Indonesia Akan Mengenang, Futsal Lahir di Tembilahan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Biar apapun yang terjadi yang jelas semua orang Indonesia pasti akan mengenang sejarah bahwa Cabang Olahraga (Cabor) Futsal dalam Laga PON pertama kali dilaksanakan di Kota Tembilahan.

Penilaian positif ditengah berbagai polemik yang kini terjadi dalam ajang laga futsal PON XVIII Riau ini terlonar dari mulut seorang pria asal Provinsi Papua, Ony Robert yang juga menjabat sebagai pelatih Tim Futsal Papua kepada detikriau.org.

“Bagi kita tidak ada masalah. Bagi kami yang penting bisa bertanding siapapun wasitnya. Persoalan yang kini terjadi menurut penilaian saya semata hanya disebabkan kisruh ditubuh PSSI sendiri,”Ungkap Ony Robert saat ditemui detikriau.org disela-sela latihan di gedung venue futsal komplek Indragiri sport center, Tembilahan, Jum’at (8/9)

Dalam kesempatan itu, Ony Robert malah memberikan penilaian dari sisi positif. Ia berharap laga Futsal yang baru pertama kali dipertandingkan dalam ajang PON ini akan sukses. “nanti semua orang Indonesia terutama pencinta olahraga Futsal akan selalu mengenang dan membicarakan bahwa Futsal PON lahir di Tembilahan,” Ujarnya dengan mimik wajah optimis. (fsl)




Muhtar T Pertegas Kondisi Venue Futsal Dalam Keadaan Baik dan Siap pakai

Pemberitaan Beberapa Media dinilai Terlalu Berlebihan               

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kondisi lapangan venue Futsal dalam keadaan baik dan siap pakai, pemberitaan beberapa media tentang bocornya atap dan adanya rembesan air dari bawah dinilai sebagai pemberitaan yang terlalu berlebihan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Sub PB PON Inhil, Muhtar T dalam konfrensi Pers digedung LAMR, sabtu (8/9/2012).”Saya sendiri yang menjumpai rekanan pelaksana dan melakukan tinjauan. Saat itu sudah kita pastikan kondisi lapangan venue dalam keadaan baik dan siang harinya juga sudah kembali bisa difungsikan. Namun saat itu, Badan Futsal Nasional demi mempertimbangkan safety dan keadilan sehingga diambil kebijakan untuk melakukan penundaan seluruh jadwal laga yang sedianya akan dilaksanakan hari itu,” Jelas Muhtar T menjawab pertanyaan detikriau.org terkait persoalan isu yang cukup menyita perhatian beberapa media nasional ini. Sabtu (8/9).

Ditambahkan Muhtar T, ia juga sempat membaca sebuah pemberitaan media cetak yang menyatakan bahwa hari itu lapangan tergenang air dan banjir. Secara pribadi, Muhtar T menyatakan bahwa  dirinya tidak mengetahui dari mana media mendapatkan informasi yang dinilainya terlalu berlebihan. Bahkan kembali Muhtar mempertegas, kebocoran atap apalagi rembesan dari bawah adalah sebuah informasi yang sama sekali tidak benar.”. Sebelumnya sudah kita perjelas bahwa penyebab basahnya beberapa bagian lapangan disebabkan tempias hujan disertai hembusan angin yang cukup kencang. menyikapi kejadian jum’at (6/9), saya sudah mintakan rekanan untuk melakukan pemeriksaan secara berulang-ulang pada bagian atap..”Tegas Muhtar T sambil meminta rekanan wartawan yang ikut hadir dalam konfrensi pers yang juga dihadiri oleh Anggota Bidang Pertandingan Sub PB PON Inhil, Afrizal dan Panita Pertandingan PB PON Riau, H. Supri untuk mengklarifikasi persoalan ini.

Dari pantauan langsung detikriau.org, jum’at (6/9) yang lalu, memang diakibatkan guyuran hujan yang cukup deras dan tiupan angin yang kencang menyebabkan beberapa bagian dari lapangan terlihat basah. Hanya saja tidak terlihat adanya genangan air. Petugas hanya melakukan pengeringan pada bagian atas dan beberapa bagian matras lapangan dilepas untuk dikeringkan.(fsl)




Perangkat Pertandingan Belum TIba, Laga Futsal PON XVIII Riau Kembali di Tunda.

Tembilahan (www.detikriau.org) – laga lanjutan yang sedianya akan dilakukan pagi ini (sabtu, 8/9/2012) setelah sempat terjadinya penundaan diakibatkan kondisi venue sehari sebelumnya (jum’at 7/9/2012), ternyata kembali harus dilakukan penundaan. Penundaan ini diakibatkan belum tibanya perangkat pengganti.

“Mereka masih dalam perjalan. Terkait lanjutan pertandingan, kita belum bisa memberikan waktu secara pasti. Yang jelas, jadwal pertandingan tentunya harus dilakukan rescedul kembali,” Jelas Anggota Bidang Pertandingan Sub PB PON Inhil, Afrizal dalam konfrensi Pers di gedung LAMR, jalan Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (8/9) sambil mengatakan kalaupun dilakukan pertandingan, paling cepat bisa dimulai sekira pukul 14.00 Wib nanti.(fsl)




Panitia Bantah Penarikan Wasit Termasuk Seluruh Perangkat Pertandingan Akibat Kisruh dalam Laga Sulses vs Sumbar

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Anggota Bidang Pertandingan Sub PB PON, Afrizal nyatakan bahwa penarikan perangkat pertandingan bukan disebabkan kisruh yang terjadi dalam laga tanding sebelumnya. Tetapi semua masalah internal di tubuh kepengurusan PSSI.

Pernyataan ini disampaikannya secara resmi dalam konfrensi pers di gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) jalan sungai beringin Tembilahan, sabtu (8/9/2012)” Perangkat pertandingan yang ditarik secara keseluruhan 31 orang. Panitia Sub PB PON Inhil sama sekali tidak diberikan penjelasan alasan penarikan. Yang jelas itu masalah internal di tubuh PSSI,” Jelas Afrizal yang saat itu didampingi Sekretaris Sub PB PON Inhil, Muhtar T dan Anggota Panitia PB PON Provinsi Riau, H. Supri.

Ditambahkan Afrizal, ba’da magrib, salah seorang perangkat pertandingan sudah memberitahukan kepada Panitia Sub PB PON Inhil tentang kabar ditarik pulangnya mereka ke Jakarta. Afrizal juga sudah akui, panitia sub PB PON Inhil sudah berkali-kali mempertanyakan apakah penyebabnya. Diakui perangkat tidak menjelaskan selain menjelaskan bahwa penarikan ini tidak ada kaitannya dengan Panitia Sub PB PON Inhil.”kita tidak mendapatkan penjelasan rinci namun yang jelas sekali lagi, ini bukan buntut kisruh laga Sulsel vs Sumbar,” Pungkas Afrizal. (fsl)




Buntut Kisruh Sulsel vs Sumbar, 17 Wasit di Pulangkan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Di duga protes yang dilayangkan manajer dan pelatih tim futsal Sulawesi Selatan atas kepemimpinan wasit dalam kisruh laga tanding di menit ke 16 babak kedua melawan Tim Sumatra Barat berbuntut panjang. Dikabarkan, malam ini juga PSSI memulangkan  17 wasit yang dicanangkan akan memimpin pertandingan futsal.

“Ya, kabarnya memang seperti itu. Rencananya malam ini juga kami diberangkatkan menuju Jakarta,”Ungkap seorang wasit yang enggan namanya dipublikasikan menjawab komfirmasi, Jum’at (7/9).

Ditambahkannya, ia juga sudah mendapatkan kabar bahwa mereka akan digantikan oleh wasit baru yang malam ini sudah diterbangkan dari Jakarta.

Sampai berita ini dirilis belum didapatkan komfirmasi resmi dari pihak Panitia Sub PB PON Inhil. Diduga penggantian mendadak 17 orang wasit ini diakibatkan kisruh yang terjadi dalam laga tanding Tim Futsal Sulawesi selatan melawan Sumatra Barat di laga perdana, kamis (6/9) kemaren.(fsl)




Lapangan Basah diterjang Hujan, laga Hari Kedua Cabor Futsal ditiadakan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Diterpa hujan, laga hari kedua Cabang Olahraga (Cabor) Futsal PON XVIII Riau terpaksa harus ditunda. Komisi Tehnik sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Badan Futsal Nasional, Efraim Ferdinand Bawole menyatakan bahwa Kebijakan ini dilakukan demi pertimbangan safety dan keselamatan atlit.

Pernyataan ini disampaikannya dalam konfrensi pers diruang Media Center gedung Venue Futsal, komplek Indragiri Sport Center, Tembilahan. Jum’at  (7/9/2012).

“Penyebabnya dikarenakan adanya hambatan tehnik. Lagi pula kalau harus dipaksakan, pertandingan pertama paling cepat bisa dilakukan seusai sholat jum’at. Artinya, laga di hari kedua ini akan berlanjut hingga larut malam dan nantinya kita juga pasti akan mendapatkan komplin dengan alasan kesehatan,” Ujar Efraim yang saat itu didamping Sekretaris PB PON Inhil, Muchtar T, Ketua Bidang Pertandingan, M. Taher, serta Ketua Bidang Teknologi Informasi dan Penyiaran Media, Encik Kamal Syahindra.

Ketika diminta detikriau.org untuk memberikan jawaban yang lebih jelas tentang yang dimaksud pertimbangan hambatan tehnik, Efraim mempertegas bahwa hambatan tehnik yang dimaksudkannya disebabkan lapangan pertandingan basah oleh tempias  guyuran hujan yang begitu lebat sejak tadi pagi (jum’at 7/9/2012).”Panitia sebenarnya menyatakan saat ini kondisi lapangan sudah bisa ditangani dan pertandingan kembali bisa dilanjutkan. Tetapi sekali lagi demi pertimbangan safety dan keterbatasan waktu. Penundaan menurut saya keputusan yang paling tepat.”Jawabnya

Salah seorang rekan pers dari Papua yang saat itu ikut menghadiri konprensi pers mempertanyakan apakah kejadian ini bisa diartikan ketidaksiapan panitia pelaksana dengan tidak rampungnya pengerjaan Venua, Sekretaris Sub PB PON Inhil, Muchtar T membantah.

Menurut Muchtar, progress Venue Futsal memang baru mencapai 77 persen tetapi sudah memenuhi standar PON untuk melaksanakan pertandingan.” Batas akhir pengerjaan masih sampai akhir Desember 2012 mendatang. Saat ini pengerjaan masih terus digesa. Lagipula, dengan kondisi 77 persen itu sudah mencapai tahap fungsional.” Ujar Muchtar T.

Ketika kembali dipertanyakan rekan wartawan, untuk menyikapi kejadian serupa kedepannya apa yang akan dilakukan panitia, Muchtar T kembali menjelaskan bahwa rekanan pekerja pasti akan terus menggesa pengerjaan terutama untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Sedianya, laga hari kedua ini, 12 kontingen kembali akan berlaga. Di Group A, Sumatra Selatan akan berhadapan dengan Papua kemudian Jawa Tengah akan berhadapan dengan Gorontalo.

Di Group B. Kontingen Jawa Barat akan berhadapan dengan tuan rumah, Riau dan Kontingen Sumatra Utara akan berhadapan dengan Kalimantan Selatan. Sedangkan di Group C, Kontingen Sumatra Barat akan berhadapan dengan Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta akan berhadapan dengan Sulawesi Selatan.

“Semua pertandingan hari kedua ini kita batalkan dan akan dilanjutkan esok harinya, sabtu (8/9). Namun dengan adanya penundaan ini tidak berarti batas akhir pelaksanaan pertandingan Cabor Futsal juga akan mengalami pemunduran.” Pungkas Efraim Ferdinand Bawole mengakhiri. (fsl)