Zikir dan Istighosah Dalam Rangka Milad Ke-47 Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sabtu (24/6) lalu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab, Inhil) melaksanakan kegiatan Istighosah. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Milad Ke 47 Kab. Inhil dihadiri oleh ribuan warga Inhil.

Dalam kata sambutannya, Ketua pelaksana kegiatan, H. Edy Syafwannur menyatakan bahwa kegiatan istighosah tahun ini sedikit berbeda dengan kegiatan istighosah tahun-tahun sebelumnya yakni tahun 2012, istighosah pertama kalinya diadakan dilungkungan Islamic Centre Jalan Pendidikan Tembilahan kemudian dalam kegiatan istighosah ini juga sekaligus dirangkai dengan kegiatan pemancangan tiang pertama pembangunan Masjid Islamic Centre yang diagendakan akan selesai pada desember tahun 2013 mendatang.

Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan menyatakan bahwa kegiatan Instighosah disebahagian daerah semakin hari semakin terlupakan. Namun untuk Inhil, Bupati berharap, setiap  memulai suatu kegiatan hendaknya selalu dimulai dengan pelaksanaan instighosah.” Saya berharap suatu hari nanti Kab. Inhil akan menjadi pusat peradaban islam. Mengawali niat itu, setiap awal tahun pelaksanaan kegiatan pembangunan kita selalu selaraskan dengan kegiatan istighosah. Kita berharap dengan doa dan zikir dalam rangkaian istighosah akan memberikan limpahan rahman dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa  dalam setiap kegiatan yang akan kita lakukan.” Ujar Bupati.

Siraman rohani dalam peringatan istighosa kali ini disampaikan oleh Habib  Abdul Mutholib Bin hasyim Alaydrus. Dalam tausyiahnya, Habib mengajak untuk memaknai peringatan Milad dengan mengibaratkan dengan kemuliaan seorang Ibu.

Menurut Habib, Milad yang diartikan sebagai Kelahiran merupakan sebuah kemuliaan yang dilimpahkan Allah kepada seorang ibu. Seorang ibu adalah keramat bagi anak-anaknya. Ibu yang memegang peran berhasil atau tidak berhasilnya seorang anak. Ridho seorang ibu adalah Ridho Allah swt.

“Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa apabila seorang anak berbakti kepada kedua orang tuanya maka Allah akan memanjangkan umurnya dan kepadanya akan diberikan keturunan yang baik. Namun jika seorang anak mendurhakai kedua orang tuanya Allah akan memendekkan umurnya dan kepadanya diberikan keturunan yang juga akan durhaka kepada dirinya,” Ungkap Habib menyampaikan betapa mulianya seorang ibu dimata Allah.

Usai pelaksanaan Istighosah, Bupati didampingi pejabat dilingkungan Setdakab Inhil menyempatkan diri untuk meninjau beberapa pembangunan yang sudah dilaksanakan dikawasan Islamic Centre. (fsl)




BUPATI TINJAU LOKASI KEBAKARAN JALAN KEMBANG.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan mengajak korban kebakaran jalan kembang Tembilahan untuk tabah dan bersabar menghadapi musibah yang tengah mereka hadapi. Dibalik sebuah musibah menurut Bupati, seringkali memberikan berjuta hikmah. Dalam kesempatan itu, Bupati juga sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

“Dengan kesabaran dan ketawakalan insyaallah akan membuat kita sabar. Saya mengucapkan turut prihatin atas musibah ini.” Ucap Bupati yang saat itu didampingi istrinya, syafni juryanti Indra, Setdakab Inhil, Alimuddin, RM, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Anwar Nawang, serta Kepala dinas Sosial, Rasyid.

Menurut Bupati,apapun bentuk bantuan yang diberikan para Dermawan hendaknya janganlah dibandang dari berapa besar nilai dari bantuan itu, tetapi pandanglah sebagai sebuah bentuk rasa saling peduli serta ikut berbagai kesusahan yang terjadi antara sesama. “Kita do’akan semoga para Dermawan juga selalu dilimpahi berkah dan rezky yang luas dari Tuhan yang Maha Esa,” Do’a Bupati.

Dalam kesempatan itu, seorang perwakilan korban musibah kebakaran jalan kembang, Ijai berharap agar selain bantuan berupa bahan panganan, sebaiknya mereka dapat diberikan bantuan berupa bahan bangunan dan pakaian untuk anak-anak sekolah.”Bantuan seperti itu tentunya dapat memberikan keringanan kepada masyarakat yang ingin kembali membangun rumahnya dan kepada para korban yang memiliki anak-anak yang sedang bersekolah, bantuan perlengkapan sekolah juga sangat berarti,” Ujar Ijai.

Atas permintaan ini Bupati meminta Kepala Dinas Sosial untuk melakkukan pendataan dan sekaligus dinyatakan akan berusaha untuk memenuhi.

“Insyaallah, mudah-mudahan akan kita usahakan untuk merealisaikan. Tapi kalau tidak penuh keatas ya penuh kebawah,” Ujar Bupati menggapi permintaan masyarkatnya.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban kebakaran, Bupati bersama rombongan menyempatkan diri untuk meninjau secara langsung lokasi bekas kebakaran yang telah menganguskan 44 Rumah warga dan 15 Rusak berat itu. Bupati berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati agar musibah serupa ini dapat dihindari.(Am)

 




RASA KEPEDULIAN MASYARAKAT INHIL MASIH TINGGI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Rasa solidaritas dan saling peduli dengan kesusahan masyarakat lainnya ternyata masih belum hilang dari masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan. Hal ini terlihat dengan bantuan dari instansi pemerintah, organisasi profesi, organisasi sosial, dan dermawan yang terus mengalir.
Pantauan detikriau.org langsung dilokasi bekas kebakaran jalan kembang Tembilahan, terlihat sekelompok masyarakat sibuk menurunkan berbagai barang kebutuhan pokok dari sebuah mobil sedan merah. Tidak kurang dari puluhan karung beras ukuran 10 kg diturunkan, termasuk beberapa kotak mie instan dan puluhan papan telor ayam ras. Bantuan ini diserahkan oleh pengusaha “toko Singapore” Tembilahan.
Didepan pos penampungan, sekelompok pemuda sengaja meletakkan sebuah kotak dipinggiran jalan. Hampir setiap pengendara yang melewati pos pemuda ini langsung berhenti dan merogoh lembaran uang rupai dari saku mereka. Hanya berjarak beberapa meter, didapati tenda bertuliskan Badan penanggulangan Bencana daerah dan Dinas sosial berdiri dengan dijaga oleh beberapa orang petugas. Dibawah salah satu tenda ini, terlihat setumpuk pakaian bekas. “Memang kita sengaja menumpuk seperti ini bang. Kita sengaja tidak mengantarkan secara langsung kepada korban kebakaran. Mereka boleh datang kesini dan memilih sendiri pakaian yang  sasesuai untuk mereka,” Ungkap petugas.
Disebelah barat posko ini, juga terlihat berdiri sebuah tenda bertuliskan PMI. Dibawah tenda, tiga orang petugas medis siap sedia memberikan pelayanan kesehatan. Ditempat terpisah, diperempatan-perempatan jalan juga terlihat pelajar menenteng kotak, kepada setiap pengendara yang lewat mereka hampiri.
“Sebagai koordinator bantuan korban kebakaran, saya mengucapkan rasa terimakasih atas apa yang diberikan oleh para dermawan ini. Kita sudah menerima berbagai bantuan, terutama bahan sandang dan pangan. Bantuan seperti  ini langsung kita salurkan kepada korban kebakaran. Alhamdulillah, ini dapat meringankan sedikit kesusahan yang sedang mereka hadapi saat ini,” Ungkap Handoyo, koordinator bantuan  sambil mengatakan bantuan yang sudah mereka terima diantaranya dari Pemkab Inhil, BPBD, Dinsos, Darmawanita, PMI dan beberapa Darmawan dari berbagai lapisan masyarakat. (Am)




LATIF DAPATI BERKAH DARI SISA KEBAKARAN

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puing-puing sisa kebakaran yang bagi sebahagian orang sudah tidak memiliki nilai ternyata menjadi sumber penghidupan bagi sebahagian kelompok orang lainnya. Dengan sisa barang terbuang ini mereka mampu bertahan hidup dan menafkahi keluarga.
Kenyataan ini disaksikan detikriau.org saat mengunjungi lokasi bekas kebaran di jalan kembang Tembilahan. Latif, pria paruh baya ini dengan tekun mengumpulkan sisa-sisa potongan besi, atas seng dan berbagai benda dari logam lainnya. Setelah terkumpul, dengan mempergunakan kendaraan kayuh roda tiga, ia mengantarkan sisa-sisa logam yang sudah menghitam ini kepada penampung.
“Alhamdulillah pak, dengan sisa-sisa barang ini saya masih mampu untuk menafkahi 3 orang putra saya. Yang jelas pekerjaan yang dinilai sebahagian orang kotor ini menjadi berkah yang dilimpahkan Tuhan bagi kami.”Syukur Latif sambil mengusap butiran keringan yang mengalir didahinya.
Menurut pengakuan Latif, sisa-sisa potongan logam bekas ini tidaklah didapatkannya dengan gratis. Dari lokasi tiga petak rumah, ia memborong dengan harga 1,2 juta. “Mungkin karena memang sudah terbiasa saya bisa menaksir berapa lembar rupiah yang bisa saya dapatkan dari sisa-sisa barang terbuang ini. Lebihnya, ya masih lumayanlah untuk sekedar memenuhi kebutuhan makan.” Ujar Latif dengan sedikit senyuman.
Dari pantauan detikriau.org dilokasi bekas kebakaran ini, teman-teman seprofesi latif terlihat sibuk mengemas dan mengumpulkan berbagai barang yang masih mereka nilai memiliki harga. Secara berkelompok mereka bekerja penuh semangat. Debu, terik matahari dan kotoran hitam bekas kayu terbakar pupus degan harapan untuk mendapatkan rezky bagi keluarga. (am)




ARFAH: PEMKAB INHIL HARUS SERIUS DAN PROAKTIF SELESAIKAN PERSOALAN PT. PALMA I

Batas Kesabaran Masyarakat Habis, “Masuji” Bukanlah Mustahil.

Tembilahan (www.detikriau.org) – Ketua Komisi I DPRD Inhil. M. Arfah meminta agar Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) serius menangani persolan yang tengah terjadi antara Kelompok Tani Desa Pancur Kecamatan Keritang dengan PT. Palma I. Ia khawatir, jika terlambat melakukan antisipasi, bukan mustahil persoalan seperti Masuji juga akan meledak di Kab. Inhil.

“Saya nilai PT. Palma I ini sudah sangat arogan. Mereka sepertinya tidak pernah mematuhi berbagai upaya baik yang tengah diupayakan. Saya khawatir sikap seperti ini akan menyebabkan batas kesabaran masyarakat habis. Bukan mustahil, dalam tanda petik, persoalan Masuji juga akan terjadi di Kab. Inhil,” Sampaikan M. Arfah kepada detikriau.org, Kamis (21/6).

Menurut penuturan M. Arfah, sikap arogansi perusahaan perkebunan kelapa sawit ini terlihat dengan tidak dipatuhinya beberapa permintaan penghentian kegiatan di areal konflik, baik itu dari Pemkab Inhu, Gubernur Riau maupun dari hasil keputusan Hearing Komisi I DPRD Inhil beberapa waktu lalu.

“Saat tinjauan lapangan Komisi I DPRD Inhil belum lama ini ke lokasi konflik, kita saksikan perusahaan terus melakukan aktifitas. Saat itu hanya ada 3 alat berat mereka yang bekerja, namun belakangan ini, berdasarkan laporan masyarakat, mereka sudah mengerahkan 7 alat berat untuk melakukan berbagai aktifitas. Artinya mereka memandang sebelah mata permintaan dari pemerintahan Kabupaten bahkan Pemprov Riau,” Kecam Arfah dengan nada suara kesal.

Ditambahkan Arfah, Komisi I DPRD Inhil sudah menyampaikan persoalan ini kepada Ketua DPRD agar diteruskan kepada Pemkab Inhil untuk menyampaikan apa yang menjadi temuan Komisi I dilapangan kepada Gubernur Riau. Hal ini dimaksudkan agar Gubernur segera memberikan teguran dan kalau perlu mencabut ijin perusahaan PT. Palma I. “Sekali lagi kita minta Pemkab Inhil segera dan serius menyikapi persoalan ini,” Imbuh Arfah.(fsl)




TIM KAJIAN HARGA KELAPA MASIH TUNGGU SK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim perumus harga kelapa masih menunggu disahkannya SK . Meski demikian, tim telah menyiapkan beberapa rencana sebagai acuan kerja yang nanti akan dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Assisten II Setdakab Inhil, Syafrinal Hedy, melalui sambungan telepon, Kamis (21/6). “Saat ini penandatanganan SK itu sendiri masih dalam proses, tapi kita sudah agendakan  beberapa kegiatan ,” ujarnya.

Bulan mendatang, ditambahkan Syafrinal,  Tim mengagendakan rapat koordinasi sebelum terjun kelapangan untuk melakukan kajian.

“Bulan depan kita akan melakukan tinjauan kelapangan, tetapi sebelum itu kita juga telah mengagendakan untuk mengadakan rapat koordinasi  seluruh unsur terlibat. kita berharap SK sudah ditandatangani bulan ini juga” ungkapnya.

Syafrinal Hedy juga mengatakan dengan adanya tim perumus Harga Kelapa ini semoga permasalahan yang sudah lama menimpa para petani ini bisa selesai.(Am)