TINGKATKAN KUALITAS AIR BAKU, PDAM TIRTA INDRAGIRI BANGUN 4 WADUK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Guna meningkatkan mutu air baku, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri melaksanakan program pembangunan empat buah waduk. Jika pembangunan waduk rampung dan dapat difungsikan, maka akan dapat menghemat penggunaan bahan kimia sampai 60 persen.

“Dari 4 buah waduk, dua buah waduk sudah selesai dan telah kita fungsikan yakni waduk di Guntung Kecamatan Kateman dan Kota Baru Kecamatan Keritang. Sedangkan dua lagi yakni di Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan di Kecamatan Tempuling, sekarang masih dalam tahap pengerjaan. Dengan selesainya waduk, disamping tentunya dapat melakukan penghematan penggunaan bahan kimia, kualiatas air yang kita berikan kepada pelanggan akan menjadi lebih baik. “ Ujar Direktur PDAM Tirta Indragiri, Kemas Yusfery memberikan komfirmasi belum lama ini di Tembilahan.

Untuk kedepan, ditambahkan Kemas Yusfery, PDAM Tirta Indragiri juga mewacanakan untuk melakukan penambahan beberapa buah waduk.” Ada beberapa Kecamatan yang kita nilai cukup potensial untuk dibuatkan Waduk yakni di Kecamatan Mandah, Pulau Kijang dan Kuala Enok. Kita berharap dengan adanya waduk-waduk ini, kita akan dapat lebih meningkatkan kepuasan pelanggan.” Pungkas Kemas Yusfery.

“Selama ini kita nilai kualitas air yang disalurkan PDAM sudah cukup memuaskan. Memang kadangkala dalam kondisi dan waktu-waktu tertentu, seperti saat musim kemarau panjang kualitas air agak keruh dan terasa payau. Dengan diselesaikannya Waduk, tentunya PDAM tidak lagi harus mempergunakan air baku dari perairan sungai sehingga kita juga tentunya berharap kualitas air yang dihasilkan akan menjadi lebih baik,” Ujar Ujang seorang pelanggan PDAM Tirta Indragiri menyampaikan penilaian kepada detikriau.org. (Fsl)




AIPTU HENDRY J TERIMA PENGHARGAAN SEBAGAI PERSONIL DENGAN KINERJA PELAYANAN TERBAIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – PS Kaur Indentifikasi Polres Inhil, Aiptu Henri J mendapat penghargaan tertinggi sebagai Person dengan  kinerja pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini diberikan setelah dilakukan observasi ke unit-unit kerja yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat serta dilengkapi dengan hasil interview dengan pengguna layanan.

Pernyataan ini dibacakan oleh panitia penilaian, Titin Triyana, SH, MH dihadapan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si dan seluruh petinggi jajaran Polres Inhil dalam acara Syukuran HUT Ke-66 Bhayangkara bertempat di Aula Mapolres Inhil, Ahad (1/7/2012).

Menurut panitia penilai yang  juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (UNISI), penghargaan ini diberikan guna mendorong upaya perbaikan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya penghargaan ini akan dapat memberikan dorongan kepada seluruh personil kepolisian untuk saling berlomba untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Ujarnya.

Kriteria penilaian layanan prima melalui konsep pribadi prima terdiri atas 5 indikator yakni, tampil ramah, tampil sopan, tampil yakin, tampil rapi serta tampil ceria.

Penghargaan kepada Aiptu Hendri J, Putra Kelahiran Kerinci Provinsi Jambi, 18 Desember 1970 ini diserahkan secara  langsung oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair Malomo.

Usai acara penyerahan, ketika dikomfirmasi  detikriau.org, Suami dari Eva Mahdalena, ibu dari dua orang putra ini menyampaikan rasa syukur akan penghargaan tinggi yang diberikan Polres Inhil.”Syukur Alhamdulillah. Mudah-mudahan dengnan penghargaan yang tidak pernah saya duga ini akan semakin memberikan dorongan terutama kepada diri saya sendiri untuk mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku,” Jawab Aiptu Hendri J yang bergabung di Polri sejak tahun 1991/1992 ini dengan penuh rasa syukur. (fsl)




KAPOLRES TEGASKAN UNTUK PERERAT KEMITRAAN DENGAN MASYARAKAT

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bersempena peringatan HUT Ke-66 Bhayangkara, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK,M.Si kembali nyatakan komitmen untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat. Hal ini menurut Kapolres sangat diperlukan dalam rangka mensukseskan berbagai tugas dan tanggungjawab kepolisian khususnya dalam mewujudkan pelayanan prima di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Dengan kondisi geografis Kab. Inhil jika dihubungkan dengan jumlah personil kepolisian, saya rasakan sangat tidak mencukupi. Tanpa adanya kerjasama yang baik dengan masyarakat, walaupun masih bisa bekerja, tentunya akan terasa cukup berat. Satu-satunya jawaban adalah dengan membangun kemitraan yang baik dengan masyarakat,” Jelas Kapolres Inhil ketika dikomfirmasi Www.detikriau.org Usai acara syukuran peringatan HUT Ke – 66 Bhayangkara bertempat di Aula Kantor Mapolres Inhil, Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (1/7/2012).

Ditambahkan Kapolres, menurut aturan Internasional, rasio petugas kepolisian, minimal 1 orang polisi sebanding dengan 400 orang penduduk. Dengan jumlah penduduk Kab. Inhil sebanyak kurang lebih 700 ribuan, idealnya jumlah personil Polres Inhil sebanyak 1.600 hingga 1700 personil.” Jumlah personil polres Inhil sebanyak 788 petugas, artinya kita masih jauh dari mencukupi,” Ujar Kapolres.

Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo juga berharap demi memberikan dukungan kesuksesan Polri dalam menjalankan tugas haruslah dibangun kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. ”Saya nilai kinerja Polres Inhil selama ini sudah cukup baik dengan bukti terciptanya suasana keamanan masyarakat yang kondusif. Saya juga berharap agar kemitraan ini dapat semakin ditingkatkan agar tugas kita dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur juga dapat berjalan baik dan aman,” Harap Wabub yang saat itu didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair Malomo.

Dalam acara peringatan syukuran HUT Ke-66 Bhayangkara ini disamping dihadiri oleh petinggi kepolisian Polres Inhil juga tampak dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo, Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair malomo serta didamping beberapa orang anggota DPRD Inhil, Ibu-Ibu Bhayangkari, Purnawirawan Polri, Tokoh Masyarakat, Pemuda,  dan Agama. (fsl)




60 Anggota Polri Polres Inhil Menerima Anugerah Kenaikan Pangkat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  3 perwira, 56 Bintara dan 1 Pegawai Sipil Polres Indragiri Hilir memperoleh anugerah kenaikan pangkat menjelang Ultah Ke- 66 Bhayangkara. Upacara kenaikan pangkat ini langsung dipimpin oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si bertempat dihalaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan. Sabtu (30/6)

Dalam kata sambutannya, Kapolres menyatakan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah apresiasi dari pimpinan yang didasarkan atas penilaian kemampuan dan kesanggupan anggota dalam menanggung beban kerja. Kapolres berharap agar apresiasi ini dijadikan sebuah momentum untuk meningkatkan kinerja.

“Bertambahnya pangkat secara otomatis juga menyebabkan bertambahnya tanggungjawab. Anggota Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat hari ini saya akui adalah anggota yang dapat diandalkan, oleh karenanya jadilah contoh yang baik untuk anggota yang lainnya.”Pesan Kapolres.

Kenaikan pangkat juga merupakan sebuah anugrah bagi pribadi polri, istri, anak-anak dan seluruh keluarga jadi haruslah disambut dengan rasa syukur.”Makanya saya mengharuskan anggota Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat hari ini harus didampingi Bhayangkari.” Pungkas Kapolres.

Usai upacara kenaikan pangkat, Kapolres didampingi seluruh personil Polres Inhil melakukan jiarah ke Makam Pahlawan Yudha Bakti Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu. Kapolres melakukan tabur bunga di makam Kapten Polisi (purn) H. Boechri Bin Yahya yang wafat pada tanggal 20 oktober 2003 diusia ke – 79. (fsl)




Zulkarnaen Djabar Dijerat Tiga Sangkaan Korupsi

Korupsi Proyek Pengadaan Al quran

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata menjerat anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar dengan tiga kasus korupsi sekaligus. KPK pun telah membatasi ruang gerak Zulkarnaen dengan memasukkannya ke dalam daftar cegah agar tidak bisa ke luar negeri.
Ketua KPK Abraham Samad dalam jumpa pers di KPK, Jumat (29/6), mengungkapkan, kasus korupsi pertama yang menjerat Zulkarnaen antara lain suap anggaran proyek Al Qur’an tahun anggaran 2011-2012 pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam. Kedua, terkait kasus dugaan korupsi  proyek pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Ditjen Pendidikan Islam Kemenag. “Ketiga, kasus pengadaan Al-Qur’an Ditjen Bimas Islam tahun 2011-2012,” ujar Ketua KPK, Abraham Samad dalam konferensi pers di KPK, Jumat (29/6) siang.

Menurut Abraham, KPK tidak hanya menjerat Zulkarnaen yang duduk di Komisi VIII DPR dan Badan Anggaran (Banggar). Nama lain yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah pengusaha berinisial DP.

DP adalah Direktur Utama PT KSAI sekaligus kerabat dekat Zulkarnaen. “KPK dalam hal ini telah menemukan minimal dua alat bukti cukup untuk naik ke tahap penyidikan dan kita sudah tetap dua tersangka,” jelas pria asal Makassar itu.

Dipaparkannya, ZD mengarahkan oknum Ditjen Bimas Islam dan agar percetakan 653 ribu eksemplar Al Quran dicetak oleh PT Adhi Aksara Abadi Indonesia (AAAI) dalam proyek pengadaan Al Quran. Proyek tahun 2011 itu ditangani Direktorat Urusan Agama dan Pembinaan Syariah pada Ditjen Bimas Islam Kemenag.

“ZD juga mengarahkan oknum di Dirjen Pendidikan Islam untuk mengamankan proyek laboratorium dan sistem komputer sistem komputer untuk memenangkan PT BKM,” jelas Abraham sembari menyebut angka kerugian negara dalam kasus itu mencapai miliaran rupiah

Oleh KPK, Zulkarnaen disangka melanggar pasal 5 ayat (2) dan pasal 12 huruf a atau b serta pasal 11 Undang-undang Tipikor. Sedangkan DP dijerat dengan pasal 5 ayat 1 dan pasal 11 Undang-undang Tipikor.(Fat/jpnn)




PANITIA P2DB SIKAPI POSITIF KUNJUNGAN MPI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Panitia Pendaftaran Peserta Didik Baru (P2DB)  memberikan penilaian positif dengan keikutsertaan Masyarakat Peduli Inhil (MPI) untuk turut serta malakukan pengawasan P2DB. Mereka berjanji akan menjalankan proses seleksi secara jujur dan tranparan.

“Secara pribadi saya juga menginginkan seluruh proses P2DB dilakukan secara tranparan agar masyarakat nantinya tidak mendiskreditkan seolah-olah kita mengambil keuntungan dalam proses ini. Dengan adanya keterbukaan serta keikutsertaan MPI melakukan pengawasan, mudah-mudahan seluruh proses ini dapaat berjalan dengan benar dengan menjunjung tinggi sikap kejujuran.” Jawab Ketua panitia P2DB Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tembilahan, Bu Isnizar didampingi Wakil Kepala SMKN 1 Tembilahan, Taufik Diantoro saat dikunjungi MPI usai pelaksanaan tes digedung SMKN 1 Tembilahan, Jum’at (29/6).

Bu Isnizar berharap, dengan ketranparanan dan keikutsertaan masyarakat melakukan pengawasan dugaan akan adanya siswa titipan akan dapat terjawab dan dapat dihindari.

Penerimaa siswa kelas regular, SMKN 1 Tembilahan menerima sebanyak 9 kelas dengan masing-masing 40 orang murid. Yakni untuk jurusan ADP 2 kelas, TKJ 2 kelas, Perkantoran 2 kelas, Akuntansi 2 kelas dan Restoran 1 kelas.”Untuk kelas unggulan, seleksi sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu untuk 2 kelas. Masing-masing kelasnya hanya berisi 32 orang siswa.”Jelas Bu Isnizar sambil menjelaskan untuk penilaian kelulusan diperhitungkan dengan, nilai SKHUN 20%, Raport SMP semester 1,3 dan 5 30% dan Tes tertulis 50%.

Sementara itu, Ketua P2DB Sekolah Mengenah Atas (SMA) Negri 1 Kecamatan Tembilahan Hulu, Leli Erita. Dengan tegas juga menyatakan bahwa seluruh panitia akan bekerja sesuai ketentuan yang sudah digariskan dan tetap akan menjaga kejujuran.

“Yang kita cari kualitas. Makanya proses itu sejak awal harus kita jalankan dengan benar. Kedepan SMAN 1 Tembilahan Hulu bertekad untuk mencetak lulusan-lulusan yang memiliki ilmu yang dapat bersaing bukan saja ditingkat Kabupaten tetapi mampu bersaing di tingkat Provinsi. Mudah-mudahan peran serta masyarakat untuk turut melakukan pengawasan dari proses paling awal ini akan mewujudkan target yang sudah kami tetapkan,” Harap Leli Erita yang saat itu ditemani beberapaorang panitia P2DB SMAN 1 Tbh Hulu.

SMAN 1 Tembilahan Hulu, tahun ajaran 2012/2013 ini seluruh peserta kelas regular yang mengikuti tes adalah sebanyak 523 calon siswa yang nantinya akan diterima sebanyak 9 kelasreguler dengan masing-masing kelas sebanyak 35 orang siswa.”Untuk penentuan kelulusan, nilai SKHUN memiliki bobot 30 % dan Hasil tes 70%.” Jelasnya. (Am)