pemilihan ulang itupun seharusnya belum juga bisa dilaksanakan karena masih belum ada kesepakatan dari tiga calon kades. Anehnya pemilihan ulang masih tetap dilaksanakan walaupun saat itu dua calon kades lainnya abstain,” Jelas Moch Arsyad, SH., MH ketika memberikan komfirmasi diruang kerjannya. Senin (16/1)
Menurut penjelasan Moch. Arsyad, dengan tidak ditandatanganinya 70 persen lebih surat suara pada pemilihan pertama dapat dinyatakan bahwa panitia telah lalai dalam melaksanakan tugas, sehingga panitia dianggap sudah tidak cakap lagi untuk dijadikan panitia pilkades dan harus dibubarkan.
“Kita sebelumnya sudah menyurati panitia pilkades untuk melakukan pemilihan ulang secara keseluruhan, bukan hanya pada dua TPS karena pemilihan pertama kita nilai telah batal secara hukum.”Ujar Moch Arsyad,SH.,MH
Oleh karena itu, kata Arsyad selanjutnya, dirinya selaku kuasa hukum juga sudah berupaya menyampaikan keberatan pelaksanaan pemilihan pilkades ulang dengan menyurati BPD Desa Rantau Panjang untuk segera membubarkan panitia pilkades dan mengganti dengan panitia pilkades baru dan juga meminta kepada panitia untuk melakukan perhitungan surat suara secara keseluruhan, tapi tetap tidak dilaksanakan. Ini alasanya untuk menggap bahwa pilkades ulang juga telah cacat secara hukum dan harus dinyatakan batal demi hukum.
“Dengan tetap dilantiknya kepala desa hasil pemilihan ulang tersebut, kami tetap tidak akan menerima dan akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum baik pidana maupun gugan TUN. Kita juga akan membuatkan laporan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan kelalaian panitia dalam pelaksanaan pilkades yang pertama.”Ungkap Moch Arsyad,SH.,MH mengakhiri. (fsl)




DPC PPP KAB INHIL BERTEKAD JADIKAN INHIL LUMBUNG PEROLEHAN SUARA.

TEMBILAHAN (WWW.DETIKRIAU.WORDPRESS.COM) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Agussalim bertekad untuk menjadikan Inhil sebagai lumbung perolehan suara PPP. Untuk meraih semua itu, menurutnya, tidak ada pilihan, seluruh kader dituntut untuk lebih bekerja keras.

“Semakin banyak lahirnya partai-partai baru yang juga terus bekerja untuk menarik simpati masyarakat tentunya akan menimbulkan persaingan yang semakin ketat. Agar PPP tidak tertinggalkan, tidak ada pilihan lain, tentunya dituntut agar seluruh kader lebih fokus untuk bekerja lebih keras,”Ungkap Agussalim dalam penyampaian kata sambutan saat peringatan Hari Kelahiran (Harlah) PPP ke 39 yang dilaksanakan di Hotel Telaga Puri, Tembilahan, Sabtu malam (14/1)

Menurut Agussalim, Sebagai partai yang lahir dari gabungan 5 organisasi islam di Indonesia, kondisi ini tentunya menjadi modal besar bagi PPP. Namun ditengah ketatnya persaingan, modal itu saja tentunya belumlah cukup. Oleh karenanya, PPP dituntut untuk dapat terus menelorkan program-program nyata yang langsung menyentuh masyarakat.”Saya juga berharap agar seluruh kader bekerja saling bahu membahu, saling menutupi kekurangan bukan sebaliknya. Kita harus terus berbenah agar dapat mencapai apa yang telah diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai,”Pinta Agussalim.

Peringatan resepsi Harlah ke-39 ini sekaligus dirangkai dengan acara pelantikan pengurus Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) dan acara pembukaan pelatihan kader dasar PPP. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Riau, H. Aziz Zainal beserta Rombongan.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh Bupati Inhil yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati, Yasin Abdi, Sekretaris DPRD Inhil, Masdar, Unsur Muspida, anggota DPRD Inhil, Tokoh Ormas dan LSM, Organisasi sayap PPP dan seluruh pimpinan anak cabang PPP.

Dalam acara resepsi harlah ke 39 ini, DPC PPP Kab Inhil menyerahkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat kurang beruntung. (fsl)




Empat Kecamatan di Pesisir Kerusakan Perkebunan Diatas 50 Persen

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Kerusakan lahan perkebunan di Kecamatan Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kuala Indragiri dan Concong kian tahun semakin parah. Diperkirakan kerusakan yang terjadi sudah di atas 50 persen, jadi sudah sepantasnya ada kebijakan yang serius dalam rangka menyelamatkan kondisi perkebunan masyarakat agar kondisi perekonomian masyarakat tidak semakin terpuruk.

 

Menurut Wakil Ketua DPRD Inhil H Muslimin, dari reses yang ia lakukan di empat Kecamatan tersebut beberapa waktu lalu tidak dipungkiri bahwa kerusakan lahan perkebunan sudah sedemikian parah. Makanya, sebagian besar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat minta dibangunkan tanggul baru.

 

 

“Tidak ada jalan lain untuk memperbaiki lahan perkebunan yang sudah rusak, kalau tidak dibangun tanggul baru tidak mungkin lahan perkebunan bisa baik seperti semula,” kata H Muslimin Politisi Partai Bintang Repormasi (PBR) beberapa waktu lalu. 

 

 

Masih menurutnya, meskipun anggaran yang dibutuhkan besar untuk membangun tanggul baru tapi diyakini kemampuan anggaran masih bisa. Tidak kalah pentingnya. Kata Muslimin juga perlu peremajaan lahan perkebunan yang rusak. Pemkab bisa membantu memberikan bibit kepada masyarakat. Tapi itu baru bisa dilakukan kalau memang tanggul baru sudah dibangun. kalau tidak, peremajaan tentu akan sia-sia.

 

“Intinya adalah political will dari pemerintah. Anggaran yang besar bukanlah hambatan, kalau memang yang kita lakukan adalah untuk kepentingan masyarakat,” katanya. (Suf)




POLRES INHIL GELAR RAZIA SAJAM

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – 137 orang personil kepolisian yang dikomandoi secara langsung oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman SIK. Msi melaksanakan razia senjata tajam (sajam). Razia yang dipusatkan diseputaran Lapangan parkir air mancur jalan jendral Sudirman Tembilahan ini berhasil mengamankan 4 pucuk senjata tajam.

 

Menurut Kapolres Inhil melalui Kabag Ops, Kompol Yuniar Ari, razia sajam ini ditujukan untuk melaksanakan penegakan peraturan undang-undang.

 

“Sudah menjadi kebiasaan, kebanyakan masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan, selalu membekali diri dengan senjata tajam setiap kali bepergian. Hal ini jelas bertentangan dengan Undang-Undang.” Jelas Kapolres melalui Kabag Ops Kompol Yuniar Ari ketika dimintai komfirmasi seusai pelaksanaan razia.

 

Kabag Ops berharap dengan penertiban melalui razia sajam ini secara bertahap akan dapat menghilangkan kebiasaan masyarakat ini dan selain itu tentunya untuk antisipasi berbagai kejadian tindak kekerasan.

 

Dalam pelaksanaan razia kali ini, berhasil diamankan 4 pucuk sajam, yakni berupa 2 buah badik, 1 golok berhulukan plastik warna hijau dan 1 buah parang panjang berganggang kayu warna coklat.

 

“”Pemiliknya untuk kali ini hanya kita data dan dimintai keterangan apa alasan mereka membawa senjata tajam ini,”Jelas Kabag Ops mengakhiri.(fsl)




Terkait Pembahasan KUA PPAS, Dewan Terjunkan Tim Kelapangan

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Wakil Ketua DPRD Inhil, H Muslimin mengatakan, terkait dengan pembahasan KUA PPAS yang sedang dilakukan, Dewan telah membentuk lima tim yang masing-masingnya beranggotan 8 – 9 orang untuk langsung turun kelapangan guna melakukan pemeriksaan atas program yang diusulkan di dalam KUA PPAS.

 

“Kita telah turunkan tim kelapangan bersama-sama dengan SKPD terkait untuk mengecek secara langsung. Hal ini untuk memastikan apakah program yang diusulkan oleh SKPD tersebut sudah benar-benar menjadi prioritas atau tidak,” kata politisi Partai Bintang Repormasi (PBR) saat ditemui dikantor DPRD Inhil, Kamis, (12/1).

 

Hasil yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan evalusi dewan dalam pembahasan selanjutnya, termasuk pembahasan RAPBD Inhil 2012 ini. Selama ini melalui kegiatan Musrenbang yang setiap tahunnya diselenggarakan jelas ditujukan untuk menyerap secara langsung program prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ditambah lagi dengan reses yang dilakukan setiap anggota pada dapilnya masing-masing juga banayk menyerap aspirasi masyarakat.

 

“makanya kita sangat berharap program yang diusulkan oleh masing-masing SKPD memang berdasarkan hasil Musrenbang yang nantinya akan kita sharing dengan hasil reses yang dilaksanakan. Sehingga APBD yang dihasilkan memang benar-benar sesuai dengan keinginan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.

 

Masih menurutnya, sesuai dengan Rancangan Program Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Inhil, sector-sektor yang menjadi fokus menyangkut dengan tiga hal yakni pemberantasan Kemiskinan, Kebodohan dan Infrastruktur. Oleh sebab itu, meskinya usulan program yang disampaiakan oleh pihak eksekutif harus bersentuhan dengan tiga sektor tersebut.

 

“RPJM adalah acuan kita dalam melaksanakan berbagai program pembangunan di Inhil. Oleh sebab itu, kita harus mengacu kesana, sehingga sasaran yang ingin kita capai bisa terwujud,” pungkasnya. (Suf)