Panita Sub PB PON XVIII Inhil Gelar Apel Siaga

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Sub Kabupaten Inhil menggelar Apel Siaga bertempat di halaman Kantor Bupati Inhil,. Apel Tersebut di ikuti seluruh unsur terkait  yang siap mensukseskan perhelatan Olahraga Nasional tersebut.

Wakil Bupati H. Rosman Malomo dalam amanatnya mengingatkan kepada seluruh peserta penyelenggara agar dapat menyelesaikan segala persiapan menjelang pelaksanaan PON XVIII nanti.

“Masih banyak persiapan-persiapan disegala bidang yang harus dimatangkan jika kita ingin menjadi dan mendapatkan predikat terbaik sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara kegiatan berlevel Nasional ini,” ujar Wabub.

Wabub juga mengaku dalam persiapannya, ada beberapa kendala yang ditemukan, salah satunya masalah geografis wilayah Inhil sendiri membuat beberapa persiapan berjalan lambat. Namun Hal ini ditekan kan Wabub agar tidak menjadi penghambat dalam mengoptimalkan pelayanan dan persiapan dari penyelenggara guna menjaga marwah Riau khususnya Kabupaten Inhil Sendiri.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Inhil untuk turut serta mensukseskan kegiatan PON.  Mari bersama-sama kita ciptakan keadaan aman dan nyaman sehingga meninggalkan kesan baik bagi para tamu kita yang jauh jauh datang untuk bertanding di negeri Sri Gemilang kita,” Himbau Wabub.(Am)




Disdukcapil Inhil Segera Tambah Peralatan Mobile Enrolmen e-KTP

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi pada proses perjalanan program e-ktp wilayah Kabupaten Inhil, saat ini Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Inhil melakukan penambahan peralatan alat mobile enrolmen di beberapa posko perekaman data e-ktp. Upaya ini dilakukan guna mengimbangi antusias warga yang datang secara serentak saat melakukan perekaman data e-ktp tersebut.

Lonjakan antusias masyarakat tersebut diakui Kadisdukcapil Kabupaten Inhil Dianto Mampanini kepada wartawan melalui telepon selularnya siang kemaren (30/8). Dia menjelaskan terjadinya beberapa masalah pada saat perekaman data tersebut semata-mata karena meningkatnya antusias warga yang datang ke tempat perekaman, hingga membuat petugas yang bertugas kewalahan menghadapinya.

“Kemaren kita melakukan koordinasi terhadap salah satu pihak kecamatan, memang benar ada permasalahan yang terjadi dimana masyarakat ada yang emosi karena menunggu terlalu lama, tapi hal tersebut terjadi karena jumlah masyarakat yang datang terlalu banyak dan tidak dapat terlayani dengan baik lagi,” jelasnya.

Dianto menjelaskan, saat ini puhaknya akan menambahkan masing-masing satu peralatan ditiap posko perekaman e-ktp secara bergilir, nantinya penambahan peralatan tersebut direncankan akan berkeliling mengimbangi antusias masyarakat disetiap Kecamatan.

“Kita mulai di Kecamatan Tembilahan khususnya Kelurahan Sungai Beringin, Kelurahan Pekan Arba, dan Kelurahan Seberang Tembilahan Kemudian Kecamatan Tembilahan Hulu dan nantinya pendistribusian ini akan terus bergerak kedaerah daerah lainya,” jelasnya.

Dianto juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat memaklumi kondisi tersebut dengan sabar dan tetap melakukan perekaman data diri ke posko posko terdekat, agar pelaksanaan program tersebut dapat berjalan dengan sukses.(fsl)




Sosialisasi PON dinilai Kurang Optimal

Sebahagian Masyarakat Mengaku Baru Mengetahui Inhil Dipastikan Sebagai Tuan Rumah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Minggu terakhir menjelang pelaksanaan pertandingan Futsal PON XVIII Riau,  Atribut sosialisasi PON seperti Baliho dan Spanduk baru mulai terlihat terpasang pada sebahagian ruas jalan dalam kota Tembilahan. Bahkan Sekdakab Inhil, H. Alimuddin RM mengaku telah membuat surat tertulis keseluruh kantor Dinas Instansi Pemerintah maupun swasta dan masyarakat untuk memasang atribut PON.

“Kita sudah buatkan surat tertulis kepada kantor-kantor baik kantor pemerintah maupun swasta termasuk masyarakat juga kita himbau untuk turut serta memeriahkan pelaksanaan PON dengan berpartisipasi memasang baliho, spanduk atau umbul-umbul dilingkungan mereka masing-masing,” Jelas Sekda kepada wartwan.

Pantauan lapangan, dengan terpasangnya beberapa Baliho dan Spanduk, baru terlihat nuansa semarak kota Tembilahan sebagai tuan rumah pelaksanaan PON cabang Futsal.

Atribut sosialsiasi PON XVIII Riau itu tampak terpasang di beberapa persimpangan jalan, jembatan, tiang lampu jalan dan beberapa lokasi lainnya didalam kota Tembilahan.

Sebahagian Warga Kota Tembilahan Baru Mengetahui Kepastian Dilaksanakannya cabang Futsal PON XVIII

Pesta olahraga bertaraf Nasional tampaknya kurang tersosialisasi dengan baik. Warga Tembilahan yang notabenenya sebagai Tuan rumah pelaksanaan pertandingan Futsal mengaku baru mengetahui  mendapatkan kepastian kota Tembilahan tetap sebagai tuan rumah cabang Futsal.

“Saya memang sudah mendengar Tembilahan direncanakan sebagai tuan rumah untuk cabang Futsal. Tapi berita yang saya dengar dari mulut kemulut beberapa waktu belakangan ini, apalagi dengan kondisi arena pertandingan yang juga diperbincangkan tidak bisa terselesaikan, kabarnya pertandingan Futsal dipindahkan ke Pekanbaru. Sebagai tuan rumah saya bersyukur kalau ternyata kabar itu tidak benar yang tentunya akan mencoreng aib kalau sampai benar-benar terjadi,” Ungkap seorang warga parit XV Tembilahan Hilir, Nadik (38) kepada detikriau.org di Tembilahan.

Heri, seorang warga Kecamatan Tembilahan Hulu malah mengungkapkan pernyataan yang lebih miris. Ia mengaku baru mengetahui Pesta Olahraga bertaraf Nasional akan dilaksanakan di tanah kelahirannya.” Hanyar samalam aku tahu bang, itu gen malihat tulisan baliho di jambatan parak gunung daek. Maklumai bang, urang halus kaya kami jauh handak mambaca kuran. Jadi kada tau habar, (baru semalam saya tau bang. Itu pun kebetulan melihat tulisan di baleho dekat jembatan gunung daek. Maklumlah bang, orang kecil seperti kami jauh dari membaca Koran makanya tak tau kabar berita. Red).” Ujar Heri dengan dialeg banjar yang sangat kental. (fsl)




KEJAR TARGET, Venue Futsal dikebut Siang dan Malam

TEMBIAHAN (www.detikriau.org) – Ajang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Provinsi Riau yang sudah kian dekat, khususnya cabang Futsal yang akan dilakukan uji coba pada tanggal 3 serta pertandingan perdana pada 6 September 2012 mendatang membuat panitia Sub PB PON XVIII Inhil dan Rekanan Pelaksana pembangunan Venue bekerja ekstra keras. Dengan tenaga kerja sebanyak lebih kurang 240 pekerja, pengerjaan dilakukan secara bergilir siang dan malam.

Pengerjaan atap Venue dengan system Space Frame sudah hampir menutupi bagian atap arena futsal. Panitia Sub PB PON XVIII Inhil berkeyakinan rekanan akan mampu mencapai progress 75 persen menjelang pelaksanaan uji coba.

“Kita tetap optimis  pengerjaan Venue PON Cabang Futsal dapat diselesaikan secara fungsional. Kendati tidak bisa 100 persen namun untuk pertandingan sudah dapat dilaksanakan dengan capaian standard pelaksanaan PON,” Ungkap sekretaris Sub PB PON XVIII Inhil, Mukhtar T kemaren.

Dari pantauan lapangan, dilokasi Venue peralatan untuk arena pertandingan seperti lantai karpet Pori Plane, Tiang gawang dan Scoring Board sudah berada dilokasi Venue. Termasuk untuk pemasangan arus listrik dan kamar mandi atlit dan penonton juga tampak sedang dikerjakan. (fsl)




Ketua IKA STAI Auliaurasyidin Tembilahan Yakini, Kedepan Gerindra Akan Jadi Partai Besar

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua IKA STAI Auliaurrasyidin, Hidayat Hamid berkeyakinan kedepan partai Gerindra akan menjadi sebuah partai besar dan patut untuk diperhitungkan. Hal ini menurutnya tidak terlepas dari pigur yang bersih dan tegas dari sosok Prabowo Subiyanto.

“Saat ini benar di DPRD Inhil Partai Gerindra hanya berhasil mendudukan satu orang kadernya. Namun saya berkeyakinan pada pesta demokrasi mendatang, Partai Gerindra akan menjadi sebuah Partai yang cukup diperhitungkan,” Ungkap Hidayat hamid kepada wartawan kemaren di Tembilahan.

Ditambahkan Hidayat, Eksistensi dan Kredibilitas pemimpin umum Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto akan menjadi sebuah magnet yang sangat besar dalam menarik simpati masyarakat dan magnet ini juga akan memberikan daya tarik yang cukup besar dihati masyarakat untuk memilih figur yang diusung melalaui Partai Gerindra. (fsl)




Bahas Kesepakatan Harga, Petani Kelapa Hibrida Agendakan Pertemuan

Mengaku Kecewa dengan Pemkab dan DPRD Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Masyarakat petani kelapa hibrida, Seluruh Kepala Desa dua Kecamatan (Teluk Belengkong dan Pulau Burung. red), pihak perusahaan (RSTM  dan GHS II), tanggal 2 September 2012 mendatang akan meagendakan pertemuan. Pertemuan ini untuk membicarakan persoalan harga jual kelapa petani kepada pihak perusahaan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Tim Sembilan, Mahyudin, S.Pdi ketika dikomfirmasi wartawan melalui sambungan telepon selular, Rabu (29/8). ”Kesepakatan harga pembelian kelapa oleh pihak perusahaan ini harus kita dudukan. Kita menilai selama ini harga jual kelapa selalu tidak menguntungkan pihak petani,” Ujar Mahyudin.

Ditambahkan Mahyudin, sebagaimana yang telah digendakan sebelumnya, pihak petani berencana kembali akan turun ke Tembilahan jikalau tidak juga ada tindak lanjut hasil pertemuan dengan Pemkab Inhil beberapa waktu lalu. Mereka menilai, pihak Pemerintah Kabupaten terkesan tidak serius menyikapi persoalan ini. Sampai saat ini masih menurut Mahyudin, Tim perumus harga kelapa yang selalu dijanjikan akan dibentuk tidak pernah lagi ada kabar beritanya. “Nantinya, hasil pertemuan yang direncanakan pada tanggal 2/9/2012 itu yang akan kita sampaikan kepada pihak Kabupaten. Jika memang  dalam pertemuan itu tidak juga ada kesepakatan kita dengan pihak perusahaan, petani bertekad tidak lagi menjual hasil panen kepada pihak perusahaan,” Ujarnya sambil menambahkan bahwa saat ini sebahagian besar petani sudah tidak lagi melakukan panen kelapa menunggu hasil keputusan pertemuan mendatang.

Mahyudin Nilai DPRD Inhil juga Terkesan Bungkam

Ketua Tim Sembilan, Mahyudin ketika dipertanyakan wartawan tentang sikap DPRD Inhil juga melontarkan kalimat kekecewaan. Menurut Mahyudin, Anggota DPRD yang saat itu getol ingin memperjuangkan nasib petani dan bahkan berjanji akan mundur jika tidak ada penyelesaian persoalan ini juga terkesan bungkam.” Pak Helda sampai hari ini juga tidak ada pernah lagi berkoordinasi dengan kita.” Ujarnya singkat dengan nada suara sangat kecewa. (fsl)