Sumbar Permalukan Jateng 5 – 0

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kepiawaian Tim Futsal Sumbar menggiring kulit bundar kembali teruji. Dibabak perempat Final, Sumbar permalukan Tim Jawa Tengah dengan skor tanpa balas, 5-0.

Dalam laga tanding yang terkesan tidak berimbang ini, Tim Futsal Jateng bertarung habis-habisan. Memanfaatkan strategi 5 penyerang tanpa kiper, Tim Sumbar yang berisikan 4 orang pemain Timnas tampak tenang. Dengan mudah mereka selalu mematahkan semua serangan yang dibangun Jateng. Hasilnya, dibabak pertama, Tim Sumbar berhasil menyarangkan 2 gol tanpa balasan.

Memasuki babak kedua, 4 pemain Sumbar yang pernah memeperkuat Tim Futsal Indonesia di Qattar ini semakin menunjukkan permainan dengan tehnik tinggi. Tidak tanggung-tanggung, gawang Jateng tanpa penjaga itu dihadiahi tambahan 3 gol.

Sampai babak akhir selesai, jateng tidak satupun berhasil memasukkan gol balasan. Skor akhir 5-0 untuk kemenangan Tim Futsal Sumbar.

Menerima kekalahan ini, Manajer Tim Futsal Jateng, Sudibyo angkat topi. Ia mengaku skill perorangan yang dimiliki Sumbar belum mampu ditandingi anak-anak jateng.   “Mereka memiliki kemampuan bagus, baik bertahan maupun menyerang. Tim ini tidak bisa dianggap remeh,” Kata Sudibyo.

Sumbar yang kini sudah berada di perempat final tergabung di group E bersama dua kontingen lainnya, Jateng dan Kalsel. Sementara itu, babak perempat final lainnya,3 kontingen berada di group D yakni, DKI Jakarta yang sudah berhadapan denngan Goronalo dengan skor imbang 1-1. Dan Kontigen Group D lainnya adalah, Jawa barat.(Am)




Didiskualifikasi, Tim Sumsel Akan Ajukan Surat Keberatan ke PB PON XVIII Riau

Sempat Boikot Pertandingan Jateng vs Sumbar

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Tim Futsal Sumatera Selatan berencana akan mengajukan surat keberatan kepada Panitia PB PON XVIII Riau di Pekanbaru. Hal ini dilakukan setelah Tim mereka dinyatakan didiskualifikasi dan gagal masuk ke babak perempat final.

Menurut Manajer Tim Futsal Sumatra Selatan, JG Sihombing saat menggelar konfrensi pers di ruang media center, Selasa (11/9) surat keberatan ini sangat beralasan untuk mereka ajukan. Dengan mengantongi 4 point, seharusnya Tim Sumsel yang berhak untuk melenggang ke babak perempat final bersama gorontalo. Bukan jateng yang hanya mengantongi 2 point.

Pelatih Tim Futsal Sumsel, Sulistiyono juga merasa seperti dipermainkan. Menurutnya,  sebelum laga tanding dengan Jateng, dirinya sudah mempertanyakan dibenarkan atau tidaknya pemain Tim Sumsel yang sudah mendapatkan dua kartu kuning untuk kembali turun. Saat itu, salah seorang panitia yang benama “Andes” tidak mempermasalahkan dan mengijinkan.”Anehnya, setelah kita memperoleh angka seri (3-3. Red) dalam laga tanding menghadapi Tim Jateng, kita dikomplin dengan alasan ini dan kita didiskualifikasi. Akibatnya, hari ini bukan kita yang berlaga dengan Sumbar tetapi Jateng. Setelah kejadian ini kami tidak lagi melihat batang hidung Andes. ”Kesal Sulitiyono.

Boikot Arena Futsal PON XVIII Riau di Tembilahan

Sebagai bentuk protes, Tim Futsal Sumsel sempat melakukan aksi boikot dengan menduduki arena Futsal. Akibatnya, laga tanding yang dijawalkan berhadapan Tim Futsal Jateng dengan Tim Sumbar sempat terhenti lebih kurang selama satu jam. Namun setelah ditangani pihak keamanan dan dilakukan perundingan oleh Pihak panitia, Tim Sulsel bersedia meninggalkan arena dan pertandingan dapat dilanjutkan.(*1)




TS Suhandri Ajak Semua Pihak Sukseskan Ajang PON XVIII Riau

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013-2018,Tengku Said Suhandri berharap semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII dapat bekerja sungguh-sungguh demi nama baik daerah.

Menurut Comel, Panggilan akrab pengusaha muda bidang IT ini, Pesta olahraga tingkat Nasional yang diadakan di Riau Khususnya Cabang Olahraga (Cabor) Futsal di Kota Tembilahan, sukses tidaknya tentu taruhannya nama baik daerah dan masyarakat Riau, khususnya masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kerjasama yang baik antara Panitia Pelaksana, pihak pemerintah, masyarakat, termasuk seluruh stackholder dalam rangka mensukseskan PON ini tentunya akan menjadi solusi terbaik.”Ujar Comel menyampaikan pesan kepada detikriau.org melalui telepon selularnya, Selasa (11/9)

Masih menurut Comel, Mau tidak mau, realitanya, Riau saat ini telah ditunjuk sebagai tuan rumah. Apapun yang terjadi, pesta olahraga rakyat empat tahunanini harus sukses. “saya juga berpesan, demi suksesnya ajang PON XVIII, khususnya kepada panitia, jangan takut untuk dikritik. Apapun bentuk kritikan, sepahit apapun itu menunjukkan masih adanya rasa kepedulian masyarakat. Terima dan lakukan perbaikan kalau memang hasil evaluasi kita ternyata memang belum sempurna. Sekali lagi selamat bekerja dan semoga ajang PON XVIII Riau ini akan mengharumkan nama Riau,” Harap TS Suhandri. (Am)




Perangi Pungli, Kalapas Tembilahan Gunakan IT

tembilahan (www.detikriau.org) —  kalapas tembilahan bertekad untuk menghapus pungutan liar (pungli) yang selama ini banyak dikeluhan masyarakat. untuk mensukseskan program itu, kalapas menambahkan system operasional dengan menggunakan teknologi it.

hal ini disampaikan secara langsung oleh kalapas tembilahan tommy, seni n(10/9).  melalui telepon pribadinya tommy mengatakan, penerapan it dinilai mampu  meningkatkan pelayanan lebih optimal kepada masyarakat agar dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan kunjungan.

“banyak keuntungan yang kita dapat dengan menggunakan technologi it namun yang terpenting adalah untuk  mencega pungli yang dilkakukan oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencoba mencari keuntungan kepada masyarakat yang ingin berkunjung,” jelas tommy.

tommy menambahkan dengan sistim yang langsung terkoneksi dengan pusat  ini, identitas pengunjung juga dapat diketahui begitu  mereka mendaftarkan diri  saat mengisi data pengunjung. dimana hunbungan pengunjung dan napi dapat diketahui dengan data keluarga yang telah direkam sebelumnya.

“dengan ini kita juga dapat melihat pengunjung memiliki hubungan apa dengan napi sehinga dapa mencegah atau pun mengontrol napi yang sedang dikunjungi,” jelasnya.

sarana ini diharapkannya dapat membatu masyarakat dalamkehidupan birokkrasi yang lebih baik dan teratur.(fsl/yo)




Petani Kembali Desak Dewan Tuntaskan Persoalan harga Kelapa

Nilai Pemerintah Loyo Hadapi Perusahaan —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Perwakilan petani Dua Kecamatan ( Teluk Belengkong dan Pulau Burung. Red) hari ini kembali mendatangi wakil mereka di Gedung DPRD Inhil. Kedatangan mereka yang disambut oleh Komisi II DPRD Inhil ini dimaksudkan untuk meminta pihak DPRD segerea mendesak Pemerintah agar serius dengan segera menyikapi permintaan masyarakat petani kelapa.

Menurut penuturan kelompok tani yang diwakili oleh Ketua Tim Sembilan, Mahyudin, S,.Pdi, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dinilainya tidak tegas menghadapi pihak perusahaan dan cenderung menganak tirikan para petani. Bukti ini menurut Mahyudin bisa ditunjukkan bahwa sampai hari ini janji-janji pemerintah untuk segera membentuk Tim guna melakukan kajian rumusan harga kelapa hanya bualan kosong.

“kami nilai bukan satu dua kali kami memohonkan bantuan dari yang katanya bernama abdi masyarakat itu (pemerintah.red), semua usaha dengan mengorbankan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk ukuran kantong kami masyarakat kecil selalu terbuang percuma. Kami nilai Pemerintah terkesan loyo apalagi ketika berhadapan dengan perusahaan. Mereka terkesan selalu tidak serius membela hak-hak masyarakat yang kelak kepada mereka akan diminta pertanggungjawabkan amanah ini dihadapan Tuhan,” Kritik Mahyudin ketika dimintai komfirmasi usai pertemuan diruang rapat Komisi II Gedung DPRD Inhil, Senin (10/9)

Sekali lagi menurut Mahyudin, dalam pertemuan terakhir (25 Mei 2012.red ) pihak DPRD Inhil, Kelompok Tani dan Perusahaan (Sambu Group. Red) yang difasilitasi Pemkab Inhil di Aula Kantor Bupati Inhil, sudah diambil suatu kesepakatan, Pemerintah akan segera membentuk Tim untuk melakukan kajian guna menetapkan rumusan harga kelapa.

Empat bulan berlalu, jangankan hasil, kepastian pembentukan Tim rumusan harga kelapa-pun tidak lagi terdengar kabar beritanya.”Dibeberapa media, kami mendapatkan informasi bahwa pemerintah beberapa kali berdalih bahwa SK belum keluar, beberapa waktu kemudian, kemi masih mendengar alasannya SK belum ditanda-tangani Bupati, Kemudian minggu depan SK akan segera ditandatangani, Tim akan segera bekerja  dan berbagai bla-bla-bla yang tidak berujung. Kami bosan, apa ini kerja pemerintah ?. Apa kami disuruh mati aja?. Petani sudah lama tedzolimi pak, kami sudah tidak punya harapan penghasilan keluarga selain pohon yang katanya kebanggaan inhil ini. Jangan permainkan kami atau kami akan tuntut anda kelak dihadapan Tuhan” Ancam Mahyudin sambil mengatakan bahwa kalimat ini menggambarkan rasa kekecewaan dan apatisme yang sudah cukup tinggi terhadap yang namanya pengayom masyakat.

Dalam kesempatan itu, perwakilan petani yang juga seorang kepala Desa, Santoso juga mempertanyakan kalimat lantang yang pernah dilontarkan salah seorang anggota DPRD Inhil yang katanya siap meletakkan jabatan dengan berhenti sebagai anggota Dewan kalau persoalan harga kelapa ini tidak selesai.

Menurut Santoso, anjloknya harga kelapa ini semakin membuat masyarakat desanya resah karenan penghasilan morat-marit dan   Kesejahteraan anjlok.” Kami mohon, tolong bantu kami. Jangan biarkan kami dijajah ditanah air kami sendiri. Itu anggota Dewan yang pernah ngomong lantang, mbok mundur aja. ” Pinta Santoso

Dewan Sekali lagi Tegaskan Akan Segera Tindaklanjuti

Dalam pertemuan diruang komisi II DPRD Inhil, Ketua Komisi, Junaidi nyatakan bahwa mereka akan segera menindaklanjuti persolan ini. Menurut Junaidi, persoalan ini dulunya ditangani oleh ketua komisi II sebelum dirinya. Oleh karena itu, ia berjanji akan segera memintakan keterangan dari ketua komisi II sebelumnya untuk mempertanyakan apa dan sejauh apa persoalan ini sudah ditindaklanjuti.”Setelah kita dapatkan penjelasan dari Ketua Komisi II sebelumnya, kita juga akan segera agendakan untuk panggil Dinas Perkebunan, Pertanian dan perdagangan. Tapitentunya baru bisa kita lakukan seusai pelaksanaan PON,” Ujar Junaidi.

Yusuf Said yang juga baru bergabung di Komisi II ( sebelumnya di komisi I) menyatakan sikap keheranan. Menurut Politisi dari partai Golkar ini, selama dua tahun ia tinggalkan komisi II ternyata persoalan ini belum selesai juga.”saya usulkan kepada Ketua untuk memprioritaskan persoalan ini untuk mencarikan penyelesaian,” Ujar Yusuf Said.

Dalam pertemuan ini, selain ketua Komisi II, Junaidi, juga tampak dihadiri oleh beberapa orang anggota Komisi II lainnya, yakni, Mahidek, Edy Gunawan, Yusuf Said dan Irwandi. (fsl)




SUMBAR PATAHKAN OPTIMISME DKI JAKARTA

Tembilahan (www.detikriau.org) – Babak akhir penyisihan Cabang Olahraga (cabor) futsal, tim sumatera barat berhasil keluar sebagai juara grup c setelah menumbangkan tim unggulan, dki jakarta dengan skor tipis 2-1.

dibabak pertama, kedua tim yang cenderung bermain dalam tempo lambat dengan overan bola pendek ini belum berhasil mencetak gol.

dengan skor 0-0, dimenit awal babak kedua, dki jakarta berhasil mencuri angka lewat kaki pemain bernomor punggung 6, stevanus home dengan memanfaatkan operan tajam, ivan cahyadi dari sudut kanan lapangan.

kebobolan satu angka, semangat tim sumbar terpancing, tempo permainan langsung meningkat. buahnya, hanya berjarak kurang dari dua menit setelah gawang mereka terkoyakkan, sumbar berhasil menyarangkan kulit bundar lewat pemain bernomor punggung 10, yudi fatra melalui kerjasama pemain bernomor punggung 14, randi satria.

semangat anak-anak kota sanjai ini belum pupus. mereka terus membangun serangan dengan menerobos cepat kekantong pertahanan lawan lewat overan bola panjang. akhirnya, satu menit belum berlalu, sumbar kembali menambahkan angka lewat kaki pemain nomor punggu 14, randri satria.

dijebol dua gol secara berturut-turut dan skor berubah menjadi 1-2, dki jakarta berusaha mengerjar ketertinggalan. mereka terus mendesak ke daerah peratahanan sumbar.

dengan tempo permainan cepat, dki jakarta terus mendesak namun srangan beruntun dengan kerjasama tim yang cukup bagus ini tampkanya masih belum cukup. bola selalu berhasil dibendung tim sumbar .

mendapat serangan, sumbar juga tidak mau dikalahkan. mereka juga mempertontonakan permainan dengan cantik yang membuat gegap gempita suara sorakan penonton.

dimenit-menit terakhir, dki jakarta menarik keluar penjaga gawang, imam fajar dan menempatkan 5 orang pemain untuk meningkatkan serangan.

serangan yang dibangun lewat kaki 5 pemain dki jakarta ini dihadapi pemain sumbar dengan tenang. mereka selalu berhasil mengantisipasi berbagai terobosan-terobosan yang dibangun dki. sampai peluit tanda permainan usai, dki jakarta gagal menambah angka dan skor bertahan 1-2 untuk kemenangan sumbar.

syafrianto rusli pelatih futsal sumbar mensyukuri kemenangan yang di raih. dirinya beserta manajer tim akan mensupport anak-anak asuhnya dan berharapp tidak menganggap kemenangan menjadi euporia.

sementara itu pelatih dki jakarta robby hartono menilai kekalahan dengan sumbar pada babak akhir penyisihan grup karena telah yakin berhasil lolos ke babak selanjutnya. demi mengantisipasi cedara anak asuhnya, ia tidak meminta melakukan serangan habis-habisan. permainan di akhir babak penyisihan grup ini menurutnya hanya untuk membaca strategi lawan. “ke depan dalam menghadapi tim futsal sumbar, dki akan menuangkan strategi jitu”.Kata Robby.

hingga berita ini di buat pada grup a, tim futsal gorontalo keluar sebagai juara grup. sedangkan di grup b, jawa barat menjadi jawara nya. di grup c, tim futsal sumbar menduduki tempat klasemen akhir dengan mengumpulkan point penuh 3 kemenangan sekaligus tanpa menderita kekalahan. (Am)