DTPHP INHIL GELAR PERTEMUAN DENGAN PENGUSAHA KILANG PADI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir melakukan pertemuan dengan pengusaha kilang padi Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh. Kegiatan ini dimaksudkan guna memberikan pembekalan ilmu kepada pengusaha kilang padi agar mampu memproduksi beras dengan kualiatas yang memiliki daya saing.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2H), Usman S.Sos lewat sambungan telepon selular, Ahad (1/7/2012).”Dengan memahami proses pengolahan yang baik tentunya kualitas beras yang nantinya dihasilkan juga akan baik. Kita berharap, kualitas beras yang baik ini akan dapat meningkatkan daya saing beras kita dipasaran,” Jelas Usman kepada Www.detikriau.org.

Untuk tahap awal menurut Usman, hasil produksi beras ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir. Kepada pengusaha juga diharapkan menjalin kemitraan dengan para petani dalamhal memenuhi beberapa kebutuhan petani seperti bibit, pupuk dan pestisida.

“Untuk mendapatkan kualitas beras yang mampu berdaya saing, tentunya beberapa tahapan pasca panen mulai dari pengumpulan padi, penumpukan, perontokan, pembersihan, pengangkutan, pengeringan, penggilingan, penyimpanan dan pengemasan harus dilakukan sesuai standar yang dimintakan.” Jelas Usman.

Dalam kesempatan ini, untuk menumbuhkembangkan usaha, pengusaha kilang juga diharapkan dapat menjalin kemitraan dengan pihak bulog dan perbankan.”Dengan menjalin kemitraan dengan bulog maka akan dapat menjamin pemasaran. Perbankan tentu untuk memenuhi kebutuhan permodalan.” Tutup Usman.

Disamping dihadiri oleh 20 orang pengusaha kilang padi desa pulau kijang, pertemuan yang dilakukan di kantor UPT DTPHP Kec Reteh ini juga dihadiri Camat Kecamatan Reteh yang diwakili Sekretaris Kecamatan Reteh. (fsl)




TINGKATKAN KUALITAS AIR BAKU, PDAM TIRTA INDRAGIRI BANGUN 4 WADUK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Guna meningkatkan mutu air baku, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri melaksanakan program pembangunan empat buah waduk. Jika pembangunan waduk rampung dan dapat difungsikan, maka akan dapat menghemat penggunaan bahan kimia sampai 60 persen.

“Dari 4 buah waduk, dua buah waduk sudah selesai dan telah kita fungsikan yakni waduk di Guntung Kecamatan Kateman dan Kota Baru Kecamatan Keritang. Sedangkan dua lagi yakni di Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan di Kecamatan Tempuling, sekarang masih dalam tahap pengerjaan. Dengan selesainya waduk, disamping tentunya dapat melakukan penghematan penggunaan bahan kimia, kualiatas air yang kita berikan kepada pelanggan akan menjadi lebih baik. “ Ujar Direktur PDAM Tirta Indragiri, Kemas Yusfery memberikan komfirmasi belum lama ini di Tembilahan.

Untuk kedepan, ditambahkan Kemas Yusfery, PDAM Tirta Indragiri juga mewacanakan untuk melakukan penambahan beberapa buah waduk.” Ada beberapa Kecamatan yang kita nilai cukup potensial untuk dibuatkan Waduk yakni di Kecamatan Mandah, Pulau Kijang dan Kuala Enok. Kita berharap dengan adanya waduk-waduk ini, kita akan dapat lebih meningkatkan kepuasan pelanggan.” Pungkas Kemas Yusfery.

“Selama ini kita nilai kualitas air yang disalurkan PDAM sudah cukup memuaskan. Memang kadangkala dalam kondisi dan waktu-waktu tertentu, seperti saat musim kemarau panjang kualitas air agak keruh dan terasa payau. Dengan diselesaikannya Waduk, tentunya PDAM tidak lagi harus mempergunakan air baku dari perairan sungai sehingga kita juga tentunya berharap kualitas air yang dihasilkan akan menjadi lebih baik,” Ujar Ujang seorang pelanggan PDAM Tirta Indragiri menyampaikan penilaian kepada detikriau.org. (Fsl)




AIPTU HENDRY J TERIMA PENGHARGAAN SEBAGAI PERSONIL DENGAN KINERJA PELAYANAN TERBAIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – PS Kaur Indentifikasi Polres Inhil, Aiptu Henri J mendapat penghargaan tertinggi sebagai Person dengan  kinerja pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini diberikan setelah dilakukan observasi ke unit-unit kerja yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat serta dilengkapi dengan hasil interview dengan pengguna layanan.

Pernyataan ini dibacakan oleh panitia penilaian, Titin Triyana, SH, MH dihadapan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si dan seluruh petinggi jajaran Polres Inhil dalam acara Syukuran HUT Ke-66 Bhayangkara bertempat di Aula Mapolres Inhil, Ahad (1/7/2012).

Menurut panitia penilai yang  juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (UNISI), penghargaan ini diberikan guna mendorong upaya perbaikan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya penghargaan ini akan dapat memberikan dorongan kepada seluruh personil kepolisian untuk saling berlomba untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Ujarnya.

Kriteria penilaian layanan prima melalui konsep pribadi prima terdiri atas 5 indikator yakni, tampil ramah, tampil sopan, tampil yakin, tampil rapi serta tampil ceria.

Penghargaan kepada Aiptu Hendri J, Putra Kelahiran Kerinci Provinsi Jambi, 18 Desember 1970 ini diserahkan secara  langsung oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair Malomo.

Usai acara penyerahan, ketika dikomfirmasi  detikriau.org, Suami dari Eva Mahdalena, ibu dari dua orang putra ini menyampaikan rasa syukur akan penghargaan tinggi yang diberikan Polres Inhil.”Syukur Alhamdulillah. Mudah-mudahan dengnan penghargaan yang tidak pernah saya duga ini akan semakin memberikan dorongan terutama kepada diri saya sendiri untuk mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku,” Jawab Aiptu Hendri J yang bergabung di Polri sejak tahun 1991/1992 ini dengan penuh rasa syukur. (fsl)




KAPOLRES TEGASKAN UNTUK PERERAT KEMITRAAN DENGAN MASYARAKAT

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bersempena peringatan HUT Ke-66 Bhayangkara, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK,M.Si kembali nyatakan komitmen untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat. Hal ini menurut Kapolres sangat diperlukan dalam rangka mensukseskan berbagai tugas dan tanggungjawab kepolisian khususnya dalam mewujudkan pelayanan prima di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Dengan kondisi geografis Kab. Inhil jika dihubungkan dengan jumlah personil kepolisian, saya rasakan sangat tidak mencukupi. Tanpa adanya kerjasama yang baik dengan masyarakat, walaupun masih bisa bekerja, tentunya akan terasa cukup berat. Satu-satunya jawaban adalah dengan membangun kemitraan yang baik dengan masyarakat,” Jelas Kapolres Inhil ketika dikomfirmasi Www.detikriau.org Usai acara syukuran peringatan HUT Ke – 66 Bhayangkara bertempat di Aula Kantor Mapolres Inhil, Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (1/7/2012).

Ditambahkan Kapolres, menurut aturan Internasional, rasio petugas kepolisian, minimal 1 orang polisi sebanding dengan 400 orang penduduk. Dengan jumlah penduduk Kab. Inhil sebanyak kurang lebih 700 ribuan, idealnya jumlah personil Polres Inhil sebanyak 1.600 hingga 1700 personil.” Jumlah personil polres Inhil sebanyak 788 petugas, artinya kita masih jauh dari mencukupi,” Ujar Kapolres.

Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo juga berharap demi memberikan dukungan kesuksesan Polri dalam menjalankan tugas haruslah dibangun kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. ”Saya nilai kinerja Polres Inhil selama ini sudah cukup baik dengan bukti terciptanya suasana keamanan masyarakat yang kondusif. Saya juga berharap agar kemitraan ini dapat semakin ditingkatkan agar tugas kita dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur juga dapat berjalan baik dan aman,” Harap Wabub yang saat itu didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair Malomo.

Dalam acara peringatan syukuran HUT Ke-66 Bhayangkara ini disamping dihadiri oleh petinggi kepolisian Polres Inhil juga tampak dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo, Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair malomo serta didamping beberapa orang anggota DPRD Inhil, Ibu-Ibu Bhayangkari, Purnawirawan Polri, Tokoh Masyarakat, Pemuda,  dan Agama. (fsl)




60 Anggota Polri Polres Inhil Menerima Anugerah Kenaikan Pangkat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  3 perwira, 56 Bintara dan 1 Pegawai Sipil Polres Indragiri Hilir memperoleh anugerah kenaikan pangkat menjelang Ultah Ke- 66 Bhayangkara. Upacara kenaikan pangkat ini langsung dipimpin oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si bertempat dihalaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan. Sabtu (30/6)

Dalam kata sambutannya, Kapolres menyatakan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah apresiasi dari pimpinan yang didasarkan atas penilaian kemampuan dan kesanggupan anggota dalam menanggung beban kerja. Kapolres berharap agar apresiasi ini dijadikan sebuah momentum untuk meningkatkan kinerja.

“Bertambahnya pangkat secara otomatis juga menyebabkan bertambahnya tanggungjawab. Anggota Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat hari ini saya akui adalah anggota yang dapat diandalkan, oleh karenanya jadilah contoh yang baik untuk anggota yang lainnya.”Pesan Kapolres.

Kenaikan pangkat juga merupakan sebuah anugrah bagi pribadi polri, istri, anak-anak dan seluruh keluarga jadi haruslah disambut dengan rasa syukur.”Makanya saya mengharuskan anggota Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat hari ini harus didampingi Bhayangkari.” Pungkas Kapolres.

Usai upacara kenaikan pangkat, Kapolres didampingi seluruh personil Polres Inhil melakukan jiarah ke Makam Pahlawan Yudha Bakti Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu. Kapolres melakukan tabur bunga di makam Kapten Polisi (purn) H. Boechri Bin Yahya yang wafat pada tanggal 20 oktober 2003 diusia ke – 79. (fsl)




Zulkarnaen Djabar Dijerat Tiga Sangkaan Korupsi

Korupsi Proyek Pengadaan Al quran

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata menjerat anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar dengan tiga kasus korupsi sekaligus. KPK pun telah membatasi ruang gerak Zulkarnaen dengan memasukkannya ke dalam daftar cegah agar tidak bisa ke luar negeri.
Ketua KPK Abraham Samad dalam jumpa pers di KPK, Jumat (29/6), mengungkapkan, kasus korupsi pertama yang menjerat Zulkarnaen antara lain suap anggaran proyek Al Qur’an tahun anggaran 2011-2012 pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam. Kedua, terkait kasus dugaan korupsi  proyek pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Ditjen Pendidikan Islam Kemenag. “Ketiga, kasus pengadaan Al-Qur’an Ditjen Bimas Islam tahun 2011-2012,” ujar Ketua KPK, Abraham Samad dalam konferensi pers di KPK, Jumat (29/6) siang.

Menurut Abraham, KPK tidak hanya menjerat Zulkarnaen yang duduk di Komisi VIII DPR dan Badan Anggaran (Banggar). Nama lain yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah pengusaha berinisial DP.

DP adalah Direktur Utama PT KSAI sekaligus kerabat dekat Zulkarnaen. “KPK dalam hal ini telah menemukan minimal dua alat bukti cukup untuk naik ke tahap penyidikan dan kita sudah tetap dua tersangka,” jelas pria asal Makassar itu.

Dipaparkannya, ZD mengarahkan oknum Ditjen Bimas Islam dan agar percetakan 653 ribu eksemplar Al Quran dicetak oleh PT Adhi Aksara Abadi Indonesia (AAAI) dalam proyek pengadaan Al Quran. Proyek tahun 2011 itu ditangani Direktorat Urusan Agama dan Pembinaan Syariah pada Ditjen Bimas Islam Kemenag.

“ZD juga mengarahkan oknum di Dirjen Pendidikan Islam untuk mengamankan proyek laboratorium dan sistem komputer sistem komputer untuk memenangkan PT BKM,” jelas Abraham sembari menyebut angka kerugian negara dalam kasus itu mencapai miliaran rupiah

Oleh KPK, Zulkarnaen disangka melanggar pasal 5 ayat (2) dan pasal 12 huruf a atau b serta pasal 11 Undang-undang Tipikor. Sedangkan DP dijerat dengan pasal 5 ayat 1 dan pasal 11 Undang-undang Tipikor.(Fat/jpnn)