TABRAKAN MAUT, SATU NYAWA MELAYANG

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tabrakan maut antara dua pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Sumatra KM 09 Desa Sincalang Kecamatan Keritang. Akibat Kecelakaan lalu lintas ini, satu pengendara kehilangan nyawa dan seorangnya lagi mengalami luka serius dibagian kepala serta  harus mendapatkan perawatan di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada, Tembilahan.

Menurut penjelasan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si melalui Paur Humas, Ipda Agus Sihombing, Sebuah kendaraan roda dua merk Kanzen dengan Nopol BM 6336 V yang dikendarai Sahrudin Panjaitan (60) saat itu bergerak dari arah Sungai Akar Menuju Simpang Granit. Dari arah berlawanan, kendaraan roda dua merk Honda Supra Nopol BM 6036 GV yang dikendarai oleh Sugianto (20) juga melaju dengan kencang.

“Sesampainya di TKP, tanpa dapat dielakkan kedua kendaraan roda dua ini bertabrakan. Akibatnya, pengendara motor kanzen, Sahrudin Panjaitan yang bertempat tinggal di parit 2 Desa Sincalang Kecamatan Keritang meninggal dunia sedangkan lawannya, Sugianto warga KM 8 Desa Sincalang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius dibagian kepala,” Ujar paur Humas kepada detikriau.org, senin (18/6)

Dijelaskan Paur Humas, kasus laka lantas ini kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. (fsl)




KPPP INHIL HARAPKAN KERJASAMA PERS PANTAU DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Ketua Harian Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) Kabupaten Indragiri Hilir, Wiryadi melaksanakan expose mengenai alokasi, pendistribusian dan pengawasan pupuk bersubsidi, bertempat diruang pertemuan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan expose ini Ia berharap pers dapat terlibat guna mengawal penyaluran pupuk bersubsidi ini agar dijalankankan dengan benar dan dimanfaatkan sesuai tujuan yang diharapkan.

Wiryadi juga menjelaskan bahwa untuk Kabupaten Inhil ada 4 distributor yang memegang hak untuk penyaluran pupuk bersubsidi ini yakni, CV. Kuala Muda, Tembilahan, PT. Bintang Sumatra Pasifik (PKU) dengan kantor perwakilan di Sungai Ara, CV. Andalas Tuah Mandiri (PKU) dengan Kantor Perwakilan di Kecamatan Keritang dan yang terakhir adalah CV. Artha Mulya Graha (PKU) dengan kantor cabang di Kecamatan Selensen.

Untuk skema penyaluran, dari produsen, pupuk bersubsidi di salurkan ke penggudangan lini II yakni UPP, kemudian disalurkan ke penggudangan Lini III (distributor), selanjutnya kembali disalurkan ke penggudangan pengecer. Dari penggudangan pengecer  barulah disalurkan kepada petani yang kebutuhannya didasarkan kepada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok  (RDKK) yang diusulkan oleh petani. “Misalnya untuk petani padi. Masing-masing kelompok tani sebelum melakukan penanaman sudah melakukan perhitungan besaran kebutuhan pupuk yang mereka perlukan. Rencana kebutuhan inilah yang disebut RDKK. Dan setelah dilakukan pembayaran ke Bank, resi pembayaran tersebut dibawa ke penggudangan pengecer untuk dilakukan pengambilan kebutuhan pupuk bersubsidi,” Terang Wiryadi.

Kuota kebutuhan pupuk bersubsidi di Kabupaten Inhil tahun 2012 jenis Urea  Untuk Sub sector tanaman pangan sebesar 5.036 Ton, Hortikultura sebanyak 258 Ton, Sub sector Peternakan 11 Ton, Sub sector perikanan sebanyak 142 Ton dan Sub sector Perkebunan sebanyak 1571 ton.

Kemudian untuk pupuk bersubsidi jenis SP-36 sub sector tanaman pangan sebanyak 971 Ton, selanjutnya pupuk bersubsidi jenis NPK untuk sub sector Tanaman Pangan sebesar 2738 Ton, Hortikultra 265 Ton, Sub sector Perkebunan sebanyak 1193 Ton. Pupuk bersubsidi jenis ZA (ZA Na3) untuk tanaman pangan sebanyak 396 Ton dan Subsektor Perkebunan 394 Ton.

“Namun ini hanya kuota atau alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Inhil. Berapa realisasinya tergantung besaran pupuk yang ditebus kelompok tani yang dilakukan berdasarkan RDKK yang diusulkan.” Imbuh Wiryadi.

Untuk pupuk bersubsidi jenis Urea secara fisik, antara pupuk Urea bersubsidi dan Urea Non subsidi sudah sangat jelas karena dibedakan dari dari segi warna. Sejak awal oktober 2011, Urea bersubsidi diberi warna pink sedangkan Urea Non- Subsidi masih warna lama yakni putih. Sedangkan untuk pupuk jenis SP-36, NPK dan ZA tidak memiliki tanda khusus selain tulisan yang tertera pada kemasan.

“Dengan expose ini kami berharap rekan-rekan pers sebagai mitra pembangunan pemerintah memiliki pengetahuan tambahan yang cukup yang nantinya dapat secara bersama-sama untuk melakukan pengawasan agar penyaluran pupuk bersubsidi ini tidak disalahgunakan dan melenceng dari tujuan utamanya,” Pungkas Wiryadi.

Dalam expose ini, selain dihadiri ketua harian Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Indragiri Hilir, Wiryadi sekaligus kepala DTPHP Inhil juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perkebunan serta  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). (fsl)




PHBI PERINGATI ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H.Indra M Adnan diwakili Setdakab Inhil, H. Alimuddin RM menghadiri acara peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW bertempat di Masjid Agung Al-Huda Jalan Jend Sudirman Tembilahan. Sabtu malam (16/6)

Dalam sekapur sirihnya, Bupati Inhil yang dibacakan Setdakab Inhil mengatakan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan kejadian yang monumental dalam sejarah agama islam,dengan momentum peringatan isra’ mi’raj dikatakan Bupati merupakan saat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta kecintaan kepada baginda Rasulullah SAW.

”Mudah – mudahan kita senantiasa diberi kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya, peringatan isra’ mi’raj diharapkan tidak hanya sekedar seremonial belaka atau peringatan semata tapi diharapkan mampu menghayati dan mengambil hikmah dari peristiwa isra’ mi’raj.” Ujar Bupati

Selanjutnya dengan peringatan isra’ mi’raj Bupati juga berharap dapat dijadikan sebagai moment untuk merekatkan persatuan dan kesatuan umat islam guna mendukung program – program Pembangunan Pemerintah, baik pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,”kita satukan visi dan misi untuk menghindari dan mengurangi gesekkan demi kondusifitas masyarakat.”Ujar Bupati.

Acara yang dilaksanakan oleh PHBI Kab. Inhil ini mendatangkan Penceramah K.H. Hasan Azhari, Guru Pondok Pesantren Al-Baqiyatus Sholihat, Kuala Tungkal Provinsi Jambi (fsl)




ANJANG. PT.PALMA I HARUSNYA PUNYA HATI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Anggota Komisi I DPRD Inhil, Nazaruddin Mamase meminta agar PT. Palma I mematuhi keputusan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), senin (4/6/2012) lalu yang sengaja dilakukan untuk memediasi persoalan yang tengah terjadi antara PT.Palma I dengan kelompok Tani Desa Pancur Kecamatan Keritang. Tanpa adanya kerjasama yang baik, Nazaruddin khawatir justru persoalan ini akan semakin meruncing dan rawan terjadinya komplik dilapangan.

Menurut penjelasan Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akrab dipanggil Anjang ini kepada detikriau.org, salah satu point penting yang diambil dalam RDP yang saat itu juga dihadiri secara langsung oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M,Si, meminta agar PT. Palma I menghentikan semua aktifitas perusahaan dilapangan yang sebelumnya juga sudah dimintakan melalui surat Pemprov Riau No: 136/TAPEM/23.01 tanggal 5 januari 2011 dan surat Bupati kab. Inhu No: 332/um/XI/2009 tanggal 8 oktober 2009.

“Jum’at (8/6) yang lalu, kita melakukan kunjungan ke Desa pancur. Faktanya, sampai saat ini mereka masih bekerja.  Kita sangat kecewa melihat sikap tidak kooperatif PT. Palma I ini. Kita khawatir, sikap keras kepala perusahaan akan semakin memperuncing masalah.” Ujar Anjang kepada detikriau.org, jum’at (16/6)

Dijelaskan Anjang, dalam kunjungan saat itu di kanal 60 Desa Pancur sekira pukul 13.00 Wib juga hampir saja terjadi bentrokan hanya dikarenakan sikap arogan security perusahaan yang melarang anggota Komisi I DPRD Inhil untuk memasuki wilayah sengketa. “Seharusnya perusahaan punya hati. Jangan mempertontonkan sikap tidak perduli. Saya nilai masyarakat Desa Pancur sudah cukup menahan diri. Tolong hormati sikap baik masyarakat.” Pinta Anjang.

Dalam kunjungan yang juga disertai Ketua Komisi I, M. Arfah dan Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Baharuddin L Abbas juga ditemukan adanya indikasi pengaburan posisi tapal batas Kabupaten Inhil dan Inhu “Beberapa patok beton agraria kita temuai sudah hilang. Kita minta hasil RDP beberapa waktu lalu untuk melakukan pengukuran ulang lahan PT. Palma I segera dilakukan agar duduk persoalan ini menjadi jelas,” Ujar Anjang sambil meminta agar masyarakat tetap bersabar dan jangan terpancing upaya adu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.(fsl)




568 CPNS FORMASI 2009 TERIMA SK PNS

Wabup Pinta PNS Harus Memposisikan Diri Sebagai Pelayan Masyarakat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebanyak 568 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2009 dan diangkat pada tahun 2010 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Jum’at (15/6) menerima SK pengangkatan PNS. sebelum memerima SK PNS tersebut, para peserta juga diambil sumpahnya yang dipimpin  oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo bertempat di Gedung Engku kelana Tembilahan.

Dari 568 CPNS yang menerima SK PNS pada  tahun formasi 2009 tersebut, terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga guru, kemudian tenaga PNS dari kesehatan  dan sisanya dari tenaga Teknis.

Dalam keterangannya Wakil Bupati H Rosman Malomo, usai pelantikan kepada wartawan Jum’at (15/6)  mengatakan, kepada CPNS yang baru diangkat menjadi PNS hendaknya menjadi aparatur yang baik dan siap melayani masyarakat bukan yang dilayani, seperti kesan yang berkembang selama ini.

“Dengan semakin bertambahnya jumlah PNS, maka pelayanan kepada masyarakat hendaknya semakin baik sebagai konsekuensi logis seorang PNS. Bahkan juga aparatur yang ada di Desa karna saat ini pemerintah sedang menggesa pembangunan yang di mulai dari Desa,”harapnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil, H Afrizal, dalam laporanya menyampaikan, tujuan pengambilan sumpah/janji ini CPNS ini , dalam rangka membina PNS yang jujur dan bersih dan sadar akan tanggung jawabnya, karna sumpah itu di ucapkan menurut Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Esa.

“Dengan telah diambilnya sumpah/janji ini PNS dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai mana yang telah diamanatkan. Dan PNS yang berkedudukan sebagai Aparatur bisa memberikan pelayanan kepada Masyarakat secara professional, secara jujur dan adil,”ujar Drs.Afrizal MP

Pada kesempatan tersebut selain dihadiri Wabup H.Rosman Malomo juga tampak dihadiri oleh Sekdakab Inhil, H.Alimuddin RM, staf Ahli Bupati, para Asiten dan pejabat dilingkungan Setdakab Inhil. Pengangkatan tersebut sesuai dengan amanat peraturan perundangan yang diatur melalui peraturan pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 yang berbunyi setiap CPNS yang telah diangkat wajib di ambil sumpah/janji PNS, ujar Wabup sebelum mengambil sumpah.(fsl)




Wabup: 2011, Pembangunan Inhil Dinilai Berhasil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Rosman Malomo menyampaikan bahwa pembangunan selama tahun 2011 di Kab. Inhil berjalan baik dan kondusif. Hal ini menurutnya terlihat dengan adanya peningkatan dari berbagai aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, perikanan dan kelautan, termasuk peningkatan dibidang insdustri dan perdagangan.

Dijelaskan Wabup dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Inhil bersempena peringatan Milad Ke-47 Kab. Inhil di ruang rapat Paripurna gedung DPRD Inhil, Kamis (14/6). Berbagai peningkatakan aspek itu seperti terjadinya pertumbuhan ekonomi diatas 7 persen pada tahun 2011 yang berarti telah berhasil duduk sejajar dengan Pemerintah Provinsi Riau.

Sedangkan untuk aspek Kesehatan, Pemkab Inhil sudah berhasil menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang cukup memadai seperti penyediaan jaminan kesehatan masyarakat daerah (Jamkesda), Asuransi Kesehatan, Pembangunan Pos Kesehatan dan Penambahan Puskesmas Pembantu.

Aspek pendidikan, Pemkab Inhil juga sudah berhasil meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan mulai dari tingkat dasar dan menekan angka putus sekolah.  Potensi perikanan dan kelautan serta mendorong laju produksi perikanan dan pencegahan illegal fishing. Termasukjuga, Pemkab Inhil dinilai berhasil meningkatkan bidang industry dan perdaganngan terutama dalam mengoptimalisasikan produk unggulan daerah.

“Namun haruslah kita akui semua itu belum bisa secara maksimal disebabkan berbagai kendala seperti keterbatasan dalam bidang sumberdaya maupun semuberdana,” Ujar Wabup

Untuk mengatasi berbagai keterbatasan tesebut, dilanjutkan Wabup, Pemkab Inhil terus mengupayakan berbagai perbaikan dan pembenahan baik secara internal maupun ekternal antara lain yakni, melanjutkan program optimalisai kinerja aparatur pemda, kemudian merancang system pendanaan yang lebih berpihak kepada usaha kecil menegah dan koperasi, Mengekplorasi produk unggulan daerah, memfasilitasi hubungan dengan daerah lain serta pihak swasta serta terus berupaya untuk menawarkan kemudah-kemudahan investasi di daerah baik kepada pengusaha lokal, nasional bahkan internasional.(fsl)