Disnakertrans Buka Posko Pengaduan Pelanggaran THR

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Untuk menjamin hak pekerja dalam memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan yang ada, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membuka Posko Pengaduan Pelanggaran THR yang secara efektif akan dibuka pada H-7.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Inhil, H Hafitsyah, diruang kerjanya kemarin. Menurut dia, Posko pengaduan pelanggran THR dipusatkan di kantor Disnakertran Inhil, jalan Keritang Tembilahan.

Posko tersebut secara khusus akan menerima pengaduan atas berbagai macam pelanggaran THR seperti tidak dibayarkannya THR, jumlah THR yang tidak sesuai ketentuan hingga keterlambatan pembayaran THR. Sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2003, kelalaian pembayaran THR akan dianggap sebagai pelanggaran dan bisa ditindaklanjuti mulai dari tingkat mediasi hingga proses hukum melalui Pengadilan Hubungan Industrial.
“Sesuai kententuan, THR tersebut sudah menjadi kewajiban perusahaan dan hak bagi pekerjanya. Sehingga sudah dilindungi oleh undang-undang,” ujarnya.
Untuk itu Hafitsyah menghimbau kepada para perusahaan untuk tidak lalai dalam memberikan THR yang merupakan hak para pekerja. Dalam surat edaran, disebutkan bahwa berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja, setiap perusahaan yang mempekerjakan pekerja atau buruh, maka wajib untuk memberikan THR peringatan hari Keagamaan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan secara terus-menerus dan atau lebih.
Namun untuk ketentuan besarnya THR berdasarkan peraturan THR Keagamaan tersebut adalah, bagi pekerja atau buruh yang mana masa kerjanya 12 bulan secara terus menerus atau lebih mendapat THR sebesar satu bulan upah.
“Sedangkan Pekerja atau buruh yang bermasa kerja 3 (tiga) bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional, dengan menghitung, jumlah bulan kerja dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah,”tukas Hafitsayh.(Am)




EDIZON SEBUT LAPORAN KOMITE SEKOLAH SEBUAH FITNAH.

Edizon boleh saja melakukan tudingan apapun atas surat pengaduan itu, yang jelas menurutnya, orang tua mana yang tidak resah dengan tidak hadirnya guru yang memberikan pendidikan anak-anak mereka dalam kurun waktu yang cukup lama?

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Edizon, satu dari tiga guru PNS SD 008 Desa Sungai Simbar Kecamatan Kateman menyatakan bahwa ketidakhadiran dirinya memberikan pelajaran semata dikarenakan kondisinya yang sedang sakit dan harus mendapatkan perawatan serius. Surat pengaduan yang disampaikan pihak komite ke pihak UPTD dan Disdik Inhil dinilainya sebuah fitnah.

Menurut penjelasan Edizon, karena kondisi kesehatan yang tidak baik, libur semester pertama (desember 2011. Red), ia pulang ke kampung halamannya di Padang, Provinsi Sumatra Barat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan dokter, ia diketahui mengidap penyakit Hepatitis. Atas saran dokter, ia diharuskan untuk dilakukan rawat inap.” Saat itu saya menolak untuk dirawat inap dan kemudian saya kembali melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit Ibnu Sina. Hasilnya saya juga dinilai positif mengidap hepatitis dan tetap diminta dilakukan rawat inap.” Jelas Edizon memberikan komfirmasi kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selular, Jum’at (10/8)

Rekomendasi RS Ibnu Sina ini juga menurut Edizon ditolaknya. Kemudian, dengan mempertimbangkan berbagai kondisi, pihak rumah sakit mengijinkan dengan catatan Edizon tidak dibenarkan lagi melakukan aktifitas yang banyak mengeluarkan tenaga. Edizon mengaku ia disarankan untuk tidak banyak bergerak bahkan juga dilarang keluar dari kamar. Alasan perawatan kesehatan inilah yang dinilainya mengharuskan dirinya mengajukan permohonan pindah tugas dan semua bukti ini sudah ia sampaikannya kepada Kepala Sekolah.

“Jadi menurut saya pihak komite sebelum menyampaikan laporan tidak pernah berkonsultasi kepada Kepala Sekolah sehingga tidak mengetahui hal ini. Saat ini saya merasa difitnah dan semakin membuat saya tidak ingin kembali lagi ke Simbar,” Dalih Edizon yang mengaku sudah mengajar di Sungai Simbar selama kurang lebih 17 tahun.

Dalam komfirmasi itu, Edizon juga sempat mengkritik Komite sekolah yang dinilainya tidak pernah memperhatikan pendidikan terutama tenaga guru dengan bukti tidak pernah hadir kesekolah selama 7 tahun. Bahkan ia juga menuding, surat pengaduan yang bertandatangan wali murid itu adalah rekayasa karena menurut informasi yang diterimanya komite yang mendatangi satu persatu rumah orang tua murid,”kalau hanya satu guru yang meninggalkan sekolah, mungkin biasa. Tapi kalau ada tiga, ini pasti ada apa-apa,” Pungkas Bendahara BOS SD 008 Desa Simbar ini mengakhiri.

 

Terkait hal ini, Kepala Sekolah SD 008 Sungai Simbar, Safrudin menyatakan bahwa pihak komite, walaupun tidak secara resmi sebelum membuatkan laporan ada berkonsultasi dengan dirinya. “ Tapi Komite saat tidak ada mempertanyakan Edizon dan sayapun tidak ada menyampaikan secara rinci,” Aku Safrudin

Surat keterangan sakit yang dikirimkan Edizon ditambahkan Syafrudin sudah diteruskannya kepada UPTD Disdik di Kateman dan Disdik Inhil di Tembilahan. Ia mengakui walaupun cukup kerepotan, hingga saat ini proses belajar mengajar di sekolahnya masih dapat berjalan dengan wajar.” Dengan berkurangnya tiga orang tenaga pengajar memang masih bisa kita atasi secara bersama-sama dengan tenaga pengajar lainnya dan sampai sekarang belum ada pelajaran yang kosong. Tapi kalau bisa lengkap gurunya tentunya akan lebih baik,” Ujarnya sambil berharap ada penyelesaian yang cepat agar proses pendidikan anak-anak murid dapat kembali normal.

Komite Bantah Tudingan Edizon

 

Ketua Komite Sekolah Dasar 008 Desa Sungai Simbar Kecamatan Kateman, Darkasi dengan tegas nyatakan bahwa surat pengaduan itu terpaksa harus dilayangkannya karena adanya desakan dari orangtua murid termasuk tenaga pengajar SD 008 lainnya dan bukan sebuah rekayasa.

“Saya tidak pandai bermanis kata. Lagipula apa kepentingan saya untuk merekayasa apa yang harus dilaporkan. Saya masih banyak kerja lain. Laporan ini terpaksa harus saya buatkan karena saya terus mendapatkan desakan dari orangtua murid dan beberapa tenaga pengajar lainnya.” Jawab Darkasi ketika dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (10/8)

Dijelaskan Darkasi, Edizon boleh saja melakukan tudingan apapun atas surat pengaduan itu, yang jelas menurutnya, orang tua mana yang tidak resah dengan tidak hadirnya guru yang memberikan pendidikan anak-anak mereka dalam kurun waktu yang cukup lama?”Ini yang membuat orang tua mengadukan hal ini kepada saya. Kalau bapak ragu, silahkan dating ke Simbar dan pertanyakan langsung hal ini kepada oran tua murid. Saya yang meminta atau mereka yang mendesak?” Tantang Darkasi.

Bahkan menurut Darkasi, salah satu sebab dibuatkannya laporan itu juga atas adanya desakan guru PNS lainnya di SD 008 Sungai Simbar. Sang guru yang dikatakannya menyampaikan keluhan secara langsung dirumah kediamannya ini minta agar hal ini ditindaklanjuti karena ia merasa diberlakukan tidak adil.” Ia menilai rekan-rekannya sesama PNS enak-enakan tidak mengajar tetapi tetap mendapatkan hak yang sama. Makanya ia meminta agar persoalan ini segera diselesaikan,” Ujar Darkasi memberikan jawaban dengan tenang.

Ditambahkan Darkasi, komite bukannya tidak peduli dengan sekolah. Selama ini, apapun kegiatan yang dilakukan sekolah sama sekali tidak pernah memberitahukan kepada pihak Komite baik secara resmi ataupun tidak. “Bahkan beberapa waktu belakangan ini, penggunaan dana BOS pun tidak pernah lagi dimintakan pengesahan dari pihak komite.” Ungkap Darkasi.

Kadisdik Akan  Beri Tindakan Tegas

 

Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H M Fauzar,  mengakui, bahwa pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil telah menindaklanjuti persoalan sejumlah guru yang membandel dengan absen dinas selama 1 tahun tanpa kabar berita akan memberikan tindakan tegas.

“Kita sudah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan, dan ketiga guru tersebut juga telah datang memenuhi panggilan Dinas. Saat ini sedang dalam proses. Ini akan terus kita tindaklanjuti,” tegas Fauzar memberikan komfirmasi kepada wartawan.

Saat di singgung mengenai sanksi terhadap sejumlah guru yang tidak memberikan contoh baik kepada anak didiknya tersebut, Fauzar mengatakan, jika hal ini terbukti menyalahi aturan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita akan memprosesnya terlebih dahulu. Jika nantinya terbukti telah menyalahi aturan, jelas akan kita beri sanksi tegas, tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku,” Pungkas Kadisdik. (fsl)




WABUB INHIL IRUP GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Kepolisian Resort Inhil Jum’at (10/8) pagi menggelar upacara gelar pasukan dalam rangka operasi ketupat menyambut lebaran Idul fitri 1433 H tahun 2012.  Hadir sebagai Inspektur upacara tersebut Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rosman Malomo.

Wabub, Rosman Malomo berharap kerja sama yang terkoordinasi antar seluruh pihak terkait tentunya akan dapat menekan terjadinya hal yang tidak di inginkan. Wabub juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut ditahun-tahun berikutnya.

“Dengan bersama-sama ikut mengambil andil dalam kegiatan Mudik tahun ini, saya yakin kita dapat menekan terjadinya hal hal yang tidak kita inginkan, dan saya rasa apa yang kita lakukan hari ini sangat penting bagi kepentingan masyarakat banyak dan dapat terus ada setiap tahunnya dengan perbaikan-perbaikan atau evaluasi dari tahun-ketahun pula,” ujarnya.

Terkait dengan buruknya kondisi jalan dan geografis wiayah Kabupaten Inhil, Wabub menghimbau seluruh masyarakat pemudik dan penggunan jalan untuk dapat berhati-hati dan saling menghormati sesama pengguna jalan guna menghindari hal hal yang merugikan keselamatan pribadi dan bersama.

“Seperti yang kita tahu perbaikan-perbaikan jalan yang tengah kita lakukan saat ini tentunya tidak dapat kita sulap untuk segera selesai, tentunya butuh waktu untuk memperbaikinya. Oleh sebab itu saya menghimbau kepada para pemudik dan pengguna jalan agar dapat berhati-hati dan saling menjaga kenyamanan bersama dalam perjalanan,” himbau Wabub.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK MSI mengatakan, untuk operasi ketupat tahun ini pihaknya melibatkan personil sebanyak 321 yang terbagai, 177 polisi dan sisanya merupakan gabungan instansi seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan dan juga dibantu Unsur TNI.

Dalam operasi yang digelar selama 16 hari tersebut, setiap personil disebar di Tujuh posko yang terdapat untuk Kabupaten Indragiri Hilir, diantaranya, Lintas Sumatra, Kecamatan Kempas dan Dalam Kota. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini pihak kepolisian juga memprioritaskan jalur laut dengan membuat 4 Posko yang dipantau Polair di 3 Kecamatan seperti Kecamatan Gaung, Tanah Merah dan Kuindra.

“Dalam operasi pekat kita tahun ini kita melibatkan 321 personil yang mana dari kita sendiri ada 177 personil, sedangkan sisanya dibantu instansi terkait lainya termauk TNI. Sedangkan untuk Kabupaten Inhil tahun ini kita memiliki tujuh posko yang kita sebar di titik titik dalam kota hingga jalur lintas Sumatra dan jalur laut,” jelas Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama bagi para pemudik, untuk tetap menjaga Kamtibmas dan Kamsertibcalantas, agar tetap berhati-hati dan waspada disetiap aktivitas yang dilakukan baik mudik maupun tidak mudik.

“Seluruh masyarakat kita himbau agar bersama-sama menekan terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan seperti, kecelakaan, kebakaran, perampokan dan Pencurian. Dengan tetap berhati hati dan waspada dalam setiap melakukan aktivitas, baik bagi yang mudik maupun yang tidak mudik ,” Himbau Kapolres. (fsl)




TAMBAH LIBURAN PNS AKAN DIKENAI SANKSI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir ( Kab. Inhil) akan memberikan sanksi tegas bagi PNS yang kedapatan menambah hari libur Idul Fitri.

 

Menurut Setdakab Inhil, H. Alimuddin RM,  liburan Idul Fitri tahun 2012 akan dimulai sejak tanggal 17 hingga 22 Agustus. Dikarenakan tanggal 17 Agustus adalah hari HUT RI, maka setda menghimbau agar Pejabat dan PNS untuk mengikuti upacara 17-an.

 

“Jadi mulai liburannya saya himbau seusai upacara 17-an. Namun ingat, tanggal 23-nya sudah harus masuk bekerja. Kita akan lakukan pengecekan hari pertama masuk kerja nantinya dan absensinya akan kita serahkan kepada Bupati,” Pesan Setda baru-baru ini di Tembilahan.

 

Masih menurut Setda, semua PNS diharuskan untuk memenuhi semua aturan. Jika ada yang membandel maka akan diberikan sanksi baik teguran maupun pemecatan.

“Sidak dihari pertama masuk kerja nantinya tentunya untuk mengetahui sejauh mana ketaatan mereka mematuhi aturan.”Imbuh Setda

 

Setda berjanji dalam menerapkan sanksi tidak akan memandang bulu karena ini menurut Setda sudah menjadi konsekuensi sebagai aparatur Negara untuk taat dan patuh kepada semua aturan dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.(Am)




Warga Sungai Ara Keluhkan Kerusakan Jalan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sejumlah warga Desa Sungai Ara, Kecamatan Kempas, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dan pengguna jalan mengeluhkan rusaknya Jalan Jalan Politani yang menghubungkan antara Kilometer 8 dan Jalan Lintas Sungai Rumbai, yang kondisi jalan saat ini terdapat banyaknya lubang-lubang besar disepanjang badan jalan tersebu.  

Siti Rumijah (40), warga sekitar Jalan Politani, menyebutkan, rusaknya Jalan Politani yang menjadi akses warga dari Kilometer 8 ke wilayah Sungai Rumbai itu terjadi sejak sekitar dua tahun lalu. Sejak itu pula, arus kendaraan di Jalan Politani kerap terhambat akibat banykanya lubang-lubang besar, dimana ketika musim penghujan turun lubang-lubang tersebut di genangi air dan berlumpur.

“Rusaknya jalan juga membahayakan pengendara motor maupun mobil. Jalanannya banyak yang berlubang, bahkan lubangnya mencapai kedalam 30 cm dengan lebar hampir memenuhi badan jalan. Ini tidak hanya satu, tapi banyak lubang yang seperti in di sepanjang jalan ini. Melihatnya juga jadi kurang enak, terkesan kayak jalanan Dusun. Jalan Dusun saja sekarang sudah bagus,” ujar warga yang juga berprofesi sebagai petani sawit itu, , belum lama ini ketika dikomfirmasi di Jalan politani, Kecamatan Kempas.

Pantauan di lapangan, sepanjang Jalan Politani banyak yang berlubang dan dipenuhi pecahan batu kerikil serta lumpur kuning. Selain itu, terlihat pula tanah bekas timbunan di sebahagian badan jalan. “Ini merupakan jalan utama  warga sekitar Jalan Politani ini untuk membawa hasil kebun masyarakat. Semenjak jalan ini rusak sekitar 2 tahun lalu, kerap terjadi kecelakaan. Kita mengharapkan kepada pemerintah, agar jalan ini mendapat perhatian, ya paling tidak ada upaya penimbunan atau semacamnya, agar tidak menelan korban,” kata Sidik (32), warga Jalan Politani lainnya, sambil menunjuk lobang yang terdapat di badan Jalan Politani tersebut.(Am)




LEBARAN, STOK BBM DIPASTIKAN MENCUKUPI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Operation Head (OH) Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tembilahan, Abdul Halim nyatakan stok BBM untuk Kabupaten Indragiri Hilir dipastikan akan mencukupi guna  menghadapi datangnya Hari raya Idul Fitri mendatang.

 

Dari penjelasan Abdul Halim kepada detikriau.org saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/8), secara keseluruhan stok BBM yang ada saat ini yakni, Premium sebanyak 754 kl untuk kebutuhan 10 hari kedepan, Karosene sebanyak 975 kl untuk kebutuhan selama 61 hari kedepan kemudian untuk stok BBM jenis Solar sebanyak 3323 kl untuk kebutuhan selama 15 hari kedepan.

 

“Insyaallah kalau tidak ada halangan, tanggal 12 Agustus 2012 mendatang kembali akan datang kapal yang membawa tambahan stok BBM kita yakni BBM jenis premium sebanyak 750 kl dan Solar sebanyak 1600 kl. Dengan stok yang ada ini, saya kira kebutuhan BBM dalam menghadapi tibanya hari raya Idul Fitri mendatang tidak aka nada masalah,” Ujar Abdul Halim.

 

Ditambahkan Abdul Halim, hari ini, Jum’at (10/8), Terminal BBM Tembilahan akan mendistribusikan BBM jenis solar sebanyak 430 kl dan solar sebanyak 1600 kl dengan rincian, SPBU milik H. Syamsuddin sebanyak 45 kl premium dan 30 kl solar. Kemudian untuk APMS Zainal sebanyak 50 kl premium dan 20 kl solar. APMS Ali Akbar Gani, Pulau Kijang, didistribusikan sebanyak 20 kl premium dan 20 kl solar. Selanjutnya untuk kebutuhan PLN Rayon Tembilahan didistribusikan solar sebanyak 210 kl serta Untuk Industri (PT.RPP), solar sebanyak 150 kl.

 

“kita sudah mendapatkan intruksi agar seluruh depot BBM tidak boleh kosong dan harus buka 24 jam. Nantinya kalau memang permintaan BBM masyarakat tinggi, selagi mereka memiliki Leading Order / faktur, kita tetap distribusikan dan melayani selama 24 jam penuh,” Tegas Abdul Halim mengakhiri. (fsl)