KH. Ahmad Fahmi Zamzami Al Banjari Letakkan Batu Pertama Pendirian ponpes “Yasin” Cabang Tembilahan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pimpinan pondok pesantren (Ponpes)“Yasin” Yayasan Nurul Islam, Kabupaten Banjar Baru Provinsi Kalimantan selatan, KH. Ahmad Fahmi Zamzami Al Banjari, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren “Yasin” cabang Tembilahan yang berlokasi di Jalan Suhada II, Dusun Suhada, Parit VII Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan.  Juni 2013 mendatang ditargetkan Ponpes “Yasin” Cabang Tembilahan ini sudah bisa melakukan penerimaan santri baru. Rabu (20/6).

Menurut penjelasan KH. Ahmad Fahmi Zamzami Al Banjari, manusia dicipatakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dari tiada memiliki kemampuan dan kepandaian apa-apa. Oleh karenanya diperlukan proses pembelajaran untuk membekali seorang manusia untuk meniti jalan kehidupan di dunia yang akan menjadi bekal dialam akhirat kelak.

Kehidupan seorang manusia, khususnya bagi umat islam ditambahkan oleh sang kyai yang memiliki pandangan mata teduh ini, saat seorang umat manusia meninggalkan dunia fana, segala amal perbuatannya akan terputus kecuali tiga hal, yakni, Ilmu Agama yang bermanfaat, Anak sholeh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya dan sedekah jariyah.

“Ilmu pengetahuan Agama tentang hal ini, tentunya harus didapatkan dengan proses pembelajaran. Proses pembelajaran agama itu, khususnya agama islam sejak dahulu kala dilakukan oleh penyiar agama islam melalui pondok-pondok pesantren. Semakin banyak berdirinya pesantren semakin mudah bagi umat islam untuk memberikan pembekalan ilmu agama kepada anak-anak mereka.” Ujar Sang Kyai.

Ditambahkan oleh sang Kyai yang mengaku sempat menimba ilmu pendidikan agama di Pondok Pesantren Negara India dan beberapa Negara Timur tengah ini, menyatakan bahwa sejarah telah membuktikan bahwa Ponpes selama ini menjadi benteng terkokoh bagi umat islam.

”Saat ini, umat islam sedang menghadapi tantangan luar biasa untuk menggoncang akidah dari berbagai sisi. Islam digugat, islam diganggu dan islam juga ditantang dari berbagai sisi. Oleh karenanya, umat islam sangat perlu memiliki benteng-benteng yang kokoh untuk menanamkan keteguhan akidah keislaman. Kenyataan seperti ini tentunya perlu mendapatkan dukungan dari semua umat islam secara sungguh-sungguh. Wujud nyatanya, kita harus memperbanyak berdirinya pondok-pondok pesantren untuk memberikan penanaman akidah keislaman kepada generasi penerus islam agar tujuan islam untuk meraih penghidupan yang mendapat ridho dari allah swt dialam akhirat kelak tidak tergoyahkan.,” Pesan sang Kyai.

Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes “Yasin” Cabang Tembilahan ini juga tampak dihadiri oleh Camat Tembilahan yang diwakili oleh H. Irham, Lurah Pekan Arba, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan ratusan warga Desa Suhada.

H. Adriyanto, tokoh masyarakat yang ikut menghadiri acara peletakan batu pertama ini menyatakan bahwa pembangunan Ponpes ini didanai secara swadaya oleh masyarakat. Namun, tokoh masyarakat yang juga Anggota DPRD Inhil dari Fraksi Partai Bintang Reformasi ini berharap pihak Pemerintah juga memberikan perhatian yang adil kepada seluruh Ponpes.

“Pondok pesantren di Teluk Sungka saya nilai mendapat perhatian cukup istimewa dari pemerintah. Baik pemerintah Provinsi juga Kabupaten Inhil. Demi membuminya benteng-benteng islam, secara pribadi tentunya saya juga berharap ada sikap arief dan adil dari pemerintah kepada seluruh Ponpes-Ponpes yang lainnya. Jangan nantinya malah timbul kesan ada pilih kasih. Membangun benteng islam adalah tanggungjawab bersama seluruh umat islam dan tentunya harus dilakukan dengan sikap sungguh-sungguh.” Pesan H. Adriyanto. (fsl)




Kebakaran Mesin Sewa PLN Rayon Tembilahan, Jalanan Macet

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Kebakaran yang menghanguskan 2 unit mesin sewa PLN Rayon Tembilahan, Selasa (19/6) cukup menyita perhatian masyarakat. Dalam kejadian itu, seratusan meter lebih jalan provinsi Parit IV Kecamatan Tembilahan Hulu itu sempat macet.

Sambaran lidah api, kepulan asap menghitam dan serine yang keluar dari mobil pemadam kebakaran tampaknya menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. mereka berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian bahkan sebahagian rela berjalan kaki sambil berlari-lari kecil. Badan jalan di depan Mesin pembangkit listrik tenaga disel PLN Rayon Tembilahan itu akhirnya penuh sesak dijubeli ratusan warga termasuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Cuman penasaran aja bang pingin lihat secara langsung kejadiannya,”Ungkap Ujang warga Kecamatan Tembilahan Hulu kepada detikriau.org. (Am)




Kebakaran Hebat Hanguskan 2 Unit Mesin Sewa Rayon PLN Tembilahan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sedikitnya 2 unit mesin sewa plus 2 tangki bahan bakar solar ludes dalam kebakaran hebat yang terjadi di mesin pembangkit listrik Rayon PLN Tembilahan jalan lintas provinsi parit IV Kecamatan Tembilahan Hulu.

Dari informasi yang berhasil dirangkum  dilapangan, berdasarkan keterangan sumber, api mulai terlihat sekitar pukul 14.00 Wib sebuah mesin unit 1  dari 4 unit mesin sewa PLN Rayon Tembilahan milik PT. Lima Golden yang berada disisi sebelah Barat gudang induk mesin pembangkit. Salah seorang tehnisi, Amat bahkan jatuh pingsan dalam usahanya memutus aliran listrik ditengah kobaran api yang menyambar tangki persediaan bahan bakar.

Dari pantauan lapangan  ketika tiba dilokasi lebih kurang 10 menit sejak awal terjadinya kebakaran, api masih terlihat menyala dengan hebatnya. Jejeran 2 unit mesin Box berkapasitas masing-masing 2 Mega dan 2 unit tangki persediaan bahan bakar solar menyemburkan lidah api setinggi lebih dari 10 Meter dan kepulan asap hitam membubung tinggi ke udara.

4 Unit mobil pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir ditambah 2 unit mesin portable milik Paguyuban Sosial Marga Thiongha Indonesia (PSMTI) Cabang Tembilahan dibantu petugas dari Rayon PLN Tembilahan terlihat berusaha maksimal mengendalikan api namun terlihat tidak banyak mebuahkan hasil dan api terus membesar.

Pukul 14.44 Wib kobaran api mulai terlihat bisa dikendalikan. Namun hanya berlangsung sekitar 8 menit, sekitar pukul 14.53 Wib kobaran api terlihat kembali membesar. Diperkirakan kembali membesarnya api ini disebabkan persediaan bahan bakar minyak masih belum habis terbakar. Baru sekira pukul 15.05 Wib api  berhasil dikendalikan.

Diperkirakan Tidak Ada Giliran Pemadaman Listrik

Manajer PLN Rayon Tembilahan, Husnul menyatakan akibat terjadinya kebakaran pada mesin sewa milik PT Lima Golden ini, jika kondisi cuaca tidak terlalu panas diperkirakan pasokan listrik untuk kota Tembilahan dan sekitarnya tidak akan terjadinya giliran pemadaman.

“Mudah-mudahan kita usahakan tidak akan terjadinya giliran pemadaman listrik. Dari seluruh mesin pembangkit yang kini masih bisa beroperasi, kita perkirakan masih mencukupi. Hanya saja kalau cuaca terlalu panas, mungkin saja kita terpaksa untuk melakukan pemadaman.” Ujar Husnul kepada wartawan ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (19/6)

Ditambahkan Husnul, mesin pembangkit yang mengalami kebakaran tersebut adalah mesin model box milik PT Lima Golden yang baru saja dioperasionalkan. Untuk menghadapi tibanya Bulan Ramadhan guna mengantisipasi kebutuhan tambahan pasokan listrik, Husnul katakan akan coba kondisikan dengan PLN Wilayah Rengat. “Mudah-mudahan bisa kita usahakan.” Ujar Husnul yang saat itu mengaku sedang berada di PLN Wilayah Rengat.

Ketika ditanyakan berapa kira-kira besarnya kerugian, Husnul nyatakan untuk itu bukan wewenangnya. “Coba aja komfirmasikan sama site manajer Lima Golden. Mereka tentunya yang lebih memiliki wewenang untuk memperkirakan berapa besarnya kerugian,” Pungkas Husnul (fsl)




CAMAT GAUNG OPTIMIS CAPAI TARGET WAKTU PENYELESAIAN e-KTP

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Camat Kecamatan Gaung, Nursal mengaku disamping 5 titik posko pelayanan perekaman e-KTP yang sudah direncakan sebelumnya untuk Kecamatan Gaung berkemungkinan masih akan ditambah. Hal ini menurutnya agar target waktu penyelesaian pada 31 oktober 2012 mendatang dapat tercapai.

 

“Berdasarkan laporan bulan Mei 2012, Jumlah wajib KTP di Kecamatan Gaung sebanyak 38.707 jiwa. Saya berharap, dengan semua persiapan  yang telah kita lakukan jauh-jauh hari sebelumnya, pelaksanaan perekaman e-KTP  bisa terselesaikan sebelum target yang telah di tentukan,”Ujar Nursal saat dikomfirmasi wartawan baru-baru ini.

 

Ketika di singgung mengenai peralatan perekam e-KTP untuk Kecamatan Gaung, Nursal menyebutkan bahwa pihaknya sudah menerima peralatan tersebut dengan lengkap.  “Sampai saat ini alat perekam sudah kita terima dari Pemkab Inhil, dan tidak ada masalah,” pungkasnya. (dro)




SABTU 23 JUNI 2012 MENDATANG, BUPATI BUKA LOUNCHING PEREKAMAN e-KTP.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebarkan sebanyak 510.396 undangan e-KTP keseluruh wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir. Louncing perekaman e-KTP akan dibuka secara langsung oleh Bupati pada sabtu tanggal 23 juni 2012 mendatang.

Menurut penjelasan Kadisdukcapil Kab. Inhil, Dianto Mampanini kepada wartawan, Undangan yang telah disebarkan ke semua Kecamatan se-Kab. Inhil itu saat ini sedang dalam tahap pendistribusian ke seluruh Kelurahan. Ia juga berharap Jadwal lengkap dan berbagai hal teknis yang sedang disusun Tim Pelaksana Program Perekaman e-KTP tidak lagi terjadinya penundaan agar target penyelesaian pada oktober mendatang dapat tercapai.

“Pelaksanaan perekaman e-KTP di Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu sebenarnya sudah kita mulai sejak Jum’at (15/6) yang lalu mengingat daerah tersebut merupakan wilayah yang paling terdekat dengan Ibu Kota Kabupaten,” Jelas Dianto.

Namun menurut pengakuan Dianto, hingga saat ini belum semua peralatan yang dibutuhkan dapat dipenuhi seperti alat perekam data di Dinas.  “ e-KTP akan dilakukan resmi di buka dan dilakukan pada 23 Juni mendatang, di Dinas alat masih kurang, tapi secara teknis perekaman e-KTP di kecamatan tetap harus sudah berjalan nantinya. Untuk teknis atas kekurangan alat perekam di Dinas, tentunya akan tetap kita upayakan,” pungkasnya.(dro)




PIALA EROPA JUGA DIGANDRUNGI WARGA DESA

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  — Kesemarakan kejuaran piala Eropa tampaknya bukan hanya merasuki masyarakat perkotaan. Bahkan di desa seperti Desa Sebatu Kecamatan Bantang Tuaka antusiasme pencinta bola juga sangat terasa. Mereka rela harus menyusuri jalan yang sepi hanya sekedar untuk menyaksikan klub kesayangannya berlaga.

“Hampir semua masyarakat desa mendapatkan siaran televisi mengandalkan anthena parabola. Sayangnya, untuk kejuaran eropa tahun ini kita tidak bisa menyaksikan karena chanelnya diacak. Karena tidak mau ketinggalan, kita terpaksa harus mencari tempat untuk menoton bahkan ada yang sampai ke Kota Tembilahan,” Ujar Tahang (40) seorang warga Desa Sebatu Kecamatan Batang Tuaka ketika sempat berbincang-bincang dengan detikriau.org belum lama ini.

Dijelaskan Tahang, karena jadwal pertandingan kebanyakan tayang dimalam hari, mereka juga harus rela menyusuri jalanan yang sepi.” Tapi biasanya kita perginya berkelompok sama kawan-kawan. Ya mau apalagi, kami memang sangat mencintai bola,” Jelas Tahang yang mengunggulkan Belanda sebagai juara piala Eropa tahun ini bercerita.

Hal inipun diamini oleh warga Desa Sebatu lainnya, Amin, warga yang mengaku pencinta Antonio Cassano dkk ini mengaku mengunggulkan Italia.” Walaupun agak kecewa karena kini posisi Italia kurang beruntung dan sedang terjepit, saya merasa cukup puas karena mereka sudah berusaha maksimal. Yang jelas saya memang suka Italia.” Ujarnya berpendapat.(fsl)