Jumat, 200 Massa HMI Akan Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Gelombang penolakan terhadap rencana pemerintah untuk menaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Premium terus berlanjut. Di Indragiri Hilir (Inhil)  besok (Jum’at 30/3. red) sekitar 200-an massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tembilahan akan menggelar aksi demonstrasi.

Menurut informasi, aksi demonstrasi yang melibatkan kalangan intelektual ini melibatkan beberapa organisasi kemahasiswaan seperti, Gabungan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII), dan Dewan Mahasiswa (Dema) Sekolah Tinggi Agama Islam Auliaurrasyidin Tembilahan. Menurut mereka kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap nasib masyarakat secara umum.

“Kami akan menggelar aksi demonstrasi untuk menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Aksi ini akan kami lakukan pada Jum’at (30/3) mendatang,” ujar Ketum HMI Tembilahan, Ashari, Rabu (28/3).

Dikatakanya, aksi ini diperkirakan akan diikuti sekitar 200-an massa HMI, GMII dan Dema STAI Auliaurrasyidin Tembilahan. Rencananya, elemen mahasiswa ini akan berkumpul di jalan Sungai Beringin persisnya di sekitar Stadion Sei Beringin Tembilahan sekitar pukul 09.00 WIB.

Kemudian massa bergerak menuju Gedung DPRD Inhil di Jalan Soebrantas dan Mapolres Inhil di Jalan Gajah Mada, serta tempat-tempat yang mereka anggap  tepat untuk melakukan orasi menyampaikan aspirasi mereka.

“Surat pemberitahuan aksi kepada pihak kepolisian hari ini juga  akan kita sampaikan,” paparnya.(fen)




Warga Parit 15 Tembilahan Butuh Tempat Sampah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sulitnya membuang sampah sudah dirasakan warga Parit 15 Jalan Prof M Yamin Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan sejak lama, maka dari itu mereka meminta pemerintah atau stakeholder terkait untuk memberikan tempat sampah dilingkungan tersebut.

Tidak tersedianya tempat pembuangan sampah membuat warga yang bermukim di sepanjang jalan itu memilih membuang samapag di saluran drainase dan sungai-sungai terdekat. Padahal diketahui membuang samaph disaluran air dapat menyebabkan bahaya banjir.

Liza, ibu rumah tangga warga sekitar mengatakan, untuk membuang samapah rumah tangga para warga harus menggunakan kendaraan roda dua dan sejenisnya. Karena tidak terdapatnya tempat  pembuangan sampah disepanjang Jalan Prof M Yamin disekitar 15-18 Tembilahan Hilir. Bahkan kata ibu beranak satu itu, parit dan saliuran air menjadi sasaran tempat pembuangan sampah warga.

“Di lingkungan kami tidak ada tempat sampah, jadi semaunya saja membuang. Bingung saja mau dibunag kemana. Kadang-kadang kalu malas pergi ke depan SMP 1 Tembilahan Kota sana, kami terpaksan membuang di parit,” ujar Liz, Senin (27/3) malam.

Untuk dia, berharap agar di tahun ini dapat disediakan oleh pemerintah sejumlah tempat sampah di sepanjang Jalan Prof M Yamin dan sekitarnya. Agar warga dapat membuang sampah di tempat sampah, serta mobil pengangkut sampah dapat beroperasi disana.

Keluhan serupa juga disampaikan Madun, katanya sejak lama lingkungan mereka tidak pernah terdapat pasitas pembuangan samapah. Padahal tingkat populasi penduduk setiap tahunya terus bertambah. “Kami heran juga, kenapa disini tidak ada tempat samapah. Sehingga untuk membuangs amapah kami harus pergi jauh hingga ke sekitar lokasi yang terdapat tempat sampah,” cetusnya, sambil berharap kedepan tempat samapah dapat tersedia.

Hal ini tentu ujar Madun, sagat berdampak bagi kebersihan lingkungan seperti sungai dan laut dimana tempat warga membuang samaph. Apalagi sampah–sampah tersebut merupakan sampah rumah tangga yang sering menimbulkan bau yang tidak sedap. Serta sangat tidak enak dipandang mata.

“Nanti lingkungan kita juga yang jorok. Mendingan kalu warga semua memiliki kesadaran untuk tidak membuang samapah di tempat yang dilarang. Saat ini untuk mencari orang yang seperti itu sudah sulit,” tandas warga jalan Prof M Yamin itu.fen)




TOLAK KENAIKAN HARGA BBM, KM UNISI SAMBANGI PEMKAB INHIL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tolak kenaikan BBM, ratusan massa yang mengatas namakan Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI), selasa (27/3) mendatangi kantor Bupati Inhil. Massa melalui jurubicaranya mendesak Pemkab Inhil menyampaikan penolakan ini kepada pemerintah pusat di Jakarta.

Dari pantauan, iring-iringan ratusan massa gabungan 6 Fakultas bergerak dari gedung rektorat Unisi sekira pukul 08.30 Wib. Setibanya didepan gedung Kantor Bupati Inhil yang berjarak kurang lebih 1 Km dari Gedung rektorat, massa sempat tertahan dikarenakan pagar kantor Bupati Inhil dalam keadaan tertutup dan dikawal oleh barisan aparat keamanan dari kepolisian Polres Inhil. Setelah berdialog dan mendapat jaminan dari koordinator aksi, massa diijinkan memasuki halaman kantor Bupati Inhil dengan penjagaan ratusan aparat kepolisian.

Dalam orasinya, secara bergantian orator menyampaikan pernyataan sikap penolakan atas rencana kenaikan BBM oleh pemerintah Pusat. Menurut mereka, rencana kenaikan harga BBM ini adalah sebuah kebijakan yang jelas-jelas tidak pro kepada kepentingan rakyat.” Hari ini, seluruh pelosok negri di Bumi merah putih ini bergerak dan melakukan aksi penolakan. Artinya, kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah pusat ini jelas sebuah kebijakan yang dinilai sangat merugikan masyarakat. Oleh karenanya, kita meminta agar Pemkab Inhil meneruskan apa yang menjadi aspirasi penolakan kami hari ini kepada pemerintah pusat,” Ungkap Orator dengan suara menggema dari sebuah megaphone.

Dalam orasi itu juga, menurut mahasiswa, belum lagi ada keputusan kenaikan harga BBM, dipasaran harga sudah mulai merangkak naik.”Apa yang dilakukan pemkab kita? Kenapa hal ini bisa terjadi. Dan yang paling membuat kita kecewa katanya stok BBM kita dalam keadaan aman dan mencukupi, kenapa berbeda dengan fakta? BBM kita sering hilang dipasaran. Tolong ini dijadikan catatan untuk dilakukan pengawasan dengan benar agar kondisi seperti ini tidak terus menimbulkan kesusahan ditengah masyarakat.”Pinta orator.

Dalam demonstrasi ini, ratusan massa demonstran meminta Pemkab Inhil memberikan jawaban atas aspirasi mereka dalam bentuk tertulis.”Ini kita nilai sangat penting karena kita ingin pegangan jelas yang bisa kita jadikan pedoman kedepannya untuk mengawal  keseriusan Pemkab Inhil menanggapi apa yang menjadi tuntutan kita,” Katanya lagi

Menanggapi tuntutan massa demonstran ini, Assisten II Setdakab Inhil, Syafrinal Hedy didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag), Rudiansyah mempersilahkan perwakilan mahasiswa untuk melakukan dialog dilantai dua ruang balai utama gedung Kantor Bupati Inhil.

Dari hasil dialog itu, Pemkab Inhil mengeluarkan 4 butir  pernyataan secara tertulis yakni, Pertama, Pemkab Inhil siap menampung aspirasi mahasiswa terhadap penolakan kenaikan harga BBM dan akan meneruskan sampai ketingkat pusat, Kedua, Pemkab Inhil bersama instansi terkait dan aparat penegak hukum yang tergabung kedalam tim pengawasan akan memperketat pengawasan terhadap pendistribusian BBM sesuai dengan hasil repat koordinasi pada Jumat (16/3) lalu, di Mapolres Inhil, mulai dari depot Pertamina sampai ke SPBU, SPBB, dan APMS, termasuk stok BBM yang ada di Depot Pertamina, Ketiga, Dana konvensasi terhadap kenaikan harga BBM yang pernah di berikan Pemerintah Pusat menurut mahasiswa belum ada evaluasi dan transparasi tersebut, jika ini di laksanakan maka pemerintah daerah hanya bisa melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, dan ikut mengawasi dengan melibatkan instansi terkait dan aparat penegak hukum, yang terakhir, Pemerintah bersama instansi terkait akan menindak tegas apabila ada di temukan oknum yang berbuat curang, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Surat pernyataan Pemkab Inhil tersebut ditandatangani oleh Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Inhil, Ir H Syafrinal Hedy
Kadis Perindag Kab Inhil, Drs H Rudiansyah MSi dan kemudian salinannya diberikan kepada perwakilan masing-masing Fakultas UNISI yang ikut dalam aksi demonstrasi.(fsl)




DPC PKB PASTIKAN ABDUL WAHID MAJU SEBAGAI BALON BUPATI INHIL PERIODE 2013 -2018

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kursi Nomor 1 kepemimpinan di Kabupaten Indragiri Hilir (Kab, Inhil) yang harus ditinggalkan Indra M Adnan semakin menebar pesona. Meski terbilang masih cukup lama, nama-nama Bakal Calon (Balon) pewaris tahta semakin mengemuka.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kab. Inhil, yang sebelumnya “wait and see” dan mengaku tengah berbenah, kini tampaknya sudah menampakkan kesiapan untuk menampilkan Kader Muda unggulan dalam kancah kompetisi.

Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam mengakui bahwa mereka tengah mempersiapkan Ketua DPW PKB Provinsi Riau, putra kelahiran Desa Simbar Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Abdul Wahid untuk maju sebagai Balon Bupati Inhil peride 2013 – 2018.

“Insyaallah, PKB telah persiapkan kader muda untuk turut berkompetisi sebagai Balon Bupati Inhil mendatang. Nama Abdul Wahid, bukan nama asing bagi masyarakat Inhil. Beliau memiliki kepiawaian yang mumpuni terutama dalam mengelola sistem juga mapan dalam berorganisasi dan kini menjabat sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi Riau.” Ungkap Dani M Nursalam kepada detikriau.org ketika ditemui di Tembilahan, Senin (26/3/2012)

Menurut Dani, Abdul Wahid yang dilahirkan disebuah desa kecil dengan masyarakat yang hidup sederhana jelas memiliki jiwa orang desa yang sederhana juga, santun dan rendah diri. “Kepribadian ini tentunya akan lebih memudahkan dirinya untuk memasyarakat dan menyelami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan semua kelebihan itu, kita nilai beliau layak untuk menjadi pemimpin Kab Inhil kedepan.” Papar Dani M Nursalam yang kini juga menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPRD Inhil ini.

Ketika disinggung apakah kriteria pendamping sebagai Balon Wabub pilihan PKB, Dani menjawab tentunya juga dari kader-kader muda khususnya kader partai lainnya.(fsl)




Dishut Usulkan 96 Poktan Penerima KBR

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pada tahun 2012 ini, Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah mengusulkan 96 kelompok tani (Poktan) untuk menerima bantuan kebun bibit rakyat (KBR) yang tersebar di 17 kecamatan se-Inhil.

Adapun jenis tananaman yang akan ditanam , selain hutan mangrove, bakau terdapat juga bibit karet dan coklat. Usulan tersebut disampaikan Dishut Inhil kepada Direktur Pembenihan Tanaman hutan melalui Balai Pengelolaan Daerah  Aliaran Sungai Provinsi Riaui.

Kepala Dinas Kehutanan Inhil HM Thaher, mengatakan bantuan KBR merupakan program prioritas Kementrian Kehutanan (Kemenhut) RI sejak tahun 2010 silam. Katanya, guna menyiapkan bibit-bibit berkualitas dalam jumlah yang cukup besar untuk mendukung program penanaman di areal lahan sasaran rehabilitas hutan dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanaja Negara (APBN).

Sedangkan peran Kabupaten Inhil, dijelaskan mantan Kepala Dinas Perhubungan ini memberikan sosialisasi, pengawasan dan melakukan pembinaan. Dengan tujuan agar pelaksanaan penanaman KBR dapat berjalan lancar baik secara fisik maupun kelangkapan administrasi.

“Fungsi kita anatara lain melakukan sosialisasi dan melakukan pengawasan baik secara adminstrasi,” ujar Thahe, kepada detikriau.org Senin (26/3).

Sedangkan utnuk jumlah anggota dalam satu kelompok tani berpariasi mulai dari 15 hingga 30 orang. Namun Dishut terus melakukan pembinaan melalui penyuluhan-penyuluhan kehutanan. Mengenai tugas dan tanggungjawab, lanjut Thaher, pihaknya akan melakukan sesuai dengan tupoksi pembinaan kelompok tani.(if)




FAHRI SEMEKOT MERIAHKAN MALAM SYUKURAN MASYARAKAT SUNGAI BERINGIN.

Sekaligus Pengukuhan Forum Komunikasi RT/RW dan Forum Komunikasi Pos Yandu se Kecamatan Tembilahan.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), H. Edy Syafwannur, Minggu (25/3) menghadiri acara syukuran masyarakat sungai beringin. Pada Kesempatan itu, H.Edy Syafwannur juga melantik sekaligus mengukuhkan kepengurusan baru Forum Komunikasi RT/RW dan Forum Komunikasi Pos Yandu se Kecamatan Tembilahan periode 2013 s/d 2018.

Dalam kata sambutannya, Edy syafwannur berharap Forum RT/RW dapat berperan dalam menjaga komunikasi yang harmonis didalam masyarakat agar terciptanya rasa ketentraman dan rasa keamanan didalam kehidupan bermasyarakat. Usai melakukan pelantikan, Edy Syafwannur juga menyerahkan bantuan kepada pengurus Pos Yandu.

Dalam Kegiatan yang juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, DR. H. Indra M Andan, beberapa pejabat dilingkungan Setdakab Inhil dan Ribuan Masyarakat ini dimeriahkan dengan kehadiran artis ibukota dan penampilan pelawak kocak asli Riau, Fahri Semekot. (mul)