BUPATI HADIRI SILATURAHMI PANEN PADI KEGIATAN DEMFARM

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Indra Muchlis Adnan diwakili oleh Asisten II Sekdakab Inhil, Ir, Syafrinal Hedy menghadiri acara silaturahami pada acara panen padi kegiatan Demontrasi Farm (DEMFARM) Tanaman padi Varietas Unggul Baru (VUB) yang dilaksanakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau di Dusun Harapan Desa Bagan Jaya Kecamatan Keritang. Dalam kata sambutannya, Bupati berharap agar Inhil terus berupaya untuk mempu mencukupi kebutuhan beras sendiri.

“Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mencukupi, bagaimanapun usahanya, Inhil harus berupaya terus untuk mencukupi kebutuhan beras sendiri,”Ujar Bupati dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asissten II Sekdakab Inhil, H. Syafrinal Hedy

Untuk merealisasikannya, dilanjutkan Assiten II membacakan Sambutan Bupati Inhil, ada dua hal yang harus kita lakukan. Pertama tentunya dengan meningkatkan produksi padi baik dengan perluasan areal tanam maupun melalui intensifikasi budidaya tanaman padi. Jalan kedua, bisa dilakukan dengan cara mengurangi konsumsi beras dan menggantinya dengan sumber karbohidrat lain seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung, sagu, sukun, talas dan lain-lain.

Selanjutnya diuraikan bahwa berdasarkan data terakhir tahun 2009, jumlah penduduk Kab Inhil sebanyak 670.814 jiwa dengan kebutuhan konsumsi beras 72.380,83 Ton pertahun. Sementara produksi beras Inhil pada tahun 2009 terdata sebesar 68.310,43 Ton per tahun. Dari data itu diketahui bahwa pada tahun 2009 Inhil masih mengalami kekurangan beras sebanyak 4.070,40 Ton pertahun.”Yang patut untuk menjadi pertanyaan kenapa Inhil masih kekurangan beras? padahal kita memiliki potensi lahan sawah berpeluang seluas 37.714 hektar dan yang baru dimanfaatkan pertahun rata-rata sebanyak 28.150 hektar (74.64 persen.red).”Kata Bupati

Sehubungan dengan kegiatan DEMFARM kata Bupati ini juga terkait usaha kita untuk mengatasi kekurangan kebutuhan beras tersebut. Titik berat perhatiannya DEMFARM adalah dalam upaya meningkatkan intensifikasi tanaman padi dengan penerapan teknologi budidaya tanaman padi dari unsur teknologi penggunaan Benih Varietas Unggul.

Untuk memperoleh hasil yang maksmial, dilanjutkan Bupati dalam sambutannya, dalam pelaksanaan intensifikasi padi yang menggunakan benih varietas unggul, tidak cukup hanya memakai sarana produksi benih unggul saja tetapi juga harus dilakukan penerapan teknologi lainnya seperti pengolahan tanah, pemupukan, pengendalian tata air pasang surut, pengendalian hama dan penyakit, serta penanganan panen dan paska panen yang baik”saya berharap kepada para petani dan juga penyuluh pertanian untuk dapat menggali informasi teknologi inovatif yang sebanyak-banyaknya dari kegiatan DEMFARM.”Pesan Bupati mengakhiri.

Dalam acara panen kegiatan demontrasi farm tanaman padi varietas unggul baru lokasi desa Bagan Jaya juga tampak dihadiri Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Edy Syafwannur, Kepala Badan Penelitian Teknologi Pertanian (BPTP), Ali Jamil, Kepala P2KP Kab. Inhil, Raja Indra, Kepala Dinas Perkebunan, Kuswari, Camat Kecamatan Enok, HM. Syatir, Kepala Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok, Muchsoni,S.Ag dan tamu undangan serta ratusan masyarakat desa Bagan Jaya. (fsl)




DEWAN MINTA DIREKTUR RSUD-PH BERIKAN TEGURAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Kartika Roni meminta kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) untuk memberikan teguran kepada dokter yang tidak memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Pernyataan ini disampaikannya kepada www.detikriau.org ketika dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (18/2).”Seharusnya dokter yang bersikap seperti itu segera diberikan teguran oleh direktur. Paling tidak teguran pertama untuk mengingatkan agar ia mau memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam bekerja. Fasilitas medis yang disediakan RSUD bukan hanya untuk pajangan tapi untuk dipergunakan dengan baik. berikan dulu pelayanan secara maksimal apapun fasilitas medis yang kita miliki. ”Jawab Roni singkat. (fsl)




TINGKAH OKNUM DOKTER RSUD PH TERUS MENGECEWAKAN. KOMISI IV DPRD INHIL DIMINTA UNTUK SEGERA TANGGAP.

Uang? Yes, Kemanusiaan? No. Gambar Ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komersialisasi Rumah Sakit Swasta oleh Oknum dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH)  semakin melupakan sisi kemanusiaan. Seorang pasien pemilik kartu askeskin juga dengan alasan peralatan medis RSUD PH yang tidak memadai dirujuk ke RSI. Diminta Dewan segera turun tangan agar masyarakat tidak terus dirugikan.

“Dokter bilang kalau mempergunakan peralatan RSUD PH sulit untuk memastikan penyakit yang keluarga saya derita. Kita dirujuk untuk melakukan perobatan ke RSI. Karena tidak ada pilihan kitapun tanpa pikir panjang menyetujui. Tapi setelah dirawat dan dilakukan diagnosa menggunakan peralatan medis di RSI, si dokter juga nyatanya tidak bisa memberikan jawaban pasti,” Tutur seorang keluarga pasien, Doni saat mengemukakan kekecewaannya kepada detikriau.org baru-baru ini di Tembilahan.

Masih menurut penuturan Doni yang juga menjabat Ketua salah satu RT di kota Tembilahan ini, kini keluarganya yang termasuk dalam keluarga ekonomi menengah kebawah yang berobatpun harus menggunakan askeskin ini jangankan sembuh malah harus pinjam kanan kiri untuk membayar tagihan biaya perobatan yang menurut ukurannya terbilang selangit.”Kalau komersialisai yang saya nilai sudah mengesampingkan rasa kemanusiaan ini  terus dibiarkan tentunya akan semakin banyak masyarakat yang dirugikan. Saya berharap, khususnya kepada Komisi IV DPRD Inhil untuk segera menyikapi hal ini.” Ungkap Doni dengan penuh harap.

Sebelumnya, Ketua LSM Gemilang Serumpun, Indra Gunawan ketika dikomfirmasi terkait persoalan ini, menuding para dokter yang bertugas di RSUD Puri Husada Tembilahan sudah menyalahi kode etik yang ada. Bagaimana tidak, sudah jelas mereka saat itu sedang bertugas di RSUD, tapi mereka mempromosikan RSI. Padahal untuk pasien yang melakukan konsultasi mampu ditangani di RSUD.

“Sangat tidak pantas apa yang dilakukan oleh tenaga medis seperti itu. Mereka saat itu sedang tugas untuk RSUD Puri Husada. Jadi kalau memang pasien yang berobat bisa ditangani, lakukan segera langkah medis kepada pasien, kenapa harus disuruh ke RS Indragiri segala,” ujar aktivis yang terkenal lantang tersebut.

Lain cerita kalau mereka sedang praktek dan  tidak di dalam jam dinas seperti itu. Tapi itupun meski di sampaikan terlebih dahulu kepada pasien apakah ingin di rawat di RSUD atau RS Indragiri. Karena pada kenyataannya dokter yang menangani di RSUD dan RS Indragiri, dokternya ya itu-itu juga.

“Sebagai tenaga dokter, mereka sudah terikat dengan sumpah. Jangan hanya mengedepankan sisi komersial tanpa memikirkan nasib masyarakat yang sedang dalam kesusahan seperti itu,” tukas Indra.

Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Iriyanto SPD ketika dikonfirmasi terkait dengan peralatan medis RSUD PH, baru-baru ini  mengatakan bahwa saat ini peralatan medis  di RSUD PH cukup bagus  dan masih sangat layik untuk  dipergunakan.

“Kalau dibandingkan dengan alat USG yang ada di RS Indragiri punya kita memang masih kalah, tapi kondisinya masih sangat bagus. Tentunya masih bisa digunakan untuk mendiaknosa penyakit,” jawabnya

Sayangnya, Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Kartika Roni ketika coba dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, sabtu (18/2) belum bersedia menjawab. (fsl)




SMP DESA SUNGAI LAUT HAMPIR AMBRUK, KADISDIK AKUI BELUM DAPAT LAPORAN

Gambar Ilustrasi Sekolah Rusak

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Kab.Inhil), Anuar Nawang mengaku sampai saat ini belum mendapatkan laporan mengenai bangunan SMP satu atap Desa Sungai laut Kecamatan Tanah Merah yang kini kondisinya hampir ambruk. Dirinya berjanji akan segera memeriksa kebenaran informasi ini.

Tanggapan ini disampaikan Anuar Nawang saat dikomfirmasi wartawan mengenai persoalan ini melalui sambungan telepon selularnya, jum’at (17/2) ”Untuk sementara saya belum bisa memberikan komentar karena belum menerima data tentang masalah itu, tapi kita akan segera melakukan pengecekan untuk melihat kebenarannya,” ujar Kadisdik.

Salah seorang keluarga wali murid yang menjadi siswa di SMP tersebut mengaku sangat kecewa dengan lambatnya respon Pemkab menangani masalah tersebut karena menurutnya bangunan sekolah itu satu-satunya tempat pendidikan menengah yang ada di desanya.

“SMP kan Cuma ada satu di sana, sudah seharusanya pemerintah memperhatikan sekolah itu dengan lebih baik. Karena kondisi yang sangat memprihatinkan. dikhawatirkan akan ambruk kini para pelajar di SMP tersebut terpaksa mengungsi numpang belajar di bangunan SD” ujarnya.(suf)

 

 




Selamatkan Perkebunan Rakyat, Komisi II Rekomendasikan Tambahan Dana Pembuatan Tanggul.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Kerusakan lahan perkebunan masyarakat disebabkan oleh intrusi air laut kian hari kian memprihatinkan. Untuk itu harus ada kebijakan konkrit oleh pengambil kebijakan di negeri ini untuk menganggarkan dana pembangunan tanggul guna mencegah hal serupa terus terjadi.

Sebagaimana diketahui, sektor perkebunan terutama kelapa dalam adalah komuditi andalan di daerah ini. Roda perekonomian sangat tergantung dengan keberadaan sektor ini. Kalau harga dan produktivitas kelapa baik, maka secara otomatis perekonomian akan baik. Begitu pula sebaliknya, saat harga anjlok dan produktivitas menurun, perekonomian juga akan terpuruk hingga daya beli masyarakat juga menurun.

Sebagai upaya dan komitmen DPRD Inhil pada kepentingan masyarakat, Komisi II dalam pembahasan KUA-PPAS yang telah berakhir beberapa waktu lalu, merekomendasikan kepada Badan Anggaran (Banggar) untuk meningkat dana pembangunan tanggul di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Salah satu rekomendasi yang kita berikan kepada Banggar adalah meningkatkan dana untuk pembangunan tanggul di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebab hampir seluruh wilayah terjadi kerusakan akibat intrusi air laut,” ujar Ketua Komisi II HM Yunuss SE, didamping Sekretaris Herwanisitas kepada detikriau.org di ruangan kerjanya, Rabu, (15/2).

Masih menurut politisi Golkar tersebut, alasan lainnya kenapa pihaknya membuat kebijakan seperti itu, pada reses yang dilakukan dewan kemaren, hampir sebagian besar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat adalah pembangunan tanggul dalam rangka penyelamatan lahan perkebunan.

“Tidak ada cara lain, kita memang harus menyelamatkan lahan perkebunan masyarakat karena ini menyangkut dengan  kehidupan mereka. Untuk itu, harus diupayakan anggaran yang lebih besar untuk pembangunan tanggul di Inhil,” imbuhnya.

Meski seperti itu menurut Yunus, komitmen dewan tersebut hendaknya harus diikuti dengan kinerja yang profesional oleh SKPD terkait. Kondisi itu bercermin dengan tahun sebelumnya, dimana banyak proyek pembangunan tanggul bayak yang tidak terealisasi hingga tahun anggaran berakhir. Padahal keberadaan proyek tersebut sangat vital, bagi petani kelapa di Inhil.

“Kita sangat menyayangkan dengan kinerja SKPD terkait, sebab pada tahun anggaran kemaren banyak pembangunan tanggul yang tidak dikerjakan. Untuk itu, kedepan kita meminta kepada pihak terkait untuk dapat bekerja secara profesional, sehingga permasalahan serupa tidak kembali terulang lagi,” katanya menegaskan.

Sementara itu Sekretaris Komisi II Herwanisitas dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, keinginan Komisi II pada tahun anggaran ini hendaknya dana untuk pembangunan tanggul bisa mencapai angka 5-7 milyar. Dana tersebut masih terbilang kecil dalam rangka penyelamatan kerusakan lahan perkebunan yang terus terjadi.

“Data yang kita miliki, kerusakan lahan perkebunan treutama di daerah pesisir lebih di atas 60 persen. Dengan anggaran seperti itu, sudah barang tentu belum bisa menyelamatkan sebagian besar kerusakan yang terjadi. Makanya dalam pembahasan nantinya saya berkeinginan apa yang kita rekomendasikan bisa terwujud,” katanya. (Nejad)




Korpri Taja Peringatan Maulid Nabi

Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Rosman Malomo

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kamis,(16/2)  Pengurus KORPRI Kabupaten Indragiri mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H di Masjid YAMP Tembilahan .Acara dihadiri Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo, Sekdakab H Alimuddin RM, Para Pejabat di lingkungan Pemkab Inhil  dan pegawai PNS serta Honorer.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dilaksanakan agar dapat mengambil manfaat  dalam perjuangan yang dilakukan oleh Nabi dalam mensiarkan agama Islam di tengah masyarakat . Sehingga timbul kecintaan masyarakat  kepada nabi hngga mengikuti melaksanakan ajarannya.

Beliau Rasulullah Saw mewariskan nilai-nilai keadilan sebagai pilar penting dalam membangun masyarakat majemuk, yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan keyakinan. “Nilai-nilai keadilan yang beliau ajarkan berbasis pada prinsip persaudaraan, yang menjunjung tinggi penghormatan atas hak-hak warga masyarakat,” imbuhnya.

Wabup mengajak kepada segenap hadirin untuk belajar mendengar, melihat dan berucap. “Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw malam ini, mari kita belajar mendengar, melihat dan berucap dalam rangka melaksanakan tuntunan kita, mengamalkan agama dalam berperilaku. “Kita tidak hanya sebagai simbol, tidak hanya berucap tetapi mestinya yang bermakna, bermartabat dan bermanfaat,” Kata Wabub lagi.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua DPRD Inhil tersebut mengajak jamaah untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik untuk masa yang akan datang. Karena menurutnya, tanggungjawab masa depan anak-cucu untuk membangun bangsa dan negara ada pada diri kita. “Mari diantara kita untuk saling mengisi, memperkuat, bersinergi dalam rangka membangun Kabupaten Inhil ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala  Kemenag Kabupaten Kabupaten Inhil Drs Azhari Syukur dalam tausiahnya menuturkan, menuturkan akan kemuliaan akhlak Nabi Muhammad Saw. Sebab salah satu risalah diutusnya  Nabi adalah untuk memperbaiki budi pekerti manusia.

Saking mulia akhlak Nabi, ia bukan hanya di puji oleh lawan maupun kawan, tapi langsung di puji oleh Allah SWT. Sehingga pantas saja kalau kita umat Islam harus mencintai Rasulullah dengan menjadikan dirinya sebagai panutan dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Kalau kita menjadikan Rasulullah sebagai panutan dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama selaku abdi Negara tentunya Negeri ini akan damai dan tidak akan terjadi permasalahan. Sebab Rasulullah sebagai kepala Pemerintahan sudah memberikan contoh-contoh yang begitu banyak tentang bagaimana mengelola Negara dengan baik,” pungkasnya. (Nejad)